Showing posts sorted by relevance for query gejala-penyakit-ginjal. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query gejala-penyakit-ginjal. Sort by date Show all posts

24 Gejala Penyakit Ginjal: Sering Kram, Gatal, Nyeri dll

Ginjal adalah dua buah organ yang berada di kedua sisi tubuh bagian belakang atas, tepatnya di bawah tulang rusuk manusia.

Ketika organ ginjal mengalami gangguan (sehingga fungsinya tidak bekerja dengan baik), sisa-sisa metabolisme tubuh dan cairan berlebih bisa tertimbun di dalam tubuh...

...hal ini mengakibatkan pembengkakan di pergelangan kaki, tubuh merasa mual bahkan muntah-muntah, tubuh merasa lemas, hingga sesak napas.

Ginjal umumnya sebesar kepalan tangan orang dewasa, fungsi ginjal yaitu:
  1. Menjaga keseimbangan kadar garam dan mineral di dalam tubuh.
  2. Menyaring ampas metabolisme tubuh dan cairan berlebih dari darah.
  3. Menghasilkan renin, yaitu enzim yang berfungsi untuk membantu mengatur tekanan darah.
  4. Menghasilkan senyawa aktif dari vitamin D, berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang.
  5. Menghasilkan senyawa eritropoetin, yang berfungsi untuk menstimulasi produksi sel darah merah.
  6. Mengatur kadar senyawa kimia yang fungsinya untuk menjaga fungsi jantung dan otot-otot tubuh.

Gejala Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal akut merupakan sebuah kondisi ogan ginjal secara tiba-tiba berhenti berfungsi. Hal ini beresiko membuat organ lain terpengaruh dan juga tidak bisa bekerja dengan baik.

Gejala yang umum dari penyakit ginjal akut, seperti mual, muntah, dehidrasi, sakit perut, nyeri pinggang belakang, hiperpensi, sering kebingungan, dll.

Mendeteksi secara dini penyakit ginjal sangat penting, hal ini nantinya agar penyakit lebih mudah diatasi. Saat sudah kronis, penyakit ginjal sulit disembuhkan.

Berikut di bawah ini gejala penyakit ginjal:

#1. Sulit Bernafas
Penyebab penderita ginjal sulit bernafas karena terjadi penumpukan cairan di dalam tubuh. Ginjal berfungsi untuk membuang cairan sisa metabolisme berupa urin. Karena fungsi ginjal terganggu, cairan hasil sisa metabolisme menjadi tidak keluar seluruhnya...

...hal ini membuat cairan tersebut menumpuk di dalam tubuh. Penumpukan cairan di paru-paru mengakibatkan penderita penyakit ginjal sulit bernafas.

Dimana organ paru-paru yang seharusnya berisi udara, tetapi pada penderita ginjal justru paru-paru sebagiannya berisi cairan sisa metabolisme.

#2. Sering Kram
Penderita ginjal dapat mengalami gejala berupa kram otot. Hal ini karena terjadinya penumpukan cairan di dalam tubuh, yang kemudian mengakibatkan otot-otot atau syaraf di dalam tubuh bereaksi...

...yang salah satunya berupa rasa kram pada bagian tubuh, bahkan bisa terasa cukup parah.


#3. Mengalami rasa gatal
Fungsi ginjal yang sudah tidak mampu berfungsi dengan baik, mengakibatkan terjadinya penumpukan kotoran hasil dari sisa metabolisme tubuh. Yang kemudian, mengakibatkan rasa sangat gatal.

Rasa gatal karena hal tersebut, bukanlah gatal yang wajar seperti kena ulat. Jika gatal karena terkena ulat maka bisa hilang dengan mudah, sedangkan gatal akibat penyakit ginjal bisa terus ada pada setiap harinya.

Ciri lain dari gatal karena penyakit ginjal, yaitu gatal tersebut akan mudah berdarah jika digaruk, walaupun dengan garukan yang ringan saja.

Rasa gatal bisa muncul di seluruh tubuh, adapun pada wanita seringnya rasa gatal muncul di bagian tangan, pergelangan tangan dan kaki.

#4. Tekanan Darah Tinggi
Radang ginjal bisa mengakibatkan timbulnya terkena darah tinggi. Apabla sebelumnya seseorang belum pernah memiliki riwayat darah tinggi, tetapi kemudian tiba-tiba terkena tekanan darah tinggi, ini bisa menjadi potensi gejala sakit ginjal.

Gejala berupa tekanan darah tinggi terjadi karena adanya penyempitan pembuluh darah pada penderita ginjal, yang juga memiliki komplikasi penyakit diabetes.

#5. Nafas pendek-pendek
Normalnya manusia menghirup dan mengeluarkan udara di dalam tubuhnya dalam jangka waktu 3-4 detik.

Adapun bagi penderita ginjal, berpotensi mengalami lebih singkat menghirup dan mengelurakan udara (kurang dari 3 detik).

#6. Sakit Di Sekitar Pinggang
Penterita penyakit ginjal bisa mengalami sakit pinggang walalupun tidak beraktivitas berat, atau yang menggunakan otot. Gejala penyakit ginjal yang satu ini sudah sering dibahas di forum kesehatan.

Sayangnya, banyak masyarakat yang belum tahu cara membedakan sakit pinggang yang disebabkan oleh penyakit ginjal dan yang merupakan sakit pinggang biasa.

Penyebab gejala sakit di pinggang karena penyakit ginjal, dimana munculnya rasa nyeri karena batu ginjal yang terjebak di saluran kemih (ureter). Batu ginjal itulah yang menimbulkan rasa sakit / nyeri di pinggang.

Apabila ukuran batu ginjal semakin membesar, maka rasa nyeri di pinggang akan semakin sering terasa.

Dilansir dari tribunnews.com, ciri-ciri nyeri pinggang yang disebabkan oleh batu ginjal, yaitu nyeri bersifat kolik, datang secara tiba-tiba, dan rasanya bisa sampai sakit sekali, yang membuat penderitanya sampai berguling-guling karena rasa sakit.

Ciri-ciri lainnya:
  1. Nyeri di bagian belakang samping, di bawah tulang punggung, biasanya juga menjalar ke perut bagian bawah, lipat paha, atau daerah kemaluan.
  2. Nyeri sering dirasakan bersamaan dengan waktu buang air kecil
  3. Nyeri sering disertai dengan mual, bahkan sampai muntah.
  4. Urine beraroma tidak enak
  5. Nyeri yang dirasakan, bisa bersamaan dengan kondisi tubuh yang panas, dan menggigil.

loading...

#7. Hormon terganggu
Ginjal memiliki fungsi untuk memproduksi hormon. Fungsi ginjal yang terganggu berpotensi menimbulkan gangguan hormon. Gangguan hormon dapat mengakibatkan masalah, seperti hormon pembuat tekanan di dalam darah meningkat sedangkan hormon-hormon lainnya menurun.

#8. Osteoporosis
Orang yang menderita sakit ginjal bisa mengalami masalah osteoporosis. Penyebabnya, pada penderita ginjal, asupan vitamin D beresiko menjadi cenderung menurun, karena penderita ginjal tidak bisa secara maksimal memperoleh asupan vitamin D dari makanan atau sinar matahari.

Kondisi kekurangan vitamin D ini , mengakibatkan penderita ginjal beresiko terkena masalah para organ tulang, seperti penyakit osteoporosis.

#9. Nyeri saat berkemih
Orang yang mengalami batu ginjal bisa beresiko mengalami sakit ketika berkemih atau buang air kecil, penyebabkan karena saat saluran kemih digunakan (untuk berkemih), maka batu ginjal akan menekan saluran kemih tersebut, hal ini menimbulkan rasa nyeri.

#10. Urin berwarna keruh
Ciri penderita yang mengalami infeksi ginjal adalah kondisi urinnya berwarna keruh. Dimana bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh akan menginfeksi ginjal, yang menyebabkan fungsi ginjal menurun dalam menyaring urin.

Urin yang dapat disaring ginjal dengan baik, ketika dikeluarkan warnanya bening. Sedangkan, jika terjadi masalah pada fungsi ginjal (untuk menyaring urin), mengakibatkan urin yang keluar akan berwarna keruh. Bentuk warna urin yang keruh, berupa warna cenderung cokelat dan merah darah.

#11. Demam
Orang yang terkena infeksi ginjal, bisa mengalami demam ringan. Demam sebenarnya merupakan gejala suatu penyakit.

Orang yang sakit ginjal bisa ditandai dengan gejala demam, dan seringnya demam tidak kunjung sembuh, atau lama sekali sembuhnya (tidak wajar) walaupun sudah diberikan obat khusus penurun demam.


#12. Mual
Penderita ginjal beresko mengalami gejala mual, penyebabnya terjadi penumpukan cairan di dalam perut. Saa perut penuh dengan cairan, lambung menjadi tertekan, akhirnya menimbulkan rasa mual.

#13. Tubuh mengalami bengkak
Penumpukan cairan hasil sisa metabolisme yang tidak bisa dikeluarkan, bisa beresiko buruk bagi penderita penyakit ginjal, berupa bagian tubuh mengalami bengkak…

...dimana tubuh penderita penyakit ginjal akan mengalami seperti menggembung, karena adanya penumpukan cairan di dalam tubuh. Bagian tubuh yang umumnya mengalami bengkak yaitu tangan, kaki dan perut.

Penumpukan cairan di dalam tubuh, juga bisa menyebabkan penderita merasakan perut kembung dan perut terasa tidak nyaman.

#14. Nafsu makan berkurang
Kondisi perut yang bermasalah dan kurang nyaman, membuat penderita ginjal menurun nafsu makannya. Hal ini membuat berat badan dari penderita ginjal akan menurun.

#15. Kencing berdarah
Ciri seseorang terkena penyakit ginjal hematuria adalah urin yang dikeluarkan dapat bercampur dengan darah. Hal ini terjadi karena kondisi filter ginjal yang tidak maksimal fungsinya, ginjal tidak mampu untuk menyaring urin yang dikeluarkan melalui ginjal…

...darah di dalam tubuh bisa keluar saat kencing karena fungsi filter ginjal yang bermasalah.

#16. Sulit Tidur
Sebenarnya ada cukup banyak hal yang membuat seseorang sulit tidur, salah satunya akibat penyakit ginjal yang dialami.

Hal ini karena kondisi organ ginjal yang bermasalah, menimbulkan masalah sesak nafas dan masalah pada organ perut, tentunya gejala ini menimbulkan masalah susah tidur.

#17. Bengkak di pelupuk mata
Pembengkakan pada penderita ginjal bisa sampai ke bagian peulupuk mata. Gejala ini berasal dari masalah radang ginjal yang dialami.

Radang ginjal dapat disebabkan oleh bakteri, bakteri tersebut merusak nefron pada ginjal, yang mengakibatkan urin kembali masuk ke dalam darah.

Air yang dimasukkan ke dalam tubuh yang tidak dapat diserap dengan baik. Membuat pembengkakan bisa terjadi di pelupuk mata. Penderita radang ginjal harus melakukan cuci darah seumur hidupnya.

Selain itu, pembengkakan juga bisa terjadi di daerah lutut dan buah zakar.

#18. Busa di air kencing
Anda perlu curiga apabila ada busa pada air kencing. Bisa jadi itu merupakan gejala penyakit radang ginjal. Nefron ginjal yang rusak menyebabkan kencing menjadi berbusa.

#19. Kencing diserbu semut
Ini bisa menjadi gejala penyakit ginjal glukosaria. Orang yang sakit glukosaria akan memiliki kadar gula di dalam urin, yang membuat urin tersebut saat dikeluarkan akan memancing kehadiran semut.

Glukosaria juga bisa dikeluarkan bersamaan dengan urin sisa metabolisme.

#20. Susah buang air kecil
Penderita batu ginjal beresiko mengalami kesusahan saat buang air kecil. Batu ginjal yang berukuran besar dapat menghambat saluran kecing...

...hal ini membuat penderita kesulitan saat berkemih (buang air kecil).

#21. Menghambat pertumbuhan
Anak-anak yang menderita penyakit ginjal mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya terhambat.

Dimana organ ginjal merupakan organ yang sangat vital dalam mendukung pertumbuhan anak-anak dan bayi.

#22. Diare
Anak yang menderita penyakit ginjal beresiko akan sering diare. Penyebabnya karena saluran cerna pada anak terkena infeksi, oleh bakteri yang menyerang ginjal. Hal ini menyebabkan anak rentan terserang diare.

#23. Sedikit mengeluarkan air kemih
Ini menjadi ciri-ciri sakit ginjal akut yang termasuk sangat perlu diketahui. Jumlah air urin yang keluar saat berkemih biasanya membantu dokter dalam diagnosis sakit ginjal akut.

Gejala urin yang keluar sedikit menjadi tanda-tanda penyakit ginjal, apalagi diperkuat dengan gejala lain seperti air urin yang lebih gelap, keruh, bahkan berwarna kemerahan seperti warna darah.

#24. Perasaan mengantuk atau melamun
Ciri-ciri ini bisa menjad tanda bahwa organ ginjal bermasalah. Biasanya penderita kurang responsif bila dipanggil atau diajak bicara, dan dirinya lebih sering melamun.

Hilangnya atau menurunya tingkat kesadaran ini disebabkan oleh beberapa hal, utamanya karena penumpukan racun yang berlebihan, tidak bisa secara optimal dibuang keluar tubuh melalu proses urinisasi. Hal ini dipicu karena fungsi organ ginjal yang bermasalah.

Toksin atau racun yang seharusnya dibuang oleh ginjal ke dalam urin, akan tetapi justru ikut di peredaran darah hingga ke otak. Zat toksin inilah yang membuat seseorang sulit berkonsentrasi.

Jenis-jenis penyakit ginjal

Gnjal Akut
Penyakit ginjal akut disebabkan oleh beberapa hal:
  1. Volume darah di dalam tubuh berkurang. Penyebabnya seperti karena perdarahan, diare, muntah yang disertai dehidrasi parah.
  2. Terhambatnya pembuluh darah utama yang memasok aliran darah ke ginjal, seperti berupa radang dinding pembuluh darah yang memblokir aliran darah.
  3. Darah yang dipompa jantung lebih sedikit dari yang normal. Bisa terjadi karena gagal jantung, gagal fungsi hati dll.
  4. Beberapa jenis obat-obatan yang berdampak kepada pasokan darah menuju ke ginjal, atau bahkan secara langsung bereaksi terhadap organ ginjal.

Orang-orang yang berisiko mengalami penyakit ginjal akut, yaitu:
  1. Sering mengalami dehidrasi (kurang cairan tubuh).
  2. Mengalami infeksi parah.
  3. Mengonsumsi obat-obatan tertentu.
  4. Penyumbatan pada saluran kencing.
  5. Memliki riwayat gangguan ginjal atau penyakit kronis lainnya, seperti gagal jantung, penyakit hati, diabetes.
  6. Berusia di atas 65 tahun.

Dalam memastikan diagnosis terhadap penyakit ginjal akut, dokter perlu melakukan tes urine dan tes darah. Pengobatan penyakit ginjal akut sangat bergantung kepada faktor yang menyebabkan munculnya penyakit.

Dimana dengan mengobati penyebab dasarnya, memberikan berpotensi besar agar pasien sembuh dari penyakit ginjal yang dialami.

Beberapa langkah yang dilakukan dalam mengobati penyakit ginjal akut ringan:
  1. Mengobati infeksi yang menyebabkan penyakit ginjal akut.
  2. Mencukupi kebutuhan asupan cairan untuk mencegah masalah dehidrasi (karena dehidrasi dapat memperparah kondisi penyakit ginjal akut yang diderita).
  3. Menghentikan konsumsi obat-obatan yang memicu semakin parahnya penyakit ginjal akut.
  4. Basanya, apabila penyebab dari penyakit ginjal akut tidak diketahui dengan pasti, dokter menyarankan pasien untuk menemui dokter spesialis ginjal (nefrologi) atau dokter spesialis urologi.

Beberapa komplikasi yang muncul akibat penyakit ginjal akut:
  1. Gagal ginjal kronis.
  2. Edema paru. Terjadi karena penumpukan cairan di dalam paru-paru.
  3. Asidosis metabolik. Terjadi karena tingkat keasaman darah yang tinggi. Gejalanya berupa mual dan muntah, mudah mengantuk, dan sulit bernapas.
  4. Otot menjadi lemah dan gangguan pada detak janung, karena kondisi kadar kalium yang tinggi di dalam darah.

Gagal ginjal
Penderita gagal ginjal kronis yang sangat disarankan agar secara teratur memeriksa kondsi urine dan darah:
  1. Penderita yang juga mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi).
  2. Menderita diabetes.
  3. Memiliki anggota keluarga yang juga pengidap gagal ginjal kronis.

Hal yang penting dperhatikan untuk mencegah gagal ginjal kronis:
  1. Terapkan pola makan sehat, intinya rajin makan sayuran dan buah, serta minum air putih yang cukup.
  2. Menghindari merokok dan minuman keras.
  3. Berolahraga secara teratur.
  4. Tidak sembarangan dalam mengonsumsi obat-obatan tertentu (konsultasikan dengan ahlinya).

Infeksi Ginjal
Infeksi ginjal adalah berpindahnya bakteri dari kandung kemih menuju salah satu atau kedua ginjal. Kondisi ini biasanya hasil dari komplikasi infeksi saluran kemih.
  1. Gejala akibat infeksi ginjal biasanya muncul hanya berselang beberapa jam setelah bakteri mencapai ginjal, berikut gejalanya:
  2. Bau urine tidak seperti biasanya
  3. Lebih sering buang air kecil
  4. Terasa sakit saat buag air kecil
  5. Perut bagian samping terasa tidak nyaman.
  6. Punggung tidak nyaman
  7. Mual dan muntah.
  8. Demam atau tubuh terasa menggigil
  9. Menurunnya nafsu makan.
  10. Diare.

Batu Ginjal
Batu ginjal adalah terbentuknya benda di dalam tubuh (bentuknya seperti batu) hasil dari penimbunan mineral dan garam di salah satu atau kedua organ ginjal. Gejala batu ginjal tidak dirasakan jika batu di dalam ginjal masih berukuran sangat kecil.

Gejala batu ginjal baru terasa ketika batu berukuran lebih besar keluar dari ginjal menuju ke ureter, yang mengakibatkan terjadinya gesekan dengan dinding ureter. Akibat gesekan ini, dinding ureter mengalami iritasi, yang bisa menyebabkan urine bisa bercampur darah.

Berikut gejala batu ginjal:
  1. Nyeri pada bagian perut, punggung bawah, pinggang, dan selangkangan.
  2. Mual dan muntah
  3. Kesulitan untuk beristirahat
  4. Terasa sakit saat buang air kecil
  5. Warna urine keruh.
  6. Bau urine menyengat

Terbentuknya batu ginjal karena penumpukan unsur-unsur, seperti kalsium, amonia, asam urat, atau sistin.

Untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter akan menyarankan melakukan beberapa tes, guna memeriksa infeksi dan batuan yang terdapat di dalam urine.

Tes darah juga akan dilakukan untuk memastikan organ ginjal masih berfungsi dengan baik.

Untuk mengetahui lokasi pasti dari batu ginjal, dokter menyarankan untuk melakukan beberapa tes, seperti CT scan, sinar X, dan USG.

Faktor risiko yang membuat kambuhnya batu ginjal:
  1. Kurang mengonsumsi serat.
  2. Kurang minum cairan atau minum air putih
  3. Hanya punya satu ginjal yang berfungsi
  4. Pernah dioperasi pada bagian sistem pencernaan.
  5. Terlalu sering mengonsumsi suplemen mengandung vitamin D dan kalsium.

Minum air putih yang mencukupi sangat penting, hal ini sangat penting dalam mencegah dehidrasi dan mengencerkan urine.

Referensi: webmd.com | nhs.uk

Share:

Gejala Penyakit Ginjal

Gejala penyakit ginjal - Ginjal ialah salah satu organ tubuh yang sangat penting, lantaran ginjal bekerja dengan menyaring darah untuk menghilangkan racun di dalam tubuh kita, lantaran itu sangat penting menjaga kesehatan ginjal anda lantaran ketika kesehatan ginjal mulai terganggu maka akan berdampak jelek bagi kesehatan tubuh anda secara keseluruhan.

Gejala penyakit ginjal biasanya tidak spesifik dan seringkali berafiliasi dengan gaya hidup kita, biasanya penyakit ginjal akan semakin terlihat sehabis penyakit ini sudah sangat parah, lantaran itu penyakit ini biasa disebut juga "silent disease", lantaran tanda-tandanya yang tidak terlihat secara terperinci jikalau keadaan ginjal anda belum parah.

 Ginjal ialah salah satu organ tubuh yang sangat penting Gejala penyakit ginjal
Ginjal
Hal-hal yang perlu anda ketahui seputar ginjal di dalam tubuh anda: 
  • Ginjal terletak di atas pinggang potongan belakang rongga perut dan terlindung oleh tulang rusuk namun potongan bawah ginjal tidak terlindungi. 
  • Ginjal sangat penting bagi tubuh lantaran berperan sebagai penyaring darah dari banyak sekali racun di dalam tubuh anda, dan biasanya yang sering merokok akan rentan terkena gangguan ginjal, dengan merokok maka akan terjadi pengendapan kolesterol di potongan pembuluh darah besar maka fatwa darah ke ginjal menjadi berkurang, serta asupan oksigen ke ginjal juga akan berkurang menciptakan fungsi ginjal menjadi tidak maksimal.
  • Ginjal pada orang cukup umur setiap harinya akan menyaring darah sekitar 180 liter yang bermanfaat untuk menghilangkan racun-racun di dalam tubuh kita.
  • Hampir 50% penyakit ginjal terjadi disebabkan oleh lantaran diabetes, protein albumin yang sangat diharapkan untuk menjaga supaya ginjal tetap sehat akan terbuang melalui urin pada penderita penyakit diabetes ini.
  • Selain merokok ternyata terlalu sering mengkonsumsi obat untuk menghilangkan rasa sakit sangat berperan menciptakan terganggunya proses penyaringan di dalam ginjal.
  • Untuk penderita penyakit ginjal sebaiknya mengurangi mengkonsumsi masakan yang tinggi akan kandungan kaliumnya dan sanggup dicoba mengkonsumsi masakan yang rendah akan kalium menyerupai kacang hijau, nanas, dan kopi.
Gejala penyakit ginjal yang sangat penting untuk diketahui:
  • Tubuh terasa lelah dan sesak nafas, ginjal akan menghasilkan hormon erytropoietin yang bekerja membawa oksigen dalam sel darah merah dan mengalirkannya ke seluruh tubuh, jikalau ginjal mulai terganggu maka erythropoietin yang dihasilkan akan menjadi berkurang sehingga otot-otot dan otak menjadi gampang lelah dengan cepat, keadaan ini biasa disebut juga dengan anemia, dan biasanya penderita juga akan mengalami sesak nafas.
  • Berat tubuh menurun dan nafsu makan berkurang, biasanya penyakit ginjal diawali dengan adanya kedua tanda-tanda ini, namun kebanyakan mereka tidak terlalu menganggap serius keadaan ini, salah satu penyebabnya ialah aktifitas atau kesibukan yang terlalu berat setiap hari sanggup memicu menurunnya nafsu makan dan dilanjutkan dengan keadaan menurunnya berat badan,padahal tubuh sangat membutuhkan asupan nutrisi dan energi yang cukup setiap harinya supaya kita sanggup melaksanakan aktifitas dengan baik, lantaran itu sangat penting menjaga asupan masakan yang baik dan sehat untuk kesehatan tubuh anda.
  • Pembengkakan pada tangan, kaki, wajah dan pergelangan kaki, ginjal yang sehat akan bekerja menghilangkan limbah atau racun didalam tubuh kita, tapi jikalau kesehatan ginjal mulai terganggu maka akan menimbulkan terjadinya kegagalan ginjal dalam menjalankan fungsinya sehingga cairan ekstra yang seharusnya tersaring oleh ginjal akan menciptakan ruang gres dalam tubuh dengan timbulnya pembengkakan menyerupai di potongan tangan, kaki, wajah, pergelangan kaki lantaran meningkatnya retensi air.  
Beberapa penyebab penyakit ginjal yang perlu anda ketahui diantaranya:
  • Merokok
  • Diabetes melitus (kencing manis)
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Arteritis
  • Ada riwayat keluarga
  • Infeksi ginjal
  • Peradangan
  • Adanya reaksi terhadap obat golongan tertentu menyerupai analgesik, antibiotik, anti inflamasi non steroid ataupun diuretik.
  • Dan masih banyak penyebab lainnya
Itulah artikel mengenai "gejala penyakit ginjal" yang sangat penting kita ketahui lantaran penyakit ini akan mulai muncul jikalau keadaan ginjal sudah menjadi parah atau kronis, lantaran itu sebaiknya anda juga mengurangi mengkonsumsi obat-obatan penghilang rasa sakit menyerupai parasetamol, aspirin atau obat-obatan lainnya jangan hingga anda ketergantungan dengan obat-obatan kimia tersebut, lantaran sangat berbahaya untuk kesehatan ginjal anda untuk jangka panjang, mulai kini biasakanlah melaksanakan teladan hidup sehat jikalau memungkinkan gunakanlah obat-obatan yang alami lantaran lebih kondusif untuk ginjal anda, semoga bermanfaat.


Share:

Cara Mengatasi Batu Ginjal (Gejala & Penyebabnya)

Setiap tahun, lebih dari 100.000 orang di Amerika Serikat  didiagnosis terkena penyakit ginjal. Penykit ini sangat mengancam jiwa, dimana fungsi ginjal yang sangat penting dalam menyaring racun dan limbah dari dalam darah.

The National Kidney Foundation memperkirakan bahwa satu dari tiga orang dewasa di negaa Amerika Serikat berisiko terkena serangan penyakit ginjal, jumlah tersebut bisa terus bertambah dalam setiap tahunnya.

Penyakit batu ginjal merupakan suatu kondisi adanya material keras yang menyerupai batu, terbentuk di dalam ginjal. Material tersebut berasal dari zat-zat limbah dan racun yang kemudian mengendap (tidak dibuang keluar tubuh), sehingga menjadi bentuk kristal atau batu.

Cara Mengatasi Batu Ginjal (Gejala & Penyebabnya)

Berdasarkan jenisnya, batu ginjal dibagi menjadi empat, yaitu batu kalsium, batu asam urat, batu struvit, dan batu sistin.

Gejala batu ginjal
Batu ginjal jika berukuran kecil, sering tidak dirasakan penderitanya, sehingga bisa dikeluarkan dari tubuh melalui proses alami.

Gejala akibat batu ginjal baru bisa terasa jika ukurannya lebih besar dari diameter saluran ureter, yang kemudian batu ginjal akan bergesekan dengan lapisan dinding ureter, hal ini bisa menimbulkan iritasi, hingga luka...

...hal inilah yang menyebabkan urine bisa mengandung darah. Batu ginjal yang tersangkut didalam uretra (saluran akhir pembuangan urine), bisa menyebabkan akumulasi bakteri, yang menimbulkan masalah pembengkakan akibat infeksi.

Gejala batu ginjal akibat batu bergesekan dengan ureter, menyebabkan beberapa rasa sakit, seperti nyeri pada pinggang, perut bagian bawah ataupun samping, dan selangkangan.

Adapun jika sampai terjadi infeksi ginjal, menyebabkan penderitanya menjadi lemas tubuhnya, menggigil, dan demam tinggi. Selain itu urine menjadi tampak keruh dan berbau tidak sedap.

Menurut data Kementerian Kesehatan Indonesia (Kemenkes) pada tahun 2013. Di Indonesia, lima provinsi yang memiliki banyak kasus penyakit batu ginjal yaitu Yogyakarta, Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Tengah.


Penyebab batu ginjal
Secara alami, ginjal terus bekerja membersihkan darah dengan menyaring zat-zat limbah dan racun,  lalu dibuang dalam bentuk urine. Yang jadi masalah ketika zat-zat limbah kadarnya terlalu banyak dibandingkan cairan yang berfungsi sebagai pelarut...

...hal ini mengakibatkan zat-zat limbah tidak sepenuhnya terbuang oleh tubuh. Zat-zat limbah yang tidak terbuang ini akan mengendap di dalam ginjal. Faktor penyebab lainnya adalah ginjal kekurangan bahan yang berfungsi mencegah endapan kristal menggumpal membentuk batu.

Batu ginjal terjadi karena pengendapan garam kalsium dan penimbunan asam ureat, yang berakibat terbentuknya kalsium karbonat (CaCO3). Endapan ini terjadi di dalam rongga ginjal, saluran ginjal dan kandung kemih, yang membentuk kristal berupa kalsium oksalat, asam ureat dan kalsium fosfat.

Tingginya kadar kalsium juga karena kelenjar paratiroid yang aktif berlebihan. Hormon yang diproduksi oleh kelenjar paratiroid berfungsi untuk mengatur jumlah kalsium di dalam darah.

Penderita batu ginjal umumnya terserang penyakit ini karena kurang baik dalam pola hidup sehat. Seperti berlebihan dalam mengkonsumsi garam, tidak suka makan buah dan sayur, dan malas minum air putih.

Jenia batu ginjal lainnya yaitu karena batu asam urat, terbentuk akibat tingginya kadar asam urat di dalam urine. Makanan yang mengakibatkan asam urat menjadi tinggi (berlebihan) kadarnya adalah kerang-kerangan, daging dan ikan (sehingga perlu dibatasi konsumsinya).

Penyebab-penyebab lainnya yang memicu penyakit batu ginjal:
  1. Mengalami obesitas (kegemukan)
  2. Kurang minum air putih
  3. Faktor keturunan
  4. Mengonsumsi obat-obatan, misalnya diuretik, aspirin, antibiotik, antasid, obat antiepilepsi dan antiretroviral

Jika Anda sudah mengalami batu ginjal, berikut penyebab kambuhnya penyakit batu ginjal:
  1. Terlalu banyak konsumsi makanan yang mengandung protein
  2. Kekurangan mengkonsumsi makanan berserat.
  3. Hanya memiliki satu ginjal yang masih berfungsi.
  4. Mengalami infeksi yang berhubungan dengan ginjal atau sistem saluran kemih.
  5. Menggunakan suplemen yang mengandung kalsium (dalam jangka panjang, atau jumlahnya berlebihan).
  6. Mengonsumsi obat-obatan aspirin, antibiotik (golongan tertentu), diuretik, antasida, obat antiepilepsi, dll.

loading...

Bahaya suplemen yang dikonsumsi sembarangan, bisa merusak organ ginjal
Orang-orang yang ingin mengatasi masalah pola makan hariannya, meminum suplemen kerap menjadi pilihan. Joann Manson, MD mengatakan bahwa Anda perlu hati-hati dalam menggunakan suplemen.

Joann Manson, MD adalah profesor kedokteran di Harvard Medical School, dan kepala divisi pencegahan penyakit di Brigham and Women’s Hospital di Boston.

Banyak suplemen di pasaran yang ternyata belum lulus tes kelayakan yang dilakukan oleh badan kesehatan resmi. Banyak juga suplemen yang bisa menimbulkan efek samping merugikan.

Sehingga dalam mengkonsumsi suplemen, tidak boleh dilakukan secara serampangan. Seperti salah satunya adalah suplemen vitamin D, yang memang berguna untuk membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh.

Suplemen vitamin D memiliki fungsi untuk melindungi tulang dan mencegah penyakit osteoporosis. Akan tetapi jika penggunaan suplemen vitamin D tidak tepat (berlebihan), berakibat pada kadar tingkat vitamin D dalam darah yang tinggi...

...yang dapat memicu penyerapan kalsium ekstra dan menyebabkan timbulnya batu ginjal, kata Cleveland Clinic. Untuk memperoleh asupan vitamin D secara alami, konsumsilah makanan seperti salmon dan tuna.

Mengatasi batu ginjal:

#1. Jaga berat badan tetap stabil
Kondisi berat tubuh yang berlebih berakibat buruk pada meningkatnya risiko terkena batu ginjal. Untuk itu, sangat penting menjaga berat badan agar tetap stabil, caranya dengan menjalani pola hidup sehat. Utamanya handari makan berlebihan (terutama yang mengandung lemak jenuh dan kolesterol) dan lakukan aktivitas rutin berolahraga .

#2. Rajin minum air putih
Minum air putih sebanyak 2-3 liter per hari sangat membantu dalam melancarkan sistem perkemihan, dimana manfaatnya untuk mengencerkan dan melarutkan zat-zat pekat yang berpotensi menimbulkan batu ginjal. Air jmembantu tubuh mempertahankan volume dan konsentrasi darah.


#3. Jangan konsumsi obat tanpa pengawasan dokter
Setiap jenis bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh akan melewati ginjal, dimana akan dilakukan penyaringan oleh ginjal. Kesalahan dalam konsumsi obat, seperti berlebihan dosisnya atau kandungan obatnya yang tidak cocok / kurang baik...

...mengakibatkan kerja ginjal menjadi berat, sehingga memberikan masalah seruis pada organ ginjal. Yang bisa memperburuk kondisi pembentukan batu ginjal menjadi lebih parah.

#4. Batasi konsumsi garam
Berlebihan menerima asupan garam mengakibatkan masalah besar pada organ ginjal, yaitu batu ginjal. Penderita batu ginjal penting untuk menghindari (atau membatasi) asupan garam dari berbagai jenis makanan, yang biasanya terasa sangat asin, maka hindari.

#5. Hati-hati dalam menggunakan suplemen dan obat-obatan herbal / jamu
Mengambil suplemen secara berlebihan, seperti mengandung vitamin dosis tinggi, atapun juga herbal yang dikonsumsi secara berlebihan (tnapa aturan yang jelas) bisa mengakibatkan kerusakan serius pada ginjal.

Untuk itu, sebelum menggunakan suplemen, jamu ataupun obat-obatan herbal maka tanyakan dahulu pada ahli kesehatan, dokter atau orang yang paham mengenai hal ini.

#6. Batasi asupan protein hewani
Makanan yang mengandung purin tinggi seperti daging merah, bisa mengakibatkan masalah asam urat, yang beresiko pada masalah penyakit batu ginjal yang semakin buruk. Penting untuk membatasi berbagai makanan yang berisi asupan protein hewani.

#7. Jangan konsumsi alkohol
Konsumsi alkohol mengakibatkan meningkatnya asam urat secara cepat di dalam aliran darah. Selain itu, terdapat segudang masalah yang ditimbulkan dari konsumsi alkohol, yang membahayakan kesehatan pada banyak bagian organ tubuh.

#8. Sayuran dan buah untuk kesehatan ginjal
Asparagus, dianggap sebagai sayuran yang paling efektif untuk menjaga kesehatan ginjal. Sayuran hijau ini memiliki senyawa alami, termasuk glikosida dan saponin, yang memberikan manfaat diuretik, mencegah rematik dan memurnikan darah.

Konsumsi asparagus secara teratur, meningkatkan produksi urine, menenangkan sistem kemih, meningkatkan fungsi ginjal dan bahkan melarutkan asam dan garam yang berbentuk batu ginjal.

Pada sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry pada tahun 2013, menemukan bahwa senyawa dalam asparagus yaitu hydroxynicotianamine, bekerja untuk menghambat aktivitas enzim angiotensin yang memberikan masalah pada organ ginjal, mencegah hipertensi dan menjaga fungsi ginjal.”

Bawang putih, telah lama dianggap memiliki khasiat untuk segalam macam penyakit, hal ini karena senyawa di dalamnya yang bermanfaat, yaitu allicin dari senyawa sulfur. Bawang putih juga dikenal memiliki senyawa yang antibakteri, antimikroba, antidioksidan, antivirus dan antijamur.

Kandungan allicin memiliki manfaat secara tidak langsung, yaitu mengatasi atau mencegah dua jenis penyakit yang memicu penyakit ginjal, yaitu diabetes dan tekanan darah tinggi.

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Laporan Farmakologi pada tahun 2008, studi oleh para ahli tereebut menemukan bahwa bawang putih mampu secara efektif untuk mengurangi kerusakan ginjal.

Semangka, memiliki beberapa kelebihan yaitu rendah kalium dan fosfor (ini adalah dua mineral yang jika berlebihan dapat merusak ginjal), lalu semangka terdiri dari sekitar 92 persen air alkali, yang manfaat untuk membantu sistem kemih dan membantu membuang racun, yang membantu untuk mengobati batu ginjal.

#9. Ekstrak buah jeruk mengatasi permasalahan batu ginjal
Disansir dari suara.com, para peneliti sudah menemukan bukti bahwa ekstrak buah jeruk mampu menghambat pertumbuhan batu ginjal, mampu untuk memecah kristal yang mengendap pada organ ginjal.

Menurut peneliti, bahwa senyawa hydroxycitrate (HCA) di dalam jeruk sangat penting manfaatnya dalam melarutkan kalsium kristal oksalat, yang merupakan komponen pembentuk batu ginjal.

"HCA menunjukkan potensinya sebagai terapi untuk mencegah batu ginjal," tulis para peneliti.

Studi ini dipublikasikan di dalam jurnal Nature.

Penulis utama studi, Jeffrey Rimer, seorang Associate Professor di University of Houston di Amerika Serikat mengatakan bahwa risiko batu ginjal meningkat pada mereka yang mengidap diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi.

Adapun hingga saat ini belum ditemukan pengobatan yang mampu untuk mengobati batu ginjal tanpa ada sama sekali rasa sakit. Dokter biasanya memerintahkan pasien untuk minum banyak air putih dan menghindari makanan yang tinggi kandungan oksalat, diantaranya bayam, kacang almond, rhubarb dan okra.

Pengobatan oleh pihak dokter
Pengobatan penyakit batu ginjal yang dilakukan oleh dokter, akan tergantung pada ukuran batu. Apabila kondisi batu ginjal masih tergolong kecil atau menengah, dimana masih bisa melewati saluran kemih tanpa operasi...

...dokter biasanya menyarankan pasien untuk rajin minum air putih yang mencukupi bagi tubuh. Dimana dengan aliran cairan secara terus-menerus, bisa membuat batu ginjal terdorong keluar secara alami.

Adapun jika muncul gejala yang mengganggu, pada penderita, umumnya dokter meresepkan obat pereda rasa sakit, seperti acetaminophen, ibuprofen atau obat anti radang non steroid.

Untuk pengobatan batu ginjal yang dengan prosedur khusus, seperti energi laser, ultrasound, ataupun operasi, dapat dilakukan jika batu berukuran besar, yang tidak bisa dikeluarkan secara alami.

Pencegahan batu ginjal
Untuk mencegah batu ginjal hanya perlu melakukan beberapa hal sederhana saja, seperti minum air putih yang mencukupi bagi kebutuhan tubuh pada setiap harinya, tidak makan berlebihan yang menyebabkan obesitas, hindari menggunakan suplemen mengandung zat-zat yang beresiko membuat terbentuknya batu ginjal.

Untuk  pencegahan batu ginjal yang dilakukan dengan menggunakan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter, biasanya hal ini untuk mencegah kambuh penyakit batu ginjal, bagi orang yang pernah mengalami penyakit batu ginjal sebelumnya.

Referensi: Health.kompas.com | Fajar.co.id | Suara.com | Lainnya

Share:

14 Manfaat Daun Sembung Untuk Kesehatan, Jantung, Maag, Rematik, dll

Daun sembung sering dimanfaatkan untuk kesehatan atau pengobatan penyakit. Dengan nama latinnya yaitu Blumea Balsamifera.

Daun sembung memiliki kandungan zat seperti glikosida, tannin, limonene, cineole, myristin, borneol, pirokatechin, limonene, asam palmitin, sesquiterpen dan minyak atsiri.

Khasiat daun sembung diyakini mampu membantu mengobati penyakit maag, gatal-gatal, dan lainnya. Adapun senyawa flavanol yang terkandung di dalam daun sembung mempunyai sifat sebagai anti peradangan.

Daun Sembung
Daun Sembung | Sumber gambar: Tcmwiki.com

Ciri-Ciri Tumbuhan Sembung
Tumbuhan ini sering dijumpai di wilayah yang tropis dan sub-tropis Asia , terutama di India dan Asia Tenggara. Biasanya tumbuh liar di ladang, dengan bentuk tegak, tingginya mencapai 4 m dan berambut halus.

Daun bagian bawah bertangkai, adapun di bagian atas daunnya tumbuh berseling yang berbentuk bundar telur dan lonjong, bagian pangkal dan ujung daunnya lancip, bagian pinggirnya bergerigi.

Permukaan daun sembung yang bagian atas agak kasar, adapun bagian bawah daun sembung halus.

Baik akar maupun daunnya bisa dimanfaatkan untuk ramuan kesehatan. Di dalam Buku Pintar Tanaman Obat: 431 Jenis Tanaman Penggempur Aneka Penyakit yang ditulis oleh Redaksi AgroMedia, menyebutkan bahwa bagian yang bisa digunakan dari tumbuhan sembung adalah bagian akar dan daun, baik itu dalam kondisi segar maupun kering.

Daun sembung sudah dari dulu oleh masyarakat dimanfaatkan sebagai bahan ramuan tradisional.

Dr. Paul Haider menjelaskan seperti yang diterbitkan di laman Omtimes.com, bahwa tanaman sembung tumbuh di daerah tropis, yang khasiatnya mampu menurunkan demam, menurunkan tekanan darah, menyembuhkan infeksi saluran kemih, membantu PMS dan banyak lainnya.

Di Filipina, departemen makanan dan obat-obatan telah memasukan sembung sebagai bahan terdaftar untuk digunakan sebagai obat.

Dari laman Knoji.com, menyebutkan bahwa jauh sebelum diperkenalkan sebagai bahan untuk pengobatan modern, di daerah pedesaan daun sembung dijadikan bahan untuk membuati teh atau pengobatan alami, yang mempunyai khasiat antispasmodik, anti diare, serta daunnya digunakan sebagai antiseptik untuk luka ringan.

Pada dunia pengobatan modern, bahan alami sembung dijadikan sebagai obat alternatif untuk mengobati penyakit demam, hipertensi, rematik, sakit perut, disentri, sakit tenggorokan dan memiliki sifat untuk membantu mengobati gangguan ginjal.

Manfaat Daun Sembung untuk Kesehatan dan Pengobatan

1. Untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Jantung berfungsi sebagai pemompa darah pada sistem sirkulasi tubuh yang terbentuk dari otot khusus yang berdetak. Serambi kiri jantung yang bekerja untuk memompa darah, mempunyai kandungan oksigen yang mencukupi untuk kemudian dikirim ke semua bagian tubuh, kemudian akan kembali ke serambi kanan jantung.

Darah dipompa menuju paru paru agar bisa memperoleh zat oksigen, sebelum nantinya akan disalurkan kembali ke seluruh tubuh.

Di dalam daun sembung terkandung minyak atsiri berupa sineol, borneol dan lainnya. Lalu terdapat kandungan senyawa flavanol dan tanin di dalamnya.

Senyawa flavanol berfungsi untuk melawan serangan bakteri, mencegah peradangan, dan sebagai anti trombotik.

Fungsi yang dimiliki senyawa flavanol manfaatnya sangat vital, yaitu menjaga kesehatan jantung, menyembuhkan gejala berbagai jenis penyakit jantung dan melancarkan peredaran darah.

Manfaat lainnya yaitu mengatasi peradangan, membunuh kuman berbahaya dan menghambat perkembangannya, memberikan efek hangat pada tubuh, dan banyak lainnya.

Cara meraciknya agar memperoleh khasiat daun sembung untuk jantung ini, yaitu pertama-tama siapkan 3-5 helai daun sembung atau segenggam penuh  pucuk daun sembung, kemudian bersihkan danun sembung (dicuci hingga bersih dengan air mengalir).

Setelah itu rebus daun sembung bersama dengan dua gelas air, biarkan air rebusan mendidih hingga hanya tersisa satu gelas saja airnya.

Kemudian saring airnya, lalu minum satu kali atau dua kali dalam sehari. Dalam periode satu minggu.

2. Sebagai Diuretik
Dari laman Omtimes.com, menjelaskan bahwa tanaman sembung memiliki sifat diuretik yang kuat, yang manfaatnya mampu membantu memaksimalkan poses detoksifikasi tubuh (pembuangan racun dari dalam tubuh), membersihkan saluran kencing, dan mengatasi masalah retensi air berlebih.


3. Mengobati Penyakit Maag
Penyakit maag sudah umum diketahui, yang menyerang pada semua usia, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. Munculnya penyakit maag karena masalah pola makan yang kurang baik, yang dampaknya menyebabkan asam lambung menjadi naik dan lambung terasa perih.

Daun sembung memiliki sifat hangat, agak pedas harum, dan sedikit pahit. Di dalamnya terkandung senyawa atsiri, glikosida, pirokathein, tannin, asam palmitin, kholorasetofeton, sineol dan borneol, juga terkandung senyawa flavanol, manfaatnya mampu mengatasi masalah peradangan dan membunuh bakteri.

Kandungan di dalam daun sembung berkhasiat untuk mengatasi penyakit maag yang dialami. Cara membuat ramuannya, pertama-tama sediakan daun sembung segar sebanyak 5 lembar, kemudian cuci dengan air bersih.

Setelah itu daun sembung direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih, biarkan dalam kondisi mendidih sampai airnya akhirnya tinggal satu gelas saja, setelah itu tambahkan sedikit garam. Kemudian minum sebelum waktu sarapan pagi. 

4. Mengobati Ambeien
Jika Anda mengalami masalah ambeien maka harus segera disembuhkan, dampaknya akan sangat menganggu kegiatan sehari-hari.

Penyakit ambeien disebut juga wasir, sebuah gangguan yang muncul pada area anus, dimana kondisi bibir anus mengalami sebuah pembengkaan dan pendarahan, hal ini dirasakan seperti ketika BAB.

Saat penyakit ambeien kambuh mengakibatkan aktifitas akan terganggu, disamping juga membuat tubuh menjadi tidak nyaman.

Munculnya penyakit ambeien akibat kondisi pembuluh darah yang ada di area anus melebar karena terhambatnya aliran darah dalam menuju ke jantung.

Kondisi melebarnya pembuluh darah mengakibatkan tertutupinya selaput lendir, kulit dan otot-otot polos. Kondisi ini lama kelamaan akan menimbulkan bengkak yang akhirnya menimbulkan sebuah tonjolan.

Tonjolan inilah yang menjadi masalah karena akan sangat mengganggu kegiatan dan membuat  tidak nyaman. Bahkan kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri ketika mengedan terlalu keras saat BAB.

Pemicu munculnya penyakit ambeien yaitu karena terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi makanan yang pedas atau cabe, hal ini memicu terjadinya pelebaran pembuluh darah.

Aktivitas yang terlalu lama atau duduk dan berdiri dalam satu waktu, juga bisa memicu penyakit ambeien. Hal lainnya yang menyebabkan meningkatnya resiko penyakit ambeien adalah kebiasaan mengangkat beban yang terlalu berat, terlalu sering buang air besar, mengalami diare dan sembelit kronis.

Gejala penyakit ambeien terbagi dalam 4 stadium:

-- Stadium 1
Tonjolan telah ada, tetapi bentuknya masih sangat kecil dan belum keluar, sehingga belum bisa terlihat secara kasat mata. Gejalanya yang kemungkinan bisa muncul pada stadium 1 adalah darah menetes setiap selesai buang air besar.

-- Stadium 2
Tonjolan sudah keluar dengan ukuran sedang (tidak besar). Tonjolan keluar, namun bisa mengecil / hilang (masuk kembali) ketika dalam posisi tubuh berdiri.

-- Stadium 3
Tonjolan telah berukuran lebih besar. Saat berdiri tonjolan tidak akan masuk lagi, kecuali jika didorong dengan tangan.

-- Stadium 4
Tonjolan sebesar bola tenis. Tonjolan tidak dapat masuk kembali walapun telah didorong. Kondisi ambeien yang sudah masuk tahap stadium 4, maka memiliki kemungkinan untuk dilakukan operasi.

Mengobati wasir (ambeien) dengan ramuan alami, bahan-bahan yang perlu disiapkan, yaitu:
  • 25 gram daun sembung muda
  • 3 gelas air bersih
  • 5 gram adas
  • 3 gram kapur sirih

Cara meramunya:
  1. Pertama-tama daun sembung dicampur dengan adas dan kapur sirih.
  2. Kemudian direbus dengn air hingga mendidih.
  3. Setelah itu, airnya diminum 2 kali dalam sehari.

loading...

5. Mengobati Batuk dan Pilek
Penyakit batuk pilek bagi umumnya dianggap sebagai hal biasa, walaupun cukup menganggu aktivitas sehari-hari. Seringnya penyakit batuk-pilek diatasi dengan membeli obat diapotek atau warung. Anda sebenarnya bisa menyembuhkannya secara herbal.

Anda bisa memanfaatkan bahan alami daun sembung untuk menyembuhkan penyakit batuk dan pilek. Daun sembung memiliki sifat pedas atau menghangatkan, sedikit pahit, dan baunya seperti rempah.

Kandungan di dalam daun sembung berkhasiat sebagai obat batuk pilek, membunuh bakteri, melancarkan peredaran darah, peluruh dahak (ekspektoran), tonikum dan astrigen.

Pada sebuah artikel yang berjudul Daun Sembung Obat Batuk Pilek Murah Meriah, memaparkan tentang cara membuat membuat ramuan alami untuk mengobati batuk pilek, dengan menggunakan daun sembung. Berikut penjelasannya di bawah ini.

Bahan-bahan yang perlu disiapkan:
  • Daun sembung 5 lembar 
  • Air putih sebanyak 2 gelas

Cara pembuatannya:
Pertama-tama cuci hingga bersih daun sembung, setelah itu direbus bersama dengan air sebanyak 2 gelas.

Biarkan air dalam kondisi mendidih, hingga akhirnya air rebusan hanya tersisa satu  gelas, maka baru disaring airnya.

Minum air rebusan selagi hangat, diminum saat batuk dan pilek menyerang tubuh, hingga akhirnya sembuh.

6. Mengobati Diare
Orang dewasa normalnya melakukan BAB sebanyak satu atau dua kali dalam sehari. Kondisi tubuh yang teserang diare menyebabkan frekuensi BAB lebih dari tiga kali dalam sehari, bahkan bisa mencapai sepuluh kali.

Penyakit diare menyebabkan kondisi buang air besar dengan tinja encer atau berair, dengan frekuensi yang terlalu sering. Penyakit Diare umumnya berlangsung beberapa hari, namun adapula penyakit diare yang berlangsung lebih dari satu atau dua minggu, ini digolongkan sebagai diare kronis.

Gejala penyakit diare yaitu perut terlalu sering mulas ingin BAB, kondisi feses BAB encer, rasa nyeri pada perut, demam, perut terasa kembung, terkadang muncul kram perut, dan muncul darah dalam tinja.

Penyebab diare yaitu kebiasaan mengonsumsi makanan yang terlalu banyak dalam satu waktu, dan makan yang terlalu cepat. Hal ini menyebabkan masalah pada saluran pencernaan (usus).

Normalnya, usus besar menyerap cairan dari makanan yang dikonsumsi, dan meninggalkan kotoran (tinja) yang setengah padat. Namun, jika kondisinya yaitu cairan dari makanan yang dikonsumsi tidak diserap di saluran pencernaan, hal ini menyebabkan kotoran (feses) menjadi encer (kurang keras).

Penyakit diare juga bisa terjadi akibat infeksi virus atau bakteri, seperti efek dari keracunan makanan yang kemudian menimbulkan diare.

Penyebab lainnya dari penyakit diare yaitu alergi makanan, dan efek negatif terhadap obat-obatan, dimana obat-obatan seperti antibiotik bisa menyebabkan diare karena antibiotik akan bekerja untuk membunuh bakteri baik dan jahat (tidak pandng bulu),  yang ini bisa merusak keseimbangan pada organ usus, yang akhirnya memicu diare.

Untuk menobati diare dengan daun sembung. Caranya, pertama-tama rebus segenggam daun sembung bersama dengan 3 gelas air, biarkan dalam kondisi mendidih hingga air rebusan hanya tersisa 1,5 gelas.

Lalu saring air rebusan dan tambahkan sedikit madu, minum airnya sebanyak 3 kali dalam sehari, masing-masing ½ gelas dalam sekali minum.

Dari laman Jitunews.com juga menyebutkan tentang cara menobati diare dengan bahan daun sembung dan lainnya.

Bahan-bahan yang perlu disiapkan:
  • Daun sembung sebanyak tiga lembar.
  • Daun harendong muda sebanyak 1 genggam.
  • Isi buah manggis sebanyak 5 gram. 

Cara membuat ramuannya:
Cuci bersih daun sembung dan bahan-bahan lainnya, kemudian semuanya dicampurkan dan direbus dengan air sebanyak 1½ gelas.

Biarkan mendidih hingga air rebusan hanya tersisa ½ gelas. Setelah itu saring airnya, dan diminum. Lakukan 3 kali dalam sehari.

7. Manfaat Untuk Wanita
Daun sembung cukup bagus dikonsumsi oleh wanita yang sedang dalam masa haid, khususnya pada wanita yang mengalami rasa nyeri ketika haid. Dalam kondisi seperti itu, disarankan mengonsumsi daun sembung karena kandungan di dalam bermanfaat untuk meredakan nyeri.

Untuk membuat ramuannya, maka pertama-tama siapkan lima helai daun sembung, siapkan juga lima biji kedaung.

Kedua bahan tersebut dipanaskan (dipanggang) di atas api kecil. Setelah layu, kemudian haluskan.

Kemudian rebus dengan air 2 gelas, biarkan mendidih hingga hanya tersisa satu gelas saja. Setelah itu saring dan ambil ramuan dari air rebusan tesebut.

Manfaat lainnya daun sembung bagi wanita adalah mampu mengobati keputihan.

Dari laman Omtimes.com, kandungan di dalam sembung bermanfaat untuk mengatasi dan menenangkan kram menstruasi, meredakan perut kembung, dan melancarkan aliran darah ke daerah panggul.


8. Meningkatkan Nafsu Makan
Ketika tubuh mengalami tidak nafsu makan, maka bisa diatasi dengan memanfaatkan bahan alami daun sembung. Cara membuatnya, pertama-tama sediakan enam lembar daun sembung.

Setelah itu bersihkan daun sembung, dan rebus bersama dengan air dua gelas. Lalu biarkan mendidih hingga tersisa adalah 1 ½ gelas.

Kemudian saring air rebusan. Ramuan ini diminum pada pagi dan sore. Apabila rasanya sangat pahit, maka Anda dapat menambahkan madu.

9. Untuk Mengobati Sakit Perut dan Masuk Angin
Di dalam buku “Tumbuhan Obat & Khasiatnya” karya Arief Hariana, hal. 63-64, disebutkan bahwa manfaat kandungan di dalam daun sembung mampu untuk mengobati sakit perut, diare, kolera, dan masuk angin.

Untuk Membuat ramuanya, maka pertama-tama cuci bersih sebanyak lima lembar daun sembung, kemudian potong kecil-kecil.

Lalu rebus daun sembung bersama dalam 3 gelas air hingga hanya tersisa 1,5 gelas.

Setelah itu tunggu agak mendingin, lalu air rebusan disaring.

Minum ramuan air rebusan ini sebanyak 3 kali dalam sehari, berarti masing-masing 3/4 gelas besama 1 sendok makan madu.

10 .Menjaga Kesehatan Ginjal
Dari laman Omtimes.com, menjelaskan bahwa kandungan di dalam sembung yang bersifat antibakteri dan diuretik, bermanfaat untuk mengobati masalah saluran kemih seperti infeksi saluran kemih, menjaga kesehatan ginjal dan mengobati batu ginjal.

Ginjal mempunyai fungsi vital untuk mengatur keseimbangan konsentrasi elektrolit di dalam darah dan keseimbangan asam basa. Ginjal bekerja sebagai alat filtrasi bagi tubuh.

Dampak dari menurunnya fungsi ginjal yaitu beresiko tertimbunnya zat-zat kapur, zat-zat tidak berguna dan zat racun di dalam tubuh, yang lama keamaan dapat menggumpal untuk kemudian terbentuklah batu ginjal.

Penyakit ginjal juga bisa semakin buruk jika seseorang kurang minum air putih, dan terlalu banyak duduk.

Gejala penyakit yaitu pinggang bagian belakang terasa kaku, kejang, atau pegal, nafsu makan menurun, muncul rasa mual, otot di sekitar kemaluan terasa sakit, susah tidur, tubuh terasa dingin, wajah membengkak, mata cekung dan mulut kering.

Berikut ramuan untuk mengobati penyakit ginjal, bahan-bahan yang perlu disediakan:
  • 3 lembar daun sembung.
  • 10 lembar daun belimbing wuluh.
  • 2 cm brotowali.
  • 1 buah jeruk nipis.
  • 3 sdm gula batu.

Cara membuatnya:
Pertama-tama bersihkan semua bahan tersebut menggunakan air bersih mengalir. Kemudian daun sembung, daun belimbing wuluh dan brotowali direbus menjadi satu, bersama dengan air sebanyak 3 gelas.

Kemudian biarkan dalam kondisi mendidih, hingga air rebusan hanya tinggal 1 ½ gelas.

Lalu air rebusan tersebut diberikan gula batu dan perasan jeruk nipis, lalu diaduk sampai rata.

Setelah itu ambi air rebusan, diminum sekaligus hingga habis.

Penderita penyakit ginjal harus banyak minum air putih, banyak istirahat, jangan merokok, jangan makan jeroan, jangan terlalu banyak mengonsumsi garam, dan jangan minum-minuman keras.

11. Mengobati Sendi Rematik
Akar sembung dapat dimanfaatkan untuk mengobati rematik. Ketika terkena nyeri sendi karena rematik, berikut langkah-langkah cara mengobatinya dengan bahan akar sembung:
  1. Siapkan akar sembung sebanyak 30 gram, dan daun gandarusa 60 gram.
  2. Cuci hingga bersih pada kedua bahan itu.
  3. Lalu kedua bahan tersebut direbus bersama dengan air sebanyak tiga gelas.
  4. Biarkan dalam kondisi mendidih, hingga air rebusan hanya tersisa satu gelas.
  5. Saring dan ambil air hasil rebusan.
  6. Minum ramuan ini.
  7. Lakukan dua kali dalam sehari. 

12. Memiliki Manfaat Antioksidan 
Dari laman Omtimes.com, daun sembung memiliki kandungan antioksidan kuat, yang manfaatnya yaitu membantu mencegah penyakit kardiovaskular, stroke, dan kanker.

Antioksidan bekerja untuk mencegah dan membantu memperbaiki kerusakan DNA akibat serangan radikal bebas. Dimana radikal bebas dan kerusakan DNA tubuh bisa memicu kanker.

Selain itu, kandungan senyawa metanolik yang terkandung di dalamnya, bermanfaat untuk menghambat perkembangan kanker hati.

13. Antibakteri dan Anti jamur
Fungsi dari kandungan senyawa cyptomeridiol dan icthyothereol acetate yang ada di dalam sembung adalah membunuh bakteri jamur seperti E. coli, P aeruginosa, B subtilis, S aureus, dan C albicans.

Selain itu karena memiliki sifat anti bakteri, anti jamur dan anti mikroba, sifat-sifat ini bekerja untuk membantu mengatasi luka pada kulit dan mencegah terjadinya infeksi, serta mempercepat proses penyembuhan.

14. Mengobati Gatal
Untuk memanfaatkan daun sembung agar bisa menghilangkan gatal pada kulit. Caranya: Pertama-tama rebus 15 gram daun sembung yang telah dikeringkan, rebus selama beberapa menit. Setelah itu minum air rebusannya.

Untuk pengobatan luar, daun sembung yang sebelumnya sudah direbus, maka ditempelkan pada kulit yang gatal, bisul atau bahkan bernanah. Kandungan di dalam daun sembung memiliki sifat anti bakteri yang juga dapat mempercepat penyambuhan kulit.

Efek Samping Daun Sembung
Hingga saat ini belum ditemukan adanya efek samping dari daun maupun akar sembung. Tapi seperti halnya umumnya bahan herbal, maka wanita yang sedang hamil atau menyusui sebaiknya tidak mengonsumsi daun maupun akar sembung.
Share:

Cara Mencegah dan Mengobati Rematik | Gejala, Penyebab dan Jenis Rematik

Penyakit rematik merupakan penyakit yang menyerang (memberikan rasa sakit) pada bagian tubuh yang merupakan bagian anggota gerak.

Tubuh yang memiliki anggota gerak seperti otot, sendi, tulang serta jaringan anggota tubuh yang dekat dengan sendi. 

Apabila bagian tubuh ada yang terasa sakit pada bagian yang disebutkan tersebut, maka ada kemungkinan orang tersebut terkena penyakit rematik. 

Apabila terjadi hal demikian sangat dianjurkan sekali untuk memeriksa kepada dokter, agar mendapat penanganan segera.


Penyakit rematik akan menyerang pada bagian sendi tubuh, dan juga beberapa srtuktur jaringan tubuh yang berfungsi sebagai penunjang di sekitar sendi. Dengan diserang oleh penyakit rematik, mengakibatkan bagian tubuh tersebut akan terasa nyeri.

Ciri-ciri (Gejala) Penyakit Rematik

Adapun gejala yang umumnya terjadi pada penderita rematik adalah munculnya rasa pegal pada tubuh secara berlebihan terutama pada area tubuh yang disebutkan diatas...

Dan juga hingga terjadi peradangan pada bagian sendi tubuh seperti munculnya warna merah, bengkak, nyeri, serta juga rasa panas pada bagian tubuh yang diserang oleh penyakit rematik.

Bahkan gejala penyakit rematik yang sangat umum adalah sulit menggerakan tubuh yang diserang oleh penyakit rematik tersebut. Penyakit rematik harus segera ditangani.

Ada yang mengatakan bahwa gejala-gejala penyakit rematik hanya timbul pada malam hari saja, tetapi pada keadaan sebenarnya gejala penyakit rematik tidak hanya timbul pada malam hari saja. Sehingga penyakit rematik ini bisa menyerang setiap saat, baik pada malam hari maupun siang hari.

Penyakit pematik memang ada kecendrungan merupakan penyakit keturunan, tetapi ternyata tidak selalu orang tua yang terkena rematik maka akan menurun penyakitnya kepada sang anak.

Adapun kalau memang ada kecendrungan penyakit rematik merupakan penyakit keturunan, hal itu mungkin terjadi pada penyakit rematik dengan jenis Reumatoid Artritis, Lupus Eritematosus Sistemik dan Gout.

Penyakit rematik menjadi momok yang mengkhawatirkan, yang katanya karena penyakit ini membawa kesulitan dan ketidaknyamanan hidup bagi yang mengalaminya.

Sayangnya, tidak sedikit orang yang paham betul tentang penyakit rematik ini. Bahkan sering kali ada yang menyamakan antara penyakit rematik dengan asam urat. Padahal kedua penyakit tersebut berbeda dan tidak berkaitan antara satu sama lainnya.

Keluhan Penderita Rematik:
  1. Rasa nyeri
  2. Rasa pegel-pegel
  3. Adanya gangguan aktivitas tubuh
  4. Rasa kaku pada otot dan organ tubuh yang lain
  5. Timbul bengkak

Faktor penyebab rematik:
  1. Pekerjaan / aktivitas sehari-hari yang memicu rematik
  2. Adanya infeksi
  3. Faktor pola makanan
  4. Gangguan immunitas atau kekebalan daya tahan tubuh
  5. Pengaruh kelenjar/hormon
  6. Faktor usia
  7. Faktor keturunan
  8. Faktor psikologis
  9. Faktir lingkungan
  10. Obesitas (kelebihan berat badan)
  11. Cedera pada alat gerak tubuh
  12. Radikal bebas
  13. Gaya hidup yang tidak teratur
  14. Komplikasi dari berbagi penyakit

Terdapat lebih dari 100 jenis rematik, berikut ini beberapa jenis rematik yang paling umum terjadi:

1. Rheumatoid arthritis

Terjadi karena kekebalan tubuh secara keliru justru menyerang jaringan-jaringan sendi. Sehingga sendi-sendi yang terserang mengalami peradangan. Yang mengakibaktan:
  1. Sendi bengkak karena cairan yang menumpuk
  2. Terasa kaku, utamanya pada pagi hari yang setelah lama tidak digerakkan
  3. Terasa panas dan timbul warna merah
  4. Terkadang terasa sakit yang sangat

Rheumatoid arthritis bisa menyebabkan kerusakan permanen pada sendi. Gejala yang dirasakan yaitu pergerakan sendi mulai terbatas, bahkan ada fungsi sendi yang hilang. Gejala lainnya yaitu kelelahan, demam, nyeri otot dan nafsu makan menurun.

Rheumatoid arthritis juga bisa menyebar dan menyerang ke luar persendian seperti mata, kulit, ginjal dan jantung.

Pada umumnya, Rheumatoid arthritis tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, tetapi dengan pengobatan yang baik dan tepat, maka masih ada harapan agar penderita tetap bisa hidup produktif.


2. Osteoartritis

Osteoartritis adalah penyakit persendian yang menimbulkan rasa sakit serta membuat terbatasnya pergerakan sendi, yang sangat buruk bisa menyebabkan kerusakan tulang rawan. Osteoartritis umumnya menyerang pada jari, leher, kaki, pinggang, lutut, dan pinggul.

Faktor timbulnya osteoartritis umumnya karena bertambahnya usia. Beberapa gejala osteoartritis yang memengaruhi persendian, yaitu:
  1. Ketika berjalan, bisa membuat persendian terasa sakit
  2. Persendian terasa kaku, dan membengkak.
  3. Jika disentuh, persendian terasa hangat.
  4. Melemahnya otot, sehingga kesulitan untuk membungkuk, memakai pakaian, duduk, dan menggenggam objek.

3. Sindrom Sjogren

Sindrom Sjogren terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang keliru menyerang jaringan yang sehat, sehingga mengkibatkan peradangan. Sindrom Sjogren lebih sering diderita oleh wanita dibandingkan pria. Berikut gejala sindrom Sjogren:
  1. Mata terasa perih dan teriritasi.
  2. Kesehatan gigi dan gusi menurun.
  3. Kelenjar di dalam mulut tidak memproduksi air liur yang cukup, alhasil mulut sering terasa kering.
  4. Kelenjar parotid (salah satu kelenjar air liur) mengalami pembengkakan.
  5. Mata terasa kering akibat kurangnya produksi air mata oleh kelenjar di dalam mata.
  6. Mudah terkena sariawan.
  7. Organ dalam yang terganggu dan persendian terasa kaku dan nyeri, tetapi ini jarang terjadi.

4. Lupus

Lupus juga terkait dengan kekebalan tubuh. Penyebab terjadinya lupus secara pasti hingga saat ini masih belum diketahui. Beberapa gejala lupus yaitu:
  1. Rambut mengalami kerontokan
  2. Meningkatnya resiko stroke
  3. Mengalami kejang tidak wajar
  4. Persendian terasa kaku dan nyeri
  5. Tubuh mudah letih
  6. Peradangan pada lapisan jantung atau paru-paru sehingga menyebabkan area dada terasa sakit.
  7. Munculnya ruam di sekitar pipi, biasanya bentuknya seperti kupu-kupu.
  8. Perubahan warna jari-jari tangan dan kaki ketika terkena cuaca dingin.
  9. Gangguan darah seperti jumlah trombosit dan sel darah putih di bawah normal.

Gejala lupus yang dialami oleh masing-masing penderita dapat berbeda, sehingga tidak bisa dipastikan. Adapun dengan melakukan tes darah berguna untuk mendiagnosis lupus. Selain itu, dokter mungkin memeriksaan sampel urine, atau juga fungsi ginjal dan hati.

5. Ankylosing spondylitis

Ankylosing spondylitis merupakan peradangan kronis yang menyerang tulang belakang. Penyakit ini umumnya diderita remaja pria hingga usia 30 tahun. Berikut di bawah ini beberapa gejala ankylosing spondylitis:
  1. Bagian tubuh antara leher dan tulang belikat terasa nyeri.
  2. Punggung terasa kaku, kemudian akan terasa sakit saat berdiri.
  3. Rasa sakit terasa dari bawah hingga ke atas tulang belakang.
  4. Ketika bergerak atau melakukan aktivitas, rasa kaku dan sakit menjadi mereda.
  5. Bokong dan punggung bagian bawah mengalami nyeri secara perlahan.

Bagian tubuh yang sering diserang ankylosing spondylitis, yaitu pangkal tulang belakang (serta ligamen dan tendon), belakang tumit persendian bahu, ruas tulang belakang, tulang rawan antara tulang rusuk dan tulang dada, persendian antara tulang panggul.

Mencegah penyakit Rematik

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit rematik:

1. Luangkan waktu (walaupun sebentar) untuk berjalan kaki

Untuk dapat mencegah penyakit rematik ada beberapa hal sederhana yang dapat kita lakukan, hal sederhana pertama yang pelu dilakukan adalah berjalan kaki walaupun sebentar...

Karena dengan berjalan kaki akan dapat membakar kalori, menguatkan otot, lalu dapat membuat tulang semakin berkembang dan kuat.

Dengan melakukan hal tersebut, mudah-mudahan kita dapat terhindar dari rematik, terutama yang karena Asam urat.

Tetapi ada hal yang perlu diperhatikan dalam melakukam aktivitas, terutama untuk orang yang sudah terserang penyakit rematik, hindari melakukan olahraga yang terlalu berat dengan membebani lutut, seperti misalnya olahraga voli yang cukup memberatkan lutut.

Selain itu ada juga olahraga yang lebih bak dihindari untuk orang yang sudah terkena penyakit rematik, seperti olahraga bulu tangkis, dan juga olahraga bertarung bela diri.

Untuk ativitas sehari-hari, orang yang sudah terkena rematik juga tidak dianjurkan untuk berdiri terlalu lama.

2. Minum air putih yang cukup setiap hari.

Seperti sudah diketahui oleh banyak orang bahwa minum air putih itu cukup menyehatkan...

Apabila Anda segang haus, maka utamakan untuk minum air putih saja. Hal ini sangat baik untuk kesehatan tubuh secara umum

3. Rajin Memakan Buah

Selain kita dapat sehat dengan mengutamakan minum air putih...

Dianjurkan juga untuk mengkonsumsi buah, Anda dapat memakan buah yang enak dan sehat seperti buah Apel, Alpukat, Semangka, Stawberry dan beberapa buah lainnya.

Selain memakan buah, maka makan juga sayur-sayuran, karena kandungan di dalamnya sangat dibutuhkan oleh tubuh.


loading...

4. Perhatikan sepatu 

Gunakanlah sepatu yang benar-benar nyaman, hindari menggunakan sepatu yang sangat ketat sehingga kaki akan merasa sempit.

Sepatu yang ketat dan sempit tersebut sangat berbahaya untuk kaki, terutama ibu jari kaki yang sulit untuk bergerak. Selain itu, hindari penggunaan sepatu / sandal dengan hak tinggi.

5. Kurangi tidur dengan kipas angin

Sangat dianjurkan apabila kita ingin terhindar dari penyakit rematik lebih baik tidur tanpa menggunakan kipas angin...

Apabila Kamu tidak kuat jika tidur tanpa kipas angin, maka hindari menggunakan kipas angin dengan mengarahkannya langsung kepada tubuh,

Kamu dapat membuat arah tembah kipas angin berputar, sehingga tidak hanya satu tempat saja yang ditembak kipas angin.

6. Ketika melakukan olahraga, maka lakukan pemanasan yang cukup

7. Hindari bekerja atau beraktivitas yang berlebihan atau terlalu berat

8. Penting untuk selalu berusaha menjaga berat badan agar tetap ideal, sehingga terhindar dari obesitas.

9. Batasi mengkonsumsi makanan sumber lemak hewani

10. Rajin mengkonsumsi buah dan sayur

11. Sering-sering lakukan relaksasi tubuh

12. Hindari menonton tv dan bekerja di depan komputer terlalu lama

13. Mengkonsumsi suplemen, seperti S Lutena 2 x 3 butir pagi dan malam, atau Izumio 2 x 1 pcs pagi dan malam

Makanan dan Minuman yang bermanfaat untuk mengatasi sakit radang sendi atau rematik. 

1. Teh Hijau

Teh hijau kaya akan kandungan antioksidan. Pada penelitian yang ditemukan beberapa tahun terakhir, bahwa mengkonsumsi teh hijau memiliki khasiat yang besar untuk kesehatan tubuh.

Teh hijau terdapat kandungan antioksidan yang disebut epigallocatechin-3-gallate (EGCG), yang berperan sebagai zat anti-inflamasi, bermanfaat untuk meredakan rasa nyeri sendi.

2. Minyak zaitun

Minyak zaitun cukup populer dngan manfaat untuk kesehatan jantung, selain itu di dalam minyak zaitun terdapat kandungan oleocanthal, yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan pada sendi.

Kamu bisa menambahkan minyak zaitun ke dalam makanan, seperti pada dressing salad, dan lainnya.

3. Jahe

Jahe adalah rimpang herbal yang banyak digunakan dalam bumbu kebanyakan masakan Asia termasuk Indonesia. Jahe juga berkhasiat sebagai anti-inflamasi dan dapat digunakan untuk beberapa pengobatan. Sangat mudah mengkonsumsi jahe, cukup dimemarkan sedikit lalu ditambahkan kedalam air hangat untuk diminum.

4. Kunyit

Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi yang berkhasiat untuk menghilangkan rasa sakit akibat nyeri sendi atau rematik.

5. Bawang Putih

Bawang merah merupakan sumber quercetin, yang merupakan zat bersifat antioksidan, dengan khasiat untuk memerangi peradangan, termasuk pada nyeri sendi akibat arthritis.

6. Buah Alpukat

Kamu dapat menurunkan resiko penyakit rematik dengan rajin mengonsumsi alpukat matang secara teratur. Dimana kandungan lemak di dalam alpukat bermanfaat untuk memberikan lubrikasi secara alami pada persendian tulang seperti leher, pergelangan tangan, siku, pinggul, lutut danpergelangan kaki.

7. Jus apel

Minum jul apel yang diragikan (fermentasi) sebanyak setengah cangkir, dengan frekuensi dua kali dakam sehari, memiliki manfaat untuk mengatasi sakit radang sendi.

8. Jus semangka

Untuk arthritis karena kelebihan asam urat. Dengan mengkonsumsi segelas jus semangka (tanpa biji) pada pagi dan malam hari bermanfaat untuk mengeluarkan kelebihan asam urat.

9. Sawi putih

Sawi putih berkhasiat untuk mencegah dan mengobati penyakit rematik. Selain itu juga untuk mengatasi beberapa penyakit lainnya seperti influenza, luka memar, campak, bisul, sakit lambung, sakit kuning, TBC dan kencing darah.

10. Paprika

Sayuran paprika berkhasiat untuk menjaga kekebalan tubuh, kesehatan mata, kesehatan kulit dan selaput lendir, menurunkan kolesterol dan menurunkan resiko serangan jantug dan stroke. Selain itu paprika memiliki sifat panas di dalam kandungannya yang berkhasiat untuk mengobati penyakit rematik

11. Makanan kaya beta karoten

Karoten merupakan pigmen tumbuhan yang memiliki khasiat sebagai antioksidan bagi tubuh, kandungan ini banyak terdapat pada buah-buahan dan sayuran yang berwarna merah, kuning dan oranye , seperti wortel, ubi jalar, labu kuning dan ubi bit.

12. Makanan kaya Omega 3

Kandungan omega 3 sangat baik untuk kesehatan otak dan jantung, selain itu berkhasiat sebagai anti-inflamasi alami, yang mampu mengurangi peradangan dan menjaga kesehatan persendian. Sumber-sumber alami kandungan omega 3 banyak terdapat pada ikan kacang kenari, biji-bijian terutama biji bunga matahari.

13. Makanan yang kaya vitamin C

Vitamin C merupakan antioksidan yang bermanfaat untuk mengoptimalkan sistem kekebalan tubuh, mengoptimalkan metabolisme kolagen dan protein. Kekurangan vitamin C bisa memicu timbulnya radang sendi. Kandungan vitamin C banyak terdapat pada buah jeruk, lemon, buah kiwi, sayuran brokoli, dan kembang kol.

14. Makanan mengandung Antosianin

Antioksidan bermanfaat untuk menghambat produksi zat pro inflamasi, yang menyebabkan peradangan. Senyawa ini banyak ditemukan di dalam buah ceri, blueberry, stroberi, blackberry, anggur merah dan terong.

Cara mengobati rematik secara tradisional

Ramuan tradisional Indonesia dikenal mampu mengatasi berbagai macam penyakit, seperti salah satunya nyeri sendi dan rematik. Berikut di bawah in bahan alaminya beserta penjelasannya:

1. Jahe

Jahe terkenal dengan manfaat menghangatkan tubuh,  manfaat lainnya adalah untuk mengobati rematik. Jahe umumnya digunakan sebagai bumbu masakan. Kamu bisa menggunakan jahe dalam mengatasi dan meredakan rematik.

Kamu bisa membuatnya dengan salad, saus maupun sup, yang ditambahkan jahe ke dalamnya. Setelah mengonsumsinya, bermanfaat untuk meredakan rasa nyeri.

2. Akar Beluntas

Apabila Kamu mengalami sakit pinggang atau keluhan berupa nyeri sendi, maka segera ambil akar beluntas secukupnya saja, kmudian cuci hingga bersih.

Setelah itu, rebus akar beluntas dengan segelas air hingga mendidih.

Kemudian saring airnya, lalu minum sekali sehari saja.


3. Lengkuas

Bumbu dapur yang satu ini ternyata dapat dijadikan obat rematik. Caranya, ambil beberapa potong jari rimpang lengkuas segar, kemudian cuci bersih lalu parut.

Setelah itu, peras airnya dengan kain, lalu gosokan pada bagian tubuh yang sakit, cara menggunakan seperti yang ada pada minyak urut. Adapun ampas lengkuas bisa digunakan sebagai obat gosok.

4. Daun Pandan Wangi

Cara penggunannya, ambil 3 lembar daun pandan segar, lalu cuci bersih dan iris tipis-tipis.

Seduh daun pandan wangi dengan 1/2 cangkir minyak kelapa yang sudah dipanaskan.

Gunakan minyak tersebut untuk menggosok bagian tubuh yang sakit.

Cara lainnya, ambil daun pandan wangi yag segar sebanyak 5 lembar, dan daun serai 20 lembar. Cuci bersih lalu ditumbuk hingga halus.

Tambahkan minyak kayu putih dan minyak gandapura masing-masing 1 sendok makan.

Setelah itu, aduk sambil diremas-remas sampai merata. Gunakan dengan menggosok dan mengurut pada bagian tubuh yang sakit.

5. Daun Kumis Kucing

Haluskan beberapa lembar daun kumis kucing, lalu ambil 1 sendok teh.

Haluskan beberapa lembar daun meniran, ambil 1 sendok makan.

Keduanya direbus dalam 1 gelas air hingga tersisa 3/4 gelas. Setelah dingin, airnya disaring lalu diminum sekaligus.

6. Kacang Kedelai Hitam

Caranya, 1 sendok makan biji kedelai hitam, 1 sendok makan kacang hijau dan 2 sendok makan kacang tanah digoreng tanpa menggunakan minyak (disangan), lalu tumbuk hingga halus.

Makan sebanyak 1 sendok teh saja setiap pagi dan sore hari.

7. Daun Seledri

Caranya, 1 tangkai seledri dicuci, setelah itu dilalap mentah setiap kali makan, Kamu bisa mengkonsumsinya sekali dalam sehari, atau beberapa kali dalam sehari.

8. Brotowali

Di balik rasa pahitnya, ada manfaat besar brotowali sebagai obat tradisional untuk mengobati rematik.

Caranya, ambil 10 cm batang brotowali, lalu dicuci bersih dan potong-potong setiap 3 cm.

Rebus dengan 3 gelas air sampai airnya tinggal setengah. Kemudian saring airnya, setelah dingin diminum.

Ramuan ini bisa diminum 3 kali sehari.

9. Daun Senggugu

Caranya ambil daun senggugu yang masih muda dan adas pulasari secukupnya saja.

Lalu tumbuk hingga halus dan tambahkan kapur sirih (apu).

Setlah itu balurkan ramuan tersebut pada bagian tubuh yang sakit.

Dalam penggunannya perlu sangat berhati-hati, karena jangan sampai terkena kelenjar lain yang menyebabkan timbulnya rasa panas dan perih.

Mengatasi Penyakit Rematik Gout

Penyakit rematik gout paling mudah kambuh diantara sekian banyak jenis penyakit rematik. Rasa nyeri hebat di pangkal ibu jari kaki ketika bangun tidur di pagi hari, bisa menjadi pertanda tubuh terserang penyakit rematik gout.

Gejala penyakit rematik gout yaitu rasa nyeri mendadak di pagi hari, padahal ketika malam harinya menjelang tidur badan dalam keadaan sehat. Terkadang timbulnya rasa sangat nyeri bisa mengakibatkan susah berjalan. Gejala lain yaitu rasa sakit pada persendian yang disertai bengkak berwarna merah, kemudian terasa panas jika disentuh.

Rasa nyeri bisa sehari semalam (24 jam) ketika masa puncaknya, setelah itu dalam 1 sampai 2 minggu akan mereda rasa sakitnya, walaupun tidak melakukan pengobatan sekalipun. Itu bukan berarti penyakit rematik gout telah sembuh secara total.

Rematik gout bisa menyerang lagi pada masa-masa berikutnya (bisa pada beberapa tahun berikutnya), yang kemudian sembuh lagi, kambuh lagi, sembuh lagi dan demikian seterusnya. Tetapi dalam sebagian kasus, ada orang mengalami penyakit rematik gout hanya sekali saja selama hidupnya.

Rematik gout berkaitan erat dengan asam urat darah

Penyakit rematik gout berhubungan erat dengan asam urat darah. Karena penyakit rematik gout terjadi karena adanya timbunan kristal monosodium urat monohidrat (MSU) yang sering disebut asam urat. Agar rematik gout ini tidak merembet ke penyakit lainnya, perlu dilakukan pengobatan secara rutin.

Karena jika tidak, bisa mengakibatkan komplikasi penyakit berat, seperti timbulnya benjolan kecil yang berwarna pucat di bagian punggung lengan, sendi lutut, daun telinga, dan urat besar di atas tumit (tofi).

Tofi terjadi karena adanya timbunan Kristal di jaringan ataupun persendian, yang mengakibatkan fungsi sendi terganggu. Tofi bisa menyebabkan timbulya koreng, dan bisa mengeluarkan gumpalan seperti kapur.

Umumnya tofi terjadi pada penderita yang sudah 10 tahun mengalami rematik jenis ini. Tofi juga bisa dipicu karena kadar asam urat darah yang tinggi.

Rematik gout bisa dicegah dengan diet

Pola makan memicu kambuhnya penyakit rematik gout ini. Penting untu menghindari makanan seperti melinjo, dan jeroan. Untuk mengetahui kondisi kadar asam urat di dalam darah, maka perlu melakukan pemeriksaan labaroratorium.

Kadar asam urat darah dikatakan normal berkisar antara 3-7 mg%. Ketika akadar sam urat darah tinggi seperti 7 mg%. Maka bisa diatasi dengan menghindari engkonsumsi makanan mengandung purin, tujuannya agar kadar asam urat darah dapat ditekan hingga kembali ke batas mormal.

Adapun jika kadar asam urat melebihi angka 9 mg%, maka perlu pengobatan yang intensif, melakukan diet saja masih kurang jika kadar asam urat setinggi itu.

Beberapa makanan yang harus dihindari bagi penderita rematik gout yaitu:
  1. Hindari minuman anggur, bir, wiski, air tape, tuak dan minuman hasil fermentasi,
  2. Hindari jeroan seperti hati, ginjal, limpa, babat, limpa serta usus. 
  3. Hindari daging kerang, udang dan kepiting
  4. Hindari melinjo dan emping melinjo. 
  5. Hindari kacang-kacangan kering seperti kacang kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau
  6. Hindari makanan olahan seperti tempe, tauge dan tauco. 
  7. Hindari sayuran bayam, kembang kol, buncis , kangkung dan asparagus. 
  8. Hindari buah air kelapa, durian, nanas dan alpokat.
  9. Hindari makanan kalengan seperti kornet dan sarden.

Semoga dapat bermanfaat.
Share:

15 Penyakit Paling Berbahaya Bagi Wanita [Cara Mencegah & Mengobatinya]

Penyakit bisa menyerang siapa saja, tidak memandang pria atau wanita.

Namun, ada beberapa penyakit yang lebih sering bahkan khusus dialami kaum wanita.

Dari penjelasan peneliti, bahwa terdapat beberapa penyakit yang memang khusus menghantui wanita, itu karena adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam hal hormon, komposisi tubuh dan beberapa perbedaan lainnya.

Penyakit paling berbahaya bagi wanita (akan dibahas):
  1. Keputihan
  2. Kanker payudara
  3. Kanker leher rahim (kanker serviks)
  4. Keguguran
  5. Penyakit jantung 
  6. Penyakit Lupus
  7. Radang panggul 
  8. Polymyositis
  9. Bartholinitis
  10. Herpes Dermatitis
  11. Kandidiasis
  12. Ulkus Mole
  13. Trikomoniasis (penyakit parasit menular)
  14. Vaginismus
  15. Kista ovarium

1. Keputihan

Saat mengalami keputihan, seorang wanita akan mengeluarkan lendir dari vaginanya. Lendir yang diproduksi oleh serviks (leher rahim) dan kelenjar dalam vagina, keluar dengan membawa sel-sel mati dan bakteri.

Lendir yang normal biasanya berwarna bening hingga keputih-putihan, tidak berbau, tidak disertai gatal-gatal dan tidak terasa perih pada daerah vagina.

Perlu waspada seperti saat lendir yang berbau tajam, jumlah lendir yang berlebihan, pendarahan tidak sesuai jadwal haid, rasa gatal di sekitar vagina dan terdapat rasa nyeri pada perut.

Berikut beberapa jenis keputihan yang tidak normal:

1. Keputihan disertai rasa nyeri. Seperti rasa nyeri pada tulang panggul atau saat buang air kecil,

2. Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning, atau berbuih.

3. Keputihan disertai luka melepuh di sekitar genital.

4. Keputihan dengan lendir berwarna merah muda. Jenis keputihan ini disebabkan oleh proses peluruhan dinding rahim setelah wanita melahirkan.

5. Keputihan dengan lendir yang lebih cair, atau berwarna putih dan gatal. Keputihan jenis ini dipicu infeksi jamur.

6. Keputihan dengan lendir berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis.

7. Keputihan dengan lendir berwarna cokelat atau mengandung darah. Keputihan jenis ini disebabkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur.

Tips mengatasi keputihan pada wanita

Penggunaan sabun beraroma tajam yang terlalu banyak dan sering, bisa menimbulkan rasa perih pada vagina. Yang disarankan adalah saat membersihkan area vagina menggunakan air hangat dan sabun yang tidak mengandung bahan kimia keras.

Gunakan pembalut yang tepat, karena ada pembalut yang justru memicu keputihan, ganti pembalut setiap 4 jam.

Dalam membersihkan vagina, usahakan dari arah depan ke belakang (dari arah vulva ke anus), tujuannya menghindari kuman yang menempel di anus masuk ke vagina.

Makan pisang hampir setiap hari bisa mengobati keputihan secara alami. Kandungan di dalam pisang membantu untuk mengatasi gangguan reproduksi, yang bekerja untuk menyeimbangkan hormon dari dalam tubuh.

Beberapa jenis sayuran hijau seperti kale, bayam, asparagus dan kubis juga membantu menyembuhkan keputihan.

Hindari mengkonsumsi makanan berminyak, karena makanan berminyak mengandung lemak yang dapat menyebabkan masalah keputihan menjadi lebih parah.

2. Kanker payudara

Sel-sel di dalam tubuh, kondisi normalnya adalah tumbuh dan berkembang biak secara teratur, dimana sel-sel baru hanya terbentuk saat dibutuhkan saja. Akan tetapi jika proses berjalan tidak wajar, dimana pertumbuhan sel-sel menjadi tidak terkendali.

Sel-sel yang tidak normal menyebar ke organ lain melalui aliran darah, Inilah yang menimkan bahaya kanker.

Gejala awal kanker payudara yaitu benjolan (penebalan) pada jaringan kulit payudara. Dua di antara tiga wanita yang mengidap kanker payudara berusia di atas 50 tahun. Saat Anda menyadari adanya gejala kanker payudara, maka segera mengonsultasikannya kepada dokter.

Kanker payudara pada dasarnya terbagi dalam dua kategori, yaitu non-invasif dan invasif.

Kanker payudara invasif

Kanker payudara invasif, paling sering yang berbentuk duktal invasif, yang berkembang pada sel-sel pembentuk saluran payudara. Sekitar 80 persen kasus kanker payudara invasif merupakan jenis duktal invesif ini. Jenis kanker payudara invasif yang lainnya, yaitu:
  1. Kanker payudara lobular invasif, berkembang pada kelenjar penghasil susu yang disebut lobulus.
  2. Kanker payudara terinflamasi.
  3. Kanker Paget pada payudara.
  4. Jenis-jenis lainnya dikenal sebagai kanker payudara sekunder (metastasis), yang bisa menyebar ke bagian lain. Penyebarannya melalui kelenjar getah bening atau aliran darah.

Kanker payudara non-invasif

Bentuk kanker non-invasif jarang menimbulkan benjolan. Jenis paling umumnya yaitu duktal karsinoma yang bersifat jinak, dan ditemukan dalam saluran (duktus) payudara.

Cara mencegah kanker payudara

Hindar minum-minuman yang beralkohol apabila Anda tidak ingin terkena kanker payudara, hal ini mutlak harus dilakukan. Hampir semua penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi minuman alkohol meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Demikian seperti dilansir dari Siteman.wustl.edu.

Wanita yang menyusui (minimal satu tahun) sudah mampu untuk menurunkan risiko kanker payudara.

Konsumsi pil KB, maka akan mengalami peningkatan risiko kanker payudara, stroke dan serangan jantung.

Pengobatan kanker payudara

Kanker payudara umumnya diobati dengan beberapa kombinasi yang dilakukan seperti operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Terdapat beberapa kasus kanker payudara yang bisa diatasi melalui terapi biologis atau hormon.


3. Kanker leher rahim (kanker serviks)

Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di pintu masuk ke daerah rahim, yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.

Virus penyebab dari kanker serviks adalah Human papilloma Virus (HPV). Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar

Gaya dan pola hidup yang kurang baik menyebabkan timbulnya masalah kanker serviks, seperti merokok, kurangnya asupan vitamin (terutama vitamin c dan e), kurangnya asupan asam folat, menkonsumsi alkohol.

Perlu diketahui, kanker serviks membutuhkan proses panjang antara 10-20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker, yang pada mulanya hanya berupa infeksi.

Gejala / ciri-cirinya, berikut di bawah ini gejala kanker serviks:
  • Sering merasakan sakit saat berhubungan intim, bahkan tidak jarang diikuti masalah perdarahan.
  • Mengalami keputihan yang tidak normal, disertaiperdarahan yang terlalu banyak.
  • Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
  • Mengalami sakit saat buang air kecil
  • Saat menstruasi, darah yang keluar terlalu banyak (tidak seperti normalnya)
  • Mengalami rasa sakit pada bagian paha, atau salah satu paha mengalami bengkak.
  • Nafsu makan menurun tiak wajar, dan berat badan tidak stabil.
  • Tidak jarang mengalami perdarahan spontan.

Pencegahan Kanker Serviks
  • Jangan membersihan bagian genital dengan air yang tidak bersih
  • Jalani pola hidup sehat, seperti rajin makan sayuran, dll
  • Jaga sanitasi lingkungan
  • Hentikan kebiasaan buruk merokok
  • HPV yaitu virus penyebab kanker serviks dapat menular melalui hubungan seksual. 
  • Perbanyaklah konsumsi makanan yang kandungan beta karotennya tinggi, vitamin c dan vitamin e.
  • Hindari diet tidak seimbang.
  • Perhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi, jangan sampai mengandung zat kimia berbahaya seperti pengawet, pewarna  dan penyedap rasa, terutama jaik dalam tingkat konsentrasi yang tinggi.
  • Hati-hati dari produk kimia berbahaya. 

Pengobatan kanker serviks
Sumber: Alodokter.com (kunjungi situs untuk informasi sangat lengkap mengenai pengobatan kanker serviks)

Pengobatan kanker serviks tergantung pada beberapa kondisi, seperti stadium kanker, usia pasien, dan kondisi medis lainnya.

Tim dokter akan membantu Anda memilih cara terbaik melanjutkan pengobatan, dan keputusan terakhir ada di tangan Anda. Jenis penanganan menurut stadium kanker terbagi 2.

Pertama adalah penanganan kanker serviks tahap awal, yaitu operasi pengangkatan sebagian atau seluruh organ rahim, atau radioterapi, atau kombinasi dari keduanya.

Kedua adalah penanganan kanker serviks stadium akhir, yaitu radioterapi, kemoterapi, atau konbinasi keduanya, terkadang operasi juga perlu dilakukan.

Pada kasus kanker serviks yang tidak bisa disembuhkan, dilakukan perawatan untuk memperlambat penyebaran kanker dan mengurangi gejala yang muncul.

Beberapa operasi yang dilakukan, seperti mengangkat leher rahim dan jaringan yang sekitarnya, bagian atas dari vagina, terkadang tanpa mengangkat rahim.

Pasca operasi, rahim dan vagina membutuhkan waktu untuk pulih. Sehingga, disarankan menunggu enam bulan hingga setahun setelah operasi sebelum memutuskan untuk hamil.

Setelah pengobatan kanker serviks, perlu melakukan pemeriksaan lanjutan, terutama pada vagina dan leher rahim (jika tidak diangkat).

4. Keguguran

Keguguran merupakan kematian bayi dalam kandungan sebelum usia 20 minggu kehamilan. Beberapa faktor pemicu keguguran, yaitu:
  1. Usia Ibu hamil. Risiko keguguran meningkat seiring usia ibu hamil yang menua.
  2. Kesehatan ibu hamil, seperti karena masalah pada plasenta, struktur rahim yang abnormal, leher rahim yang lemah, menderita sindrom ovarium polikistik, dll.
  3. Penyakit jangka panjang (kronis), seperti hipertensi, gangguan ginjal, lupus, dan diabetes.
  4. Pengaruh infeksi tertentu, seperti malaria, rubela, toksoplasmosis, sitomegalovirus, chlamydia (klamidia), gonore, sifilis.
  5. Konsumsi obat-obatan berefek buruk pada janin, seperti retinoid dan obat anti inflamasi non-steroid.
  6. Merokok, mengonsumsi alkohol, minuman keras dan menggunakan obat-obatan terlarang.
  7. Konsumsi kafein yang berlebihan.
  8. Kelebihan atau kekurangan berat badan.
  9. Janin tumbuh di luar rahim. Kondisi ini disebut kehamilan ektopik, yang dapat mengancam jiwa karena memiliki risiko pecah dan risiko pendarahan dalam tubuh. 

    Metode penanganan untuk keguguran

    Setelah memastikan diagnosis keguguran, Anda bisa memilih untuk menunggu sampai seluruh jaringan keluar secara alami dari rahim, prosesnya bisa memakan waktu sekitar 3-4 minggu. Adapun dokter biasanya cenderung menganjurkan penanganan dengan obat ataupun operasi.

    Penggunaan obat-obatan biasanya berupa tablet minum atau obat yang dimasukkan ke vagina. Obat-obatan ini biasanya berpengaruh dalam waktu 24 jam, untuk mempercepat proses pengeluaran sisa jaringan dari rahim sang ibu.

    Adapun operasi dilakukan untuk melebarkan serviks dan menggunakan kuret untuk mengeluarkan jaringan dari rahim. Operasi perlu dilakukan secepatnya apabila pasien mengalami pendarahan parah, atau mengalami gejala infeksi. Prosedur ini memiliki risiko, yaitu melukai jaringan serviks dan dinding rahim.

    Tips mencegah keguguran
    1. Terapkan pola makan yang sehat dan seimbang, cukupi kebutuhan tubuh dari asupan serat.
    2. Jangan merokok
    3. Jangan mengonsumsi minuman keras dan alkoohol
    4. Jangan menggunakan obat-obatan terlarang.
    5. Jaga berat badan yang ideal (tidak kegemukan & tidak terlalu kurus).
    6. Jika diketaui otot serviks lemah, perlu ditangani secepatnya. 
    7. Jika ibu hamil menderita diabetes, maka penting mematuhi anjuran makanan dan pantangan dari dokter.
    8. Istirahat cukup. 
    9. Hindari perut ibu hamil mengalami benturan.
    10. Hindari melakukan perjalanan yang terlalu lama.
    11. Jangan mengangkat beban berat.
    12. Hindari olahraga berat.
    13. Kendalikan Stress.
    14. Gunakan pakaian longgar. Ibu hamil tidak boleh memakai pakian ketat, terutama pakaian yang mengikat perut terlalu kencang.
    15. Konsumsi asam folat, karena ibu hamil yang kurang dalam mengkonsumsi asupan asam folat akan rentan mengalami keguguran. 

    loading...
    5. Penyakit jantung

    Dalam penelitian yang melibatkan 515 wanita penderita penyakit jantung, ternyata 95% wanita mengatakan bahwa mereka baru mengenali gejala penyakit jantung sebulan setelah mendapatkan serangan jantung pertama.

    Gejala penyakit jantung yang dilaporkan wanita setelah terkena serangan jantung yaitu kelelahan tubuh yang tidak biasa (ini paling sering), gangguan tidur, sesak nafas, gangguan pencernaan, dan jiwa yang tidak tenang (gelisah).

    Adapun gejala yang dialami pria saat terkena serangan jantung yaitu sesak nafas (ini paling sering dialami pria), perasaan tubuh yang lemah, kelelahan tubuh yang tidak biasa, keringat dingin dan kepala pusing.

    Mengenali gejala penyakit jantung pada wanita

    Berdasarkan survey yang dilakukan Women’s Health Study, menemukan hasil bahwa wanita yang berpenghasilan rendah lebih rentan menderita penyakit jantung, sehingga menurut servey ini faktor finansial ikut terlibat dalam pemicu resiko penyakit jantung pada wanita.

    Setelah masalah keuangan, penelitian dari pihak Women’s Health Study tersebut menemukan kematian pasangan ataupun anak, dan menderita sakit parah (berkepanjangan) menjadi penyebab kedua kaum wanita terkena penyakit jantung.

    Gejalanya seperti maag, nyeri lambung, rasa mual, muntah. Pada sebagian wanita merasakan nyeri di dada kiri saat ditekan, yang terkadang menyebar hingga ke leher atau punggung.

    Mengenai gejala keringat dingin. Keringat dingin berbeda dengan keringat biasa, untuk keringat biasa muncul karena baru saja melakukan olahraga. Adapun keringat dingin cendrung muncul karena rasa gugup ataupun stress. Apabila tangan tiba-tiba mengeluarkan keringat, padahal Anda tidak melakukan olahraga atau aktivitas fisik, maka perlu diwaspadai, terutama lagi jika terjadi di malam hari.

    Waspadai penyakit jantung koroner pada wanita

    Penyebab yang memicu penyakit jantung koroner pada wanita, yaitu:
    1. Penurunan hormon esterogen, yang selama ini berguna untuk melindungi pembuluh darah dari kerusakan. 
    2. Penurunan hormon estrogen menyebabkan meningkatnya kadar lemak dalam darah, yang menimbulkan penebalan pembuluh darah.
    3. Terjadinya komplikasi serius, karena juga mengalami penyakit seperti diabetes, hipertensi ataupun gangguan ginjal.
    4. Terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah kecil (mikrovaskular)
    5. Wanita yang mengalami penyakit diabetes mellitus (kencing manis) terekna risiko 2 kali lipat menderita penyakit jantung koroner.
    6. Perempuan yang memiliki kebiasaan merokok mempunyai risiko 6-9 kali lipat menderita penyakit jantung koroner.
    7. Obesitas (kegemukan) juga bisa meningkatkan resiko penyakit jantung koroner.

    6. Penyakit Lupus

    Penyakit Lupus

    Lupus merupakan penyakit inflamasi kronis disebabkan sistem kekebalan tubuh yang melakukan kekeliruan menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri, seperti kulit, sendi, sel darah, paru-paru dan jantung.

    Gejalanya agak sulit untuk didiagnosis, dan gejalanya beragam.Gejala umum lupus seperti ruam pada kulit, tubuh yang mudah lelahan, rasa sakit / nyeri pada sendi dan pembengkakan pada sendi.

    Penyakit ini sering disebut autoimun, dimana sistem imunitas (kekebalan tubuh) justru menyerang tubuhnya sendiri, seperti pada organ yang sehat.

    Cara mencegah penyakit lupus

    Dalam pola hidup sehat, seperti olahraga secara teratur (3-7 kali dalam seminggu). Jika Anda perokok, usahakan untuk berhenti merokok semampu mungkin.

    Apabila Anda sering bekerja di bawah sinar matahari, maka perlu membatasi kontak langsung dengan sinar matahari yang berlebihan.

    Lakukan diet nutrisi, minimalisir mengkonsumsi junk food, dan perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran, serta makanan bergizi lainnya.

    Penyakit lupus tidaklah menular, sehingga jangan kuatir bila Anda berhubungan dengan penderita penyakit lupus.

    Mengobati lupus

    Lupus jenis SLE tidak bisa disembuhkan 100%, dimana pengobatannya hanya untuk mengurangi gejala, dan mencegah organ lainnya terkena kerusakan.

    Penyakit lupus sering dijuluki dengan penyakit 1000 wajah, hal itu karena penyakit lupus yang mampu meniru gejala penyakit lain, akibatnya terjadi kesulitan diagnosis, sehingga terjadi kesalahan dalam langkah pengobatan.

    Komplikasi serius bisa terjadi pada penderita penyakit lupus. Apabila tidak segera ditangani, SLE beresiko tinggi menimbulkan komplikasi penyakit yang berbahaya.

    Obat anti inflamasi nonsteroid

    Nyeri sendi atau otot adalah salah satu gejala utama SLE. Dokter mungkin akan memberi obat anti inflamasi nonsteroid untuk mengurangi gejala ini, da meredakan rasa sakit. Jenis obat yang diberikan dokter pada penderita SLE biasanya seperti ibuprofen, naproxen, diclofenac, dan piroxicam.

    Obat yang disebutkan diatas tidak cocok untuk orang yang mengalami gangguan lambung, ginjal, hati atau penyakit asma. Anak-anak di bawah 16 tahun lebih baik hindari meminum aspirin. Perlu berkonsultasi kepada dokter untuk menemukan obat anti inflamasi nonsteroid yang cocok.

    Kortikosteroid

    Kortikosteroid dapat mengurangi inflamasi. Obat ini diberikan oleh dokter ketika kondisi penderita SLE mengalami gejala yang sudah parah. Tahap awal pemberian obat ini mungkin berdosis tinggi. Lalu dosisnya akan diturunkan secara bertahap, seiring keadaan yang membaik.

    Dosis tinggi ataupun konsumsi jangka panjang obat kortikosteroid bisa menyebabkan penipisan tulang, penipisan kulit, bertambahnya berat badan dan hipertensi (tekanan darah tinggi).

    Hydroxychloroquine

    Jenis obat hydroxychloroquine juga efekif digunakan untuk menangani malaria, dan dapat digunakan untuk mengobati beberapa gejala utama SLE, seperti nyeri sendi dan otot, mudah lelah dam ruam pada kulit.

    Dokter spesialis biasanya menganjurkan konsumsi obat hydroxychloroquine dalam jangka panjang, tujuannya untuk mencegah perkembangan komplikasi yang lebih serius pada penyakit.

    Obat imunosupresan

    Obat imunosupresan bekerja dengan menekan kinerja sistem kekebalan tubuh, beberapa jenis imunosupresan diberikan dengan resep dokter, jenisnya seperti azathioprine, mycophenolate mofetil, dan cyclophosphamide.

    Rituximab

    Apabila jenis obat-obat lain sudah tidak mempan, maka dokter akan menganjurkan rituximab untuk penderita SLE. Obat ini awalnya dikembangkan untuk menangani kanker darah seperti imfoma. Disamping itu, rituximab efektif menangani autoimun.

    Rituximab bekerja untuk membunuh sel B, merupakan sel yang memproduksi antibodi. Obat ini dimasukkan melalui infus selama beberapa jam. Selama proses pengobatan seperti ini, kondisi pasien dipantau dengan teliti.


    7. Radang panggul

    Radang panggul

    Radang panggulmerupakan infeksi yang menyerang tuba fallopi, rahim, ovarium, leher rahim, atau panggul perempuan. Jikag tidak ditangani dengan segera, beresiko tinggi menyebabkan nyeri panggul kronis dan kehamilan ektopik.

    Penyebab radang panggul karena infeksi menular seksual, seperti bakteri chlamydia (klamidia) dan kencing nanah (gonore). Bakteri tersebut dapat juga menyebabkan leher rahim terinfeksi. Bakteri ini menyebar dari vagina hingga ke organ reproduksi bagian atas.

    Pengobatan radang panggul

    Beberapa pengobatan yang umum dilakukan yaitu pemberian antibiotik jika masih dalam tahapan awal penyakit. Jenis antibiotik yang diberikan seperti metronidazole, ofloxacin, doxycycline, atau ceftriaxone, yang nantinya bekerja untuk mengobati akibat infeksi bakteri.

    Pemberian antibiotik bisa juga dibarengi dengan obat pereda sakit, seperti ibuprofen dan paracetamol, ini dilakukan ketika penderita merasakan sakit di perut ataupun panggul. Adapun pasien yang sedang hamil, maka perlu berhati-hati dalam antibiotik.

    Adapun penderita radang panggul berat biasanya akan menerima antibiotik melalui infus di rumah sakit.

    Radang panggul yang sudah sangat parah, biasanya akan ditangani dengan operasi pengangkatan rahim atau pengangkatan ovarium. Pengangkatan organ dilakukan untuk mencegah menyebarnya infeksi ke panggul ataupun perut.

    8. Polymyositis

    Polimiositis suatu penyakit kelaianan otot dengan sebab peradagan (miopati infamatorik). Gejalanya seperti munculnya rasa lemah pada otot, serta rasa nyeri. Untuk rasa nyeri ini hanya dialami kira-kira sekitar 30% pasien.

    Adapun penyebab yang dicurigai (tidak pasti) yaitu karena adanya masalah pada aktifitas sistem kekebalan tubuh.

    Untuk penanganan masalah polymyositis belum dibakukan oleh para ahli, sehingga bisa berubah cara penanganannya dari waktu ke waktu. Hal itu karena kasusnya yang masih jarang terjadi, serta masih jarang para ilmwuan melakukan penelitian terhadap permasalahan ini.

    Adapun langkah penanganan pada pasien secara umum yaitu pemberian kortikosteroid, penekan iun dan terapi biologik.

    9. Bartholinitis

    Bartolinitis adalah Infeksi pada kelenjar bartolin mengakibatkan pembengkakan pada alat kelamin luar wanita. Bartholinitis akut berupa kelenjar membesar, merah, nyeri, dan lebih panas dibandingkan daerah sekitarnya.

    Kuman dalam vagina bisa menginfeksi salah satu kelenjar bartolin sehingga tersumbat dan membengkak.

    Umumnya virus berada di daerah mulut rahim yaitu human papilloma virus (HPV), yang bisa menyebabkan infeksi, dan meminbulkan resiko kanker rahim. Apabila terus menjalar, bisa menimbulkan radang panggul.

    Untuk mencegah resiko radang, maka perlu menerapkan beberapa hal penting, berikut di bawah ini:
    1. Jangan malas membersihkan alat kelamin setelah berhubungan seksual.
    2. Biasakan membersihkan diri, setelah buang air besar, dengan gerakan membasuh dari depan ke belakang.
    3. Segera pergi ke dokter apabila mengalami keputihan dalam waktu yang terlalu lama. Masalah keputihan ini bisa dialami oleh semua perempuan.
    4. Hindari menggunakan celana yang ketat, karena bisa meningkatkan resiko kelembapan. 
    5. Pilih pakaian dalam dari bahan yang menyerap keringat, sehingga mengusahakan daerah vital selalu kering.
    6. Penting untuk memilih makanan sehat dan bergizi untuk dikonsumsi. 
    7. Berusaha menghindari tubuh dari masalah kegemukan (obesitas).

    Cara mencegah bartolinitis :
    1. Apabila memang tidak terlalu perlu, maka jangan menggunakan pantyliner, karena bisa meningkatkan kelembapan kulit di sekitar vagina.
    2. Alat reproduksi sebenarnya sudah punya kemampuan untuk membersihkan sendiri dari kuman. Sehingga bukanlah hal yang sangat diperlukan penggunaan produk pembersih dan pengharum vagina, justru dikhawatirkan menimbulkan efek negatif.
    3. Jangan berganti-ganti pasangan seksual
    10. Herpes Dermatitis

    Herpes Dermatitis

    Herpes genitalis terjadi akibat Infeksi STD (penyakit menular seksual), disebabkan virus HSV (Herpes Simplex). HSV dibagi menjadi 2 jenis, pertama yang sering menyerang badan (pinggang hingga mulut), kedua yatu yang menyerang pinggang ke bawah.

    HSV jenis pertama terjadi karena hubungan seks oral dan menular melalui serbi, adapun herpes genitalis lebih banyak disebabkan HSV jenis kedua.

    Gejala penyakit ini umumnya akan mengalami proses inkubasi pada 3-7 hari. Terkadang penyakit tidak terlihat ketika infeksi sudah terjadi pada mulut rahim.

    Adapun yang dirasakan, awalnya timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka, setelah itu biasanya penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, mudah lelah, tubuh demam, terasa sakit atau nyeri pada otot.

    Pencegahan dan pengobatan dermatitis

    Penggunaan obat yang biasanya dianjurkan dokter, seperti antihistamin dan antialergi, antipruritus topikal, anti-infeksi topikal dengan korfikosteroid (untuk menekan peradangan), kortikosteroid topikal, preparat psoriasis, seboroik dan iktiosis (untuk mengobati dermatitis seboroik), salep atau krim yang mengandung kortikosteroid.

    Pada kasus ringan, dokter biasanya meresepkan antihistamin atauoun antihistamin yang dikombinasikan dengan antiserotonin, antibradikinin atau anti-SRA dsb.

    Adapun pada kasus akut (parah) dokter biasanya meresepkan kortikosteroid. Untuk mencegah munculnya eksim, beberapa hal yang perlu diperhatikan:
    1. Menjaga kelembaban kulit.
    2. Hindari sebisa mungkin perubahan suhu dan kelembaban yang mendadak.
    3. Hindari mengeluarkan keringat yang terlalu banyak (atau hindari kepanasan).
    4. Jaga kondisi jiwa, jangan sampai stress dan depresi.
    5. Hindari pakaian dengan bahan yang menggaruk seperti wool, dll.
    6. Hindari sabun dengan bahan yang terlalu keras.
    7. Hindari lingkungan yang memicu alergi seperti serbuk bunga, debu, bulu binatang, dll.
    8. Batasi makanan yang bisa memicu alergi, seperti batasi telur, ikan, udang, lobster, kepiting, susu sapi, Kerang (custacea dan moluska), kacang pohon dan kacang tanah

    11. Kandidiasis

    Gambar kandidiasis di mulut dan lidah

    Kandidiasis merupakan infeksi akibat jamur candida. Kandiadisis dapat menyerang di banyak bagian tubuh, yang sering diinfeksi adalah mulut dan sekitar kelamin.

    Untuk gejalanya berbeda-beda, tergantung dari bagian tubuh yang terinfeksi. Berikut di bawah ini penjelasannya:

    1. Candidiasis mulut (oral trush), gejalanya bintil-bintik berwarna putih di dalam mulut dan lidah, kulit di sudut mulut terlihat pecah-pecah, kemerahan muncul di rongga mulut,timbul rasa sakit pada tenggorokan sehinga mngalami kesulitan menelan.

    2. Infeksi candida di sekitar kelamin, infeksi ini cukup sering menyebabkab terjadinya iritasi pada vagina. Gejalanya yaitu rasa gatal yang luar biasa di sekitar vagina, bagian disekitar vagina memerah dan perih, dan keputihan yang menggumpal seperti keju.

    Infeksi jamur pada kelamin bisa menjadi penyakit menular seksual, yang dapat mengenai pasangan seksual. Infeksi jamur candida bisamenyebabkan terjadinya infeksi di darah.

    Penyebab meningkatnya resiko kandidiasis
    1. Bentuk hubungan seksual yang tidak baik
    2. Terkena penyakit diabetes, terlalu banyak gula dalam darah dan imunitas lemah menimbulkan risiko kandidiasis.
    3. Mengguanakan antibiotik.
    4. Faktor usia, jamur candida lebih banyak menyerang bayi dan lansia.
    5. Bayi yang baru lahir, yang dengan berat terlalu ringan.
    6. Sistem kekebalan tubuh yang lemah
    7. Menderita penyakit HIV atau AIDS.
    8. Sedang menjalani kemoterapi
    9. Mengkonsumsi steroid. Steroid menekan sistem imun tubuh
    10. Setelah menopause, berisiko meningkatnya infeksi candida.
    11. Kondisi haid dan minum pil bisa meningkatkan resiko.

    Pengobatan dan pencegahan kandidiasis

    Ada banyak tersedia obat anti-jamur yang bisa dibeli secara bebas di apotek, akan tetapi penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai penyait yang diderita.

    Candidiasis mulut dapat diobati dengan antijamur yang berbentuk obat kumur atau gel. Untuk lama pengobatan seringnya antara 1-2 minggu. Dokter juga terkadang memberikan resep obat anti-jamur yang berbentuk tablet atau kapsul.

    Untuk infeksi candida di sekitar kelamin, bisa diobati dengan anti-jamur yang berbentuk krim, supositoria, dan tablet.

    Untuk ruam popok akibat candidiasis, bisa diatasi dengan krim anti-jamur, selain itu ada juga yang berbentuk salep dan bedak.

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan, guna mempercepat proses kesembuhan infeksi candidiasis:
    1. Rajin menggosok gigi (minimal 2 kali dalam sehari).
    2. Merawat gigi dengan baik, seperti membersihkan sela-sela gigi (bisa dengan dental floss atau lainnya), dan sesekali perlu berkonsultasi mengenai kesehatan gigi, dengan dokter atau spesialis gigi.
    3. Hindari kebiasaan buruk merokok.
    4. Untuk masalah candidiasis di sektiar alat kelamin, maka penting menggunakan pakaian dalam yang nyaman, seperti yang terbuat dari bahan katun.
    5. Jangan memakai pakaian yang terlalu ketat, terutama pakaian dalam
    6. Pastikan organ intim selalu kering.
    7. Hindari penggunaan sabun yang mengandung pewangi pada organ intim.

    12. Ulkus Mole (chancroid)

    Penyakit ulkus mole penularannya melalui hubungan seksual. Ulkus mole merupakan penyakit infeksi genital akut disebabkan oleh haemophilus ducreyi.

    Seseorang yang terkena masalah chancroid (ulkus mole) lebih rentan tertular HIV, karena chancroid meyebabkan terbukanya jalan bagi masuknya HIV ke dalam tubuh, melalui iritasi pada kulit.

    Setelah masa inkubasi antara 1 hari hingga 2 minggu, ulkus mole menimbulkan benjolan kecil, setelah itu dalam beberapa hari bisa berubah menjadi borok (lesi), yang akan terasa nyeri, ukuran antara 3-50 mm, luarnya ditutupi lapisan berwarna abu-abu (atau abu kekuning-kuningan), Jika tutupnya dikikis dengan kuku maka akan keluar darah.

    Bisul atau borok bisa muncul di lokasi tertentu, seperti pada kulit yang menutupi kepala penis (yaitu sebuah kulit yang biasanya disunat).

    Pengobatan ulkus mole
    Pada situs Alodokter.com, ada seseorang bertanya tentang cara mengobati penyakit chancroid. Dijawab oleh dr.Fildzah Khairina, bahwa dalam memastikan diagnosis chancroid, umumnya Dokter bertanya beberapa hal seperti riwayat seksual, kemudian dilakukan pemeriksaan fisik bagian yang terkena, hingga terkadang melakukan pemeriksaan laboratorium darah (mikroskopik).

    Pengobatan untuk chancroid dapat menggunakan beberapa regimen obat-obatan (antibiotik), dimana dalam penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter (spesialis kulit dan kelamin).

    dr.Fildzah Khairina juga memberikan tips agar penyakit tidak terulang lagi, yaitu penting memperhatikan kondisi hubungan intim yang sehat dengan pasangan, dan jangan melakukan hubungan seks oral atau anal.

    13. Trikomoniasis (parasit menular)

    Trikomoniasis merupakan penyakit menular seksual yang menimbulkan rasa gatal ataupun perih, serta membuat timbulnya cairan berbau tidak sedap dari bagian organ intim.

    Penyakit trikomoniasis disebabkan oleh parasit trichomonas vaginalis (TV). Orang-orang yang terkena trikomoniasis, tidak semua penderitanya akan merasakan gejala, hanya sekitar 50% saja yang mengalami gejalanya.

    Gejala trikomoniasis biasanya timbul sebulan setelah tubuh terkena infeksi. Pada wanita, trikomoniasis akan meyerang area vagina dan saluran pembuangan urine (uretra)

    Gejala-gejala trikomoniasis pada wanita (penting diwaspadai):
    1. Bagian perut bagian bawah terasa nyeri atau sakit.
    2. Terasa sakit (nyeri) saat buang air kecil
    3. Rasa nyeri saat berhubungan intim.
    4. Cairan vagina terlalu banyak jumlahnya (tidak nommal)
    5. Keputihan bisa berwarna kekuningan ataupun kehijauan 
    6. Keputihan bisa berbau amis.
    7. Timbul bengkak, rasa nyeri hingga rasa gatal di area kewanitaan. Terkadang bisa muncul rasa gatal di bagian paha dalam.

    Penanganan Trikomoniasis
    Trikomoniasis umumnya diatasi dengan antibiotik. Metronidazole adalah jenis antibiotik yang sering digunakan dalam mengobati trikomoniasis. Antibiotik diresepkan oleh dokter, dikonsumsi selama 7 hari (biasanya). Selain metronidazole, tinidazole terkadang juga diresepkan dokter untuk pengobatan.

    Apabila antibiotik telah dikonsumsi sampai habis, tetapi gejala aneh masih dirasakan, sedangkan hasil laboratorium menyatakan hasil negatif terhadap trikomoniasis (artinya sembuh dari penyakit trikomoniasis), maka perlu dilakukan tes lebih lanjut untuk mengetahui apakah gejala yang dirasakan berasal dari penyakit menular seksual yang lainnya.

    14. Vaginismus

    Dr. Geetha Venkat mengatakan bahwa banyak wanita menderita vaginismus, sebuah penyakit kelamin umum tetapi jarang dibahas. Masalah ini menyebabkan otot-otot vagina tanpa sengaja mengencang.

    Vaginismus mempengaruhi kemampuan wanita dalam hubungan seksual, penyisipan tampon dan pemeriksaan ginekologi.

    Vaginismus merupakan hasil dari kontraksi refleks involunter dari otot pubococcygeus yang mendukung vagina. Terjadinya refleks ini menyebabkan otot-otot dan jaringan di dalam vagina mengalami tegang secara tiba-tiba, sehingga menyebabkan saat hubungan seksual akan timbul rasa sakit.

    "Biasanya penyebab vaginismus adalah kombinasi dari pemicu fisik atau non-fisik yang menyebabkan tubuh mengantisipasi rasa sakit. Bereaksi terhadap antisipasi rasa sakit, tubuh secara otomatis mengencangkan otot vagina untuk melindungi diri dari bahaya" kata Dr. Venkat.

    Penyebab Vaginismus
    1. Terjadi infeksi menimbulkan luka disekitar lubang vagina.
    2. Gangguan selaput dara, seperti saat tarikan saat penetrasi berlangsung.
    3. Adanya bekas robekan pada saat melahirkan, dan tidak sembuh secara sempurna. Alhasil menimbulkan reaksi penolakan saat melakukan hubungan.
    4. Pernah mengalami traumatik secara seksual, seperti (maaf) pemerkosaan.
    5. Adanya masalah trauma psikis ketika bercinta dengan pasangan, rasa trauma itu bisa membuat meningkatnya resiko vaginismus.
    6. Perasaan aneh berupa takut yang berlebihan saat bercinta.

    Pengobatan Vaginismus

    1. Terapi seks. Dengan melakukan konsultasi untuk mengatasi permasalahan psikologi penderita. Terapi latihan ini berisi teknik-teknik untuk melatih vagina agar menjadi rileks.

    2. Latihan vagina. Tujuannya untuk mengendurkan otot-otot seks, latihan seperti yoga, dll. Latihan vagina bisa dilakukan sendiri ataupun bersama suami. Dan penderita akan sering berkonsutasi dengan ahli guna perkembangan kesembuhan dari penyakit Vaginismus

    3. Relaksasi dan proses eksplorasi tubuh. Bentuk-bentuk relaksasi seperti mandi, pemijatan, teknik pernafasan dan yoga.

    15. Kista ovarium

    Kista ovarium

    Kista ovarium merupakan benjolan berisi cairan yang berkembang pada indung telur (ovarium) wanita. Hadirnya kista di ovarium cukup sulit terdeteksi, karena gejala tidak terasa. Umumnya penyakit kista ovarium baru menampakkan gejala saat sudah berkembang.

    Berikut gejala-gejala kista ovarium yang penting diperhatikan baik-baik:
    1. Sering buang air kecil
    2. Terasa nyeri saat buang air besar
    3. Tubuh merasa kelelahan dan pusing
    4. Perut kembung
    5. Perubahan siklus menstruasi
    6. Mual, muntah, atau nyeri payudara
    7. Gangguan pencernaan
    8. Tubuh mudah merasa kenyang padahal hanya makan sedikit
    9. Nyeri panggul saat hubungan seksual
    10. Nyeri panggul terkadang menyebar sampai ke punggung bawah dan paha

    Hal-hal yang membuat tingginya risiko kanker ovarium, yaitu:
    1. Sudah masuk ke masa menopause.
    2. Umur lanjut
    3. Memiliki gen mutasi BRCA1 dan BRCA2.
    4. Ada anggota keluarga dengan riwayat penyakit kanker ovarium.
    5. Menderita kanker payudara.
    6. Menjalani terapi hormon setelah menopause.
    7. Merokok.
    8. Mengalami sindrom ovarium polikistik.
    9. Mengonsumsi obat untuk meningkatkan kesuburan.
    10. Belum pernah hamil, padahal sudah memasuki usia produktif.
    Share:

    Featured Post

    Waspada! Gejala Demam Berdarah Dan Cara Pencegahanya

    Gejala demam berdarah - Nyamuk Aedes merupakan nyamuk pembawa virus dengue dan biasanya hanya nyamuk betina yang mengigit dengan mengambil ...

    Contact Form

    Name

    Email *

    Message *