Showing posts sorted by relevance for query cara-menghilangkan-bekas-jerawat. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query cara-menghilangkan-bekas-jerawat. Sort by date Show all posts

10 Cara Menghilangkan Jerawat Membandel Secara Efektif (Termasuk Bekasnya)

Tentunya semua orang tidak menginginkan adanya jerawat di wajah. Seringkali jerawat yang muncul, benar-benar membuat orang yang mengalaminya menjadi tidak percaya diri.

Munculnya jerawat yang berupa benjolan ini, terjadi karena adanya kejadian pori-pori di wajah yang tersumbat. Selain itu faktor pemicu jerawat di wajah adalah adanya inflamasi atau peradangan yang terjadi di kulit wajah.

Secara umum, jerawat muncul karena kebiasaan atau pola hidup yang kurang sehat, diantaranya malas membasuh wajah dan mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

Banyak orang yang mencari tentang cara menghilangkan jerawat membandel di wajah. Maka langsung  saja, berikut di bawah saya akan memaparkan tips-tips untuk bisa menghilangkan serta mencegah jerawat muncul kembali.

Cara Menghilangkan Jerawat
Jerawat | Sumber gambar: Pixabay.com

Tips-tips Penting untuk Menghilangkan Jerawat

1. Hal Pertama, Usahakan Untuk Tidak Menyentuh Jerawat, Apalagi Dipencet
Sebuah kesalahan besar ketika Anda sampai memencet jerawat, ada banyak masalah yang muncul (disamping jerawat semakin parah tentunya). Masalah yang pertama yaitu terjadi iritasi parah, yang bisa menyebabkan rasal gatal muncul dan semakin menjadi-jadi, terjadinya luka pada kulit, hulit memerah, hingga bisa muncul rasa perih pada jerawat.

Terjadinya iritasi ini karena kuman dan bakteri yang ada di dalam jerawat, kemudian dipencet sehingga menyebabkan kuman dan jerawat keluar.

Dampak dari bakteri dan kuman yang keluar ini, justru akhirnya mengakibatkan masalah serius pada wajah. Kuman semakin menyebar di wajah (untuk mengifeksi), yang awalnya hanya berada di satu titik.

Masalah selanjutnya yaitu terjadi infeksi pada wajah. Setelah jerawat di wajah dipencet, memang jerawat terlihat mengempes, akan tetapi ini bukanlah tanda-tanda baik karena akan muncul masalah infeksi pada wajah yang jerawatnya dipencet.

Munculnya infeksi ini bisa berakibat cukup fatal bagi kesehatan wajah, dimana kuman dan bakteri akan dapat berkembang biak sangat cepat, yang akhirnya menimbulkan masalah pada wajah.

Masalah ini mengakibatkan kemunculan jerawat menjadi bertambah parah. Memencet jerawat justru akan mengakibatkan jerawat menyebar di wajah, yang membuat kondisi jerawat semakin buruk berupa munculnya jerawat di bagian lain pada wajah.

Masalah lainnya dari memencet jerawat adalah menimbulkan bekas luka yang terlihat jelas dan beresiko bersifat permanen bekasnya.

Bahaya paling serius dari memencet jerawat adalah dapat mengakibatkan terjadinya pendarahan. Terutama dapat terjadi pada orang yang mengalami masalah kelainan sistem pembekuan darah.

Gejala yang berkemungkinan muncul dari pendarahan ini yaitu sulit konsentrasi, tubuh terasa lesu dan kurang bersemangat, serta sistem imun tubuh yang menurun.

Dengan bahayanya yang sudah Anda ketahui, jadi jangan sampai memencet jerawat. Selain itu, usahakan juga agar tangan tidak menyentuh jerawat.

Karena kondisi tangan yang umumnya banyak kuman, sehingga untuk meminimalisirnya usahakan tangan untuk sering-sering dibersihkan, karena sering tanpa sadar tangan menyentuh wajah.

2. Ramuan Masker Alpukat dan Madu
Untuk membantu menghilangkan jerawat dengan cepat, maka Anda bisa memanfaat bahan alami berupa madu dan alpukat. Bahan seperti madu memiliki fungsi untuk membunuh bakteri.

Adapun bahan alpukat kelebihannya yaitu mengandung vitamin E yang cukup banyak, yang bermanfaat untuk meminimalisir masalah inflamasi atau radang di kulit wajah.

Berikut cara memanfaatkan alpukat dan madu untuk menghilangkan jerawat secara alami:
  1. Pertama-tama, sediakan buah alpukat, lalu ambil dagingnya.
  2. Masukan daging buah alpukat ke dalam sebuah wadah.
  3. Kemudian, jadikan daging buah alpukat menjadi halus.
  4. Masukan satu sendok madu, kemudian aduk secara merata
  5. Masukan perasan lemon (kalau tidak ada, tidak apa-apa)
  6. Setelah ‘masker wajah’ jadi, maka gunakan (oleskan) ke wajah.
  7. Setelah selesai mengoleskan, maka biarkan selama 20 menit.
  8. Setelah itu, baru bersihkan wajah menggunakan air hangat (INGAT! Air hangat, jangan terlalu panas airnya karena membahayakan wajah).


3. Mulailah Rutin Berolahraga Untuk Menghilangkan Jerawat
Mungkin Anda bertanya-tanya: “Apa hubungannya antara rajin beroahraga dengan menghilangkan jerawat?” Perlu diketahui, aktivitas fisik memiliki manfaat penting bagi kesehatan kulit.

Pada sebuah studi baru, ilmuwan telah mengungkapkan bahwa mereka yang berjerawat umumnya kurang berolahraga (aktivitas fisik) dibandingkan dengan orang-orang yang tidak berjerawat.

Intinya, orang-orang yang tidak berjerawat umumnya mereka adalah orang yang terbiasa berolahraga.

Olahraga yang dilakukan berfungsi untuk meningkatkan proses aliran darah di dalam tubuh. Manfaat dari lancarnya aliran darah di dalam tubuh adalah kulit akan memperoleh oksigen yang mencukupi.

Selain itu, seseorang yang mengeluarkan keringat saat berolahraga, maka racun yang ada di dalam tubuh akan ikut terbuang bersamaan dengan keluarnya keringat.

Sehingga olahraga yang membuat tubuh berkeringat sangatlah penting, untuk membersihkan pori-pori di kulit Anda.

Olahraga juga bermanfaat bagi kesehatan dan fungsi organ-organ tubuh. Salah satunya organ ekskretoris yang nantinya akan berfungsi lebih optimal.

Organ ekskretoris berfungsi untuk mengekstrak dan mengambil manfaat nutrisi yang berasal dari makanan yang dikonsumsi, serta berfungsi untuk membuang racun dari dalam tubuh.

Manfaat lainnya dari olahraga adalah mampu menurunkan resiko stres dan menyeimbangkan produksi hormon di dalam tubuh agar sesuatu kebutuhan tubuh (tidak berlebihan dan tidak juga kekurangan).

Orang yang sering mengalami stres, maka dirinya semakin beresiko mengalami jerawat. Olahraga yang dilakukan dapat menurunkan resiko stres dan meningkatkan mood (suasana hati).

Hal-hal yang perlu diperhatikan selama berolahraga:

-Hindari menyentuh wajah dengan tangan saat berolahraga, karena dikhawatirkan akan menyebarkan bakteri atau kuman ke wajah.

-Setelah olahraga, istirahat sebentar lalu segera mandi. Sehingga tubuh menjadi bersih dan menutup segala kemungkinan penyebaran kuman ke wajah dan bagian tubuh lainnya.

-Anda juga harus rutin membersihkan peralatan olahraga. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya penumpukkan bakteri dan kuman di peralatan olahraga.

-Jangan lupa mencuci wajah setelah berolahraga. Hal itu karena keringat dikhawatirkan dapat ‘mengundang’ bakteri. Mencuci wajah sangat penting untuk menjaga kebersihan wajah dari kotoran, kuman atau bakteri.

-Disarankan melakukan olahraga dengan mengenakan pakaian berbahan katun yang longgar. Hal itu karena bahan katun mampu mencegah terjadinya penumpukkan keringat pada kulit.

4. Manfaatkan Lemon
Lemon memiliki kandungan asam karbonat yang berfungsi untuk melawan inflamasi pada kulit. Dimana inflamasi (perandangan) pada kulit bisa memicu terjadinya jerawat.

Selain itu, lemon juga berfungsi untuk membersihkan pori-pori yang tersumbat di wajah, serta dapat mencerahkan wajah.

Cara menggunakan buah lemon:
  1. Pertama-tama siapkan satu buah lemon.
  2. Potong menjadi dua bagian, lalu tinggal Anda peras lemon tersebut.
  3. Kemudian oleskan pada wajah.
  4. Tunggu selama 15 menit agar cairan lemon menyerap ke wajah.
  5. Setelah itu, baru bilas wajah memakai air bersih.
  6. Anda perlu melakukan ini secara rutin, 5-7 kali dalam seminggu.

5. Hindari Menggunakan Produk Make-up Secara Berlebihan
Masalah alergi, iritasi, komedo dan jerawat dapat terjadi akibat wajah yang terlalu berlebihan diberikan make up. Hindari terlalu sering memakai bahan produk make up. Selain itu, Anda harus menggunakan produk makeup yang memang cocok untuk Anda, yaitu cocok dengan jenis kulit Anda.

Oleh karena itu, pertama-tama Anda harus mengenali jenis kulit wajah Anda, serta mengerti tentang masalah utama yang Anda hadapi. Dengan begitu Anda akan lebih tahu produk mana yang tepat untuk Anda.

Produk pembersih wajah yang bagus, yaitu yang mampu menghilangkan kotoran dan debu yang menempel pada wajah, namun tidak berlebihan dalam ‘membasmi’ minyak alami wajah dan sel-sel kulit.

Pelajari komposisi yang terkandung di produk yang Anda beli. Anda perlu menghindari bahan berbahaya, seperti parabens, pewarna dan pengharum. Juga hindari bahan SLS (sodium lauril sulfat).

SLS merupakan bahan yang memiliki konsentrasi tinggi, yang biasanya digunakan sebagai bahan di dalam produk pembersih lantai dan produk shampo mobil.

Kandungan SLS ini sangat rentan mengakibatkan terjadinya masalah iritasi dan alergi pada wajah.

Selain menghindari bahan yang berbahaya, Anda juga harus menghindari penggunakan produk makeup secara berlebihan, karena justru berdampak buruk bagi kulit wajah.

Juga jangan lupa membersihkan make up di malam hari sebelum Anda tidur. Pastikan agar semua sisa-sisa dari make up telah bersih sebelum Anda beranjak ke tempat tidur.

Hal itu karena sisa makeup yang menempel di wajah dalam waktu lama, bisa mengakibatkan zat kimia pada produk makeup akan berefek negatif pada kulit.

loading...

6. Manfaatkan Mentimun untuk Wajah Sehat dan Bersih
Mentimun yang mudah kita dapatkan, serta harganya sangat murah, mempunyai khasiat yang ternyata sangat penting bagi kesehatan kulit. Mentimun memiliki kandungan super berupa asam amon, antidioksidan, mineral dan vitamin C.

Kandungan-kandungan yang dimiliki mentimun, memiliki banyak manfaat begi kesehaan, salah satunya yaitu untuk membantu mengoptimalkan proses pembuangan racun keluar tubuh, yang dampak positifnya berupa wajah yang lebih sehat dan bersih.

Kandungan air yang banyak di dalam mentimun, bermanfaat untuk melembabkan kulit, sehingga Anda terhindar dari masalah kulit kering.

Untuk memanfaatkan mentimun ini bagi wajah. Pertama-tama potong tipis mentimun, kemudian tinggal digunakan pada wajah. Biarkan selama 15 menit mentimun di wajah.

Setelah itu, barulah bilas wajah menggunakan air bersih.

Selain pengaplikasian dari luar, anda juga bisa memanfaatkan mentimun untuk pengobatan dalam untuk mengatasi jerawat. Masukan mentimun di dalam menu makanan Anda.

7. Rutin Membersihkan Wajah
Untuk mencuci wajah maka Anda bisa melakukan beberapa kali dalam sehari, yaitu mencuci wajah setiap 2-3 jam dengan menggunakan air biasa.

Adapun untuk merawat wajah yang menggunakan produk pembersih wajah, maka lakukan dua kali dalam sehari (terutama sebelum tidur, sehingga wajah dalam keadaan yang bersih).

Pilih produk pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit, sehingga penggunaannya aman dan sehat untuk kulit wajah.

Sekarang telah terdapat banyak dijual produk untuk membersihkan wajah yang dibuat menggunakan bahan alami, sehingga lebih aman.

Anda juga bisa memilih sabun khusus pembersih jerawat, yang bekerja agar jerawat di wajah bisa mengempes dengan cepat, untuk kemudian menghilang. Pakailah sabun cuci muka, krim, dan toner yang memiliki manfaat untuk membersihkan kulit dari jerawat.

Produk umumnya bisa dibeli di toko kosmetik, atau Anda bisa juga langsung meminta resep dari dokter kulit. Sehingga nantinya akan lebih aman, ampuh dan cepat untuk menghilangkan jerawat.

Intinya juga, hindari produk yang memiki kandungan hydroquinone atau merkuri.

Saat membersihkan wajah, maka penting selalu diingat agar dikerjakan secara perlahan dan hati-hati (jangan terburu-buru). Hal ini agar terhindar dari jerawat yang luka atau pecah.

Dengan rutin membersihkan wajah, hal ini penting agar wajah dapat terhindari dari masalah penumpukan kotoran dan minyak berlebih di wajah. 

8. Terapkan Pola Makan yang Sehat
Untuk memiliki kulit yang sehat (termasuk kulit wajah) maka Anda harus berusaha untuk memenuhi asupan makanan yang seimbang dan bergizi. Dalam mengonsumsi makanan, jangan lupa memasukan menu buah dan sayuran dalam menu sehari-hari.

Hal itu karena mengonsumsi sayur-sayuran dan buah bermanfaat untuk kesehatan kulit, termasuk bisa membantu untuk membersihkan wajah, dengan cara membantu mengeluarkan racun dan zat berbahaya dari dalam tubuh.

Beberapa makanan yang disarankan:

-Alpukat, kaya akan vitamin E yang bermanfaat untuk mengoptimalkan vitalitas kulit. Selain itu, kandungan vitamin C-nya bermanfaat untuk meminimalisir masalah peradangan pada kulit, serta mampu melembabkan kulit, sehingga mencegah kulit kering.

-Brokoli, mengandung vitamin A, B kompleks, C, E, dan K. Sifat antioksidan di dalam brokoli berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang merusak kulit.

-Semangka mengandung air, vitamin dan antioksidan yang membantu penyembuhan infeksi pada kulit.

-Buah Berry, jenis-jenisnya berupa strawberry, blueberry dan raspberry. Buah ini kaya akan asam salisilat alami yang bermanfaat untuk membasmi jerawat di wajah. Selain itu terdapat kandungan beta karoten yang bermanfaat untuk mengoptimalkan penyembuhan infeksi kulit.

-Wortel, kaya akan vitamin A yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.

-Mentimun, kaya akan kandungan air yang bermanfaat untuk membantu membersihkan kulit. Selain itu, mentimun mengandung vitamin C dan serat.

-Biji-bijian, mengandung asupan selenium yang cukup tinggi, yang bermanfaat sebagai obat alami untuk menyembuhkan jerawat.

-Air Putih, ini wajib Anda konsumsi setiap harinya. Kekurangan cairan (terutama air putih) menyebabkan kondisi jerawat semakin buruk.

-Teh hijau bisa berperan sebagai detoks (pembuangan racun) alami bagi tubuh. Yang bermanfaat untuk meminimalisir masalah infeksi yang dihadapi. Selain itu, teh hijau mengandung zat antioksidan yang bermanfaat besar bagi kulit.

Adapun jenis makanan yang harus anda hindari, yaitu makanan berminyak, makanan tinggi lemak, makanan cepat saji, junk food, gorengan dan semacamnya.

Makanan yang tinggi kandungan lemak dikhawatirkan akan membuat tubuh berlebihan dalam memproduksi minyak. Dimana terlalu tinggi produksi minyak oleh tubuh, bisa membuat pori-pori tersumbat.

Kondisi pori-pori yang tersumbat akhirnya bisa memicu jerawat dan komedo.

Disarankan bagi Anda untuk mengganti minyak trans yang kurang sehat, diganti dengan minyak zaitun yang sangat sehat.


9. Hindari Stres
Stres yang sering dialami bisa menyebabkan munculnya jerawat. Sudah lama para pakar kesehatan curiga bahwa kondisi stres yang dialami bisa meningkatkan resiko terjadinya jerawat.

Penelitian telah menunjukkan bahwa sel-sel yang bekerja untuk menghasillan sebum, yaitu sebuah zat berminyak yang berfungsi sebagai reseptor pada hormon stres.

Zat sebum dijelaskan oleh para ilmuwan, merupakan zat yang bisa menjadi buruk ketika sampai bercampur dengan bakteri dan sel-sel kulit mati. Yang akibatnya bisa terjadi penyumbatan, yang akhirnya mengakibatkan jerawat ataupun komedo

Seseorang yang dalam kondisi stres yang amat buruk, mengakibatkan zat berminyak (sebum) akan diproduksi menjadi lebih banyak dari biasanya. Hal ini beresiko jerawat akan semakin buruk.

Peneliti masih terus mendalami tentang temuan hubungan stres dan munculnya jerawat ini.

Dengan bagitu, jangan biarkan jiwa Anda berada dalam kubangan stres, Anda harus selalu siap siaga dalam menajemen waktu Anda dengan baik. Gunakan waktu untuk hal-hal yang positif, hal ini sangat membantu unuk mencegah timbulnya stres.

10. Perbaiki Kualitas Tidur
Tidur terlalu larut malam bisa memperburuk kondisi jerawat. Penelitian mengungkapkan bahwa secara tidak langsung, orang yang kurang tidur akan berdampak buruk pada jerawat. Dimana saat tidur larut malam, berarti Anda telah mengurangi waktu tubuh untuk menjalankan proses peremajaan tubuh.

Selain itu, seseorang yang kurang tidur dapat mengalami resiko stres lebih tinggi. Dampak buruk lainnya yaitu meningkatnya resiko peradangan kulit.

Kurang tidur mengakibatkan peningkatan inflamasi sitokin, yang berarti tubuh sangat rentan mengalami peradangan. Perlu diketahui, jerawat muncul akibat peradangan di pori-pori kulit.

Kurang tidur juga menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak insulin. Hal ini juga mengakibatkan produksi sebum meningkat.

Bahan-Bahan Alami untuk Menghilangkan Jerawat

Minyak Pohon Teh ( Tea Tree Oil)
Zat terpenoid di dalam minyak pohon teh berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab jerawat . Untuk penggunannya:
  1. Pertama-tama campur 5 ml minyak pohon teh dengan 100 ml air.
  2. Setelah itu, oleskan ramuan menggunakan bantuan kapas pada bagian wajah yang mengalami jerawat.
  3. Lakukan 2 kali dalam sehari

Hati-hati! Minyak pohon teh pada sebagian orang bisa menyebabkan alergi. Sehingga, sebelumnya perlu menguji reaksinya.

Anda bisa mengujinya dengan mengoleskan sedikit minyak pada bagian tangan, tunggu beberapa jam, apakah muncul reaksi? Jika tidak, Anda bisa menerapkannya pada wajah.

Kulit Jeruk
Kandungan Vitamin C dan asam alpha hidroksi pada kulit jeruk bermanfaat untuk membersihkan pori-pori kulit, dan membantu mengangkat sel kulit mati. Cara memanfaatkan kulit jeruk:
  1. Pertama-tama keringkan kulit jeruk di bawah matahari, lakukan beberapa hari hingga kulit jeruk sangat kering.
  2. Kemudian haluskan kulit jeruk.
  3. Tambahkan air secukupnya pada bubuk kulit jeruk.
  4. Kemudian aduk campuran tersebut sehinggan nantinya berbentuk ramuan pasta
  5. Aplikasikan ramuan pasta tersebut ke wajah.
  6. Setelah selesai, diamkan beberapa menit.
  7. Terakhir, bilas wajah menggunakan air hangat (air jangan terlalu panas karena membahayakan wajah).

Pepaya
Pepaya memiliki kandungan enzim papain di dalamnya, yang bekerja untuk membantu membuang dan membersihkan tubuh dari sel kulit mati. Selain itu terdapat kandungan antioksidan. Cara memanfaatkan pepaya untuk mengatasi jerawat:
  1. Pertama-tama bersihkan pepaya.
  2. Kemudian potong menjadi beberapa bagian.
  3. Potongan-potongan pepaya kemudian dihaluskan.
  4. Masukan satu sendok madu atau lemon ke dalamnya.
  5. Oleskan ramuan tersebut pada bagian wajah yang terkena jerawat.
  6. Diamkan saja selama 15 menit.
  7. Terakhir, bersihkan wajah menggunakan air hangat.

Es Batu
Manfaat es batu ini yaitu mampu membuang atau membersihkan minyak berlebih dan kotoran pada wajah. Cara penggunannya:
  1. Pertama-tama yang sangat penting, Anda harus memastikan bahwa air yang digunakan untuk membuat es batu adalah steril dan bersih.
  2. Gunakan es tersebut, dengan cara membungkus es batu memakai kain bersih.
  3. Kemudian aplikasikan kain berisi es batu tersebut ke bagian wajah yang terkena jerawat.
  4. Tempelkan selama beberapa detik, tetapi jangan terlalu lama.
  5. Anda tinggal mengulangi proses ini beberapa kali, pada bagian wajah yang terkena jerawat.

Termasuk untuk menghilangkan bekas jerawat, Anda bisa menggunakan bahan alami yang cukup aman seperti lidah buaya, es batu, jus lemon, kayu cendana, baking soda dan madu. Yang penggunannya diaplikasikan ke wajah. Pilih bahan cocok dengan Anda.
Share:

33 Penyebab Timbulnya Jerawat (Cara Ampuh Mengatasinya)

Permasalahan jerawat di kulit wajah banyak dikeluhkan orang-orang, terutama wanita. Hal yang memungkinkan memicu timbulnya jerawat yaitu perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit.

Bentuk perubahan hormonal lainnya yaitu saat masa menstruasi, kehamilan, penggunaan pil KB, dan kondisi stres.

Jerawat Sudah tidak asing lagi, terutama dikalangan wanita, karena wanita sangat sensitif dengan yang namanya masalah jerawat, tumbuh 1 saja sudah membuatnya merasa memperoleh bencana besar.

Selain itu, terdapat beberapa makanan penyebab jerawat, dimana itu banyak dikonsumsi orang-orang, sehingga memicu resiko tinggi timbulnya jerawat.

Bintik Jerawat

Penyebab timbulnya jerawat:

1. Masalah kebersihan wajah.
Terjadinya masalah penyumbatan pada pori-pori wajah akibat beberapa faktor, yang umum terjadi yaitu karena malas mencuci wajah, kesalahan dalam pengaplikasian kuas make-up, penggunaan spons bedak yang telah lama.

Hal lainnya yang jarang diperhatikan, yaitu penggunaan handuk yang tidak sehat, dimana yang sering terjadi yaitu sering berbagi handuk dengan orang lain dan handuk tidak disimpan di tempat yang baik / bersih.

Masalah-masalah yang ditimbulkan dari kurang menjaga kebersihan wajah, yaitu berupa penyebaran bakteri yang beresiko menyumbat pori-pori wajah. Hal ini yang akhirnya menimbulkan masalah jerawat di wajah.

Untuk itu penting memcuci atau membersihkan wajah secara rutin guna mencegah pori-pori tersumbat.

2. Faktor Jenis kulit.
Hal ini bisa mempengaruhi resiko timbulnya jerawat. Dimana jerawat dapat muncul sendiri pada orang yang memiliki jenis kulit wajah berminyak. Sehingga perlu usaha ekstra dalam menjaga kebersihan wajah yang mudah berminyak.

3. Faktor Keturunan.
Biasanya karena orang tuanya berjerawat, maka hal ini bisa meningkatkan resiko anaknya juga mengalami masalah serupa.

4. Stress.
Stress juga bisa meningkatkan resiko timbulnya jerawat, hal itu karena orang mengalami depresi berakibat metabolisme tubuhnya terganggu, yang akhirnya bisa memicu timbulnya jerawat di wajah, selain juga menganggu kesehatan tubuh secara umum.

5. Hormonal.
Faktor hormonal pada wanita biasanya saat kondisi hormon progesteron yang bekerja dan memici munculnya kadar minyak berlebih, yang kemudian memicu munculnya jerawat.

Faktor hormonal ini umumnya terjadi saat menstruasi ataupun saat hamil. Mengatasinya dengan konsumsi makanan bergizi, hindari makanan yang memicu jerawat, penting juga menjaga selalu kebersihan wajah.

6. Infeksi.
Masalah ini biasanya terjadi ketika seseorang sadar-tak sadar memencet komedo di wajah dengan menggunakan tangan. Hal ini mengakibatkan timbulnya jerawat dan infeksi pada wajah, karena menyebarkan kuman yang berasal dari tangan.

7. Produksi minyak berlebihan.
Hal ini karena kelebihan kelenjar minyak karena tubuh “terlalu giat” memproduksi hormon androgen. Dimana kelenjar minyak yang berlebih bercampur dengan sel kulit mati. Campuran yang akhirnya menjadi tebal dan lengket akan membentuk penyumbat, yang akhirnya timbul bintik hitam (atau lainnya) di wajah.

8. Bakteri.
Bakteri yang disebut p. acne, perlu Anda ketahui bahwa bakeri ini sering berkembang biak di kelenjar sebaceous yang mengalami masalah penyumbatan. Yang akibatnya menghasilkan zat-zat yang menyebabkan terjadinya iritasi di daerah sekitarnya.

Kelenjar tersebut dapat terus membengkak, bahkan bisa pecah, yang berakibat timbulnya radang pada kulit.


Makanan penyebab jerawat:

1. Gorengan
Terutama untuk yang memiliki masalah jerawat pada wajah, perlu menghindari makan gorengan, karena mengandung banyak minyak yang memicu timbulnya jerawat.

2. Cokelat
Cokelat yang rasanya amat lezat, ternyata bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat pada wajah. Sehingga jika memang Anda pencinta cokelat, boleh saja konsumsi cokelat, tetapi HARUS dibatasi.

3. Susu
Susu memang mengandung banyak kalsium yang bermanfaat bagi tubuh, tetapi khusus susu sapi memiliki kandungan yang menghasilkan produksi hormon yang memicu kadar minyak dalam tubuh. Sehingga meingkatkan resiko timbulnya jerawat. Adapun bagi orang yang hanya memiliki sedikit kadar minyak pada wajah maka tidak mengapa konsumsi susu, termasuk susu sapi ini.

4. Alkohol
Alkohol sudah tidak diragukan bahayanya, salah satu dampak dari alkohol yaitu membuat tubuh dehidrasi. Kondisi tubuh yang mengalami dehidrasi dan kering, membuat jerawat mudah muncul.

5. Garam
Sebenarnya garam tidak mengapa jika dikonsumsi dalam jumlah normal (tidak berlebihan). Adapun konsumsi garam terlalu banyak membuat tubuh menahan banyak air, yang berakbiat terjadinya peradangan pada kulit dan memicu jerawat pada wajah.

6. Kacang-kacangan
Khususnya jenis kacang tanah, yang memberikan efek sensitif pada wajah dan mudah berjerawat. Hal iu karena kacang tanah memiliki kandungan minyak yang sangat tinggi, yang memberikan dampak buruk bagi wajah. Untuk itu, bukan hal yang baik terlalu sering ngemil kacang-kacangan.

7. Kuning telur 
Sebenarnya kuning telur memiliki efek samping yang kurang baik bagi kesehatan kulit. Kuning telur bisa memicu timbulnya jerawat, karena kandungan di dalam kuning telur tedapat lemak tinggi. Apabila dikonsumsi terlalu sering mengakibatkan timbunan lemak di dalam tubuh.

8. Kerang-kerangan
Makanan yang dibuat dari bahan jenis kerang-kerangan jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus berakibat kerusakan pada kulit, yang akhirnya dapat meningkatkan resiko jerawat di wajah. Sebagai gantinya, utamakan konsumsi sayur-sayuran yang sehat.

    Penyebab lain timbulnya jerawat di wajah:
    1. Adanya perubahan aktivitas hormon di dalam tubuh
    2. Kelenjar minyak yang sangat aktif (Hiperaktif)
    3. Bakteri yang menyebar di pori-pori kulit
    4. Terkena berbagai macam polusi udara
    5. Sering menggaruk wajah, serta timbulnya iritasi di jerawat
    6. Menkonsumsi pil KB
    7. Adanya darah kotor
    8. Terjadi penyumbatan pori-pori wajah karena sel kulit mati tidak terangkat
    9. Merokok dan meminum alkohol
    10. Alergi pada bahan kandungan di dalam kosmetik
    11. Kekurangan asupan vitamin A. Makanan kaya vitamin A yaitu wortel, ubi, bayam dll
    12. Kekurangan vitamin B2 seperti ikan , susu dll
    13. Kebiasaan buruk tangan memegang benda kotor, lalu langsung memegang wajah tanpa dicuci
    14. Kebiasaan buruk memegang jerawat, berakibat kondisi jerawat bertambah parah
    15. Terlalu sering terkena sinar matahari secara langsung
    16. Jarang mencuci muka setelah beraktifitas berat
    17. Jarang shampo, mengakibatkan rambut kotor yang rentan menempel pada wajah

    loading...

    Cara Mengatasi Jerawat

    Sebenarnya terdapat banyak cara untuk mengatasi jerawat yang muncul pada wajah, selain itu jerawat juga bisa ada di punggung.

    Umumnya yang dilakukan orang-orang adalah membeli obat di apotik, atau pergi kedokter atau klinik. Selain itu, Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk menghilangkan jerawat.

    Yang paling disarankan adalah menggunakan bahan-bahan alami, lebih aman dibandingkan menggunakan obat yang mengandung bahan kimia, karena bisa memiliki resiko dari efek bahan kimia di dalam obat.

    Menghilangkan jerawat secara herbal dan alamiah

    #1 Menggunakan buah lemon
    Buah lemon kaya vitamin C, yang sangat baik digunakan untuk mengobati jerawat, lemon berkhasiat mengecilkan jerawat dengan cepat.

    Akan tetapi, syaratnya adalah menggunakan lemon yang masih segar, selain itu jangan menggunakan lemon pada kulit yang sensitif.

    Berikut di bawah ini langkah-langkahnya:
    1. Sediakan 1-2 buah lemon segar
    2. Lalu peras lemon dan taruh airnya pada wadah
    3. Lalu basuh air lemon tersebut pada wajah yang berjerawat, basuh menggunakan kapas
    4. Hati-hati dalam melakukannya, jangan sampai kena mata, lakukan ini sebelum tidur malam.

    #2 Masker pepaya
    Penggunaan masker yang disarankan karena aman, yaitu menggunakah bahan-bahan dari alam, yang tidak menimbulkan efek samping, seperti resiko yang sering terjadi pada penggunaan bahan-bahan yang terbuat dari kimia.

    Bahan alami ini seperti pepaya, yang dapat mencerahkan wajah dan menghilangkan jerawat yang menempel pada wajah.

    Cara menggunakannya, tinggal menghaluskan pepaya yang sudah disediakan. Kemudian oleskan pada wajah secara merata, lalu diamkan kurang lebih 15 menit. Setelah itu basuh dengan air hangat hingga bersih.

    #3 Menggunakan Es Batu
    Es batu mampu meningkatkan sirkulasi darah di area sekitar jerawat, yang juga dapat mengecilkan pori-pori pada kulit, hingga menghilangkan kotoran pada kulit dan minyak berlebih di wajah. Caranya:
    1. Siapkan es batu secukupnya saja
    2. Lalu bungkus menggunakan kain bersih
    3. Tempelkan di bagian yang ada berjerawat
    4. Anda bisa tahan selama beberapa menit, lalu lepaskan.
    5. Apabila memang tidak kuat menahan rasa dinginnya maka segera lepaskan, jangan dipaksakan.
    6. Anda bisa menulanginya berkali-kali, sekitar 10 kali atau lebih


    #4 Menggunakan Madu
    Madu memiliki kandungan antibiotik yang tinggi, yang mampu mencegah infeksi menyebar dan mencegah radang pada jerawat. Cara membuat ramuan menggunakan madu, yiatu:
    1. Siapkan madu alami (jangan madu buatan pabrik)
    2. Siapkan kapas
    3. Lalu oleskan madu pada jerawat dengan menggunakan kapas
    4. Diamkan sekitar 20-30 menit
    5. Setelah itu, bersihkan wajah menggunakan air bersih

    #5 Menggunakan Bawang Putih
    Bawang putih memiliki sifat anti jamur, antiseptik, antioksidan dan anti virus yang dapat mengatasi dan mempercepat proses penyembuhan jerawat. Cara penggunannya:
    1. Ambilah bawang putih
    2. Potong 1 siung bawang putih menjadi 2 bagian
    3. Gosok-gosokkan bawang putih yang telah dipotong itu ke jerawat, lakukan selama 5-10 menit
    4. Setelah selesai, terakhir cuci wajah menggunakan air bersih

    #6 Menggunakan Buah Tomat
    Caranya:
    1. Sediakan 1 buah tomat yang matang (berwarna kemerahan)
    2. Potong buah tomat menjadi irisan tipis-tipis
    3. Anda tutup area jerawat dengan beberapa irisan tomat itu
    4. Diamkan selama 10-15 menit
    5. Setelah selesai, tinggal basuh muka menggunakan air bersih

    #7 Beras Jepang
    Beras jepang juga dapat menghilangkan jerawat pada wajah, karena kandungan squan oil di dalam beras jepang berkhasiat untuk membuat kulit lebih lembut.

    Cara menggunakannya, ketika sedang memasak beras jepang, dimana beras tersebut belum sampai matang, maka segera ambil airnya dan diamkan hingga dingin.

    Setelah itu, tinggal digunakan dengan membasuhkan air tersebut pada wajah, hingga wajah menjadi lebih bersih. Setelah itu, baru cuci muka menggunakan air biasa.

    #8 Menggunakan uap
    Di Eropa, uap sering digunakan sebagai bahan kecantikan kulit maupun rambut. Manfaat menggukan uap yaitu membuat pori-pori wajah akan terbuka, yang berfungsi untuk memberi jalan minyak (yang meumpuk di dalam wajah) untuk segera keluar.

    Jerawat muncul karena minyak menumpuk yang tidak dapat keluar melalui pori-pori wajah, hal itu karena tertutup yang lama-kelamaan muncul jerawat.
    .ma masukkan air panas kedalam wadah, setelah itu posisikan wajah tepat di atas wadah yang berisi air panas tersebut (Ingat! Wajah jangan dimasukan ke dalam air).

    Lakukan hanya beberapa menit, setelah itu bilas wajah menggunakan air hangat. Hati-hati, jangan sampai wajah terkena air panas).

    #9 Menggunakan mentimun
    Mentimun sudah cukup dikenal dapat digunakan sebagai masker wajah, yang dapat memberikan kesehatan dan kehalusan pada kulit wajah.

    Kandungan di dalam mentimun bekerja sebagai anti-inflamasi, yang mampu mengobati jerawat yang mulai memerah dan muncul peradangan.

    Cara Penggunaan untuk  jerawat baru:
    1. Iris mentimun segar menjadi beberapa bagian
    2. Lalu letakkan pada daerah jerawat
    3. Biarkan selama 30-60 menit
    4. Setelah itu, bilas menggunakan air bersih
    5. Lakukan hal ini secara rutin, usahakan setiap hari hingga jerawat hilang

    Cara Penggunaan untuk jerawat yang sudah lama / membandel:
    1. Jus mentimun segar (tanpa air)
    2. Jadikan masker pada wajah
    3. Biarkan 30-60 menit
    4. Setelah itu, bilas wajah menggunakan air hangat
    5. Lakukan secara rutin hingga jerawat akhirnya hilang.

    Menghilangkan jerawat berdasarkan pola hidup dan kebiasaan

    Hindari tangan memegang wajah dalam keadaan tidak bersih. Ini adalah hal yang simple dan mudah, akan tetapi sering tidak disadari banyak orang yang mengalami masalah jerawat. Tangan yang digunakan untuk memegang segala benda, terdapat bakteri dan kotoran.

    Sehingga dalam kondisi tangan kotor, jangan sampai memegang wajah bahkan bagian jerawat. Sebelum memegang wajah, pastikan tangan bersih dahulu.

    Rajin cuci muka.
    Faktor utama penyebab jerawat yaitu produksi minyak pada kulit wajah, bakteri, sel kulit mati, dan pori-pori tersumbat. Dengan rajin mencuci muka maka ini sangat penting untuk membersihkan wajah dari bakteri, kotoran dan sel kulit mati.

    Rajin olahraga.
    Apa hubungannya olahraga dengan jerawat? Intinya dengan melakukan olahraga maka tubuh nantinya berkeringat, dimana keringat berguna untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Kulit epidermis pada wajah butuh detoksifikasi (mengeluarkan racun), yang hal ini penting untuk mambantu menghilangkan jerawat dengan cepat.

    Hati-hati dalam menggunakan komestik.
    Hentikan penggunaan komestik jika ternyata menimbulkan jerawat, terlebih lagi produk kosmetik yang tidak jelas. Hal itu karena beberapa kosmetik mengandung bahan kimia yang memicu timbulnya jerawat. Untuk itu, perlu waspada dalam penggunaan bahan kosmetik.

    Jangan memencet jerawat.
    Penting selalu diingat bahwa jerawat tidak boleh dipencet, apalagi pada jerawat yang baru tumbuh. Memencet jrawat megakibatkan masalah peradangan, menimbulkan iritasi baru, dan membuat kondisi jerawat semakin parah.

    Hindari stres.
    Perlu diktahui bahwa reaksi kimia yang ditimbulkan akibat stres ataupun berpikir terlalu berat mengakibatkan meningkatnya produksi hormon yang efeknya memicu tumbuhnya jerawat di wajah dengan subur.

    Minum air putih.
    Konsumsi Air putih (bukan minuman bersoda, dll) bermanfaat dalam mengoptimalkan proses detoksifikasi, serta membantu proses peredaran darah di dalam tubuh menjai lancar. Hal ini penting untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan jerawat.

    Jangan sampai malas mandi. 
    Hal ini sangat penting, apabila Anda selama ini mandi 2 kali sehari, atau bahkan hanya 1 kali sehari, maka sekarang tambah menjadi 3x sehari. Mandi sangat berguna untuk menghilangkan stres, membuat pikiran fresh, membersihkan kulit secara umum, dan memberikan kesegaran pada wajah.

    Tidur yang cukup.
    Tidur yang baik dan cukup beguna dalam membantu proses detoksifikasi (penbuangan racun) daru dalam tubuh, hal ini membantu juga dalam upaya menghilangkan kotoran dan jerawat dengan lebih maksimal. Manfaat lainnya yaitu membantu menghilangkan sel-sel kulit mati, kemudian mengoptimalkan proses pergantian sel kulit mati menjadi sel yang baru dengan lebih cepat.

    Jangan lupa konsumsi buah dan sayuran.
    Agar wajah dapat selalu sehat dan juga bersih dari kotoran dan bekteri, maka dapat dibantu dengan membiasakan konumsi buah-buahan dan sayuran, kemudian perbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi dan melancarkan proses pembuangan racun dari dalam tubuh.

    Tips lainnya:
    1. Jangan memecah jerawat karena memicu infeksi di bagian bawah kulit dan memicu lebih banyak sumbatan dan pembengkakan.
    2. Memecah bisul kecil juga dapat menimbulkan bekas luka di wajah.

    3. Menahan diri agar tidak menyentuh wajah dengan tangan. Jika ingin menyentuh wajah pastikan terlebih dahulu mencucil tangan dengan air hingga bersih.

    4. Bersihkan Kacamata secara teratur karena ada resiko reidu kulit dan sebum yang menempel akibat kacamata yang kotor.

    5. Gunakan pakaian yang longgar agar memberi kulit ruang untuk bernapas, hal ini mencegah jerawat muncul di bahu atau punggung.

    6. Pakai kosmetik yang tidak mengandung minyak karena dapat menyumbat pori-pori.
    Jangan tidur dengan make up yang belum dibersihkan.

    7. Bersihkan rambut secara teratur karena rambut dapat mengumpulkan sebum dan residu kulit.

    8. Hindari paparan sinar matahari berlebih terhadap wajah.

    9. Meski kebersihan wajah sudah dijaga dengan baik dan teratur, tetapi tetap bisa memberikan resiko tinggi munculnya jerwat karena dipicu oleh hal-hal lain, seperti masalah mood (perubahan suasana hati), perubahan cuaca ataupun jenis makanan.

    10. Semua jenis kosmetik seperti krim pelembab, dan lotion yang mengandung minyak berakibat penyumbatan pada pori-pori wajah.

      Mengobati jerawat berdasarkan jenisnya (dengan obat kimia)

      Jenis jerawat juga penting diketahui. Dengan mengetahui perbedaan dari jenis-jenis jerawat maka  kita dapat mengetahui cara mengatasi permasalahan jerawat dengan lebih tepat. Berikut jnis-jenis jerawat yang cukup banyak:

      1. Whiteheads (komedo tertutup), berupa jenis bisul kecil akibat sebum yang terinfeksi bakteri di bawah permukaan kulit, ukurannya sangat kecil.

      2. Blackheads (komedo terbuka), terlihat jelas karena muncul di permukaan kulit dan berwarna hitam. Komedo ini tidak disebabkan kotoran, sehingga membersihkan wajah saja tidak mampu menghilangkannya.

      3. Papula adalah jenis jerawat yang muncul di permukaan kulit berbentuk benjolan kecil dan berwarna merah muda.

      4. Pustules berbentuk benjolan berwarna merah muda di bagian pangkal dan berisi nanah di bagian atas.

      5. Nobules adalah jerawat berukuran besar dan menyakitkan jika disentuh.

      6. Kista adalah jerawat yang menyakitkan jika disentuh dan berisi penuh dengan nanah. Jika sampai meletus berakibat timbulnya bekas jerawat yang sulit dihilangkan.

        Mengobati jerawat ringan
        Umumnya masyarakat mengobati jerawat menggunakan obat-obatan atau salep yang dibeli di apotik tanpa resep dokter. Obat jerawat yang digunakan seperti OTC (Over The Counter) yang mengandung bahan aktif seperti resorsinol, benzoyl peroxide, salicylic acid, sulfur, retin-a, dan azelaic acid.

        Obat jerawat yang bisa dibeli di apotik, umumnya dalam bentuk gel, sabun dan krim. Tips untuk Anda yang memiliki kulit wajah sensitif, disarankan memilih yang jenis krim. Adapun jenis gel biasanya mengandung alkohol, yang memiliki efek membuat kulit wajah kering, jenis gel cocok digunakan bagi orang yang mengalami banyak kulit berminyak.

        Mengobati jerawat parah
        Sebenarnya, apabila mengalami masalah jerawat pada tingkat parah, disarankan untuk pergi ke dokter spesialis kulit, guna memperoleh pengobatan yang tepat dan efektif bagi kulit anda.

        Umumnya dokter meresepkan obat berbentuk krim, selain itu juga memberikan pasien obat antibiotik yang bekerja untuk membasmi pertumbuhan bakteri serta mencegah peradangan pada kulit. Obat antibiotik yang sering diresepkan yaitu jenis eritromisin dan tetrasiklin.

        Mengobati jerawat kista
        Jenis kista ini paling sulit disembuhkan, serta mudah menimbulkan bekas. Seorang dokter spesialis kulit bisa menyuntikkan kortikosteroid yang telah diencerkan untuk mengobati jerawat kista yang meradang, serta untuk mencegah problem jaringan parut.

        Selain injeksi kortikosteroid, terkadang dokter juga memberikan isotretinoin yang bekerja dalam mengobati jerawat kista yang sudah sangat parah, yang tidak bisa disembuhkan dengan jenis obat lain.

        Share:

        Tips Mencegah Timbulnya Benjol Di Wajah

        Tips mencegah timbulnya nanah di wajah, Jerawat merupakan hal yang sangat menyebalkan sekali terutama bagi para remaja, mereka yang begitu sensitif akan sering mengalami hal ini sebab masa-masa pubertas juga sanggup memicu timbulnya nanah terutama pada wajah maupun di tubuh menyerupai leher, dada dan punggung.

        Banyak produk-produk kecantikan yang beredar di pasaran memperlihatkan obat untuk menghilangkan nanah namun kadangkala tidak semua obat anti nanah sanggup benar-benar berfungsi dengan baik, kalau tidak hati-hati sanggup saja malah obat-obatan tersebut akan menciptakan kulit menjadi bermasalah.

        Sebenarnya nanah sanggup dicegah dengan memakai pengobatan alami yang jauh lebih kondusif bagi kulit serta tentunya perlu juga diperhatikan hal-hal dibawah ini supaya efektif untuk mengatasi atau menghindari timbulnya jerawat:
        • Perubahan contoh makan 
        • Menjaga kebersihan kulit wajah 
        • Menghindari stres
        • Banyak makan sayuran dan buah-buahan
        • Hindari makanan yang tidak sehat dan berlemak
        • Rutin berolahraga 
        • Banyak minum air putih 
        • Hindari memegang wajah anda dengan tangan yang tidak bersih
        • Selain itu juga perlu diperhatikan barang-barang yang anda gunakan menyerupai bantal atau handuk usahakan untuk selalu higienis ketika dipakai kalau sudah cukup kotor, busuk atau mungkin sudah terlalu usang sebaiknya segera dicuci.nghilangkan stres
        Simak juga artikel terkait mengenai Cara menghilangkan bekas jerawat

        Dan juga artikel mengenai Tips cara menghilangkan stres

        Tips mencegah timbulnya nanah di wajah Tips mencegah timbulnya nanah di wajahAda beberapa materi alami yang sanggup anda gunakan untuk mencegah timbulnya jerawat dengan cara menempelkan pada kawasan yang berjerawat misalnya:
        • Aloe Vera
        • Madu
        • Bawang putih
        • Jeruk
        • Mint
        • Tomat
        • Air teh basi
        • dll
        Hidup sehat merupakan kunci yang sempurna supaya mempunyai kulit wajah yang sehat dan bersih, dibutuhkan kedisiplinan dan perjuangan untuk sanggup meraih semua itu, sebab mempunyai kulit yang higienis dan sehat tentunya menjadi dambaan bagi setiap orang, apalagi bagi para cukup umur yang memasuki masa-masa berpacaran pastinya akan menjadi kurang percaya diri dan minder dalam pergaulan kalau mengalami nanah di wajah.

        Dengan mengetahui tips mencegah timbulnya nanah di wajah maka kita tidak akan gundah lagi cara menghilangkan jerawat yang seringkali mengganggu dan menciptakan kita menjadi minder serta kurang percaya diri, yang terpenting bukan pengobatannya tapi bagaimana cara mencegah supaya nanah tidak muncul di wajah dan tubuh kita menyerupai yang sudah dijelaskan di atas.

        Sumber: health.liputan6.com



        Share:

        Manfaat Mikrodermabrasi & Efek Sampingnya (Hal Lainnya Yang Penting Diketahui)

        Mikrodermabrasi adalah sebuah terapi khusus untuk melakukan exfoliation (pengelupasan) dengan menggunakan kristal-kristal mikro, yang bertujuan untuk menghilangkan sel-sel kulit mati, serta mendorong agar produksi sel kulit baru bisa menjadi lebih cepat.

        Melakukan mikrodermabrasi nantinya juga akan bisa merangsang peningkatan produksi kolagen. Terapi ini dapat menjadikan tekstur kulit menjadi terasa lebih halus, serta mengurangi tampilnya garis-garis halus pada kulit.

        Hanya saja, untuk memperbaiki pori-pori kulit dengan metode mikrodemabrasi ini ternyata tidak dapat diterapkan pada setiap orang. Sehingga dapat dikatakan Mikrodermabrasi tidak bisa cocok untuk semua orang.

        Walaupun memang memberikan manfaat untuk membuat kulit lebih bercahaya dan indah, akan tetapi terapi mikrodermabrasi tidak boleh diterapkan pada beberapa jenis kulit.

        Dimana memang sebagian orang mengalami hasil setelah melakukan mikrodermabrasi yaitu kulitnya menjadi lebih bercahaya dan halus.

        Namun, terapi ini pada beberapa jenis kulit lainnya justru menyebabkan timbulnya rasa kasar pada kulit.

        Sebelum Anda mengambil keputusan untuk melakukan terapi mikrodermabrasi ini, maka penting kiranya agar mengetahui efek sampingnya terlebih dahulu, serta beberapa hal lainnya.

        Mikrodermabrasi

        Manfaat Mikrodermabrasi
        Terapi ini tidak hanya dilakukan sekali, namun hingga beberapa kali, tujuan dilakukan mikrodermabrasi adalah agar kulit lebih bercahaya, cerah dan lapisan atas sel kulit mati dibersihkan.

        Melakukan mikrodermabrasi juga bisa memberikan hasil berupa keriput di kulit bisa diminimalisir, dan bisa membantu membersihkan bekas-bekas jerawat di kulit.

        Mikrodermabrasi bisa menjadi metode untuk menghilangkan jerawat, serta membantu mengatasi lubang bekas jerawat. Seperti halnya melakukan laser jerawat, mikrodermabrasi juga dilakukan oleh tenaga medis.

        Mikrodermabrasi dilakukan dengan menggunakan suatu alat khusus. Bahan yang paling utama berupa suatu bubuk organik berbentuk seperti kristal halus. Manfaat lainnya dari melakukan mikro dermabrasi:

        Mengatasi Masalah Kulit Bopeng
        Melakukan mikrodermabrasi bisa merangsang agar perkembangan sel kulit baru bisa lebih cepat. Manfaat dari perkembangan sel kulit baru adalah untuk meratakan permukaan kulit. Sehingga dengan melakukan terapi ini, bopeng pada kulit bisa secara perlahan menjadi hilang.

        Wajah Menjadi Lebih Bersih dan Bersinar
        Praktek mikrodermabrasi ini bermanfaat untuk mengangkat pengelupasan kulit mati. Sehingga pada bagian sel kulit yang telah tidak diperlukan oleh wajah, maka akan dibersihkan melalui terapi ini.

        Hal ini membuat kulit menjadi terlihat lebih bersih dan bersinar.


        Menyamarkan Garis Halus Wajah
        Melakukan mikrodermabrasi mampu menyamarkan garis-garis halus pada kulit wajah. Kondisi ini umumnya pada wanita yang telah berusia di atas 38 tahun. Dimana pada umur tesebut kulit sudah mulai mengalami tanda-tanda penuaan secara alami.

        Tekstur Kulir Menjadi Lebih Halus
        Terapi ini juga berguna untuk membuat tekstur kulit menjadi lebih halus. Namun, terkadang jika mikrodermabrasi dilakukan pada jenis kulit yang tidak cocok, justru bisa menyebabkan kulit menjadi lebih kasar.

        Mengangkat Flek Hitam, Komedo, Jerawat, dll
        Mikrodermabrasi akan bekerja untuk mengangkat luka pada kulit wajah, termasuk flek hitam, komedo, jerawat dan lainnya.

        Merangsang Pembentukkan Kolagen
        Proses Mikrodermabrasi akan mendorong pembentukkan serat kolagen dan elastin yang manfaatnya supaya tesktur kulit lebih baik, serta kerutan dan garis-garis halus bisa berkurang dan menghilang.

        Efek samping
        Penting diingat bahwa pada prakteknya mikrodermabrasi dilakukan dengan metode pengelupasan, sehingga pontensi yang bisa terjadi dari melakukan mikrodermabrasi yaitu kulit menjadi berwarna agak kemerahan, serta kulit menjadi lebih sensitif.

        Efek samping yang timbul ini masih dianggap dalam batas yang normal, hanya saja umumnya terapis akan memberikan saran agar Anda menghindari dari sering terkena sinar matahari, setidaknya 48 jam setelah melakukan terapi.

        Dengan begitu, dalam periode 48 jam tersebut merupakan waktu untuk sel kulit baru tumbuh dengan cepat.

        Agar semakin terlindungi proses pertumbuhan sel kulit baru tesebut, maka disarankan memakai SPF 30 setelah melakukan terapi. Selain itu, hindari memakai riasan selama enam jam setelah melakukan terapi.

        Pada praktek mikrodermabrasi yang sudah pernah terjadi, mikrodermabrasi dapat menimbulkan masalah yang lumayan buruk pada beberapa jenis kulit. Dimana dampak atau efek yang parah yaitu timbulnya kemerahan, seringnya terjadi di bagian sekitar mata.

        Bahkan pada beberapa kejadian, efek yang ditimbulkan bisa sampai berdarah. Oleh karena itu, hendaknya tidak memakai riasan apapun setelah melakukan mikrodermabrasi, hal ini agar kulit bisa beradaptasi dengan baik.

        Beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang tidak boleh melakukan mikrodermabrasi yaitu sedang mengalami luka terbuka, eksim, rosacea, dermatitis, dan berjerawat.

        loading...

        Kulit Ruam Kemerahan
        Melakukan mikrodermabrasi dengan berupa pengelupasan kulit, sehingga reaksi yang timbul tentunya akan menyebabkan muncul kemerahan pada. Hal ini sebenarnya masih dalam batas normal, seperti halnya saat kulit paha ditampar keras maka akan menimbulkan bekas kemerahan.

        Kulit Menjadi Lebih sensitif
        Saat luka, kulit normal jaraknya berada 0,5 centimeter dari luka, sehingga saat bagian tersebut ditekan maka akan terasa sakit.

        Hal ini berlaku pada mikrodermabrasi, dimana setelah melakukan terapi ini maka kulit menjadi lebih sensitif, baik ketika disentuh, terkena gesekan benda lain dan semacamnya. Termasuk kulit lebih sensitif ketika terkena sinar matahari langsung.

        Resiko Terkena Infeksi Kulit
        Pastikan dalam melakukan terapi ini kulit tidak dalam kondisi terluka. Adanya luka sebelum melakukan mikrodermabrasi maka bisa menyebabkan resiko terjadinya infeksi baru dari luka tersebut.

        Oleh karena itu, hendaknya menunggu luka sembuh dahulu sebelum melakukan mikrodermabrasi.

        Jangan Merias Wajah Setidaknya Selama Dua Minggu
        Selama dalam masa perawatan mikrodermabrasi ini, anda tidak boleh merias wajah dalam bentuk apa saa. Baik itu BB cream, pelembab, bedak, dan lainnya.

        Mengapa hal ini dilarang? Karena bisa menyebabkan terhambatnya proses perawatan, serta bisa menyebabkan terjadinya infeksi yang berasal dari penggunaan produk-produk kosmetik.

        Jika pun Anda tepaksa ingin merias wajah, maka diberikan jarak waktu setelah melakukan terapi, setidaknya 6 jam setelah melakukan terapi.

        Kulit Menjadi Kering
        Sering melakukan mikrodermabrasi bisa menyebabkan kulit menjadi kering. Walaupun memang manfaatnya mampu mengatasi kerutan, jerawat dan komedo, namun pemakai terapi ini harus “rela” jika kadar kelembapan kulitnya menjadi cepat menurun. Untuk mengatasi masalah tersebut maka pakailah produk pelembap.

        Menghilangnya Stratum Korneum
        Epidermis merupakan lapisan kulit terluar yang terdiri dari sel kulit mati di bagian teratas permukaan kulit. Lapisan kulit mati (stratum komeum) sebenanya berfungsi sebagai penghalang atau pelindung terhadap serangan yang berasal dari luar ke lapisan kulit dibagian bawahnya.

        Sehingga Stratum Korneum befungsi untuk melindungi kulit dari serangan lingkungan luar. Ketika melakukan mikrodermabrasi maka lapisan ini akan dibuang, yang dampaknya Anda tidak lagi mempunyai pelindung dari radiasi lingkungan di sekitar.

        Hal inilah yang membuat orang-orang yang melakukan mikrodermabrasi perlu menghindari sebisa mungkin dari sering terkena sinar matahari langsung.

        Ingat! Bahan terapi mikrodermabrasi tidak semuanya bisa cocok bagi kulit. Dimana terdapat sebagian orang yang memiliki riwayat alergi dengan bahannya tersebut.

        Sehingga agar bisa mencegah terjadinya hal buruk, hendaknya mengetahui terlebih dahulu bahan yang digunakan untuk terapi dan efek sampingnya.

        Dengan begitu Anda bisa menjadi lebih tahu ketika timbul dampak yang parah dan tidak normal, untuk kemudian segera pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.


        Lamanya Proses Mikrodermabrasi
        Saat melakukan mikrodermabrasi, terapis akan berusaha untuk mengikis sel sel kulit mati. Umumnya menggunakan bahan mycro crystal alumunium tri oksida atau AI(OH)3.

        Pada beberapa klinik maju akan melakukan terapi dengan mencampurkan beberapa bahan lainnya, sehingga bisa lebih merangsang.

        Lamanya melakukan mikrodermaberasi, biasanya memerlukan waktu antara lima hingga tujuh hari. Lamanya terapi berdasarkan dari seberapa parah kondisi kulit wajah. Jenis kulit dan jaringan wajah juga menentukan lamanya proses terapi ini.

        Adapun durasi terapi mikrodermabrasi, paling maksimal adalah 30 menit untuk satu kali terapi. Terapi kemungkinan akan dilakukan berulang kali.

        Rekomendasi dari pihak klinik biasanya melakukan terapi sebanyak 4 sampai 6 kali, yang dilakukan setiap 2 minggu. Yang setela itu, kemungkinan dilakukan penjadwalan lagi setelah 3 bulan kemudian.

        Prosedurnya Mikrodrrmabrasi

        Persiapan
        Apabila Anda telah mantap ingin melakukan terapi ini, maka sekitar 4-5 hari sebelumnya Anda perlu menghentikan pemakaian produk eksfoliasi, entah itu yang berbentuk scrub, masker, serum, retinol dan lainnya. Hal ini dilakukan agar nantinya kulit Anda menjadi tidak terlalu sensitif ketika terapi.

        Bagi Anda yang telah melakukan peeling maka tidak boleh melakukan mikrodermabrasi karena akibatnya malah menghancurkan sel kulit sehat, sehingga menyebabkan kerusakan kulit.

        Pasca Mikrodermabrasi
        Kulit akan mengalami kemerahan selama 3 hari. Kemungkinan akan memunculkan rasa sedikit perih. Pada masa ini hindari dari terkena sinar matahari langsung.

        Selama masa ini juga hindari memoleskan bahan-bahan kimia (make up) apapun kepada wajah, karena kondisi kulit sedang sensitif.

        Walaupun kondisi wajah kemerahan, namun Anda tidak boleh menutupinya dengan banyak bahan concealer atau foundation.

        Hal yang Penting Diketahui dalam Melakukan Mikrodermabrasi

        Mikrodermabrasi Tidak Untuk Kulit Remaja
        Bagi mereka yang masih muda, atau mereka yang masih dalam tahap peremajaan diri, maka tidak cocok untuk menjalani terapi ini. Dimana mikrodermabrasi hanya khusus bagi mereka yang berusia 30 tahun keatas.

        Tidak Boleh Untuk Penderita Penyakit Akut
        Mikrodermabrasi biasanya dilakukan dengan bahan yang berisi kandungan zat kimia tinggi, sehingga tidak cocok dilakukan pada mereka yang sedang mengalami penyakit serius, seperti penyakit tumor, keratosis, dan herpes.

        Melakukan terapi ini pada penderita penyakit akut dikhawatirkan bisa memperburuk kondisi penyakit.

        Tidak Untuk Wanita Hamil dan Menyusui
        Masa kehamilan adalah hal yang sangat penting diperhatikan, sehingga hindari melakukan hal-hal yang bisa membahayakan kesehatan dari calon bayi.

        Terapi mikrodermabrasi yang dilakukan dengan berbagai bahan kimia, maka lebih baik dihindari oleh ibu hamil karena bisa beresiko untuk kesehatan janin. Anda bisa melakukan mikrodermabrasi setelah bayi sudah dalam masa penyapihan.

        Setelah Terapi, Harus Memakai Tabir Surya
        Anda tidak bisa secara bebas keluar masuk rumah setelah melakukan terapi mikrodermabrasi. Dimana Anda sangat memerlukan pelindung wajah setelah melakukan terapi, seperti menggunakan tabir surya.

        Hindari kulit terkena sinar matahari langsung, karena bisa terjadi reaksi dari bahan kimia yang digunakan.

        Tidak Boleh Berenang
        Mikrodermabrasi bekerja untuk merangsang tumbuhnya sel kulit baru. Apabila melakukan renang maka bisa berpotensi merusak proses pertumbuhan sel kulit tersebut.

        Sehingga usahakan untuk hindari yang namanya berenang, apalagi air yang ada di dalam kolam renang biasanya tidak terlalu bersih. Selain itu pengguna kolam renang bukan hanya anda seorang, sehingga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan maka jangan berenang di air kolam dahulu.

        Jangan Melakukan Chemical Peeling
        Apabila melakukan mikrodermabrasi dan chemical peeling dalam masa yang bersamaan, dimana keduanya menggunakan bahan kimia, maka dikhwatirkan teradi reaksi kimia yang bisa berdampak buruk bagi kulit.

        Harus Rajin dan Telaten
        Dalam menjalani terapi ini Anda harus telaten, dimana Anda harus benar-benar memperhatikan kondisi wajah setiap waktu. Telaten-lah untuk membersihkan dan merawat wajah, serta gunakan tabir surya dan topi ketika pergi ke luar.

        Estimasi Biaya Perawatan Microdermabrasi
        Biaya terapi Mikrodermabrasi bervariasi pada setiap tempat, dimana hal ini sangat tergantung dari alat yang digunakan. Biayanya berkisar dari Rp.300.000 hingga Rp.700.000 per sesinya.

        Dermabrasi dan Mikrodermabrasi, Mana Yang Lebih Baik?
        Dua metode medis untuk menghilangkan jerawat yaitu dermabrasi dan mikrodermabrasi. Metode dermabrasi dilakukan dengan mengikis hingga lapisan kulit terdalam. Metode ini cocok diterpakan pada bekas jerawat yang dalam.

        Selain itu, Dermabrasi bisa bermanfaat untuk menghilangkan bekas bekas cacar sampai menghilangkan luka akibat kecelakaan.

        Adapun metode Dermabrasi tidak bisa digunakan untuk menghilangkan luka bakar, tahi lalat, tanda lahir, dan cacat kulit bawaan.

        Untuk perawatan dengan metode mikrodermabrasi dilakukan dengan cara mengikis lapisan kulit yang paling luar, sehingga melakukannya cocok untuk mengatasi segala permasalahan kulit yang ringan. Bisa untuk mengatasi masalah stretch mark, bekas luka, bekas jerawat, dan keriput.

        Perawatan ini juga dapat mencerahkan dan menghaluskan kulit. Mikrodermabrasi baik dilakukan pada orang-orang yang berusia 30-50 tahun.

        Prosedur yang ada pada dermabrasi dan mikrodermabrasi sangat berbeda. Mulai dari alatnya sampai durasi waktunya.

        Pada prosedur dermabrasi, kulit wajah akan dibersihkan lalu terapis akan memberikan bius lokal agar Anda tidak merasa sakit.

        Kemudian terapis akan menggunakan sikat khusus berkecepatan tinggi (dermabrator). Untuk durasinya bisa dalam hitungan menit hingga sejam. Jenis perawatan ini umumnya hanya memerlukan sekali untuk akhirnya benar-benar sembuh.

        Pada metode mikrodermabrasi tidak menggunakan obat bius. Alat khusus yang digunakan yaitu semprotan khusus yang di dalamnya berisi zat mikro kristal. Untuk lamanya durasi perwatan adalah sekitar 20 menit.

        Apabila dermabrasi biasanya hanya perlu dilakukan sekali, adapun mikrodermabrasi dilakukan beberapa kali, bahkan bisa sampai 24 kali. Hal ini tergantung seberapa parahnya kondisi kulit. Muka yang berwarna merah dan iritasi adalah efek sampingnya.

        Adapun setelah melakukan peraatan dermabrasi maka efek sampingya berupa wajah membengkak dan memerah, yang rasanya seperti terbakar. Dalam 1 hingga 2 minggu wajah akan kembali normal sedia kala.

        Setelah melakukan perawatan dermabrasi, Anda tidak boleh meminum obat dengan kandungan aspirin dan ibuprofen selama seminggu setelah perawatan.

        Sebenarnya kedua perawatan ini masing-masingnya memiliki manfaat utama. Sehingga pemilihan diantara keduanya adalah berdasarkan dari kondisi atau masalah yang sedang Anda hadapi.

        Anda tinggal menentukan jenis perwatan apa yang cocok untuk kondisi atau masalah Anda.
        Share:

        20 Cara Ampuh Mengatasi Wajah Berminyak dan Kusam (Hindari Penyebabnya)

        Jika mendengar tentang wajah yang berminyak, maka yang terpikir di pikiran banyak orang adalah kondisi kulit wajah yang bermasalah.

        Perlu diketahui, bahwa kulit melakukan produksi minyak secara alami bertujuan untuk melindungi kulit dari serangan luar, yang paling umum membuat masalah pada kulit wajah adalah debu dan polusi. Kotoran sangat beresiko untuk masuk ke pori-pori kulit.

        Manfaat lainnya dari keberadaan minyak pada kulit wajah adalah untuk membantu proses peremajaan kulit, serta untuk mengatur kekenyalan kulit agar tetap bai kondisinya.

        Itu adalah manfaat minyak pada wajah. Akan tetpai jika jumlah minyak pada kulit wajah terlalu banyak, justru mengakibatkan timbulnya dampak buruk bagi wajah.

        Bahaya dari wajah yang berminyak (berlebihan) ini adalah beresiko tinggi mudahnya debu dan kotoran menempel pada wajah. Hal ini sangat buruk karena membuat pori wajah menjadi tertutup, kondisi inilah yang memicu terjadinya jerawat pada wajah.

        Cara Ampuh Mengatasi Wajah Berminyak dan Kusam

        Penyebab Wajah Berminyak:

        Berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung lemak
        Mengonsumsi asupan lemak yang terlalu banyak tidak baik bagi kesehatan tubuh secara umum. Adapun masalah khusus pada penampilan, tentunya akan menganggu penampilan karena tubuh yang cenderung gemuk serta memicu minyak berlebih di wajah.

        Salah dalam memilih kosmetik
        Anak-anak wanita 'baru gede' saat ini sudah sibuk untuk menggunakan peralatan kosmetik agar terlihat lebih menarik. Karena masih muda (bisa dikatakan masih anak-anak) dan pengetahuan tentang penggunaan komestik masih minim, maka banyak menimbulkan masalah berupa kesalahan dalam memilih alat-alat kosmetik, karena alat-alat komestik umumnya mengandung  bahan-bahan kimia.

        Sehingga memilih alat komesik harus hati-hati dan tepat, jika tidak maka akan mengakibatkan dampak buruk berupa iritasi pada wajah, minyak berlebih, dan menimbulkan alergi pada wajah.

        Faktor Keturunan
        Sudah umum diketahui orang tua akan menurunkan sifat genetiknya kepada anaknya. Sehingga, bisa saja terjadi apabila orang tua memiliki produksi minyak berlebih di wajah, maka bisa turun ke sang anak. Kondisi ini memang sudah suratan takdir, sehingga yang masih bisa dilakukan adalah meminimalisirnya.

        Cara Menghilangkan Wajah Berminyak:

        1. Jadilah seorang yang rain mencuci muka
        Sudah barang tentu bahwa rajin mencuci muka menjadi ‘syarat’ utama agar wajah bisa bersih. Dan salah satu manfaat besarnya adalah mengatasi minyak berlebih di wajah. Anda juga bisa mencuci muka menggunakan sabun khusus muka, tetapi jangan berlebihan melakukannya karena malah berdampak buruk berupa zat sabun beresiko mengikis lapisan kulit wajah.

        Bahaya berlebihan dalam menggunakan sabun muka  adalah wajah tidak memiliki perlindungan yang baik saat terkena sinar matahari. Mencuci muka menggunakan sabun khusus muka maksimal 2 kali dalam sehari. Adapun jika mencuci muka menggunakan air saja, boleh sering-sering dilakukan. Mencuci muka akan membersihkan wajah dari minyak berlebih dan kotoran, debu, bakteri, dll yang menempel di wajah.

        2. Cukupi kebutuhan cairan, terutama air putih
        Air putih sudah umum diketahui merupakan ‘nyawa’ bagi tubuh, tanpa air putih manusia, hewan dan tumbuhan tidak akan bisa hidup. Manfaat air putih tidak dapat dihitung lagi banyaknya. Salah satu manfaat dari mencukupi kebutuhan tubuh akan air putih, yaitu melancarkan proses metabolisme tubuh. pada tubuh.

        Ketika Anda melakukan kegiatan yang banyak bergerak dan melelahkan, maka penting agar kondisi tubuh sudah memiliki cairan yang cukup, yang nantinya akan mengeluarkan keringat sembari membantu wajah untuk menghilangkan minyak berlebih.

        Saaa tubuh dehidrasi (kekurangan cairan) mengakibatkan kulit menjadi kering, kondisi ini juga membahayakan kulit wajah. Kurang minum air putih juga mengakibatkan elastisitas kulit menurun, yang menyebabkan kulit wajah rentan mengalami penuaan dini dan keriput.

        Masalah lainnya yang ditimbulkan dari kurang minum air putih yaitu timbulnya jerawat. Apabila Anda sudah terkena jerawat, maka disarankan Anda melakukan terapi air putih, melakukannya cukup di rumah saja.

        Caranya dengan mengompres wajah memakai air hangat dan air dingin secara bergantian. Dengan melakukan terapi ini, cukup efektif untuk membersihkan kotoran yang menjasi sumbatan pada pori-pori, yang juga berguna untuk membatu proses detoksifikasi tubuh. Tentunya, disamping juga Anda harus memenuhi kebutuhan minum air putih yang cukup.


        3. Gunakan kosmetik yang bebas minyak
        Hal ini banyak diketahui orang-orang, akan tetapi tetap saja ada sebagian orang yang memiliki wajah berminyak memilih produk komestik yang mangandung bahan minyak. Anda perlu untuk berhati-hati dalam memilih produk komestik, pilih bentuk perawatan kulit yang berbasis air, serta pilih jenis produk kosmetik yang bebas minyak.

        Anda harus hati-hati dalam membeli produk kosmetik, karena salah dalam memilih produk komestik bisa berakibat fatal pada kerusakan kulit. Terlebih saat ini sudah semakin menjamur kosmetik ‘abal-abal’ yang beredar di pasaran, karena di dalamnya terkandung zat kimia berbahaya.

        4. Selum tidur, hapus penggunaan kosmetik yang masih ada di wajah
        Saat akan tidur, Anda jangan sampai malas untuk menghapus semua kosmetik. Hal itu disebabkan bahwa saat tidur jika wajah masih terdapat sisa bekas penggunaan bahan komestik, dapat menjadi sarang bakteri untuk berkembang biak, yang kondisi ini mengakibatkan tersumbatnya pori-pori kulit, serta kotoran akan rentan banyak menempel di wajah.

        5. Terapkan pola hidup sehat
        Beberapa hal yang mencangkup tentang pola hidup sehat yaitu pola tidur, pola makan, kegiatan sehari-hari hingga kebiasaan aktivitas olahraga. Terapkan dengan baik dan sehat pada hal-hal yang disebutkan tersebut, yang bermanfaat besar untuk tubuh yang selalu bugar dan sehat. Selain itu akan memiliki pengaruh penampilan Anda, termasuk kulit wajah.

        Anda harus menbatasi asupan dari makanan yang berlemak, utamakan mengonsumsi makanan yang lebih sehat dan bergizi, walaupun dari segi rasa tidak istimewa bagi Anda. Anda juga harus menjaga pola tidur dan istirahat dalam setiap harinya. Kurang tidur mengakibatkan kulit wajah menjadi kusam dan rentan berminyak, sehingga akhinya bisa muncul jerawat.

        Anda harus rutin dalam melakukan olahraga, manfaatnya juga temasuk ga timbunan lemak pada wajah berkurang. Olahraga juga membuat jiwa menjadi rileks, tenang dan jauh dari stres. Kondisi stress sangat beresiko membuat timbulnya masalah pada kulit wajah.

        Selain itu, tidur yang tidak teratur merupakan pola hidup yang buruk, yang bisa mengakibatkan terjadinya penimbunan minyak pada wajah.

        6. Hindari menyentuh wajah
        Jangan sampai Anda terlalu sering menyentuh wajah Anda. Dikhawatirkan kondisi tangan yang kotor dapat mengakibatkan masuknya bakteri ke kulit wajah, sehingga menimbulkan masalah wajah berminyak.

        7. Hati-hati pada comedogenic product
        Anda kalau bisa menghindari jenis komestik atau produk kecantikan yang berlabel comedogenic. Perhatikan dengan teliti saat ingin membali produk kecantikan, karena Anda akan sering menggunaknnya dalam sehari-hari. Comedogenic yaitu sebuah jenis produk yang dapar mengakibatkan tertutupnya atau tersumbatnya pori-pori wajah. Sehingga bisa membuat wajah menjadi ‘tempat tinggal’ bagi kotoran dan debu.

        Kondisi buruk tersebut menyebabkan wajah akan terkena resiko tinggi mengalami wajah berminyak, komedo dan jerawat. Anda harus meneliti dengan cermat pada label produk kosmetik, pastikan Anda membeli produk yang berjenis non-comedogenic.

        loading...

        8. Pilih produk pelembab yang cocok untuk kulit wajah Anda
        Pelembab banyak digunakan orang-orang pada setiap harinya sebagai alat kecantikan kulit. Anda bear-benar perlu memilih produk pelembab yang cocok jenis kulit berminyak Anda. Adna harus memilih yang bebas bahan minyak. Anda disarankan memilih produk yang meggunakan bahan jeruk nipis, lemon atau mentimun.

        Dengan memilihnya, akan memberikan manfaat maksimal untuk membuat wajah menjadi segar, serta dapat mengontrol produksi sebum. Pelembab ini sanagt diperlukan sebagai pelindung kulit wajah, terutama saat kulit terkena sinar matahari. Sehingga, sebuah kesalahan jika Anda menghindari pelembab karena menganggap menimbulkan minyak berlebih.

        9. Kenali jenis kulit anda
        Coba perhatikan pada siang hari, perhatikan kondisi wajah yang mungkin terasa lengket, berminyak dan terlihat mengkilap. Jika Anda mengalaminya pada siang hari, maka hampir dipastikan Anda memiliki jenis kulit yang berminyak. Sehingga Anda harus hati-hati karena kulit berminyak rentan terkena kotoran. Mengenali jenis kulit penting untuk menentukan produk-produk komestik yang cocok. Serta membantu Anda dalam perawatan wajah yang tepat.

        10. Basuh wajah dengan air hangat
        Cara mudah melakukannya, ambil sebuah handuk kecil, lalu celupkan ke air hangat, setlah itu Anda tinggal kompres (lap) ke bagian wajah dalam waktu 5-10 menit. Anda bisa melakukan ini pada malam hari, usahakan rutin setap hari.

        11. Hindari sembarangan dalam mengonsumsi makanan
        Anda benar-benar harus membatasi konsumsi makanan yang mengandung lemak dan kolestrol tinggi. Jangan sampai Anda terlalu banyak memakannya. Karena dikhawatirkan kandungan di dalam makanan seperti itu mengakibatkan kadar minyak di dalam tubuh semakin banyak. Kondisi bisa semakin buruk jika Anda kurang dalam memenuhi asupan vitamin dan serat yang bermanfaat besar bagi kulit wajah.

        12. Hindari sering Stress
        Saat seseorang mengalami stress, mengakibatkan produksi hormon kortisol meningkat. Kondisi kadar hormon kortisol yang tinggi bisa memicu tingginya produksi minyak dari kelenjar minyak. Kondisi seperti ini, dimana terjadinya produksi minyak berlebih mengakibatkan wajah berminyak.

        13. Terapkan prilaku dan gaya hidup yang baik
        Hendaknya setelah Anda selesai olahraga, jangan lupa untuk membersihkan sisa keringat dan minyak. Jangan membersihkan muka memakai tisu yang bekas digunakan, tangan, ataupun sabun muka yang tidak cocok pada kulit. Anda juga tidak boleh serin-sering konsumsi makanan gorengan dan mie instan. Hendaknya yang dilakukukan adalah memperbanyak asupan buah dan sayur yang kaya akan serat.


        14. Masker daun Seledri
        Untuk membuat maskernya, pertama-tama potong daun seledri dalam bentuk kecil, sebelumnya siapkan dahulu air dalam panci. Lalu masukkan dua gelas air dan hidupkan kompor. Tunggu hingga mendidih.

        Dalam kondisi air mendidih maka masukkan daun seledri yang telah dipotong kecil. Rebus selama 15 menit. Lalu angkat dan biarkan hingga mendingin.

        Setelah tidak panas, maka oleskan pada wajah secara merata. Lalu biarkan hingga meresap sepenuhnya. Setelah itu, baru bilas wajah hingga bersih, disarankan menggunakan pembersih muka.

        15. Masker jeruk nipis
        Rasa masam pada jeruk nipis mampu mengurangi minyak di wajah. Selain itu, kandungan vitamin C-nya bermanfaat agar kulit menjadi lebih cerah. Akan tetapi, penggunaan masker jeruk nipis bisa menyebabkan rasa gatal, atau bahkan perih. Terutama jika kondisi wajah yang mengalami jerawat. Tetapi lama-kelamaan tasa gatal menghilang jika sudah terbiasa.

        Cara membuatnya:
        1. Siapkan satu buah jeruk nipis
        2. Belah jeruk nipis menjadi 2 bagian
        3. Peras di dalam wadah
        4. Gunakan bantuan kapas untuk mengoleskan masker jeruk nipis ke kulit wajah
        5. Lalu diamkan selama 30 menit.
        6. Setelah itu baru bilas menggunakan air hangat.

        Catatan: jika tidak ada jeruk nipis, maka bisa diganti dengan menggunakan lemon.

        16. Masker buah apel dan madu
        Apel mengandung senyawa anti-lemak, yang bermanfaat untuk membantu menghilangkan wajah berminyak. Penggunaan apel tidak menyebabkan rasa perih ataupun gatal pada wajah. Berikut langkah-langkahnya:
        1. Sediakan 1 buah apel segar dan 3 sendok makan madu
        2. Lalu haluskan apel menggunakan blender (tanpa dikupas).
        3. Lalu campur madu, aduk hingga merata
        4. Setelah itu masukan ramuan masker ke dalam kulkas
        5. Setelah dingin, lalu oleskan masker tersebut pada wajah
        6. Berikan pijatan lembut selama 5 menit.
        7. Lalu diamkan ramuan masker tersebut di wajah selama 25 menit.
        8. Setelah itu, baru bilas menggunakan air.

        17. Masker tomat
        Cara membuat maskernya:
        1. Haluskan tomat yang masih dalam kondisi segar.
        2. Setelah itu, campur dengan madu
        3. Setelah itu, gunakan masker tersebut secara merata ke wajah
        4. Diamkan selama 15 menit.
        5. Lalu, bersihkan wajah menggunakan air hangat.

        18. Masker mentimun
        Mentimun banyak kandungan air di dalamnya, yang memiliki sifat antibakterial, anti-inflamasi, dan tinggi mineral alami, yang baik bagi kesehatan kulit. Cara membuat masker mentimun:
        1. Sediakan timun segar
        2. Haluskan timun menggunakan blender (tanpa dikupas)
        3. Setelah halus, masukan dalam kulkas selama 1 jam hingga dingin.
        4. Setelah itu, oleskan masker tersebut secara merata di wajah
        5. Diamkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air hangat.

        19. Pikirkan untuk memustuskan menggunakan bedak obat
        Bedak obat memiliki kandungan asam glikoat, asam salisilat dan bahan penyerap minyak lainnya. Sehingga penggunannya sangat membantu untuk merawat dan mengatasi berbagai permasalahan kulit wajah.

        20. Gunakan pembersih wajah
        Cara paling ampuh menghilangkan kulit berminyak yaitu dengan membersihkan wajah, dengan memilih produk pembersih muka yang lembut bagi wajah. Selain itu, penting menggunakan handuk yang lembut yang digunakan untuk mengusap wajah. Manfaat dari penggunaan produk pembersih wajah adalah untuk menyingkirkan minyak berlebih di wajah.

        Anda bisa mencoba produk yang mengandung asam seperti: asam salisilat, benzoil peroksida, asam glikolat, atau asam beta-hidroksi. April Armstrong, MD menjelaskan bahwa seringkali produk yang mengandung asam terkandung pada produk untuk mengatasi jerawat.

        Sehingga, produk-produk ini bukan hanya berfungsi untuk menghilangkan jerawat, tetapi juga untuk mengatasi permasalahan kulit berminyak yang sering muncul.

        Tetapi, April Armstrong, MD menjelaskan bahwa Anda harus memilih produk dengan tingkat konsentrasi asam yang sesuai dengan kekuatan kulit Anda, karena dikhawatirkan bahan-bahan yang terkandung bisa mengakibatkan terjadinya iritasi.
        Share:

        22 Manfaat Kulit Pisang: Untuk Pengobatan, Kesehatan, Kecantikan, Wajah, Gigi, Lingkungan dll

        Mengenai manfaat daging buah pisang mungkin sudah banyak yang mengenalnya. Adapun mengenai manfaat kulit pisang, saya kira belum banyak yang tahu.

        Biasanya orang-orang setelah makan buah pisang maka akan dibuang kulitnya, jarang sekali yang memanfaatkan kultinya.

        Padahal kulit pisang memiliki manfaat yang juga besar, tidak kalah dengan dagingnya.

        Kulit Pisang
        Kulit Pisang | Sumber gambar: Pixabay.com

        Langsung saja, berikut di bawah ini manfaat kulit pisang yang cukup banyak:

        1. Memutihkan Gigi
        Kulit pisang di dalamnya memiliki zat magnesium, mangan dan potassium. Kandungan-kandungan ini memiliki fungsi untuk membuat lapisan email pada gigi menjadi lebih putih.

        Bukan hal sulit untuk memanfaatkan kulit pisang agar dapat membuat gigi menjadi lebih putih, Anda hanya perlu menggosok bagian dalam kulit pisang secara melingkar gerakannya.

        Pertama-tama pilih dan kupas sebuah pisang. Pilih pisang yang matang karena kandungan mineralnya tinggi. Jangan pilih kulit pisang yang berwarna hitam.

        Kupas satu lembar saja kulit pisang itu, lalu tinggal tempelkan saja pada gigi.

        Dalam mengupas kulit pisang yaitu dari bagian atas ke bawah, karena cara ini berguna agar lebih banyak serabut daging buah yang menempel di kulit pisang, sehingga manfaat yang diperoleh lebih besar.

        Gosokkan bagian dalam kulit pisang pada gigi, yang nantinya gigi akan terlapisi oleh pasta dari kulit pisang. Setelah gigi terlapisi seperti itu, biarkan selama 5-10 menit.

        Usahakan gigi dijauhkan dari bibir, hal ini memang agak membuat sedikit repot, tetapi kegunaannya agar pasta pisang tidak hilang.

        Setelah waktu 10 menit itu selesai, maka mulailah untuk bersiap-siap menggosok sikat gigi, sikat dengan gerakan memutar serta lakukan perlahan. Gosok gigi sekitar dua menit.

        Menggosok gigi dilakukan agar gigi menjadi bersih dari serat di bagian dalam kulit pisang.

        Lakukan satu kali dalam sehari, selama seminggu penuh. Maka metode ini dapat membantu Anda untuk memiliki gigi yang lebih putih.

        Perlu diketahui:
        1. Menggunakan kulit pisang tidaklah bisa secara instan langsung membuat gigi putih. Jika Anda mau cara instan, bisa menggunakan gel atau alat-alat pemutih gigi lainnya.
        2. Pengaplikasian secara berlebihan kulit pisang pada gigi mengakibatkan resiko berupa gigi sensitif, gusi terbakar dan lidah menjadi tidak nyaman.
        3. Kandungan pisang berisi gula alami yang bisa memicu gigi berlubang dan timbunan plak pada gigi. Disinilah pentingnya menggosok gigi untuk mencegah efek samping dari penggunaan kulit pisang pada gigi.
        4. Melakukan terapi kulit pisang pada gigi tidak boleh lebih dari sekali dalam sehari.
        5. Terapi ini bukan untuk jangka panjang, hanya boleh diterapkan selama satu sampai dua minggu saja.


        2. Mengatasi Gigitan Nyamuk
        Gigitan nyamuk mengakibatkan terjadinya bengkak dan rasa gatal pada kulit. Maka kulit pisang bisa dimanfaatkan untuk mengurangi bekas dari gigitan. Penggunaannya dengan memotong kecil-kecil kulit pisang.

        Kemudian tempelkan kulit pisang tersebut pada bagian tubuh atau kulit. Lalu biarkan selama 10 menit, dan cuci bersih bagian kulit (yang ditempelkan kulit pisang) menggunakan air.

        3. Mengobati Sakit Kepala
        Kulit pisang dapat juga Anda andalkan untuk mengurangi gejala rasa sakit kepala, termasuk masalah migran. Untuk penggunannya, pertama-tama haluskan kulit pisang (bisa dengan cara ditumbuk), setelah itu tempelkan pada bagian dahi.

        4. Mengobati Luka
        Kulit pisang bisa dimanfaatkan untuk mengobati luka. Penggunannya hanya dengan menempel atau menggosok secara perlahan kulit pisang pada bagian tubuh yang mengalami luka.

        5. Mencegah Iritasi Pada Kulit
        Kandungan antioksidan dan mineral alami di terkandung pada kulit pisang bekhasiat membantu proses peremajaan kulit. Selain itu juga berguna untuk mengatasi dan mencegah masalah iritasi kulit dan luka memar.

        Untuk penggunaannya, Anda hanya perlu menempelkan kulit pisang pada bagian tubuh yang mengalami masalah luka, memar atau iritasi. Biarkan agak lama, setelah itu bilas menggunakan air bersih.

        6. Melindungsi Mata Dari Kerusakan Akibat Sinar Ultra Violet
        Kandungan antidioksidan yang dimiliki kulit pisang bermanfaat untuk melindungi organ mata dari kerusakan akibat serangan sinar ultraviolet dari luar, serangan tersebut merupakan bentuk dari radikal bebas yang cukup berbahaya.

        Untuk penggunannya, Anda hanya perlu menempel atau menggosok pelan-pelan kulit pisang pada bagian kelopak mata.

        Yang perlu diingat, kulit pisang yang Anda akan digunakan sebelumnya perlu dijemur beberapa saat . Melakukan hal ini bermanfaat untuk menurunkan risiko katarak.

        7. Obat Alami Penyakit Psoriasis
        Psoriasis merupakan sebuah jenis penyakit berupa gejala sisik berwarna keperakan pada kulit, yang juga bisa disertai munculnya warna merah, dimana hal ini menimbulkan rasa perih atau gatal pada penderitanya.

        Jika mengalami kondisi demikian, maka usahakan sebisa mungkin untuk tidak menggaruk karena beresiko menimbulkan bintik pendarahan yang bisa membuat semakin sakit rasanya.

        Untuk mengatasinya, Anda bisa memanfaatkan kulit pisang, caranya dengan menggosokkan secara pelan-pelan kulit pisang pada bagian kulit yang mengalami psoriasis. Saat menggosok akan muncul reaksi berupa kulit cenderung kemerahan, setelah itu secara perlahan akan menghilang, dan rasa sakit sedikit mereda.

        loading...

        8. Mengobati Kutil
        Kutil merupakan daging yang muncul mirip seperti jerawat. Anda bisa menghilangkan menggunakan kulit pisang. Pertama-tama potong kulit pisang sekiranya, yang nantinya untuk ditempelkan pada kulit yang terkena kutil.

        Selain menempelkan, Anda juga bisa melakukan cara lain dengan menggosok-gosokkannya sekitar 10 menit. Setelah bersihkan kulit dengan air bersih. Anda bisa melakukannya selama 1-2 minggu. Dengan satu kali terapi menggosok pada setiap harinya.

        9. Mengurangi Munculnya Keriput

        Kulit Pisang Mengurangi Munculnya Keriput
        Sumber gambar: Livestrong | Health Veda

        Menggosok bagian dalam kulit pisang pada keriput diperkirakan bisa membantu mengurangi munculnya garis depan di wajah alias keriput. Kandungan antioksidan dan vitamin C yang terdapat di dalam pisang berfungsi untuk membantu meningkatkan produksi kolagen dan juga membantu sirkulasi darah menjadi lebih lancar. Hal ini mencegah munculnya keruput dan penuaan dini.

        10. Mengangkat sel kulit mati
        Sel kulit mati menyebabkan kulit menjadi terlihat kusam dan tidak bercahaya. Anda dapat mengatasinya dengan memanfaatkan kulit pisang. Untuk melakukannya, pertama-tama hancurkan kulit pisang yang ditumbuk hingga halus.

        Setelah itu, Anda tempelkan pada bagian kulit wajah anda secara merata. Diamkan selama 5-10 menit, setelah itu bersihkan wajah dengan air bersih.

        11. Mencerahkan kulit wajah
        Kulit pisang dapat Anda manfaatkan untuk mencerahkan kulit wajah. Penggunaan kulit pisang tidak memiliki efek samping jika tidak berlebihan.


        12. Mengobati Jerawat
        Kulit pisang dapat Anda gunakan untuk kesehatan dan keindahan, karena di dalam kulit pisang terdapat nutrisi vitamin B, vitamin C, vitamin B6, fosfor, zat besi, magnesium, dan kalium. Manfaat kandungan ini mampu untuk menghilangkan jerawat. 

        Kandungan antioksidan dan anti jamur yang terkandung pada kulit pisang berfungsi untuk meminimalisir kelebihan minyak pad wajah, dan mencegah iritasi  pada jerawat. Manfaat ini juga untuk menghilangkan bekas jerawat. 

        Kulit pisang dapat dimanfaat untuk mengatasi masalah berjerawat. Caranya hanya dengan menggosokan kulit pisang bagian dalam ke kulit wajah secara perlahan. Untuk hasil optimal, jika tidak merepotkan Anda bisa mengoleskan kulit pisang pada wajah di malam hari.

        Disarankan untuk menggunakan kulit pisang yang masih bewarna kuning. Gosok - gosokkan pada wajah hingga kulit pisang menghitam, setelah itu ambil kulit pisang yang baru lagi. Demikian seterusnya selama 10 menit.

        Setelah itu diamkan 30 sampai, lalu bersihkan wajah menggunakan air bersih. Manfaat dari melakukan terapi alami ini untuk membuat noda jerawat yang kemerahan akan terlihat memudar dan tidak muncul kembali.

        13. Menghaluskan Kulit Wajah
        Masalah kulit wajah yang kasar dan terasa kering dapat diatasi dengan memanfaatkan kulit pisang. Untuk penggunaannya, pertama-tama lembutkan kulit pisang hingga terasa lembut, setelah itu aplikasikan kulit pisang itu menjadii masker wajah.

        Disarankan untuk menambahkan madu alami. Manfaat dari melakukan ini adalah membuat kulit wajah menjadi lebih halus dan lembut.

        14. Mengkilapkan Sepatu

        Kulit Pisang Untuk Mengkilapkan Sepatu
        Sumber gambar: Preparedsociety.com

        Kulit pisang juga dapat gunakan untuk mengkilapkan sepatu. Sepatu yang terlihat sudah kusam bisa dibuat mengkilap hanya dengan menggunakan kulit pisang. Untuk penggunannya, Anda hanya perlu menggosokkan kulit pisang pada sepatu.

        Lakukan penggosokan seperti halnya saat menggunakan semir sepatu. Setelah itu, akan membuat sepatu dapat mengkilap kembali.

        Pisang kaya akan kandungan kalium, yang juga ada pada produk semir sepatu. Selain itu, minyak alami pisang mampu meresap dengan baik ke dalam kulit sepatu. Yang juga bermanfaat agar sepatu bisa bertahan lebih lama.

        Selain itu, Anda dapat memanfaatkan kulit pisang untuk mengkilapkan benda atau alat dapur yang terbuat dari logam.

        15. Makanan Hewan
        Dari pada dibuang, Anda bisa memanfaatkan kulit pisang. Anda hanya perlu memblender kulit pisang ataupun memotongnya, kemudian mencampurnya ke dalam pakan untuk ayam, kelinci, dan ternak lainnya. Di dalamnya terkandung vitamin esensial yang tinggi.

        16. Mengundang Kupu-kupu dan Burung
        Tempatkan kulit pisang di cabang sangkar burung ataupun pohon, hal ini membuat kupu-kupu dan burung akan tertarik datang karena manisnya kulit pisang. Akan tetapi perlu diingat, lebah dan tawon juga bisa datang karena tertarik dengan manisnya kulit pisang. Sehingga, jangan diletakan di dekat rumah, terutama tempat anak-anak berada.

        17. Untuk Pakan Mawar

        Kulit Pisang Untuk Pakan Mawar
        Sumber gambar: SFgate.com | WTIP.org

        Anda bisa menggali sekitar empat inci di dekat tanaman lalu mengubur kulit pisang disana. Pisang memiliki kandungan kalium yang membantu mawar untuk tumbuh lebih maksimal.

        18. Pupuk Tomat
        Caranya dengan membungkus kulit pisang di sekitar bibit tomat ketika pertama kali menanam tomat. Hal ini membuat tomat lebih cepat untuk tumbuh, karena menyerap nutrisi penting dari kulit pisang sepanjang musim.

        19. Menyingkirkan kutu daun
        Beberapa tukang kebun mencoba menerapkan penggunaan kulit pisang untuk mengontrol ‘keganasan’ kutu daun dalam merusak tanaman. Taburi kulit pisang yang telah dihaluskan di sekitar tanaman milik Anda. Bisa juga dengan mengubur kulit pisang di kebun Anda. Nantinya kutu daun akan hilang dalam dua hari.

        20. Mengkilapkan Perak Kembali

        Kulit Pisang Untuk Mengkilapkan Perak Kembali
        Sumber gambar: ApartmentTherapy.com

        Sebuah kulit pisang dapat Anda manfaatkan untuk membuat bersinar kembali pada perak yang ada sedikit noda padanya. Untuk melakukannmya, Anda hanya perlu mencampurkan beberapa kulit pisang pada air.

        Setelah itu, gosok untuk mengkilapkan perak kembali. Lalu bersihkan perak dan keringkan menggunakan kain bersih.

        21. Mengatasi CD tergores atau DVD
        Apabila CD atau DVD Anda mengalami masalah saat diputar, Anda bisa memperbaikinya dengan memanfaatkan kulit pisang. Cara melakukannya yaitu gosok kulit pisang bagian dalam ke bagian belakang disc. Lakukan penggosokan dengan gerakan melingkar dan secara perlahan.

        Setelah itu bersihkan sisa dari kulit pisang yang menempel pada CD / DVD menggunakan kain lembut. Semprot disk memakai pembersih kaca dan sampai terlihat bersih dan mengkilap.

        22. Mengangkat noda tinta dari kulit dengan cepat
        Jika Anda terkena tinta pulpen, maka Anda bisa memanfaatkan kulit pisang untuk mengatasinya. Gosok bagian dalam kulit pisang ke bagian tubuh yang terkena tinta. Hingga nantinya kulit pisang berubah warna, dan noda pada kulit Anda akan menghilang.

        Minyak alami yang terkandung di dalam kulit pisang bermanfaat untuk menarik minyak di tinta.
        Share:

        Featured Post

        Waspada! Gejala Demam Berdarah Dan Cara Pencegahanya

        Gejala demam berdarah - Nyamuk Aedes merupakan nyamuk pembawa virus dengue dan biasanya hanya nyamuk betina yang mengigit dengan mengambil ...

        Contact Form

        Name

        Email *

        Message *