Showing posts sorted by date for query gejala-kanker-lidah. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query gejala-kanker-lidah. Sort by relevance Show all posts

Gejala Kanker Lidah

Gejala kanker lidah - Kanker merupakan penyakit yang sangat mengerikan lantaran sanggup mengakibatkan simpulan hidup yang cukup tinggi di dunia termasuk di Indonesia.

Ada beberapa jenis kanker yang sanggup menyerang cuilan badan insan mirip kanker otak, kanker hati, kanker kulit dan masih banyak jenis kanker lainnya, namun kali ini kita akan membahas mengenai tanda-tanda kanker lidah.

Kanker lidah kurang begitu diketahui banyak orang lantaran memang kanker pengecap ini masih jarang terjadi, tapi tidak ada salahnya kita mengenal tanda-tanda dari kanker pengecap ini.

Gejala awal dari kanker pengecap ini pada umumnya ibarat sariawan di pengecap dengan bercak putih atau merah pada cuilan pengecap dan terasa sakit jikalau tersentuh sesuatu mirip ketika makan, biasanya sariawan akan sembuh dalam beberapa hari namun kanker pengecap akan mengalami sakit yang tidak kunjung sembuh.

 Kanker merupakan penyakit yang sangat mengerikan lantaran sanggup mengakibatkan simpulan hidup yang c Gejala kanker lidah

Gejala mirip ini akan berlangsung usang dan semakin hari bercak-bercak mirip sariawan ini akan semakin membesar sehingga pengecap akan menjadi lunak dan berdarah dan tentunya disertai dengan rasa sakit apalagi ketika makan, minum, mengunyah dan menelan makanan, biasanya rasa sakit akan terasa di tenggorokan pada ketika menelan makanan.

Yang paling jelek yang sanggup terjadi yaitu adanya tanda-tanda pengecap menjadi mati rasa dan menciptakan pengecap menjadi sulit digerakkan, bunyi juga akan ikut mengalami perubahan, dan ekspresi juga akan terganggu menjadi sulit untuk membuka dan menutup.

Gejala lainnya yaitu terjadinya rasa sakit pada cuilan indera pendengaran dan adanya benjolan pada tenggorokan cuilan belakang.

Karena itu kita perlu waspada jikalau tanda-tanda awal mulai terdeteksi segera lakukan perawatan dan pengobatan yang tepat.

Beberapa pemicu terjadinya kanker pengecap ini yaitu kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor seperti:
  • Zat radioaktif
  • Paparan sinar ultraviolet
  • Lemahnya sistem imun
  • Genetik
  • Psikis
Proses pengobatan:
Untuk proses pengobatannya biasanya akan dilakukan radioterapi dan juga kemoterapi, ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebarluasan sel kanker pada lidah.

Namun pada penderita kanker pengecap stadium akut biasanya akan dilakukan operasi namun tetap akan disertai juga dengan radioterapi.

Setelah pasien telah menjalankan operasi sebaiknya tidur dengan posisi terlentang dan juga memakai bantal, dan hari berikutnya disarankan si pasien untuk posisi setengah duduk terlentang ini dimaksudkan untuk mengurangi ederma dan juga hypermia.

Itulah ulasan mengenai gejala kanker lidah yang perlu kita waspadai lantaran jikalau terlambat ditangani akan sanggup menciptakan kondisi semakin parah dan sulit untuk disembuhkan, lantaran itu saat kita mengalami sariawan pada ekspresi atau pengecap sebaiknya jangan pernah menganggap enteng, lantaran sanggup saja sariawan tersebut merupakan tanda-tanda kanker lidah, biar bermanfaat.

Simak juga artikel lainnya mengenai : Gejala penyakit stroke dan penyebabnya



Share:

10 Bahaya Merokok (Penyakit Mematikan Akibat Rokok)

Sudah umum diketahui bahwa merokok memberikan dampak-dampak negatif yang sangat banyak. Salah satu dampak yang sangat buruk dari merokok adalah mengakibatkan penyakit jantung.

Sekitar 20% kasus kematian yang disebabkan penyakit jantung memiliki keterkaitan langsung dengan kebiasaan merokok.

Lebih dari 4000 bahan kimia yang bisa membahayakan tubuh terdapat di dalam rokok. Ratusan zat beracun di dalam rokok sangat membahayakan kesehatan, bahkan terdapat 70 zat di dalamnya yang bisa memicu penyakit kanker.

Dilarang Merokok
Dilarang Merokok | Sumber gambar: Pxhere.com

Bahan-bahan berbahaya yang terdapat di dalam rokok, yaitu:
  • Gas oksidan. Gas ini bisa bereaksi bersama oksigen, bahaya yang ditimbulkannya yaitu risiko terkena penyakit stroke, dan masalah penggumpalan darah yang memicu serangan jantung.
  • Benzene. Zat ini biasanya ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak, bahayanya jika masuk ke dalam tubuh yaitu bisa menyebabkan kerusakan sel pada tingkat genetik. Bahkan zat berbahaya ini disebut-sebut bisa memicu resiko berbagai jenis kanker, seperti kanker ginjal dan leukimia.
  • Tar. Zat ini nantinya akan mengendap di paru-paru yang memberikan gangguan pada fungsi rambut kecil yang melapisi paru-paru. Hal ini bisa membahayakan, karena fungsi rambut tersebut yang vital yaitu untuk membersihkan kuman dan bakteri yang masuk ke paru-paru.
  • Karbon monoksida. Zat ini sering ditemukan pada asap knalpot mobil, zat ini nantinya mengikatkan diri pada hemoglobin darah secara permanen, yang berdampak buruk berupa menghambat penyediaan oksigen ke tubuh. Gejala yang sering dirsakan adalah mudah lelah.
  • Formaldehyde. Digunakan untuk mengawetkan mayat.
  • Cadmium. Digunakan untuk membuat baterai.
  • Arsenic. Digunakan dalam pestisida.
  • Toluene. Ditemukan pada pengencer cat.
  • Hydrogen cyanide. Digunakan untuk membuat senjata kimia.
  • Nikotin. Digunakan sebagai insektisida.
  • Banyak lainnya.

Akibat seseorang merokok, maka dirinya akan lebih rentan terkena serangan jantung. Seorang perokok bisa berisiko hingga empat kali lebih tinggi terkena penyakit jantung.

Dan risiko lebih tinggi lagi pada seorang perokok wanita yang juga mengonsumsi pil KB.

Masuknya zat-zat berbahaya dari sebatang rokok bisa membahayakan tubuh, terutama pada organ jantung. Misalnya zat nikotin di dalam rokok yang sangat berbahaya, masuknya nikotin ke dalam tubuh berakibat pada menurunnya kadar oksigen yang masuk ke dalam darah.

Efek buruk lainnya dari zat nikotin adalah meningkatkan tekanan darah, mempercepat detak jantung, merusak pembuluh darah dalam jantung, dan resiko pembekuan darah.

Untuk lebih lengkapnya, berikut di bawah ini berbagai bahaya merokok:

1. Kerusakan Otak

Merokok dapat menyebabkan kerusakan otak hingga kematian. Merokok juga meningkatkan risiko terkena masalah aneurisma otak.

Aneurisma otak merupakan sebuah masalah pembengkakan pada pembuluh darah yang disebabkan melemahnya dinding pembuluh darah.

Kondisi tersebut sewaktu-waktu dapat mengalami pecah, dan menyebabkan pendarahan di otak.

Selain itu, kebiasaan merokok ini dapat menyebabkan peningkatan risiko terkena stroke sebesar 50 persen.

Dari laman Kompas.com, seorang peneliti bidang psikologi di Northumbria University, Tom Heffernan dan Anna-Marie Marshall, menyebutkan bahwa merokok tidak diragukan lagi dapat merusak otak.

Mereka mengatakan bahwa rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya yang mendatangkan malapetaka bagi kesehatan dan fungsi organ otak.

Dari penelitian yang dilakukan, para peneliti menemukan dampak buruk merokok berupa penurunan kemampuan menyerap informasi atau pelajaran, penurunan kemampuan memori (daya ingat) dan kognitif.

Kondisi bisa semakin parah apabila perokok juga sering mengonsumsi minuman keras. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Frontiers di Psychiatry.

Merokok memengaruhi korteks (lapisan di luar otak) yang berkaitan dengan fungsi untuk pemrosesan informasi dan daya ingat.

Lapisan korteks semakin menipis seiring bertambahnya usia. Namun akibat kebiasaan merokok ini dapat mempercepat penipisan lapisan korteks.

2. Gangguan Lambung dan Kerusakan Sistem Pencernaan

Kebiasaan merokok dapat mengakibatkan gangguan pada otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan, sehingga otot tersebut menjadi lemah.

Kondisi tersebut tidak baik, karena bisa menyebabkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu kerongkongan.

Dampaknya akan memicu penyakit asam lambung. Bahaya lainnya yang timbul yaitu ulkus (tukak) lambung dan kanker lambung.

Pada laman Merdeka.com menyebutkan beberapa jenis kerusakan sistem pencernaan akibat kebiasaan merokok, yaitu:
  1. Merokok bisa menyebabkan kanker usus, kanker perut, dan kanker kolorektal.
  2. Mengurangi aliran darah di perut disebabkan menyempitnya pembuluh darah. Bahkan jaringan yang sehat dapat mengalami kerusakan akibat zat di dalam rokok.
  3. Resiko mengalami pendarahan dan bisul yang terasa sakit di bagian usus halus dan lambung.
  4. Resiko peradangan usus (penyakit Crohn). Beberapa gejala yang menyertainya yaitu diare, pendarahan di usus, dan nyeri usus.
  5. Penyakit tukak lambung, dimana perokok yang terinfeksi bakteri H.Pylori lebih berisiko 
  6. lagi mengalami tukak lambung. 


3. Kanker Paru-paru

Hal yang sangat mengerikan dari kebiasaan merokok adalah bahayanya yang memicu penyakit kanker paru-paru. Kandungan zat kimia berbahaya di dalam rokok bisa menyebabkan terjadinya kerusakan sel-sel yang ada di paru-paru.

Kondisi ini yang akhirnya bisa memicu timbulnya sel kanker. Bahaya lainnya akibat merokok bagi paru-paru yaitu penyakit bronkitis, pneumonia, dan emfisema.

Zat berbahaya seperti karsinogen di dalam tembakau dapat merusak sel-sel di paru-paru, yang memicu penyakit kanker paru-paru.

Resiko kanker paru-paru umumnya dikaitkan dengan beberapa fakor, yakni berapa lama seseorang merokok, jumlah rokok yang dihisap per harinya, dan seberapa dalam perokok menghirupnya.

Nah, dengan segera berhenti merokok mulai dari sekarang, maka hal ini ternyata sangat penting dan sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko dari berkembangnya kanker paru-paru di dalam tubuh.

Lingkungan dengan asap tembakau sangat beresiko untuk mengembangkan resiko kanker paru-paru. Hal ini termasuk bagi orang yang sering berada dekat dengan orang yang merokok, walaupun dirinya bukan perokok, namun terkena asap rokok membuatnya beresiko tinggi terkena kanker paru-paru.

Studi menyebutkan bahwa filter rokok membahayakan paru-paru. Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa rokok dengan penggunaan filter justru lebih beresiko terhadap serangan kanker paru-paru.

Para perokok tentu sudah tidak asing lagi dengan sebutan rokok putih, atau sering juga disebut dengan rokok ringan. Umumnya rokok putih menggunakan filter berbentuk layaknya gabus, yang ada di ujung rokok.

Laman Independent.co.uk menyebutkan sebuah penelitian, bahwa kanker adenokarsinoma meningkat selama 50 tahun terakhir. Peningkatan kanker itu seiring dengan semakin tingginya konsumsi rokok putih oleh para perokok.

Adenokarsinoma menyerang jaringan pembentuk darah, limpa dan sumsum tulang, memicu pembesaran kelenjar getah bening, hingga menyebabkan produksi sel darah putih secara berlebihan.

Pemimpin penelitian, Dr Peter Shields asal Universitas Ohio di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa progpaganda rokok putih dengan iming-iming aman untuk kesehatan telah menipu masyarakat.

"Ini dilakukan untuk menipu perokok dan masyarakat berpikir bahwa mereka (rokok putih) lebih aman dari segi kesehatan," katanya.

"Data kami menunjukkan hubungan yang jelas antara penambahan lubang ventilasi (filter) rokok dengan peningkatan adenokarsinoma paru yang terlihat dalam waktu 20 tahun terakhir." lanjutnya.

Dari hasil penelitian tersebut, Food and Drugs Administratioin (FDA) AS didesak untuk melarang penggunaan filter pada rokok. Hal itu setelah dilakukan uji coba klinis, studi epidomologi dan investigasi toxilogical di banyak perusahaan tembakau.

Di Amerika Serikat dan Inggris sendiri telah membuat peraturan untuk melarang penggunaan label di setiap bungkus rokok dengan ungkapan “ringan” atau “tar rendah”.

Peneliti menjelaskan bahwa filter yang digunakan pada rokok putih mengakibatkan perokok menjadi lebih banyak menghirup asap yang di dalamnya berisi racun atau zat berbahaya.

Dr Peter Shields mengungkapkan bahwa filter rokok mengubah bentuk pembakaran tembakau, yang dampaknya zat berbahaya karsinogen lebih banyak masuk ke dalam tubuh, serta asap juga mencapai lebih dalam pada bagian paru-paru.

4. Penyakit pada Mulut dan Tenggorokan

Merokok mengakibatkan timbulnya masalah bau mulut dan menyebabkan noda pada gigi. Masalah lainnya yang timbul adalah penyakit gusi dan bahkan bisa menyebabkan kerusakan indera perasa.

Adapun penyakit serius akibat merokok ini yaitu risiko kanker pada bibir, lidah, tenggorokan, dan pita suara.

Merokok ataupun penggunaan produk tembakau telah memberikan dampak pada banyak orang dewasa berupa masalah gusi. Merokok membuat risiko berkembangnya penyakit gusi menjadi tinggi.

Penggunaan bahan tembakau bisa menyebabkan terhambatnya aliran darah ke gusi, hal ini mengakibatkan masalah bagi gusi karena terhambatnya asupan nutrisi ke gusi, selain itu asupan oksigen juga terhambat. Kondisi seperti ini menyebabkan gusi beresiko mengalami infeksi.

Merokok bisa menyebabkan kerusakan lapisan tulang dan jaringan pada gigi. Berikut berbagai dampak lainnya yang beresiko dialami para perokok berat:
  • Bau napas menjadi tidak sedap.
  • Kepadatan tulang pada rahang yang menurun.
  • Perubahan warna gigi.
  • Penyakit gusi
  • Penumpukan plak dan karang gigi yang parah.
  • Risiko terjadinya lubang pada gigi.
  • Munculnya bercak-bercak putih di dalam mulut (leukoplakia).
  • Beresiko terkena penyakit sinusitis.
  • Beresiko mengalami peradangan kelenjar ludah.
  • Beresiko terkena penyakit kanker mulut.
  • Beresiko terkena infeksi periodontiti yang menyebabkan kerusakan pada jaringan pendukung gigi karena adnya serangan bakteri pada rongga mulut

Seorang perokok terkena risiko lebih tinggi hingga enam kali lipat terkena kanker mulut dan tenggorokan apabila dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Penelitian telah menunjukan bahwa dengan memutuskan berhenti merokok, maka hal ini sangat bagus karena menurunnya risiko terkena penyakit gusi secara signifikan.

Baik Anda perokok ataupun bukan, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter gigi jika mengalami gejala-gejala berupa: bau mulut yang tidak kunjung hilang, Gusi terasa sangat nyeri disertai dengan bengkak, dan gusi berdarah saat disikat.

5. Kerusakan Tulang

Kandungan zat racun di dalam rokok dapat mengakibatkan masalah yang cukup serius bagi tulang, yaitu mengakibatkan kerusakan tulang dan menghambat fungsi dari sel-sel konstruksi.

Hal ini yang menyebabkan para perokok lebih rentan untuk terkena masalah kerapuhan tulang (seperti osteoporosis).

Selain itu, kandungan zat racun di dalam rokok bisa merusak keseimbangan hormon-hormon yang berfungsi menjaga kekuatan tulang, salah satunya yaitu hormon estrogen.

Pembentukan massa tulang dimulai sejak masa kanak-kanak dan mencapai puncaknya pada saat seseorang berumur 30 tahun. Nah, orang yang memiliki kebiasaan merokok (apalagi sejak berumur muda) akan mengalami pertumbuhan tulang yang tidak optimal.

Hal ini mengakibatkan para pecandu rokok umumnya mempunyai tulang yang lebih kecil dan lebih tipis dibandingkan orang sehat yang tidak merokok.

Adapun pada wanita, ketika berada di masa menopause maka secara alamiah akan mengalami penurunan kadar hormon estrogen, dimana jenis hormon ini bermafaat besar bagi kesehatan dan perkembangan tulang.

Terjadinya penurunan kadar estrogen yang disertai dengan kebiasaan buruk merokok, akan mengakibatkan masalah penipisan tulang akan menjadi semakin cepat.

Dampak dari kandungan zat nikotin dan zat-zat berbahaya lainnya di dalam rokok bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan kekuatan tulang, dampaknya bisa merusak sel-sel pertahanan tubuh yang sangat penting.

Zat berbahaya di dalam sebatang rokok juga akan menganggu keseimbangan hormon (estrogen), yang dampaknya akan memicu terjadinya kerapuhan tulang.

Merokok menyebabkan organ hati justru menghasilkan terlalu banyak enzim penghancur hormon, yang kondisi ini memicu terjadinya penipisan tulang, lebih-lebih lagi bagi wanita yang telah memasuki masa menopause.

Hal lainnya, merokok ternyata dapat meningkatkan kadar hormon kortisol, ini adalah jenis hormon yang bisa mengakibatkan kerusakan tulang.

Bahaya lainnya dari zat nikotin yaitu dapat merusak sel osteoblast, itu merupakan jenis sel yang memiliki fungsi penting dalam membuat sel tulang yang baru.

Hasil sebuah penelitian menemukan bahwa jika seorang perokok terkena masalah patah tulang, maka proses pemulihannya dapat berjalan lebih lambat dibandingkan orang sehat yang tidak merokok.

Semakin banyak seseorang menghisap rokok, maka akan semakin banyak dibutuhkan waktu untuk memperbaiki kesehatan tulang.

Penelitian menunjukan bahwa dengan setahun berhenti merokok, maka para wanita yang sudah dalam masa menopause mengalami perbaikan kepadatan tulang secara signifikan, hal itu jika dibandingkan dengan para wanita yang terus menghisap rokoknya.

loading...

6. Kerusakan Kulit

Para perokok akan mengalami resiko untuk terlihat lebih tua dibandingkan orang-orang yang tidak merokok.

Dampak dari merokok ini yaitu menyebabkan hambatan pengiriman oksigen ke kulit, sehingga terjadi kekurangan asupan oksigen pada kulit.

Kebiasaan merokok meningkatkan resiko penuaan dini, berupa tampilnya kerutan di sekitar mata dan mulut. Pada laman Vemale.com menyebutkan hal-hal apa saja yang terjadi pada kulit jika seseorang memiliki kebiasaan merokok.

Kebiasaan merokok bisa menyebabkan masalah kerutan di wajah, dimana munculnya garis kerutan di wajah ini banyak dialami oleh para perokok berat.

Garis kerutan bisa muncul pada bagian mulut maupun mata, semakin seseorang sering merokok maka garisnya akan semakin kentara. Munculnya garis kerutan tersebut karena kontraksi otot wajah yang tampak akibat sering merokok.

Perubahan warna kulit bisa juga terjadi akibat kebiasaan merokok. Biasanya dampak dari merokok ini menyebabkan kulit menjadi cenderung berwarna kuning keabu-abuan, serta terlihat sedikit pucat.

Dampak lainnya yaitu kulit menjadi cenderung lebih kering dan teksturnya berubah.

Merokok bisa menyebabkan penipisan kulit, dimana bahaya dari merokok ini bisa meyebabkan gangguan pada sirkulasi darah, sehingga suplai darah di dalam tubuh menjadi terhambat.

Kondisi tersebut mengakibatkan bagian-bagian kulit tidak memperoleh asupan oksigen secara optimal, yang akibatnya memicu masalah penipisan kulit.

Asap rokok juga bisa mengakibatkan timbulnya jerawat dan komedo, karena dampaknya yang bisa menghambat pori-pori, sehingga debu dan kotoran yang tinggal di dalamnya. Keadaan seperti ini tidak baik karena membuat kulit sulit bernafas.

Selain itu, kulit wajah juga kehilangan kelembaban karena sering terkena paparan asap rokok. Asap rokok juga memicu kulit mengalami masalah penuaan dini.

Gejala-gejala penuaan dini yang biasa terjadi yaitu kerutan di wajah dan munculnya spot hitam yang semakin terlihat jelas.

Merokok juga menyebabkan masalah serius berupa kanker kulit. Para peneliti telah menemukan bahwa bagian kulit yang banyak dan sering terkena paparan asap rokok secara langsung, akan mengalami bahaya resiko kanker kulit.

Yang cukup sering diserang jenis kanker ini yaitu bagian mulut dan bibir.

7. Gangguan pada Organ Reproduksi

Merokok dapat berdampak menghambat fungsi sistem reproduksi dan menurunkan kesuburan seseorang.

Pria yang merokok dapat terkena resiko impotensi, kualitas maupun kuantitas sperma menjadi menurun, hingga bisa menyebabkan kanker testis.

Bagi wanita yang memiliki kebiasaan merokok maka bisa beresiko pada gangguan kesuburannya. Bahaya lainnya yaitu risiko penyakit kanker serviks.

Hal itu karena zat-zat di dalam rokok memperlemah kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi HPV.

Dari laman DW.com, para Ilmuwan Universitas Saarland Mathias Montenarh, menyatakan bahwa dari hasil penelitian yang mereka lakukan, diketahui adanya perubahan negatif pada membran dan DNA sel sperma perokok.

Dampak dari sering merokok bisa menyebabkan pergerakan sperma di dalam tubuh mengalami hambatan, serta sperma menjadi lebih mudah mati.

Oleh karena itu, para peneliti menghimbau agar para pria yang memang masih ingin mempunyai anak lagi, maka hendaknya menjauhi yang namanya merokok, termasuk menjauhi paparan asap rokok yang berasal dari orang lain.

Di dalam asap rokok terkandung zat kimia yang bisa mempengaruhi kondisi DNA, yang berdampak seseorang tidak bisa lagi membuahi sel telur. Merokok bisa menyebabkan perusahan betuk sperma yang mengakibatkan pembuahan tidak terjadi.

Di dalam cairan sperma dari orang yang memiliki kebiasaan merokok, para peneliti menemukan kotin di dalamnya, dalam kadar yang jauh lebih tinggi dibandingkan pria yang tidak merokok.

Kotin merupakan produk penguraian nikotin, yang dampaknya jika terlalu tinggi kadarnya di dalam sperma, mengakibatkan kemampuan berenang sel sperma menjadi menurun.

Profesor Mohammed Hammadeh menjelaskan bahwa bercak yang terdapat pada sel sperma, itu mengartikan bahwa sel sudah rusak. Adapun kondisi sel sperma yang sehat yaitu tidak bernoda.

Setelah dilakukan tes, diketahui bahwa sel sperma yang telah mengalami kerusakan DNA tidak bisa membuahi sel telur.

8. Memicu Kepikunan Dini

Dari laman CNNindonesia.com, rokok mengandung lebih dari empat ribu zat kimia, diantaranya terdapat zat racun yang berbahaya seperti aesenik, karbonmonoksida, butane, amonia dan metanol.

Berdasarkan hasil studi yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Psychiatry, yang dilakukan oleh para peneliti di Northumbria University, menemukan bahwa dalam jangka panjang paparan zat kimia beracun bisa merusak otak. Kondisi ini mengakibatkan kemampuan belajar dan daya ingat menjadi menurun.

Merokok dalam jangka panjang berdampak pada penurunan fungsi memori otak, termasuk mudah lupa seperti dalam meletakkan barang.

Sehingga sering merokok akan memicu seseorang menjadi mudah pikun, bahkan bisa berpotensi kepikunan terjadi saat usia masih muda.

Dan parahnya, bahaya kepikunan akibat merokok ini tidak hanya mengintai para perokok aktif, namun para perokok pasif bisa terkena dampak kepikunan ini.

Tim peneliti mengungkapkan bahwa orang yang merokok dan juga mengonsumsi banyak minuman beralkohol akan mengalami penurunan memori dalam skala besar. Efek ganda ini sangat buruk bagi para perokok dan peminum akohol.


9. Melemahkan Gen Pelindung Arteri

Dari laman CNNindonesia.com, merokok bisa meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah akibat lemahnya sebuah gen.

Pada sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Circulation, menemukan bahwa merokok berdampak pada bahaya penumpukan plak, yang dapat membuat kaku pembuluh darah, kondisi inilah yang akhirya mengakibatkan penyakit jantung.

Diketahui bahwa satu dari lima kasus penyakit jantung koroner adalah akibat dari kebiasaan merokok, yang dikaitkan dengan 1,6 juta kematian di dunia pada setiap tahunnya. 

10. Memicu Stres

Para perokok ternyata mengalami resiko yang lebih tinggi terkena stres. Sebagian orang yang merokok mungkin menganggap merokok bisa membuat pikiran lebih tenang.

Sehingga tidak jarang yang menilai bahwa kandungan nikotin bisa menenangkan pikiran, namun pada faktanya ini adalah hal yang keliru.

Hal itu karena yang menyebabkan perokok gelisah dan tidak tenang adalah gejala putus obat terhadap nikotin.

Sehingga dengan kata lain, merokok menyebabkan kecanduan terhadap zat nikotin, ketika asupan zat nikotin ini terpenuhi maka perokok “seakan-akan” merasa lebih tenang.

Nikotin dalam rokok mencapai otak hanya dalam waktu 10 detik saja, efek yang katanya menghilangkan stres setelah merokok adalah berkat adanya pelepasan dopamin di otak.

Pelepasan dopamin inilah yang memberikan rangsangan perasaan senang, serta saraf akan ikut bersantai.

Menurut para ilmuwan di University of East London, bahwa adanya efek yang menenangkan pada rokok merupakan bentuk kecanduan secara psikologis saja.

Zat nikotin bekerja dengan mengubah kimia otak, dengan cara mempengaruhi neurotransmitter. Hal tersebut bisa mengubah cara bekerja sel-sel otak (menjadi tidak normal).

Nah, jika perokok tidak lagi memperoleh asupan nikotin, maka membuat kondisi suasana hati menjadi buruk.

Sehingga, orang yang memiliki kebiasaan merokok, sangat bergantung pada zat nikotin. Dan ternyata merokok tidaklah memiliki manfaat mengurangi stres.

Bahkan jika seseorang terus-menerus memompa nikotin dalam darah, maka dampaknya bisa membahayakan kesehatan tubuhnya secara keseluruhan.

Fakta yang ada bahwa dalam jangka panjang, para pecandu rokok mengalami kenaikan resiko tingkat stres yang cukup signifikan.

Jika Anda masih merasa bahwa merokok dapat menghilangkan stres? Ketahuilah bahwa merokok hanya menyembunyikan masalah Anda sementara saja.

Bahkan, penelitian menunjukan bahwa dengan berhenti merokok, maka dapat mengurangi tingkat kecemasan dan stres.

Yang penting, seseorang berhenti merokok, lalu mengalihkan dirinya pada kegiatan yang bermanfaat seperti membaca, olahraga, dll. Sehingga nantinya bisa jauh lebih bahagia dan bebas stres.

Hal Penting Lainnya

Walaupun tidak semua perokok meninggal karena kanker, penyakit jantung, atau pun stroke, namun memasukan zat-zat berbahaya dari sebatang rokok ke dalam tubuh bisa sangat menurunkan kualitas hidup.

Orang yang sering merokok akan sangat rentan terkena batuk-batuk, sesak napas, mudah capek, bahkan merokok membuat sistem kekebalan tubuh melemah.

Dapat dikatakan, bahwa orang yang merokok maka sama saja dirinya sedang menabung racun di dalam tubuh. Jika hal ini berlangsung dalam jangka panjang, maka risiko terkena penyakit berbahaya pun menjadi sangat tinggi di masa tua.

Bahaya merokok ini tidak hanya mengenai Anda, namun orang-orang terdekat bisa sangat berpotensi terkena bahaya dari menghirup asap rokok yang beracun.

Apakah Rokok Elektronik (Vape) Berbahaya?

Rokok Vape

Penggunaan rokok elektrik atau vape pada awalnya bertujuan untuk membantu perokok agar berhenti merokok, atau juga mengurangi penggunaan rokok tembakau.

Sebagian pihak mengklaim bahwa penggunaan rokok elektrik lebih aman jika dibandingkan rokok tembakau. Namun, apakah hal ini benar bahwa bahaya vape tidak ada apa-apanya dibandingkan rokok tembakau?

Vape atau rokok elektrik merupakan salah satu jenis dari penghantar nikotin elektronik. Cairan di dalam tabung rokok elektrik terkandung zat nikotin, gliserin, propilen glikol, dan penambah rasa.

Propilen glikol atau gliserin berfungsi untuk memproduksi uap air. Hasil penelitian menyatakan bahwa menghirup propilen glikol bisa mengakibatkan resiko saluran pernapasan mengalami iritasi.

Dengan demikian, penggunaan rokok elektrik tetap saja memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Rokok elektrik juga memiliki kandungan nikotin sebagai zat adiktif.

Sehingga ketika Anda berhenti menggunakan rokok elektrik, maka akan timbul perasaan dimana Anda ingin selalu menggunakannya lagi, sehingga menimbulkan perasaan negatif seperti gelisah, mudah marah, depresi, dan kecemasan.

Menggunakan rokok elektrik maupun rokok tembakau dalam jangka panjang, maka akan mengakibatkan bahaya kesehatan yang serius.

Beberapa penelitian para ahli kesehatan telah menyatakan bahwa rokok elektrik jauh dari kata tidak berbahaya.

Berdasarkan penjelasan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, menyebutkan tentang bahaya rokok elektrik (vape), bahwa kandungan nikotin di dalam vape bisa sangat membahayakan, terutama bagi anak muda karena nikotin bisa merusak perkembangan otak.

Selain itu, kandungan nikotin di dalam vape sangat membahayakan kesehatan wanita hamil dan janin yang ada dalam kandungannya.

Penelitian lainnya menunjukkan bahwa kandungan zat kimia di dalam rokok elektrik bisa merusak jaringan paru-paru, serta mengakibatkan gangguan pada sel paru-paru dalam menangkal bahaya dari luar seperti kuman dan lainnya.

Pada rokok vape, di dalamnya terdapat zat kimia propylene glycol (PG), zat ini akan menyerap kelembapan pada kulit sensitif di dalam lubang hidung.

Hal tersebut menyebabkan perokok vape yang suka menghembuskan asapnya melalui lubang hidung, mengakibatkan kulit di dalam lubang hidung mengering, bahkan bisa mengakibatkan terjadinya pendarahan hidung. 
Share:

15 Penyakit Paling Berbahaya Bagi Wanita [Cara Mencegah & Mengobatinya]

Penyakit bisa menyerang siapa saja, tidak memandang pria atau wanita.

Namun, ada beberapa penyakit yang lebih sering bahkan khusus dialami kaum wanita.

Dari penjelasan peneliti, bahwa terdapat beberapa penyakit yang memang khusus menghantui wanita, itu karena adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam hal hormon, komposisi tubuh dan beberapa perbedaan lainnya.

Penyakit paling berbahaya bagi wanita (akan dibahas):
  1. Keputihan
  2. Kanker payudara
  3. Kanker leher rahim (kanker serviks)
  4. Keguguran
  5. Penyakit jantung 
  6. Penyakit Lupus
  7. Radang panggul 
  8. Polymyositis
  9. Bartholinitis
  10. Herpes Dermatitis
  11. Kandidiasis
  12. Ulkus Mole
  13. Trikomoniasis (penyakit parasit menular)
  14. Vaginismus
  15. Kista ovarium

1. Keputihan

Saat mengalami keputihan, seorang wanita akan mengeluarkan lendir dari vaginanya. Lendir yang diproduksi oleh serviks (leher rahim) dan kelenjar dalam vagina, keluar dengan membawa sel-sel mati dan bakteri.

Lendir yang normal biasanya berwarna bening hingga keputih-putihan, tidak berbau, tidak disertai gatal-gatal dan tidak terasa perih pada daerah vagina.

Perlu waspada seperti saat lendir yang berbau tajam, jumlah lendir yang berlebihan, pendarahan tidak sesuai jadwal haid, rasa gatal di sekitar vagina dan terdapat rasa nyeri pada perut.

Berikut beberapa jenis keputihan yang tidak normal:

1. Keputihan disertai rasa nyeri. Seperti rasa nyeri pada tulang panggul atau saat buang air kecil,

2. Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning, atau berbuih.

3. Keputihan disertai luka melepuh di sekitar genital.

4. Keputihan dengan lendir berwarna merah muda. Jenis keputihan ini disebabkan oleh proses peluruhan dinding rahim setelah wanita melahirkan.

5. Keputihan dengan lendir yang lebih cair, atau berwarna putih dan gatal. Keputihan jenis ini dipicu infeksi jamur.

6. Keputihan dengan lendir berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis.

7. Keputihan dengan lendir berwarna cokelat atau mengandung darah. Keputihan jenis ini disebabkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur.

Tips mengatasi keputihan pada wanita

Penggunaan sabun beraroma tajam yang terlalu banyak dan sering, bisa menimbulkan rasa perih pada vagina. Yang disarankan adalah saat membersihkan area vagina menggunakan air hangat dan sabun yang tidak mengandung bahan kimia keras.

Gunakan pembalut yang tepat, karena ada pembalut yang justru memicu keputihan, ganti pembalut setiap 4 jam.

Dalam membersihkan vagina, usahakan dari arah depan ke belakang (dari arah vulva ke anus), tujuannya menghindari kuman yang menempel di anus masuk ke vagina.

Makan pisang hampir setiap hari bisa mengobati keputihan secara alami. Kandungan di dalam pisang membantu untuk mengatasi gangguan reproduksi, yang bekerja untuk menyeimbangkan hormon dari dalam tubuh.

Beberapa jenis sayuran hijau seperti kale, bayam, asparagus dan kubis juga membantu menyembuhkan keputihan.

Hindari mengkonsumsi makanan berminyak, karena makanan berminyak mengandung lemak yang dapat menyebabkan masalah keputihan menjadi lebih parah.

2. Kanker payudara

Sel-sel di dalam tubuh, kondisi normalnya adalah tumbuh dan berkembang biak secara teratur, dimana sel-sel baru hanya terbentuk saat dibutuhkan saja. Akan tetapi jika proses berjalan tidak wajar, dimana pertumbuhan sel-sel menjadi tidak terkendali.

Sel-sel yang tidak normal menyebar ke organ lain melalui aliran darah, Inilah yang menimkan bahaya kanker.

Gejala awal kanker payudara yaitu benjolan (penebalan) pada jaringan kulit payudara. Dua di antara tiga wanita yang mengidap kanker payudara berusia di atas 50 tahun. Saat Anda menyadari adanya gejala kanker payudara, maka segera mengonsultasikannya kepada dokter.

Kanker payudara pada dasarnya terbagi dalam dua kategori, yaitu non-invasif dan invasif.

Kanker payudara invasif

Kanker payudara invasif, paling sering yang berbentuk duktal invasif, yang berkembang pada sel-sel pembentuk saluran payudara. Sekitar 80 persen kasus kanker payudara invasif merupakan jenis duktal invesif ini. Jenis kanker payudara invasif yang lainnya, yaitu:
  1. Kanker payudara lobular invasif, berkembang pada kelenjar penghasil susu yang disebut lobulus.
  2. Kanker payudara terinflamasi.
  3. Kanker Paget pada payudara.
  4. Jenis-jenis lainnya dikenal sebagai kanker payudara sekunder (metastasis), yang bisa menyebar ke bagian lain. Penyebarannya melalui kelenjar getah bening atau aliran darah.

Kanker payudara non-invasif

Bentuk kanker non-invasif jarang menimbulkan benjolan. Jenis paling umumnya yaitu duktal karsinoma yang bersifat jinak, dan ditemukan dalam saluran (duktus) payudara.

Cara mencegah kanker payudara

Hindar minum-minuman yang beralkohol apabila Anda tidak ingin terkena kanker payudara, hal ini mutlak harus dilakukan. Hampir semua penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi minuman alkohol meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Demikian seperti dilansir dari Siteman.wustl.edu.

Wanita yang menyusui (minimal satu tahun) sudah mampu untuk menurunkan risiko kanker payudara.

Konsumsi pil KB, maka akan mengalami peningkatan risiko kanker payudara, stroke dan serangan jantung.

Pengobatan kanker payudara

Kanker payudara umumnya diobati dengan beberapa kombinasi yang dilakukan seperti operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Terdapat beberapa kasus kanker payudara yang bisa diatasi melalui terapi biologis atau hormon.


3. Kanker leher rahim (kanker serviks)

Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di pintu masuk ke daerah rahim, yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.

Virus penyebab dari kanker serviks adalah Human papilloma Virus (HPV). Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar

Gaya dan pola hidup yang kurang baik menyebabkan timbulnya masalah kanker serviks, seperti merokok, kurangnya asupan vitamin (terutama vitamin c dan e), kurangnya asupan asam folat, menkonsumsi alkohol.

Perlu diketahui, kanker serviks membutuhkan proses panjang antara 10-20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker, yang pada mulanya hanya berupa infeksi.

Gejala / ciri-cirinya, berikut di bawah ini gejala kanker serviks:
  • Sering merasakan sakit saat berhubungan intim, bahkan tidak jarang diikuti masalah perdarahan.
  • Mengalami keputihan yang tidak normal, disertaiperdarahan yang terlalu banyak.
  • Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
  • Mengalami sakit saat buang air kecil
  • Saat menstruasi, darah yang keluar terlalu banyak (tidak seperti normalnya)
  • Mengalami rasa sakit pada bagian paha, atau salah satu paha mengalami bengkak.
  • Nafsu makan menurun tiak wajar, dan berat badan tidak stabil.
  • Tidak jarang mengalami perdarahan spontan.

Pencegahan Kanker Serviks
  • Jangan membersihan bagian genital dengan air yang tidak bersih
  • Jalani pola hidup sehat, seperti rajin makan sayuran, dll
  • Jaga sanitasi lingkungan
  • Hentikan kebiasaan buruk merokok
  • HPV yaitu virus penyebab kanker serviks dapat menular melalui hubungan seksual. 
  • Perbanyaklah konsumsi makanan yang kandungan beta karotennya tinggi, vitamin c dan vitamin e.
  • Hindari diet tidak seimbang.
  • Perhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi, jangan sampai mengandung zat kimia berbahaya seperti pengawet, pewarna  dan penyedap rasa, terutama jaik dalam tingkat konsentrasi yang tinggi.
  • Hati-hati dari produk kimia berbahaya. 

Pengobatan kanker serviks
Sumber: Alodokter.com (kunjungi situs untuk informasi sangat lengkap mengenai pengobatan kanker serviks)

Pengobatan kanker serviks tergantung pada beberapa kondisi, seperti stadium kanker, usia pasien, dan kondisi medis lainnya.

Tim dokter akan membantu Anda memilih cara terbaik melanjutkan pengobatan, dan keputusan terakhir ada di tangan Anda. Jenis penanganan menurut stadium kanker terbagi 2.

Pertama adalah penanganan kanker serviks tahap awal, yaitu operasi pengangkatan sebagian atau seluruh organ rahim, atau radioterapi, atau kombinasi dari keduanya.

Kedua adalah penanganan kanker serviks stadium akhir, yaitu radioterapi, kemoterapi, atau konbinasi keduanya, terkadang operasi juga perlu dilakukan.

Pada kasus kanker serviks yang tidak bisa disembuhkan, dilakukan perawatan untuk memperlambat penyebaran kanker dan mengurangi gejala yang muncul.

Beberapa operasi yang dilakukan, seperti mengangkat leher rahim dan jaringan yang sekitarnya, bagian atas dari vagina, terkadang tanpa mengangkat rahim.

Pasca operasi, rahim dan vagina membutuhkan waktu untuk pulih. Sehingga, disarankan menunggu enam bulan hingga setahun setelah operasi sebelum memutuskan untuk hamil.

Setelah pengobatan kanker serviks, perlu melakukan pemeriksaan lanjutan, terutama pada vagina dan leher rahim (jika tidak diangkat).

4. Keguguran

Keguguran merupakan kematian bayi dalam kandungan sebelum usia 20 minggu kehamilan. Beberapa faktor pemicu keguguran, yaitu:
  1. Usia Ibu hamil. Risiko keguguran meningkat seiring usia ibu hamil yang menua.
  2. Kesehatan ibu hamil, seperti karena masalah pada plasenta, struktur rahim yang abnormal, leher rahim yang lemah, menderita sindrom ovarium polikistik, dll.
  3. Penyakit jangka panjang (kronis), seperti hipertensi, gangguan ginjal, lupus, dan diabetes.
  4. Pengaruh infeksi tertentu, seperti malaria, rubela, toksoplasmosis, sitomegalovirus, chlamydia (klamidia), gonore, sifilis.
  5. Konsumsi obat-obatan berefek buruk pada janin, seperti retinoid dan obat anti inflamasi non-steroid.
  6. Merokok, mengonsumsi alkohol, minuman keras dan menggunakan obat-obatan terlarang.
  7. Konsumsi kafein yang berlebihan.
  8. Kelebihan atau kekurangan berat badan.
  9. Janin tumbuh di luar rahim. Kondisi ini disebut kehamilan ektopik, yang dapat mengancam jiwa karena memiliki risiko pecah dan risiko pendarahan dalam tubuh. 

    Metode penanganan untuk keguguran

    Setelah memastikan diagnosis keguguran, Anda bisa memilih untuk menunggu sampai seluruh jaringan keluar secara alami dari rahim, prosesnya bisa memakan waktu sekitar 3-4 minggu. Adapun dokter biasanya cenderung menganjurkan penanganan dengan obat ataupun operasi.

    Penggunaan obat-obatan biasanya berupa tablet minum atau obat yang dimasukkan ke vagina. Obat-obatan ini biasanya berpengaruh dalam waktu 24 jam, untuk mempercepat proses pengeluaran sisa jaringan dari rahim sang ibu.

    Adapun operasi dilakukan untuk melebarkan serviks dan menggunakan kuret untuk mengeluarkan jaringan dari rahim. Operasi perlu dilakukan secepatnya apabila pasien mengalami pendarahan parah, atau mengalami gejala infeksi. Prosedur ini memiliki risiko, yaitu melukai jaringan serviks dan dinding rahim.

    Tips mencegah keguguran
    1. Terapkan pola makan yang sehat dan seimbang, cukupi kebutuhan tubuh dari asupan serat.
    2. Jangan merokok
    3. Jangan mengonsumsi minuman keras dan alkoohol
    4. Jangan menggunakan obat-obatan terlarang.
    5. Jaga berat badan yang ideal (tidak kegemukan & tidak terlalu kurus).
    6. Jika diketaui otot serviks lemah, perlu ditangani secepatnya. 
    7. Jika ibu hamil menderita diabetes, maka penting mematuhi anjuran makanan dan pantangan dari dokter.
    8. Istirahat cukup. 
    9. Hindari perut ibu hamil mengalami benturan.
    10. Hindari melakukan perjalanan yang terlalu lama.
    11. Jangan mengangkat beban berat.
    12. Hindari olahraga berat.
    13. Kendalikan Stress.
    14. Gunakan pakaian longgar. Ibu hamil tidak boleh memakai pakian ketat, terutama pakaian yang mengikat perut terlalu kencang.
    15. Konsumsi asam folat, karena ibu hamil yang kurang dalam mengkonsumsi asupan asam folat akan rentan mengalami keguguran. 

    loading...
    5. Penyakit jantung

    Dalam penelitian yang melibatkan 515 wanita penderita penyakit jantung, ternyata 95% wanita mengatakan bahwa mereka baru mengenali gejala penyakit jantung sebulan setelah mendapatkan serangan jantung pertama.

    Gejala penyakit jantung yang dilaporkan wanita setelah terkena serangan jantung yaitu kelelahan tubuh yang tidak biasa (ini paling sering), gangguan tidur, sesak nafas, gangguan pencernaan, dan jiwa yang tidak tenang (gelisah).

    Adapun gejala yang dialami pria saat terkena serangan jantung yaitu sesak nafas (ini paling sering dialami pria), perasaan tubuh yang lemah, kelelahan tubuh yang tidak biasa, keringat dingin dan kepala pusing.

    Mengenali gejala penyakit jantung pada wanita

    Berdasarkan survey yang dilakukan Women’s Health Study, menemukan hasil bahwa wanita yang berpenghasilan rendah lebih rentan menderita penyakit jantung, sehingga menurut servey ini faktor finansial ikut terlibat dalam pemicu resiko penyakit jantung pada wanita.

    Setelah masalah keuangan, penelitian dari pihak Women’s Health Study tersebut menemukan kematian pasangan ataupun anak, dan menderita sakit parah (berkepanjangan) menjadi penyebab kedua kaum wanita terkena penyakit jantung.

    Gejalanya seperti maag, nyeri lambung, rasa mual, muntah. Pada sebagian wanita merasakan nyeri di dada kiri saat ditekan, yang terkadang menyebar hingga ke leher atau punggung.

    Mengenai gejala keringat dingin. Keringat dingin berbeda dengan keringat biasa, untuk keringat biasa muncul karena baru saja melakukan olahraga. Adapun keringat dingin cendrung muncul karena rasa gugup ataupun stress. Apabila tangan tiba-tiba mengeluarkan keringat, padahal Anda tidak melakukan olahraga atau aktivitas fisik, maka perlu diwaspadai, terutama lagi jika terjadi di malam hari.

    Waspadai penyakit jantung koroner pada wanita

    Penyebab yang memicu penyakit jantung koroner pada wanita, yaitu:
    1. Penurunan hormon esterogen, yang selama ini berguna untuk melindungi pembuluh darah dari kerusakan. 
    2. Penurunan hormon estrogen menyebabkan meningkatnya kadar lemak dalam darah, yang menimbulkan penebalan pembuluh darah.
    3. Terjadinya komplikasi serius, karena juga mengalami penyakit seperti diabetes, hipertensi ataupun gangguan ginjal.
    4. Terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah kecil (mikrovaskular)
    5. Wanita yang mengalami penyakit diabetes mellitus (kencing manis) terekna risiko 2 kali lipat menderita penyakit jantung koroner.
    6. Perempuan yang memiliki kebiasaan merokok mempunyai risiko 6-9 kali lipat menderita penyakit jantung koroner.
    7. Obesitas (kegemukan) juga bisa meningkatkan resiko penyakit jantung koroner.

    6. Penyakit Lupus

    Penyakit Lupus

    Lupus merupakan penyakit inflamasi kronis disebabkan sistem kekebalan tubuh yang melakukan kekeliruan menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri, seperti kulit, sendi, sel darah, paru-paru dan jantung.

    Gejalanya agak sulit untuk didiagnosis, dan gejalanya beragam.Gejala umum lupus seperti ruam pada kulit, tubuh yang mudah lelahan, rasa sakit / nyeri pada sendi dan pembengkakan pada sendi.

    Penyakit ini sering disebut autoimun, dimana sistem imunitas (kekebalan tubuh) justru menyerang tubuhnya sendiri, seperti pada organ yang sehat.

    Cara mencegah penyakit lupus

    Dalam pola hidup sehat, seperti olahraga secara teratur (3-7 kali dalam seminggu). Jika Anda perokok, usahakan untuk berhenti merokok semampu mungkin.

    Apabila Anda sering bekerja di bawah sinar matahari, maka perlu membatasi kontak langsung dengan sinar matahari yang berlebihan.

    Lakukan diet nutrisi, minimalisir mengkonsumsi junk food, dan perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran, serta makanan bergizi lainnya.

    Penyakit lupus tidaklah menular, sehingga jangan kuatir bila Anda berhubungan dengan penderita penyakit lupus.

    Mengobati lupus

    Lupus jenis SLE tidak bisa disembuhkan 100%, dimana pengobatannya hanya untuk mengurangi gejala, dan mencegah organ lainnya terkena kerusakan.

    Penyakit lupus sering dijuluki dengan penyakit 1000 wajah, hal itu karena penyakit lupus yang mampu meniru gejala penyakit lain, akibatnya terjadi kesulitan diagnosis, sehingga terjadi kesalahan dalam langkah pengobatan.

    Komplikasi serius bisa terjadi pada penderita penyakit lupus. Apabila tidak segera ditangani, SLE beresiko tinggi menimbulkan komplikasi penyakit yang berbahaya.

    Obat anti inflamasi nonsteroid

    Nyeri sendi atau otot adalah salah satu gejala utama SLE. Dokter mungkin akan memberi obat anti inflamasi nonsteroid untuk mengurangi gejala ini, da meredakan rasa sakit. Jenis obat yang diberikan dokter pada penderita SLE biasanya seperti ibuprofen, naproxen, diclofenac, dan piroxicam.

    Obat yang disebutkan diatas tidak cocok untuk orang yang mengalami gangguan lambung, ginjal, hati atau penyakit asma. Anak-anak di bawah 16 tahun lebih baik hindari meminum aspirin. Perlu berkonsultasi kepada dokter untuk menemukan obat anti inflamasi nonsteroid yang cocok.

    Kortikosteroid

    Kortikosteroid dapat mengurangi inflamasi. Obat ini diberikan oleh dokter ketika kondisi penderita SLE mengalami gejala yang sudah parah. Tahap awal pemberian obat ini mungkin berdosis tinggi. Lalu dosisnya akan diturunkan secara bertahap, seiring keadaan yang membaik.

    Dosis tinggi ataupun konsumsi jangka panjang obat kortikosteroid bisa menyebabkan penipisan tulang, penipisan kulit, bertambahnya berat badan dan hipertensi (tekanan darah tinggi).

    Hydroxychloroquine

    Jenis obat hydroxychloroquine juga efekif digunakan untuk menangani malaria, dan dapat digunakan untuk mengobati beberapa gejala utama SLE, seperti nyeri sendi dan otot, mudah lelah dam ruam pada kulit.

    Dokter spesialis biasanya menganjurkan konsumsi obat hydroxychloroquine dalam jangka panjang, tujuannya untuk mencegah perkembangan komplikasi yang lebih serius pada penyakit.

    Obat imunosupresan

    Obat imunosupresan bekerja dengan menekan kinerja sistem kekebalan tubuh, beberapa jenis imunosupresan diberikan dengan resep dokter, jenisnya seperti azathioprine, mycophenolate mofetil, dan cyclophosphamide.

    Rituximab

    Apabila jenis obat-obat lain sudah tidak mempan, maka dokter akan menganjurkan rituximab untuk penderita SLE. Obat ini awalnya dikembangkan untuk menangani kanker darah seperti imfoma. Disamping itu, rituximab efektif menangani autoimun.

    Rituximab bekerja untuk membunuh sel B, merupakan sel yang memproduksi antibodi. Obat ini dimasukkan melalui infus selama beberapa jam. Selama proses pengobatan seperti ini, kondisi pasien dipantau dengan teliti.


    7. Radang panggul

    Radang panggul

    Radang panggulmerupakan infeksi yang menyerang tuba fallopi, rahim, ovarium, leher rahim, atau panggul perempuan. Jikag tidak ditangani dengan segera, beresiko tinggi menyebabkan nyeri panggul kronis dan kehamilan ektopik.

    Penyebab radang panggul karena infeksi menular seksual, seperti bakteri chlamydia (klamidia) dan kencing nanah (gonore). Bakteri tersebut dapat juga menyebabkan leher rahim terinfeksi. Bakteri ini menyebar dari vagina hingga ke organ reproduksi bagian atas.

    Pengobatan radang panggul

    Beberapa pengobatan yang umum dilakukan yaitu pemberian antibiotik jika masih dalam tahapan awal penyakit. Jenis antibiotik yang diberikan seperti metronidazole, ofloxacin, doxycycline, atau ceftriaxone, yang nantinya bekerja untuk mengobati akibat infeksi bakteri.

    Pemberian antibiotik bisa juga dibarengi dengan obat pereda sakit, seperti ibuprofen dan paracetamol, ini dilakukan ketika penderita merasakan sakit di perut ataupun panggul. Adapun pasien yang sedang hamil, maka perlu berhati-hati dalam antibiotik.

    Adapun penderita radang panggul berat biasanya akan menerima antibiotik melalui infus di rumah sakit.

    Radang panggul yang sudah sangat parah, biasanya akan ditangani dengan operasi pengangkatan rahim atau pengangkatan ovarium. Pengangkatan organ dilakukan untuk mencegah menyebarnya infeksi ke panggul ataupun perut.

    8. Polymyositis

    Polimiositis suatu penyakit kelaianan otot dengan sebab peradagan (miopati infamatorik). Gejalanya seperti munculnya rasa lemah pada otot, serta rasa nyeri. Untuk rasa nyeri ini hanya dialami kira-kira sekitar 30% pasien.

    Adapun penyebab yang dicurigai (tidak pasti) yaitu karena adanya masalah pada aktifitas sistem kekebalan tubuh.

    Untuk penanganan masalah polymyositis belum dibakukan oleh para ahli, sehingga bisa berubah cara penanganannya dari waktu ke waktu. Hal itu karena kasusnya yang masih jarang terjadi, serta masih jarang para ilmwuan melakukan penelitian terhadap permasalahan ini.

    Adapun langkah penanganan pada pasien secara umum yaitu pemberian kortikosteroid, penekan iun dan terapi biologik.

    9. Bartholinitis

    Bartolinitis adalah Infeksi pada kelenjar bartolin mengakibatkan pembengkakan pada alat kelamin luar wanita. Bartholinitis akut berupa kelenjar membesar, merah, nyeri, dan lebih panas dibandingkan daerah sekitarnya.

    Kuman dalam vagina bisa menginfeksi salah satu kelenjar bartolin sehingga tersumbat dan membengkak.

    Umumnya virus berada di daerah mulut rahim yaitu human papilloma virus (HPV), yang bisa menyebabkan infeksi, dan meminbulkan resiko kanker rahim. Apabila terus menjalar, bisa menimbulkan radang panggul.

    Untuk mencegah resiko radang, maka perlu menerapkan beberapa hal penting, berikut di bawah ini:
    1. Jangan malas membersihkan alat kelamin setelah berhubungan seksual.
    2. Biasakan membersihkan diri, setelah buang air besar, dengan gerakan membasuh dari depan ke belakang.
    3. Segera pergi ke dokter apabila mengalami keputihan dalam waktu yang terlalu lama. Masalah keputihan ini bisa dialami oleh semua perempuan.
    4. Hindari menggunakan celana yang ketat, karena bisa meningkatkan resiko kelembapan. 
    5. Pilih pakaian dalam dari bahan yang menyerap keringat, sehingga mengusahakan daerah vital selalu kering.
    6. Penting untuk memilih makanan sehat dan bergizi untuk dikonsumsi. 
    7. Berusaha menghindari tubuh dari masalah kegemukan (obesitas).

    Cara mencegah bartolinitis :
    1. Apabila memang tidak terlalu perlu, maka jangan menggunakan pantyliner, karena bisa meningkatkan kelembapan kulit di sekitar vagina.
    2. Alat reproduksi sebenarnya sudah punya kemampuan untuk membersihkan sendiri dari kuman. Sehingga bukanlah hal yang sangat diperlukan penggunaan produk pembersih dan pengharum vagina, justru dikhawatirkan menimbulkan efek negatif.
    3. Jangan berganti-ganti pasangan seksual
    10. Herpes Dermatitis

    Herpes Dermatitis

    Herpes genitalis terjadi akibat Infeksi STD (penyakit menular seksual), disebabkan virus HSV (Herpes Simplex). HSV dibagi menjadi 2 jenis, pertama yang sering menyerang badan (pinggang hingga mulut), kedua yatu yang menyerang pinggang ke bawah.

    HSV jenis pertama terjadi karena hubungan seks oral dan menular melalui serbi, adapun herpes genitalis lebih banyak disebabkan HSV jenis kedua.

    Gejala penyakit ini umumnya akan mengalami proses inkubasi pada 3-7 hari. Terkadang penyakit tidak terlihat ketika infeksi sudah terjadi pada mulut rahim.

    Adapun yang dirasakan, awalnya timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka, setelah itu biasanya penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, mudah lelah, tubuh demam, terasa sakit atau nyeri pada otot.

    Pencegahan dan pengobatan dermatitis

    Penggunaan obat yang biasanya dianjurkan dokter, seperti antihistamin dan antialergi, antipruritus topikal, anti-infeksi topikal dengan korfikosteroid (untuk menekan peradangan), kortikosteroid topikal, preparat psoriasis, seboroik dan iktiosis (untuk mengobati dermatitis seboroik), salep atau krim yang mengandung kortikosteroid.

    Pada kasus ringan, dokter biasanya meresepkan antihistamin atauoun antihistamin yang dikombinasikan dengan antiserotonin, antibradikinin atau anti-SRA dsb.

    Adapun pada kasus akut (parah) dokter biasanya meresepkan kortikosteroid. Untuk mencegah munculnya eksim, beberapa hal yang perlu diperhatikan:
    1. Menjaga kelembaban kulit.
    2. Hindari sebisa mungkin perubahan suhu dan kelembaban yang mendadak.
    3. Hindari mengeluarkan keringat yang terlalu banyak (atau hindari kepanasan).
    4. Jaga kondisi jiwa, jangan sampai stress dan depresi.
    5. Hindari pakaian dengan bahan yang menggaruk seperti wool, dll.
    6. Hindari sabun dengan bahan yang terlalu keras.
    7. Hindari lingkungan yang memicu alergi seperti serbuk bunga, debu, bulu binatang, dll.
    8. Batasi makanan yang bisa memicu alergi, seperti batasi telur, ikan, udang, lobster, kepiting, susu sapi, Kerang (custacea dan moluska), kacang pohon dan kacang tanah

    11. Kandidiasis

    Gambar kandidiasis di mulut dan lidah

    Kandidiasis merupakan infeksi akibat jamur candida. Kandiadisis dapat menyerang di banyak bagian tubuh, yang sering diinfeksi adalah mulut dan sekitar kelamin.

    Untuk gejalanya berbeda-beda, tergantung dari bagian tubuh yang terinfeksi. Berikut di bawah ini penjelasannya:

    1. Candidiasis mulut (oral trush), gejalanya bintil-bintik berwarna putih di dalam mulut dan lidah, kulit di sudut mulut terlihat pecah-pecah, kemerahan muncul di rongga mulut,timbul rasa sakit pada tenggorokan sehinga mngalami kesulitan menelan.

    2. Infeksi candida di sekitar kelamin, infeksi ini cukup sering menyebabkab terjadinya iritasi pada vagina. Gejalanya yaitu rasa gatal yang luar biasa di sekitar vagina, bagian disekitar vagina memerah dan perih, dan keputihan yang menggumpal seperti keju.

    Infeksi jamur pada kelamin bisa menjadi penyakit menular seksual, yang dapat mengenai pasangan seksual. Infeksi jamur candida bisamenyebabkan terjadinya infeksi di darah.

    Penyebab meningkatnya resiko kandidiasis
    1. Bentuk hubungan seksual yang tidak baik
    2. Terkena penyakit diabetes, terlalu banyak gula dalam darah dan imunitas lemah menimbulkan risiko kandidiasis.
    3. Mengguanakan antibiotik.
    4. Faktor usia, jamur candida lebih banyak menyerang bayi dan lansia.
    5. Bayi yang baru lahir, yang dengan berat terlalu ringan.
    6. Sistem kekebalan tubuh yang lemah
    7. Menderita penyakit HIV atau AIDS.
    8. Sedang menjalani kemoterapi
    9. Mengkonsumsi steroid. Steroid menekan sistem imun tubuh
    10. Setelah menopause, berisiko meningkatnya infeksi candida.
    11. Kondisi haid dan minum pil bisa meningkatkan resiko.

    Pengobatan dan pencegahan kandidiasis

    Ada banyak tersedia obat anti-jamur yang bisa dibeli secara bebas di apotek, akan tetapi penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai penyait yang diderita.

    Candidiasis mulut dapat diobati dengan antijamur yang berbentuk obat kumur atau gel. Untuk lama pengobatan seringnya antara 1-2 minggu. Dokter juga terkadang memberikan resep obat anti-jamur yang berbentuk tablet atau kapsul.

    Untuk infeksi candida di sekitar kelamin, bisa diobati dengan anti-jamur yang berbentuk krim, supositoria, dan tablet.

    Untuk ruam popok akibat candidiasis, bisa diatasi dengan krim anti-jamur, selain itu ada juga yang berbentuk salep dan bedak.

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan, guna mempercepat proses kesembuhan infeksi candidiasis:
    1. Rajin menggosok gigi (minimal 2 kali dalam sehari).
    2. Merawat gigi dengan baik, seperti membersihkan sela-sela gigi (bisa dengan dental floss atau lainnya), dan sesekali perlu berkonsultasi mengenai kesehatan gigi, dengan dokter atau spesialis gigi.
    3. Hindari kebiasaan buruk merokok.
    4. Untuk masalah candidiasis di sektiar alat kelamin, maka penting menggunakan pakaian dalam yang nyaman, seperti yang terbuat dari bahan katun.
    5. Jangan memakai pakaian yang terlalu ketat, terutama pakaian dalam
    6. Pastikan organ intim selalu kering.
    7. Hindari penggunaan sabun yang mengandung pewangi pada organ intim.

    12. Ulkus Mole (chancroid)

    Penyakit ulkus mole penularannya melalui hubungan seksual. Ulkus mole merupakan penyakit infeksi genital akut disebabkan oleh haemophilus ducreyi.

    Seseorang yang terkena masalah chancroid (ulkus mole) lebih rentan tertular HIV, karena chancroid meyebabkan terbukanya jalan bagi masuknya HIV ke dalam tubuh, melalui iritasi pada kulit.

    Setelah masa inkubasi antara 1 hari hingga 2 minggu, ulkus mole menimbulkan benjolan kecil, setelah itu dalam beberapa hari bisa berubah menjadi borok (lesi), yang akan terasa nyeri, ukuran antara 3-50 mm, luarnya ditutupi lapisan berwarna abu-abu (atau abu kekuning-kuningan), Jika tutupnya dikikis dengan kuku maka akan keluar darah.

    Bisul atau borok bisa muncul di lokasi tertentu, seperti pada kulit yang menutupi kepala penis (yaitu sebuah kulit yang biasanya disunat).

    Pengobatan ulkus mole
    Pada situs Alodokter.com, ada seseorang bertanya tentang cara mengobati penyakit chancroid. Dijawab oleh dr.Fildzah Khairina, bahwa dalam memastikan diagnosis chancroid, umumnya Dokter bertanya beberapa hal seperti riwayat seksual, kemudian dilakukan pemeriksaan fisik bagian yang terkena, hingga terkadang melakukan pemeriksaan laboratorium darah (mikroskopik).

    Pengobatan untuk chancroid dapat menggunakan beberapa regimen obat-obatan (antibiotik), dimana dalam penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter (spesialis kulit dan kelamin).

    dr.Fildzah Khairina juga memberikan tips agar penyakit tidak terulang lagi, yaitu penting memperhatikan kondisi hubungan intim yang sehat dengan pasangan, dan jangan melakukan hubungan seks oral atau anal.

    13. Trikomoniasis (parasit menular)

    Trikomoniasis merupakan penyakit menular seksual yang menimbulkan rasa gatal ataupun perih, serta membuat timbulnya cairan berbau tidak sedap dari bagian organ intim.

    Penyakit trikomoniasis disebabkan oleh parasit trichomonas vaginalis (TV). Orang-orang yang terkena trikomoniasis, tidak semua penderitanya akan merasakan gejala, hanya sekitar 50% saja yang mengalami gejalanya.

    Gejala trikomoniasis biasanya timbul sebulan setelah tubuh terkena infeksi. Pada wanita, trikomoniasis akan meyerang area vagina dan saluran pembuangan urine (uretra)

    Gejala-gejala trikomoniasis pada wanita (penting diwaspadai):
    1. Bagian perut bagian bawah terasa nyeri atau sakit.
    2. Terasa sakit (nyeri) saat buang air kecil
    3. Rasa nyeri saat berhubungan intim.
    4. Cairan vagina terlalu banyak jumlahnya (tidak nommal)
    5. Keputihan bisa berwarna kekuningan ataupun kehijauan 
    6. Keputihan bisa berbau amis.
    7. Timbul bengkak, rasa nyeri hingga rasa gatal di area kewanitaan. Terkadang bisa muncul rasa gatal di bagian paha dalam.

    Penanganan Trikomoniasis
    Trikomoniasis umumnya diatasi dengan antibiotik. Metronidazole adalah jenis antibiotik yang sering digunakan dalam mengobati trikomoniasis. Antibiotik diresepkan oleh dokter, dikonsumsi selama 7 hari (biasanya). Selain metronidazole, tinidazole terkadang juga diresepkan dokter untuk pengobatan.

    Apabila antibiotik telah dikonsumsi sampai habis, tetapi gejala aneh masih dirasakan, sedangkan hasil laboratorium menyatakan hasil negatif terhadap trikomoniasis (artinya sembuh dari penyakit trikomoniasis), maka perlu dilakukan tes lebih lanjut untuk mengetahui apakah gejala yang dirasakan berasal dari penyakit menular seksual yang lainnya.

    14. Vaginismus

    Dr. Geetha Venkat mengatakan bahwa banyak wanita menderita vaginismus, sebuah penyakit kelamin umum tetapi jarang dibahas. Masalah ini menyebabkan otot-otot vagina tanpa sengaja mengencang.

    Vaginismus mempengaruhi kemampuan wanita dalam hubungan seksual, penyisipan tampon dan pemeriksaan ginekologi.

    Vaginismus merupakan hasil dari kontraksi refleks involunter dari otot pubococcygeus yang mendukung vagina. Terjadinya refleks ini menyebabkan otot-otot dan jaringan di dalam vagina mengalami tegang secara tiba-tiba, sehingga menyebabkan saat hubungan seksual akan timbul rasa sakit.

    "Biasanya penyebab vaginismus adalah kombinasi dari pemicu fisik atau non-fisik yang menyebabkan tubuh mengantisipasi rasa sakit. Bereaksi terhadap antisipasi rasa sakit, tubuh secara otomatis mengencangkan otot vagina untuk melindungi diri dari bahaya" kata Dr. Venkat.

    Penyebab Vaginismus
    1. Terjadi infeksi menimbulkan luka disekitar lubang vagina.
    2. Gangguan selaput dara, seperti saat tarikan saat penetrasi berlangsung.
    3. Adanya bekas robekan pada saat melahirkan, dan tidak sembuh secara sempurna. Alhasil menimbulkan reaksi penolakan saat melakukan hubungan.
    4. Pernah mengalami traumatik secara seksual, seperti (maaf) pemerkosaan.
    5. Adanya masalah trauma psikis ketika bercinta dengan pasangan, rasa trauma itu bisa membuat meningkatnya resiko vaginismus.
    6. Perasaan aneh berupa takut yang berlebihan saat bercinta.

    Pengobatan Vaginismus

    1. Terapi seks. Dengan melakukan konsultasi untuk mengatasi permasalahan psikologi penderita. Terapi latihan ini berisi teknik-teknik untuk melatih vagina agar menjadi rileks.

    2. Latihan vagina. Tujuannya untuk mengendurkan otot-otot seks, latihan seperti yoga, dll. Latihan vagina bisa dilakukan sendiri ataupun bersama suami. Dan penderita akan sering berkonsutasi dengan ahli guna perkembangan kesembuhan dari penyakit Vaginismus

    3. Relaksasi dan proses eksplorasi tubuh. Bentuk-bentuk relaksasi seperti mandi, pemijatan, teknik pernafasan dan yoga.

    15. Kista ovarium

    Kista ovarium

    Kista ovarium merupakan benjolan berisi cairan yang berkembang pada indung telur (ovarium) wanita. Hadirnya kista di ovarium cukup sulit terdeteksi, karena gejala tidak terasa. Umumnya penyakit kista ovarium baru menampakkan gejala saat sudah berkembang.

    Berikut gejala-gejala kista ovarium yang penting diperhatikan baik-baik:
    1. Sering buang air kecil
    2. Terasa nyeri saat buang air besar
    3. Tubuh merasa kelelahan dan pusing
    4. Perut kembung
    5. Perubahan siklus menstruasi
    6. Mual, muntah, atau nyeri payudara
    7. Gangguan pencernaan
    8. Tubuh mudah merasa kenyang padahal hanya makan sedikit
    9. Nyeri panggul saat hubungan seksual
    10. Nyeri panggul terkadang menyebar sampai ke punggung bawah dan paha

    Hal-hal yang membuat tingginya risiko kanker ovarium, yaitu:
    1. Sudah masuk ke masa menopause.
    2. Umur lanjut
    3. Memiliki gen mutasi BRCA1 dan BRCA2.
    4. Ada anggota keluarga dengan riwayat penyakit kanker ovarium.
    5. Menderita kanker payudara.
    6. Menjalani terapi hormon setelah menopause.
    7. Merokok.
    8. Mengalami sindrom ovarium polikistik.
    9. Mengonsumsi obat untuk meningkatkan kesuburan.
    10. Belum pernah hamil, padahal sudah memasuki usia produktif.
    Share:

    Mengkonsumsi Makanan Pedas Dapat Memperpanjang Umur?

    Kuliner berupa  makanan pedas menjadi favorit bagi lidah banyak orang Indonesia, terutama orang Sumatera yang suka makan pedas-pedas, demikian juga beberapa daerah lainnya di tanah air.

    Dimana tidak jarang orang-orang melengkapi menu makanan mereka dengan sambal atau cabai, yang bahkan ini berlangsung dalam setiap harinya.

    Dan yang cukup menarik, ada yang mengatakan bahwa kebiasaan mengkonsumsi makanan pedas ini ada manfaatnya bagi kesehatan tubuh

    Makanan pedas

    Untuk itu, bagi Kamu yang suka mengkonsumsi makanan pedas, maka ada sebuah kabar bagus yang dijelaskan oleh para peneliti, yaitu orang-orang yang ahli dalam kesehatan dan gizi makanan, bahwa orang yang rajin mengkonsumsi makanan pedas dapat berumur panjang.

    Mengkonsumsi makanan pedas memiliki manfaat untuk memperpanjang umur?

    Pada sebuah penelitian, orang-orang yang makan makanan pedas sekitar lima kali dalam seminggu, sudah dapat membuat umurnya cenderung bertambah sekitar 11-15 persen, dibandingkan dengan orang-orang yang makan makanan pedas (maksimal) hanya sekali selama seminggu.

    Sementara orang-orang yang makan makanan pedas dua kali dalam seminggu, akan cenderung bertambah usianya hingga 10 persen, info penelitian ini diterbitkan di dalam jurnal medis BMJ.

    Dari laman Today.com, melaporkan sebuah studi pada 2015 yang melibatkan lebih dari setengah juta orang Cina.

    Menemukan hasil penelitian bahwa orang yang mengkonsumsi makanan pedas enam kali seminggu mengurangi risiko kematian sebesar 14 persen Studi ini dilakukan selama beberapa tahun.

    Mengkonsumsi makanan yang pedas  hanya dua hari dalam seminggu menurunkan risiko sebesar 10 persen, dibandingkan dengan orang yang makan tingkat pedasnya yang lebih ringan.

    Dan seperti info yang didapat dari Gulf News, bahwa para ilmuwan sudah lama mengetahui pada kandungan yang ada di dalam rempah-rempah, memiliki manfaat kesehatan yang sangat bagus. Khususnya capsaicin yang merupakan sebuah zat yang memberikan rasa pedas pada cabai.

    Kandungan capsaicin, dinilai oleh peneliti sudah terbukti dapat mengatasi peradangan, tekanan darah tinggi, obesitas dan bahkan kanker.

    Para ahli menduga bahwa adanya sifat anti-bakteri pada rempah-rempah sehingga memiliki manfaat besar dalam meningkatkan kesehatan tubuh, yang itu dengan memengaruhi mikroba di dalam usus. Pada cabai mengandung zat pedas yang dapat bermanfaat untuk mengatasi beberapa penyakit.

    Walaupun terbukti telah punya banyak manfaat, tetapi para peneliti menekankan bahwa pihaknya belum bisa menunjukan hubungan sebab-akibat antara makan yang pedas dan panjang umur.

    Tetapi para peneliti juga mengatakan bahwa hasil penelitian tersebut bisa digunakan untuk membantu para ilmuwan dalam menyusun makanan yang sehat, serta di dalam pembuatan suplemen herbal untuk kesehatan tubuh.

    Manfaat lainnya dari makanan pedas

    1. Menyehatkan jantung
    Penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin memakan makanan pedas (tetapi tidak berlebihan) memiliki masalah serangan jantung dan stroke yang lebih kecil.

    Hal itu karena kandungan di dalam cabai mampu mengurangi efek merusak dari kolesterol jahat (LDL). Kandungan capsaicin di dala cabai memiliki efek anti-inflamasi. Dimana inflamasi adalah penyebab meningkatnya risiko penyakit jantung.

    Menurut Today.com, kandungan vitamin A dan C di dalam cabai dapat memperkuat dinding otot jantung, dan panas dari lada ataupun cabai akan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Sehingga secara umum mampu memperbaiki sistem kardiovaskular.


    2. Mencegah kanker
    Menurut American Association for Cancer Research, kandingan capsaicin berfungsi membunuh sel kanker dan leukemik. Rempah-rempah tertentu seperti kunyit yang biasanya terdapat di dalam bubuk kari dan mustard, mampu memperlambat penyebaran kanker dan menghambat pertumbuhan tumor. Jika melakukan kombinasi kunyit dengan lada hitam maka memberikan manfaat yang berlipat ganda.

    Menurut dailymail.co.uk, bahwa makanan pedas terkait dengan resiko kematian yang lebih kecil akibat kanker dan pernapasan. Yang kandungan capsaicin dalam cabai memiliki sifat anti-obesitas, antioksidan, anti-inflamasi dan sifat melawan kanker.

    Sehingga para ahli menyatakan bahwa orang yang melakukan makan makanan pedas (hampir setiap hari) memiliki risiko lebih rendah terkena kematian dini.

    Para ilmuwan, yang melakukan penelitian menemukan bahwa makanan pedas memiliki keterkaitan dengan menurunnya resiko kanker, penyakit jantung dan masalah pernapasan.

    Sebuah studi yang melihatkan hampir 500.000 orang paruh baya, menemukan hasil penelitian bahwa mereka yang makan makanan pedas setiap satu atau dua hari, memiliki resiko kematian yang lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang makan makanan pedas.

    Pada penelitian yang diterbitkan di British Medical Journal, didasarkan pada studi yang melibatkan 487.000 orang China, masing-masing berusia antara usia 30 dan 79.

    Setiap peserta ditanya tentang kebiasaan kesehatan dan makan umum mereka, kemudian diteliti dan diamati para peneliti, dari Universitas Oxford, Harvard School of Public Health di AS dan Chinese Academy of Medical Sciences

    Menemukan bahwa orang yang makan makanan pedas setiap satu atau dua hari memiliki 14 persen lebih kecil resiko meninggal dini dibandingkan mereka yang makan makanan pedas hanya seminggu sekali.

    Profesor Kevin McConway menjelaskan bahwa hubungan antara makan makanan pedas dan tingkat kematian yang lebih rendah, hanya pada orang yang tidak minum alkohol sama sekali.

    3. Menurunkan berat badan
    Makanan pedas dapat meningkatkan metabolisme yang hasilnya berupa penurunan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa utama dalam cabai yaitu capsaicin memiliki efek termogenik, serta membantu tubuh untuk membakar lebih banyak kalori.

    Menurut livestrong.com, capsaicin membantu penurunan berat badan, memiliki sifat penghilang rasa sakit, sebagai pengobatan untuk osteoarthritis, nyeri saraf dan nyeri pinggang. Hal ini mungkin tidak berlaku bagi semua orang.

    Makanan yang disertai dengan cabai membantu Kamu untuk menurunkan beberapa pon berat badan, serta memiliki efek untuk membatasi nafsu makan agar tidak berlbihan.

    Rempah-rempah juga membantu untuk merasa cepat kenyang. Sebuah studi klinis yang dipublikasikan pada tahun 2014 dalam Appetite, meneliti efek dari suplementasi diet dengan capsaicin (makanan pedas) pada orang-orang.

    Hasil penelitinya bahwa rempah-rempah memiliki efek peningkatan rasa kenyang yang lebih lama, dan menghindari seseorang untuk makan berlebihan.

    Selain menurunkan nafsu makan (agar tidak konsumsi makan berlebihan), makanan pedas membantu meningkatkan pembakaran kalori. Hal ini menurut Chemical Senses review, makanan pedas dapat meningkatkan jumlah energi.

    Sebuah studi tahun 2008 yang diterbitkan di The American Journal of Clinical Nutrition, meneliti efek dari capsaicin pada pembakaran kalori, pengeluaran energi dan lemak pada orang-orang yang kelebihan berat badan (obesitas).

    Hasilnya, mungkin makanan pedas tidak membakar banyak kalori bagi orang yang kelebihan berat badan, akan tetapi mampu untuk membakar lemak yang banyak dan efektif.

    Sementara, penelitian menemukan bahwa rempah-rempah tidak memiliki banyak efek untuk mempromosikan pengeluaran energi tubuh, tetapi berkhasiat untuk membakar lemak berlebihan di perut.

    loading...

    4. Memperbaiki fungsi pencernaan
    Kandungan di dalam cabai bermanfaat untuk pencernaan, yaitu meningkatkan sirkulasi darah di perut, meningkatkan lapisan mukus dan membantu membunuh bakteri H.pylori penyebab sakit maag.

    Menurut healthline.com, rempah-rempah memiliki banyak manfaat kesehatan. Berdasarkan penelitian, cabai, jahe, dan rempah-rempah lainnya berkhasiat untuk mengurangi peradangan dan mengobati infeksi lambung.

    Capsaicin, senyawa kimia yang terkandung di dalam cabai dan paprika telah terbukti dapat menghambat bakteri H. pylori, penyebab paling umum dari ulkus.

    Banyak orang mempertimbangkan bumbu kunyit, untuk resep hidangan pedas, seperti kari. Konstituen aktif dari kunyit, kurkumin, telah terbukti mampu mengobati sindrom iritasi usus dan ketidaknyamanan pada pencernaan secara umum dan mengobati kanker kolorektal.

    Hal yang perlu selalu diingat, jangan berlebihan dalam mengkonsumsi makanan pedas, karena malah  dapat mengiritasi dan menginfeksi saluran kemih, selain itu membuat hidung dan mata akan mengeluarkan cairan.

    5. Menghilangkan Gejala Flu
    Capsaicin membantu meningkatkan pengeluaran keringat dan juga menghilangkan gejala flu yang mengganggu. Makanan pedas bekejra untuk membantu membuka jalan napas, mengurangi resiko dan gejala sinusitis, dll.

    Menurut Livestrong.com, Virus influenza mengakibatkan timbulnya penyakit flu, umumnya berbagai jenis flu memiliki gejala yang sama, yang berbeda adalah tingkat keparahan penyakit. Gejalanya seperti demam, batuk, nyeri tubuh, sakit kepala, sakit tenggorokan dan mudah lelah.

    Beberapa orang percaya bahwa makanan pedas dapat membantu meringankan gejala flu. Seperti cabai rawit yang sering ditambahkan dalam bahan membuat makanan. Cabai rawit selama berabad-abad dipercaya sebagai pereda nyeri, membantu sirkulasi dan masalah pencernaan, dan mengatasi masalah nafsu makan yang buruk.

    Walaupun belum ada penelitian yang mengaitkan langsung cabai rawit dan gejala flu, tetapi beberapa penelitian telah menemukan bahwa semprotan hidung yang mengandung capsaicin mampu mengurangi gejala hidung mampet.

    Lobak adalah tanaman pedas yang memiliki sejumlah manfaat kesehatan, termasuk sifat antibiotik. Jus yang dibuat dari akar lobak mampu mengobati ketidaknyamanan sinus yang terjadi karena flu.

    Lobak

    Obat tradisional merekomendasikan bagi penderita sinus yang mampet, dengan ramuan 1,5 sendok teh lobak parut. Selain itu lobak bisa ditambahkan ke makanan untuk menambah rasa dan mengatasi hidung yang mampet.

    Bawang putih mengandung antioksidan dan melindungi tubuh dari kerusakan radikal bebas. Bumbu pedas bersifat sebagai dekongestan. Walau tidak ada penelitian yang mengaitkan hubungan bawang putih dan flu secara langsung, tapi bawang putih berperan membantu mencegah flu biasa.

    Sebuah studi tahun 2001 yang diterbitkan dalam "Advances in Therapy" menemukan bahwa orang yang menkonsumsi suplemen bawang putih memiliki resiko pilek yang lebih rendah. Dan memiliki proses pemulihan yang lebih cepat.


    6. Melancarkan pernapasan. Makanan pedas memiliki sifat espektoran dan membantu penderita asma, bronkitis kronik, sinusitis, dan penyakit pernapasan lainnya agar dapat bernapas dengan lebih baik dan lancar.

    7. Pereda demam tinggi. Daun pohon cabe digunakan masyarakat di pedasaan untuk menurunkan demam. Caranya, siapkan segenggam daun cabai rawit, kemudian ditumbuk hingga bentuknya halus. Lalu tambahkan 1 sendok minyak selada, campurkan bahan-bahan tersebut hingga.

    Terakhir tempelkan ramuan pada ubun-ubun (bisa juga dibalurkan pada seluruh tubuh). Disarankan untuk memberikan selimut yang tebal, agar badan mengeluarkan keringat, yang membuat panas badan menurun dengan cepat.

    8. Mencegah parkinson. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Annals of Neurology, menemukan bahwa mengonsumsi lada dua kali seminggu sudah bisa membantu menurunkan risiko penyakit Parkinson hingga 35%.

    9. Kandungan antioksidan di dalam makanan pedas mampu mengatasi masalah ketidaksuburan (infertilitas.

    10. Ekstrak cabai rawit berkhasiat untuk menghambat terhadap pertumbuhan jamur Candida Albicans, yaitu jamur yang menjangkiti permukaan kulit.

    11. Mengobati atau mengurangi rasa sakit akibat masalah perut kembung.

    12. Cabe menghasilkan vitamin C yang lebih banyak dibandingkan buah jeruk, dan provitamin A yang lebih banyak dibandingkan wortel.

    Boleh Konsumsi makanan pedas, tapi jangan berlebihan

    Hal apapun sebenarnya, apabila dilakukan dengan berlebihan maka itu menjadi hal yang tidak baik. Sehingga, apabila Kamu sudah mengetahui manfaat dari makanan pedas, tetapi bukan berarti dapat memaksa diri untuk memakan-makanan yang pedas secara berlebihan.

    Untuk itu, Kamu tetap perlu membatasi dalam mengkonsumsi yang namanya makan pedas seperti cabai. Karena apabila Kamu justru mengkonsumsi makanan pedas seperti Cabai atau sambal dalam jumlah yang terlalu banyak dari seharusnya, maka ada beberapa akibat buruk yang ditimbulkan karenanya.

    Bahaya konsumsi makanan pedas secara berlebihan

    1. Asam lambung. Makanan pedas ini jika masuk ke dalam tubuh terlalu banyak, akan merusak dinding lambung. Itu karena jenis makanan pedas merupakan kombinasi dari zat asam. Sehingga dengan banyak asam yang masuk ke dalam tubuh (atau tepatnya perut), akan merusak organ dinding lambung.

    2. Sakit maag akut. Makanan pedas dapat mengakibatkan penyakit model maag, beberapa reaksi yang muncul seperti muntah, mual-mual, diare.

    3. Sakit tukak lambung. Makanan pedas juga bisa memicu masalah pada tukak lambung, dimana tanda-tanda dari penyakit tukak lambung yaitu perut rasanya seperti terbakar, dan juga ada rasa mual-mual yang timbul

    4. Gangguan insomnia. Dimana makanan yang pedas dapat memberikan resiko seseorang sulit tidur pada malam hari.

    5. Membuat badan kurus. Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Purdue University, bahwa para sukarelawan yang diteliti, diberi konsumsi cabai selama enam minggu. Mengonsumsi cabai merah akan meningkatkan suhu tubuh, dan membakar kalori. Sehingga konsumsi cabai berlebihan akan membuat tubuh terlalu kurus. 

    6. Mengkonsumsi terlalu banyak cabai atau makanan pedas juga dapat memicu rasa sakit kepala.

    7. Makan cabai atau makanan pedas berlebihan mengakibatkan masalah saat buang air besar (BAB) berupa rasa panas dan perih di dubur.

      Share:

      10 Manfaat Buah Tomat Untuk Kesehatan Tubuh

      Tomat tidak asing lagi tampilannya dengan khas warna merah menyala. Buah tomat bisa dimakan secara langsung ataupun dengan ditambahkan pada aneka masakan sehingga menambah selera makan.

      Tomat merupakan salah satu jenis buah-buahan yang tentu mengandung berbagai nutrisi untuk tubuh. Rasanya yang asam seringkali digunakan untuk menambah kelezatan pada banyak jenis masakan.

      Tomat diketahui mengandung jenis antioksidan kuat yaitu lycopene dalam jumlah tinggi. Lycopene merupakan zat yang memberikan warna merah pada buah tomat.

      Buah tomat juga mengandung senyawa asam alfa lipoic, yang berkhasiat untuk mengontrol glukosa di dalam darah, meningkatkan vasodilatasi, menjaga kesehatan otak dan jaringan saraf.

      Segarnya buah Tomat

      Manfaat buah tomat untuk kesehatan tubuh

      Dibalik kesederhanaannya, sebenarnya buah tomat memiliki banyak sekali manfaat besar untuk tubuh. Berikut dibawah ini penjabarannya.

      1. Membantu tulang tetap kuat

      Vitamin K dan kalsium yang terkandung pada tomat sangat berguna untuk memperkuat dan memperbaiki massa tulang, sehingga bermanfaat untuk mencegah osteoporosis. Sumber vitamin K yang terkandung di dalam tomat mampu mencegah mengeroposnya tulang.

      Menurut laman Saveourbones.com, kandungan lycopene di dalam tomat melindungi dan merangsang osteoblas, yang merupakan sel pembentuk tulang.

      Menurut peneliti, penyerapan lycopene yang paling optimal bagi tubuh ketika tomat yang dimasak dengan minyak zaitun.

      Fielding JM et al., saat tahun 2005 di acara Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition menyatakan adanya peningkatan konsentrasi lycopene plasma setelah konsumsi tomat yang dimasak dengan minyak zaitun.

      Saat tomat dimasak, lycopene dalam tomat mentah diubah menjadi trans-likopen, yang lebih mudah diserap.

      2. Melancarkan dan menyehatkan sistem pencernaan

      Buah tomat kaya akan serat yang sangat diperlukan oleh tubuh anda, utamanya organ pencernaan. Serat sangat berguna agar sistem pencernaan tetap sehat dan lancar.

      Mengkonsumsi tomat secara teratur mampu melancarkan pencernaan. Tomat bisa mencegah terjadinya sembelit atau susah BAB (buang air besar).

      Dengan hanya konsumsi  buah tomat setiap harinya, maka diharapkan masalah pencernaan yang dialami akan dapat teratasi.

      3. Menjaga kesehatan kulit

      Buah tomat menjadi sumber likopen yang bermanfaat untuk mencegah kerusakan pada jaringan kulit yang diakibatkan oleh sinar ultraviolet dari matahari.

      Kandungan di dalam tomat ini membuat kulit agar tetap sehat dan indah. Selain itu, juga bermanfaat melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.


      4. Pencegah Kanker yang cukup efektif

      Buah tomat dikatakan juga pelawan kanker alami. Likopen yang terkandung di dalam tomat bermanfaat untuk mengurangi risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker mulut, prostat, serviks, faring, tenggorokan, kerongkongan, lambung, usus besar, dan kanker ovarium.

      Kemudian buah Tomat mengandung vitamin A dan C, yang membantu untuk melawan radikal bebas yang merupakan penyebab kerusakan sel. Kandungan antioksidan yang cukup tinggi di dalam buah tomat, membantu untuk mengurangi resiko kanker.

      Dengan rajin konsumsi tomat setiap hari, sangat penting agar terhindar dari kanker yang mematikan. Untuk itu jangan lupa untuk mengkonsumsi buah tomat karena manfaatnya yang penting ini.

      5. Mencegah diabetes secara alami

      Buah Tomat mengandung kromium yang bermanfaat untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah. Tomat menjadi sumber yang baik untuk membantu mengatur gula darah dalam tubuh.

      Menurut Diethealthclub.com, mengontrol kadar gula darah menjadi hal penting dari usaha manajemen diabetes yang baik. Untuk penderita diabetes, kadar glukosa yang sehat dapat dicapai dengan menerapkan diet makanan. Selain juga ada hal lain yang perlu diperhatikan yaitu menghindari stres dan rutin berolahraga.

      Kandungan karbohidrat yang rendah, menjadikan tomat mampu mengontrol kadar gula darah, menjaga asupan kalori yang tepat bagi penderita diabetes, serta menurunkan berat badan.

      Tomat kaya antioksidan dan membantu mengembalikan keseimbangan oksidatif tubuh. Zat antioksidan berfungsi untuk menurunkan risiko komplikasi yang terkait dengan diabetes dewasa.

      Kandungan tinggi vitamin C, vitamin E, beta karoten, flavon, lycopene, lutein dan fitonutrien di dalam tomat, melindungi tubuh dengan mengurangi peroksidasi lipid, guna mencegah proses kerusakan oksigen ke lemak di dalam aliran darah atau membran sel.

      Antioksidan melindungi tubuh dengan meningkatkan fungsi enzim. Hasil studi menunjukkan bahwa sifat antioksidan di dalam tomat bermanfaat untuk melindungi ginjal dan aliran darah, dua bagian tubuh yang sering terkena diabetes.

      6. Meningkatkan daya penglihatan

      Buah tomat mengandung vitamin A yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, membuat penglihatan menjadi tajam, dan mencegah terjadinya rabun senja. Berdasarkan suatu penelitian, menemukan bahwa konsumsi tomat mengurangi resiko degenerasi makula.

      Menurut laman Healthyeating.sfgate.com, beberapa faktor termasuk genetika dan gaya hidup, mempengaruhi kesehatan mata. Komsumsi makanan yang sehat membantu menjaga kesehatan organ mata, tambahkan tomat guna meningkatkan asupan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan mata.

      Tomat kaya vitamin A untuk menjaga retina - jaringan kaya saraf tipis terletak di bagian belakang mata- dimana asupan vitamin A memiliki peran penting dalam siklus cahaya, organ retina berperan untuk mendeteksi cahaya dan mengirim informasi visual ke otak.

      Kekurangan asupan vitamin A mempengaruhi mata Anda, yang bisa menyebabkan beberapa gangguan mata, hingga yang terburuk menyebabkan kebutaan.

      Kandungan lutein dan zeaxanthin di dalam tomat, dua nutrisi bekerja untuk menyaring cahaya, menghilangkan sinar cahaya biru yang merusak jaringan di mata, mencegah penyakit mata, menurunkan risiko degenerasi makula terkait usia dan mencegah kerusakan pada retina.

      Kandungan lycopene di dalam tomat melindungi jaringan tubuh dari kerusakan radikal bebas, dimana kerusakan radikal bebas beresiko timbulnya penyakit mata.

      Sebuah studi yang dipublikasikan di "Investigative Opthamology & Science Visual" pada tahun 2011, menemukan hasil studinya bahwa orang dengan tingkat lycopene yang lebih tinggi memiliki risiko yang lebih rendah mengalami degenerasi makula terkait usia.

      Kandungan tembaga membantu produksi melanin, pigmen hitam yang ditemukan di mata. Kandungan vitamin C berfungsi untuk melawan katarak karena faktor usia.

      loading...

      7. Menyehatkan rambut

      Kandungan vitamin A di dalam tomat bermanfaat agar rambut tetap kuat dan indah, menyehatkan rambut dan memperkuat rambut dari ujung hingga akarnya.

      Sebagian orang mengatakan bahwa tomat bersifat sama seperti halnya lidah buaya, yang memberikan perlindungan pada rambut, karena di dalam tomat kaya akan kandungan vitamin A, B, C, dan E, yang fungsinya memelihara kesehatan rambut.

      Banyak orang yang percaya bahwa penggunaan tomat pada rambut mampu mengatasi masalah kerontokan rambut. Tetapi untuk membuat ramuan tomat pada rambut perlu memeriksa terlebih dulu ke dokter, guna mengetahui kondisi jenis rambut apakah cocok jika diberikan perawatan alami menggunakan tomat.

      Selain itu, tomat juga dapat membersihkan kotoran pada rambut, yang mampu menghilangkan kotoran yang melekat pada rambut. Caranya dengan membuat jus tomat, kemudian oleskan pada rambut secara merata.

      Kemudian gosok rambut secara perlahan beberapa kali, lalu diamkan selama 20 menit, setelah itu baru bilas menggunakan air bersih. Terakhir lakukan keramas menggunakan shampo hingga rambut bersih.

      Selain membersihkan kotoran, juga menghilangkan bau kulit pada rambut dan kepala, menguatkan rambut, mencegah timbulnya ketombe.

      8. Membantu meredakan peradangan
      Penyakit yang melibatkan peradangan dapat diminimalisir dengan mengkonsumsi buah tomat. Dimana dengan mengkonsumsinya, bermanfaat untuk meredakan nyeri yang dialami. Hal itu karena tomat mengandung cukup banyak bioflavonoid dan karetenoid di dalamnya.

      Jangan menyepelekan masalah peradangan karena bisa menyebabkan terjadinya berbagai penyakit berbahaya seperti kanker, jantung, dsb.

      Selain itu, seperti jerawat juga timbul dari peradangan yang terjadi di dalam tubuh. Dalam konsumsi tomat, tidak masalah apabila lebih suka tomat yang masih mentah, akan tetapi lycopene seringnya ditemukan lebih banyak pada tomat yang telah masak.

      Sehingga, utamakan konsumsi buah tomat yang telah masak setiap hari.


      9. Mencegah kanker & batu ginjal

      Buah tomat juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya batu ginjal dan batu empedu, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli, ditemukan bahwa penyakit batu ginjal dan batu empedu jarang terjadi pada orang-orang yang rajin memakan buah tomat, tetapi tanpa bijinya.

      Studi teranyar menyebutkan zat likopen di dalam tomat juga berkhasiat untuk menjaga kesehatan ginjal. Studi tersebut menemukan bahwa dengan mengkonsumsi tomat secara rutin mampu mencegah kanker ginjal.

      Bahkan pada beberapa studi lainnya, menemukan hasil tdusinya bahwa tomat yang kaya akan kandungan antioksidan mampu menurunkan resiko sejumlah kanker lainnya.

      Dalam sebuah studi, dimana para peneliti melakukan analisa pada 92.000 wanita menopause yang sudah dilakukan sejak pertengahan 1990-an hingga 2013. Dimana peserta juga diminta mengisi kuesioner mengenai pola makan, utamanya terkait asupan mikronutrien, likopen dll.

      Pada periode studi yang panjang tersebut, sebanyak 383 responden didiagnosis dengan kanker ginjal. Setelah itulah, peneliti mulai melakukan telaah keterkatian antara kanker ginjal dengan pola makan berupa konsumsi jumlah vitamin, termasuk likopen, vitamin C, E, dan karoten.

      Hasil studi menemukan bahwa hanya kandungan likopen yang memberikan manfaat dalam penurunan risiko kanker ginjal. Dimana mereka yang mengonsumsi likopen dalam jumlah tinggi (mencukupi bagi tubuh) mengalami penurunan 45 persen risiko kanker ginjal dibandingkan dengan mereka yang konsumsi asupan likopen yang lebih sedikit.

      Dokter Won Jin Ho dari Case Western Reserve University di Ohio, menjelaskan bahwa kandungan likopen yang tinggi terdapat pada konsumsi buah tomat yang dilakukan setiap hari.

      Tetapi dokter Won Jin Ho menjelaskan juga bahwa kandungan likopen tidak hanya didapat dari buah tomat saja.

      10. Menurunkan berat badan

      Untuk melakukan program diet, maka disarankan untuk memasukan tomat ke dalam menu makanan Anda sehari-hari.

      Tomat mengandung banyak air dan juga serat, yang bermanfaat memberikan rasa kenyang yang bertahan dengan lama.

      Sehingga, konsumsi tomat tampaknya menjadi pilihan yang baik dan cerdas dalam usaha untuk menurunkan berat badan.

      Semoga bermanfaat.

      Share:

      Featured Post

      Waspada! Gejala Demam Berdarah Dan Cara Pencegahanya

      Gejala demam berdarah - Nyamuk Aedes merupakan nyamuk pembawa virus dengue dan biasanya hanya nyamuk betina yang mengigit dengan mengambil ...

      Contact Form

      Name

      Email *

      Message *