Showing posts sorted by date for query bahaya-merokok-bagi-kesehatan. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query bahaya-merokok-bagi-kesehatan. Sort by relevance Show all posts

16 Cara Ampuh Memutihkan Gigi (Alami, Modern, Serta Tipsnya)

Tentunya orang-orang ingin memiliki gigi yang putih berkilau, sehingga menjadi tampak elok.

Apabila seseorang memilki gigi yang kuning, dirinya akan terlihat seperti orang yang malas menjaga kebersihan. Kondisi gigi yang kuning juga bisa mengurangi kepercayaan diri seseorang.

Gigi yang putih membuat senyum dan penampilan lebih menarik. Penelitian menunjukan bahwa umumnya orang akan lebih senang ketika melihat orang yang tersenyum memiliki gigi yang putih.

Seseorang dilahirkan dengan memiliki gigi berwarna putih, akan tetapi lama kelamaan warna gigi bisa berubah akibat berbagai hal.

Gigi bisa menjadi kuning akibat mengonsumsi makanan tertentu, sering merokok, dan mengonsumsi minuman beralkohol. Konsumsi beberapa jenis obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan warna gigi berubah.

Cara Memutihkan Gigi

Berikut di bawah ini berbagai cara yang bisa dilakukan untuk memutihkan gigi secara alami:

1. Sikat Gigi Secara Rutin, Setidaknya 2 Kali dalam Sehari

Jarang atau malas menggosok gigi mengakibatkan gigi menjadi kuning. Untuk mempunyai warna gigi yang putih, tampak menarik dan juga sehat, maka Anda harus rutin untuk menggosok gigi.

Gosok gigi setidaknya dua kali dalam sehari, pastikan Anda sebelum beranjak ke tempat tidur melakukan gosok gigi. Manfaat menyikat gigi ini membuat bakteri dan sisa makanan akan dibersihkan dari mulut, sehingga mulut dan gigi menjadi sehat.

Gunakan pasta gigi yang baik untuk Anda. Adapun dalam memilih sikat gigi maka jangan asal pilih, pilihlah sikat yang sesuai dengan Anda, serta hindari memilih sikat gigi yang bulunya sangat keras, dikhawatirkan jika menggunakan bulu sikat gigi yang terlalu keras dapat membuat gusi terluka.

2. Ramuan dari Campuran Bubuk Kunyit, Minyak Kepala dan Baking Soda

Teknik memutihkan gigi seperti bleaching gigi memang dikatakan ampuh oleh banyak orang untuk memutihkan gigi. Namun biaya yang perlu disediakan untuk melakukan perawatan tersebut lumayan besar.

Tapi, bukan berarti Anda yang memiliki budget kecil tidak bisa melakukan perawatan memutihkan gigi yang ampuh.

Dari laman Tribunnews.com, menyebutkan bahwa Anda bisa membuat sendiri pasta gigi alami, yang dengannya Anda nanti bisa tersenyum lebar dengan penuh percaya diri. Pembuatan ramuan pasta gigi ini hanya sebentar saja.

Untuk membuatnya dibutuhkan kunyit dan beberapa bahan lainnya. Berikut di bawah ini semua bahan yang perlu Anda persiapkan:
  • 4 sendok makan bubuk kunyit (organik)
  • 5 sendok makan minyak kelapa (organik)
  • 2 sendok makan baking soda

Langkah-langkah membuatnya:
  1. Pertama-tama campurkan bubuk kunyit dan baking soda di dalam sebuah wadah (mangkuk, dll).
  2. Lalu masukan minyak kelapa yang telah disiapkan ke dalam wadah tersebut.
  3. Tumbuk semua bahan tersebut memakai garpu hingga tercampur rata.
  4. Setelah itu, manfaatkan campuran ini sebagai pasta gigi.

Ramuan “pasta gigi” alami buatan sendiri ini tidak ada tanggal kadaluarsa. Hanya saja tetap ada batasan, jangan menggunakannya lebih dari 20 kali.


3. Konsumsi Strawberry

Stawberry diketahui sangat lezat untuk dikonsumsi, selain itu strawberry memiliki nutrisi vitamin C dan asam ellagic di dalamnya, manfaat dari kadungan-kandungan tersebut yaitu membantu untuk memutihkan gigi.

Dailymail.co.uk menyebutkan bahwa stroberi benar-benar bisa membuat gigi menjadi putih karena kandungan asamnya. Untuk mencerahkan gigi, Anda bisa menumbuk stroberi matang dan mencelupkan sikat gigi pada stawberry yang telah dihancurkan tersebut.

Anda bisa segera membilasnya dengan benar, yaitu dengan menggunakan air hangat yang diberi sedikit soda bikarbonat, hal ini untuk mengurangi keasaman di mulut.

Jika Anda tidak ingin menggunakan sikat gigi, maka Anda bisa hanya dengan menggosokan strawberry secara langsung pada gigi, lalu diamkan beberapa menit saja agar kandungan meresap pada bagian gigi, untuk memperoleh manfaat maksimal. Setelah itu barulah berkumurlah menggunakan air hangat.

Anda juga bisa melakukan dengan cara lain, yaitu menghaluskan sebuah strawberry, lalu campurkan dengan satu sendok teh baking soda.

Silahkan pilih cara yang mana saja dengan bahan utamanya adalah stawberry. Melakukan cara ini jangan setiap hari, melainkan lakukan seminggu sekali, atau paling sering dua kali dalam seminggu.

4. Jika Anda ingin Minum Air yang Berasa, Maka Gunakan Sedotan

Sedotan ternyata dapat menbantu untuk mencegah gigi menjadi kuning, serta melindungi gigi dari warna dan suhu minuman yang tidak bersahabat untuk gigi.

Jika Anda ingin minum air yang berasa (utamanya minuman berasa manis) maka disarankan untuk memakai sedotan dalam meminumnya.

Dengan memakai sedotan, berguna agar mencegah terkena secara langsung dari paparan zat yang ada di dalam minuman, sehingga mencegah enamel gigi tertimpa hal yang buruk.

Zat warna yang ada di dalam minuman yang dikonsumsi, sangat beresiko nantinya mengendap pada gigi, yang hal ini jika berlangsung dalam jangka panjang mengakibatkan noda pada enamael gigi, sehingga gigi bisa menjadi kuning. Dengan minum menggunakan sedotan bisa meminimalisir hal ini.

5. Bersiwak

Mengenai siwak sudah umum diketahui, yaitu untuk membersihkan gigi, adapun bahannya menggunakan bagian dari pohon khusus siwak itu sendiri.

Sudah dari dulu bahan alami siwak ini digunakan dalam menjaga kebersihan gigi, termasuk membuat warna gigi bisa putih secara alami. Sehingga penggunaan siwak ini sangat aman, sekarang tidak hanya orang-orang di Arab saja yang menggunakan siwak, masyarakat di negara Barat seperti Eropa dan Amerika mulai banyak yang menggunakan siwak, mereka mengimpor siwak dari negara-negara Arab.

Untuk penggunaan siwak sangat mudah, jika Anda ingin memperoleh informasi secara visual maka bisa mencarinya di video youtube, disana sangat banyak terdapat video mengenai cara menggunakan siwak.

Adapun sebagai saran, gunakanlah siwak yang mempunyai tekstur lembut, adapun harga siwak ini sangat terjangkau.

Penggunaan siwak seperti halnya menggosok gigi. Namun ada sebagian orang yang dalam penggunaan siwak yaitu dengan cara menghaluskannya, hingga akhirnya batang siwak menjadi bubuk

Lalu campurkan bubuk siwak dengan sedikit air sehingga berbentuk pasta, kemudian oleskan pada gigi. Diamkan beberapa saat, lalu bersihkan mulut kembali dengan cara berkumur.

loading...

6. Menggunakan Hidrogen Peroksida

Hidrogen peroksida merupakan bahan kimia yang dinilai mampu memutihkan gigi. Senyawa hidrogen peroksida ini dalam konsentrasi yang pas bisa membantu memudarkan noda pada gigi, sehingga gigi menjadi putih.

Hidrogen peroksida ini bisa diperoleh di apotik. Perlu diingat, apabila Anda ingin memutihkan gigi menggunakan hidrogen peroksida, maka pilih produk hidrogen peroksida yang berlabel food grade (artinya aman untuk dikonsumsi).

Pada sebuah tanya-jawab dokter di laman Alodokter.com, seseorang bertanya bahwa dirinya ingin memutihkan gigi menggunakan hidrogen peroksida 3% yang dijual di apotik, apakah hal ini aman untuk gigi dan enamel?

Maka dr. Regina I menjawab penggunaan produk pemutih gigi hanya boleh digunakan setelah berkonsultasi dengan dokter gigi. Dimana dokter gigi sebelumnya perlu memeriksa kondisi mulut dan gigi pasiennya, sehingga nantinya dokter-lah yang memutuskan untuk menggunakan produk yang cocok untuk pasien, sehingga lebih aman.

Hal ini berkaitan termasuk dalam menangani masalah gigi berlubang, gigi dalam kondisi tambalan, hingga crowning.

Hidrogen peroksida telah umum dipakai untuk memutihkan gigi oleh banyak orang. Hidrogen peroksida bekerja untuk membersihkan noda pada permukaan, serta noda pada bagian gigi yang lebih dalam.

Namun perlu diingat oleh masyarakat, bahkan penggunaan Hidrogen peroksida memiliki efek samping, yang paling umum terjadi efek sampingnya yaitu iritasi lapisan dalam mulut dan sensitivitas gigi.

Penggunaan yang berlebihan bisa menyebabkan hidrogen peroksida akan menembus enamel hingga ke bagian pulpa gigi, hal ini bisa mengakibatkan kematian sel pulpa.

dr. Regina juga memaparkan beberapa tips untuk mengurangi noda pada gigi, yaitu jangan meminum kopi dan teh, jika tidak bisa maka batasi mengonsumsinya. Segera kumur-kumur menggunakan air putih setelah minum kopi, teh maupun minuman yang sejenisnya.

Demikian juga, Dokter menyebutkan agar gigi bisa putih maka hindari yang namanya merokok.

7. Menggunakan Kulit Pisang

Untuk penggunaannya, pertama-tama siapkan kulit pisang, sikat gigi dan pasta gigi. Lalu ambilah bagian kulit pisang yang memiliki daging, lalu tinggal digosok ke bagian gigi.

Gosoklah secara perlahan, hindari menggosok yang terlalu kasar sehingga justru berakibat buruk bagi gigi.

Setelah selesai menggosok ke semua bagian gigi, lalu biarkan beberapa menit agar kandungannya meresap ke dalam gigi.

Jika sudah, maka bersihkan gigi menggunakan air bersih, Anda kemudian juga bisa membersihkan gigi menggunakan pasta gigi.

Lakukan cara ini satu kali dalam sehari, selama satu atau dua minggu ke depan. Kandungan kulit pisang diharapkan bisa mengurangi noda pada enamel gigi.

Penjelasan ahli kesehatan mengenai hal ini
Dari laman Intoday.in, banyak pihak mengklaim bahwa pisang (termasuk kulit pisang) memiliki kandungan potasium, magnesium dan mangan yang bermanfaat untuk menghilangkan noda dari gigi, sehingga bisa memutihkan gigi.

Dimana penggunaan-nya dengan hanya mengupas pisang matang, lalu menggosokan bagian dalam kulit pisang pada gigi.

Uchenna Okoye, direktur klinis di London Smiling Dental Group, menjelaskan tentang hal ini. Menurutnya kulit pisang bisa untuk memutihkan gigi. Dengan menggosokan kulit pisang, maka hal ini bisa menjadi exfoliator yang lembut, dan akan menghilangkan beberapa noda permukaan gigi.

Selain kulit pisang yang dinyatakan bisa bermanfaat untuk memutihkan gigi, Uchenna Okoye juga menjelaskan bahwa stroberi juga bisa memutihkan gigi.

Adapun penggunaan beberapa bahan seperi bubuk kunyit, cuka sari apel, dan minyak kelapa, dinyatakan Uchenna Okoye tidak bermanfaat untuk memutihkan gigi.

8.  Jeruk Nipis dan Garam

Bahan yang dapat Anda gunakan untuk memutihkan gigi yaitu garam dan jeruk nipis. Indowarta.com menyebutkan jeruk nipis memiliki kandungan vitamin C yang bermanfaat untuk kesehatan gigi dan gusi. Jeruk nipis dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami untuk membuat gigi menjadi putih, bersih dan sehat.

Adapun garam tinggi akan kandungan yodium, manfaatnya dapat menjaga kesehatan gusi. Kandungan di dalam garam juga bekerja untuk membersihkan kotoran gigi, serta juga bermanfaat untuk menghilangkan bau tidak sedap pada mulut.

Adapun untuk memutihkan gigi menggunakan bahan campuran jeruk nipis dan garam, berikut di bawah ini cara-caranya:
  1. Pertama-tama sediakan jeruk nipis.
  2. Kemudian iris jeruk nipis menjadi 2 bagian, lalu peras jeruk nipis.
  3. Tampung air hasil perasan jeruk nipis di dalam sebuah wadah.
  4. Lalu masukan 1 sendok teh garam pada wadah berisi perasan air jeruk nipis, tersebut.
  5. Aduk hingga merata.
  6. Setelah itu, aplikasikan campuran tersebut pada gugu, bisa dengan cara menggosok gigi. Manfaatnya nantinya membuat plak pada gigi menghilang, sehingga membantu agar gigi menjadi lebih putih.

9. Campuran Lemon dan Baking Soda

Thealternativedaily.com menyebutkan lemon dapat memberikan solusi alternatif untuk memutihkan gigi. Untuk penggunaannya, pertama-tama campur sedikit baking soda dengan jus lemon segar, kemudian campuran tersebut dioleskan secara langsung ke gigi.

Setelah diaplikasikan pada gigi, lalu biarkan selama dua menit, kemudian bersihkan gigi menggunakan air bersih. Anda juga bisa menyikat gigi menggunakan pasta gigi.

Thealternativedaily.com mnyebutkan beberapa manfaat dari mengonsumsi jus lemon yaitu membantu mencerahkan kulit, dan meminimalisir masalah jerawat.


10. Penggunaan Minyak Kelapa

Minyak kelapa diklaim bisa mencegah plak, serta membuat gigi yang awalnya kuning menjadi lebih putih dan bersih. Untuk penggunaannya, pertama-tama siapkan satu sendok makan minyak kelapa.

Kemudian oleskan minyak kelapa tersebut ke gigi secara merata, lalu biarkan selama 10 menit.

Setelah itu, keluarkan minyak kelapa itu dari dalam mulut (dengan cara meludah), lalu kumur-kumurkan mulut hingga air bersih. Tunggu beberapa saat, lalu sikat gigi anda seperti biasa

Colgate.com menjelaskan tentang pemanfaatan minyak kepala untuk gigi secara langsung, dari sisi ilmiahnya. Dimana banyak yang mengklaim bahwa minyak kelapa memberikan manfaat seperti untuk gusi yang lebih sehat, menghilangkan plak, hingga membaut gigi menjadi lebih putih.

Praktik pemanfaatan minyak ini sudah dilakukan sejak ratusan tahun lalu di Asia Selatan dan India sebagai obat-obatan. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Ayurveda and Integrative Medicine, kedua budaya tersebut (Asia selatan dan India) menganggap minyak sebagai bahan yang sehat untuk jaringan tubuh, salah satunya pengaplikasian minyak pada mulut dan gigi diklaim mampu menghilangkan bakteri penyebab plak dan radang gusi.

Beberapa pihak menganggap bahwa praktik ini bisa bermanfaat untuk membuat gigi lebih putih dan mengatasi masalah sensitivitas gigi.

Penjelasan Ilmiah Mengenai Penggunaan Minyak Kepala
Untuk bukti ilmiahnya, Colgate.com menyebutkan bahw American Dental Association (ADA) mencatat tidak cukup bukti ilmiah untuk membuktikan bahwa minyak kepala bermanfaat bagi kesehatan mulut dan gigi.

Sehingga tanpa penelitian dan pengujian yang andal, maka ADA belum bisa merekomendasikan praktik ini. Sehingga bentuk pengobatan gigi (termasuk untuk memutihkan) gigi menggunakan minyak kepala masih bersifat tradisional, dan belum mendapat rekomendasi dari pihak terkait.

Colgate.com memberikan solusi lain, bahwa menyikat gigi dengan pasta gigi whitening hidrogen peroksida seperti “Colgate Optic White Express White” terbukti dapat memutihkan gigi Anda dalam waktu tiga hari.

11. Banyak Minum Air Putih

Air putih menjadi bahan alami yang dapat membersihkan gigi secara alami. Minum air putih sudah umum diketahui sangatlah sehat dan dianjurkan, manfaat air putih ini termasuk untuk kesehatan gigi dan membuat gigi lebih putih.

Apabila Anda suka mengkonsumsi minuman yang memiliki pewarna, maka setelahnya segera diselingi dengan minum air putih, hal ini supaya gigi bisa tetap bersih dan lebih putih.

Ketika Anda minum soda maka minumlah segelas air guna melindungi gigi dari bahaya kandungan soda yang buruk untuk gigi.

12. Gunakan Pasta Gigi yang Mengandung Pemutih Alami

Sebagian pasta gigi yang dijual di pasaran, dibuat dengan banyak kandungan bahan kimia di dalamnya. Hal ini tidaklah bersahabat bagi gigi, karena memberikan dampak buruk bagi gigi.

Usahakan untuk menggunakan pasta gigi yang di dalamnya terdapat kandungan pemutih alami. Bacalah kandungan pada kemasan pasta gigi sebelum membelinya.

13. Minimalisir Konsumsi Teh Hitam

Di dalam teh hitam terkandung zat kromogen yang tinggi, itu merupakan jenis zat yang bisa membentuk senyawa berwarna. Bahkan perlu diketahui, kromogen yang dihasilkan teh hitam ternyata lebih tinggi dibandingkan kopi.

Oleh karena itu, apabila Anda memang ingin mengkonsumsi teh, maka konsumsilah teh hijau atau jenis lainnya, yang penting selain teh hitam.

14. Batasi Makan Permen

Umumnya permen dibuat dari bahan pewarna buatan, sehingga hal ini menyebabkan konsumsi permen maka akan menimbulkan bekas noda di gigi. Oleh karena itu, jika terlalu sering makan permen berakbiat gigi menjadi menguning dan kusam.

15. Jangan Merokok

Merokok sangat dapat menyebabkan gigi menjadi kuning, tembakau sangat tidak baik untuk gigi. Sering merokok akan membuat gigi menjadi kuning. Berhenti merokok akan membantu Anda untuk memiliki gigi putih, serta terhindar dari resiko penyakit berbahaya seperti stroke dan serangan jantung.

16. Hindari Alkohol

Tentunya Anda mengetahui bahwa alkohol tidak baik untuk kesehatan. Konsumsi minuman beralkohol bisa memicu masalah obesitas, penyakit jantung hingga kanker, selain itu akan membuat gigi menjadi kuning. Penting bagi Anda agar menghindari yang namanya minuman berlakohol.

Jika Anda Ingin Menggunakan Produk Pemutih Gigi

Ada beberapa hal yang penting diketahui sebelum menggunakan produk memutihkan gigi, agar terhindar dari risiko buruk yang mungkin timbul, yaitu:

1. Sebelum memulai untuk menggunakan produk memutihkan gigi, gangguan yang sedang dialami seperti sakit gigi, gigi berlubang dan masalah gusi bengkak perlu disembuhkan dahulu.

2. Apabila Anda berencana memakai produk pemutih gigi yang dijual bebas, maka sangat penting untuk mengetahui bahan-bahan yang terkandung di dalamnya (infonya terdapat pada label kemasan). Anda perlu menghindari penggunaan produk yang berisi zat peroksida dengan persentase tinggi, karena bisa berdampak buruk.

3. Penting diingat, bahan yang terkandung di dalam produk pemutih gigi lebih baik dihindari bagi ibu hamil dan menyusui.

4. Anda juga perlu tahu, bahwa sebaik apapun produk pemutih gigi yang diaplikasikan pada gigi dan gusi, maka bisa menimbulkan efek samping berupa gigi sensitif untuk beberapa saat.

5. Manfaat penggunaan produk yang membuat gigi putih, manfaatnya bisa hilang dalam beberapa bulan hingga 2 tahun. Dan manfaatnya bisa cepat hilang jika Anda sering minum kopi, teh hitam, soda, atau merokok.

Hal Lainnya
Beberapa sumber menyebutkan beberapa hal lainnya yang diklaim bisa membantu untuk memutihkan gigi, seperti mengaplikasikan kulit jeruk pada gigi, mengunyah sayuran mentah (seperti wortel dan tomat), daun salam, hingga penggunaan arang kayu. Mengenai kebenarannya maka diperlukan penelitian ilmiahnya mengenai hal itu.
Share:

10 Bahaya Merokok (Penyakit Mematikan Akibat Rokok)

Sudah umum diketahui bahwa merokok memberikan dampak-dampak negatif yang sangat banyak. Salah satu dampak yang sangat buruk dari merokok adalah mengakibatkan penyakit jantung.

Sekitar 20% kasus kematian yang disebabkan penyakit jantung memiliki keterkaitan langsung dengan kebiasaan merokok.

Lebih dari 4000 bahan kimia yang bisa membahayakan tubuh terdapat di dalam rokok. Ratusan zat beracun di dalam rokok sangat membahayakan kesehatan, bahkan terdapat 70 zat di dalamnya yang bisa memicu penyakit kanker.

Dilarang Merokok
Dilarang Merokok | Sumber gambar: Pxhere.com

Bahan-bahan berbahaya yang terdapat di dalam rokok, yaitu:
  • Gas oksidan. Gas ini bisa bereaksi bersama oksigen, bahaya yang ditimbulkannya yaitu risiko terkena penyakit stroke, dan masalah penggumpalan darah yang memicu serangan jantung.
  • Benzene. Zat ini biasanya ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak, bahayanya jika masuk ke dalam tubuh yaitu bisa menyebabkan kerusakan sel pada tingkat genetik. Bahkan zat berbahaya ini disebut-sebut bisa memicu resiko berbagai jenis kanker, seperti kanker ginjal dan leukimia.
  • Tar. Zat ini nantinya akan mengendap di paru-paru yang memberikan gangguan pada fungsi rambut kecil yang melapisi paru-paru. Hal ini bisa membahayakan, karena fungsi rambut tersebut yang vital yaitu untuk membersihkan kuman dan bakteri yang masuk ke paru-paru.
  • Karbon monoksida. Zat ini sering ditemukan pada asap knalpot mobil, zat ini nantinya mengikatkan diri pada hemoglobin darah secara permanen, yang berdampak buruk berupa menghambat penyediaan oksigen ke tubuh. Gejala yang sering dirsakan adalah mudah lelah.
  • Formaldehyde. Digunakan untuk mengawetkan mayat.
  • Cadmium. Digunakan untuk membuat baterai.
  • Arsenic. Digunakan dalam pestisida.
  • Toluene. Ditemukan pada pengencer cat.
  • Hydrogen cyanide. Digunakan untuk membuat senjata kimia.
  • Nikotin. Digunakan sebagai insektisida.
  • Banyak lainnya.

Akibat seseorang merokok, maka dirinya akan lebih rentan terkena serangan jantung. Seorang perokok bisa berisiko hingga empat kali lebih tinggi terkena penyakit jantung.

Dan risiko lebih tinggi lagi pada seorang perokok wanita yang juga mengonsumsi pil KB.

Masuknya zat-zat berbahaya dari sebatang rokok bisa membahayakan tubuh, terutama pada organ jantung. Misalnya zat nikotin di dalam rokok yang sangat berbahaya, masuknya nikotin ke dalam tubuh berakibat pada menurunnya kadar oksigen yang masuk ke dalam darah.

Efek buruk lainnya dari zat nikotin adalah meningkatkan tekanan darah, mempercepat detak jantung, merusak pembuluh darah dalam jantung, dan resiko pembekuan darah.

Untuk lebih lengkapnya, berikut di bawah ini berbagai bahaya merokok:

1. Kerusakan Otak

Merokok dapat menyebabkan kerusakan otak hingga kematian. Merokok juga meningkatkan risiko terkena masalah aneurisma otak.

Aneurisma otak merupakan sebuah masalah pembengkakan pada pembuluh darah yang disebabkan melemahnya dinding pembuluh darah.

Kondisi tersebut sewaktu-waktu dapat mengalami pecah, dan menyebabkan pendarahan di otak.

Selain itu, kebiasaan merokok ini dapat menyebabkan peningkatan risiko terkena stroke sebesar 50 persen.

Dari laman Kompas.com, seorang peneliti bidang psikologi di Northumbria University, Tom Heffernan dan Anna-Marie Marshall, menyebutkan bahwa merokok tidak diragukan lagi dapat merusak otak.

Mereka mengatakan bahwa rokok mengandung ribuan bahan kimia berbahaya yang mendatangkan malapetaka bagi kesehatan dan fungsi organ otak.

Dari penelitian yang dilakukan, para peneliti menemukan dampak buruk merokok berupa penurunan kemampuan menyerap informasi atau pelajaran, penurunan kemampuan memori (daya ingat) dan kognitif.

Kondisi bisa semakin parah apabila perokok juga sering mengonsumsi minuman keras. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Frontiers di Psychiatry.

Merokok memengaruhi korteks (lapisan di luar otak) yang berkaitan dengan fungsi untuk pemrosesan informasi dan daya ingat.

Lapisan korteks semakin menipis seiring bertambahnya usia. Namun akibat kebiasaan merokok ini dapat mempercepat penipisan lapisan korteks.

2. Gangguan Lambung dan Kerusakan Sistem Pencernaan

Kebiasaan merokok dapat mengakibatkan gangguan pada otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan, sehingga otot tersebut menjadi lemah.

Kondisi tersebut tidak baik, karena bisa menyebabkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu kerongkongan.

Dampaknya akan memicu penyakit asam lambung. Bahaya lainnya yang timbul yaitu ulkus (tukak) lambung dan kanker lambung.

Pada laman Merdeka.com menyebutkan beberapa jenis kerusakan sistem pencernaan akibat kebiasaan merokok, yaitu:
  1. Merokok bisa menyebabkan kanker usus, kanker perut, dan kanker kolorektal.
  2. Mengurangi aliran darah di perut disebabkan menyempitnya pembuluh darah. Bahkan jaringan yang sehat dapat mengalami kerusakan akibat zat di dalam rokok.
  3. Resiko mengalami pendarahan dan bisul yang terasa sakit di bagian usus halus dan lambung.
  4. Resiko peradangan usus (penyakit Crohn). Beberapa gejala yang menyertainya yaitu diare, pendarahan di usus, dan nyeri usus.
  5. Penyakit tukak lambung, dimana perokok yang terinfeksi bakteri H.Pylori lebih berisiko 
  6. lagi mengalami tukak lambung. 


3. Kanker Paru-paru

Hal yang sangat mengerikan dari kebiasaan merokok adalah bahayanya yang memicu penyakit kanker paru-paru. Kandungan zat kimia berbahaya di dalam rokok bisa menyebabkan terjadinya kerusakan sel-sel yang ada di paru-paru.

Kondisi ini yang akhirnya bisa memicu timbulnya sel kanker. Bahaya lainnya akibat merokok bagi paru-paru yaitu penyakit bronkitis, pneumonia, dan emfisema.

Zat berbahaya seperti karsinogen di dalam tembakau dapat merusak sel-sel di paru-paru, yang memicu penyakit kanker paru-paru.

Resiko kanker paru-paru umumnya dikaitkan dengan beberapa fakor, yakni berapa lama seseorang merokok, jumlah rokok yang dihisap per harinya, dan seberapa dalam perokok menghirupnya.

Nah, dengan segera berhenti merokok mulai dari sekarang, maka hal ini ternyata sangat penting dan sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko dari berkembangnya kanker paru-paru di dalam tubuh.

Lingkungan dengan asap tembakau sangat beresiko untuk mengembangkan resiko kanker paru-paru. Hal ini termasuk bagi orang yang sering berada dekat dengan orang yang merokok, walaupun dirinya bukan perokok, namun terkena asap rokok membuatnya beresiko tinggi terkena kanker paru-paru.

Studi menyebutkan bahwa filter rokok membahayakan paru-paru. Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa rokok dengan penggunaan filter justru lebih beresiko terhadap serangan kanker paru-paru.

Para perokok tentu sudah tidak asing lagi dengan sebutan rokok putih, atau sering juga disebut dengan rokok ringan. Umumnya rokok putih menggunakan filter berbentuk layaknya gabus, yang ada di ujung rokok.

Laman Independent.co.uk menyebutkan sebuah penelitian, bahwa kanker adenokarsinoma meningkat selama 50 tahun terakhir. Peningkatan kanker itu seiring dengan semakin tingginya konsumsi rokok putih oleh para perokok.

Adenokarsinoma menyerang jaringan pembentuk darah, limpa dan sumsum tulang, memicu pembesaran kelenjar getah bening, hingga menyebabkan produksi sel darah putih secara berlebihan.

Pemimpin penelitian, Dr Peter Shields asal Universitas Ohio di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa progpaganda rokok putih dengan iming-iming aman untuk kesehatan telah menipu masyarakat.

"Ini dilakukan untuk menipu perokok dan masyarakat berpikir bahwa mereka (rokok putih) lebih aman dari segi kesehatan," katanya.

"Data kami menunjukkan hubungan yang jelas antara penambahan lubang ventilasi (filter) rokok dengan peningkatan adenokarsinoma paru yang terlihat dalam waktu 20 tahun terakhir." lanjutnya.

Dari hasil penelitian tersebut, Food and Drugs Administratioin (FDA) AS didesak untuk melarang penggunaan filter pada rokok. Hal itu setelah dilakukan uji coba klinis, studi epidomologi dan investigasi toxilogical di banyak perusahaan tembakau.

Di Amerika Serikat dan Inggris sendiri telah membuat peraturan untuk melarang penggunaan label di setiap bungkus rokok dengan ungkapan “ringan” atau “tar rendah”.

Peneliti menjelaskan bahwa filter yang digunakan pada rokok putih mengakibatkan perokok menjadi lebih banyak menghirup asap yang di dalamnya berisi racun atau zat berbahaya.

Dr Peter Shields mengungkapkan bahwa filter rokok mengubah bentuk pembakaran tembakau, yang dampaknya zat berbahaya karsinogen lebih banyak masuk ke dalam tubuh, serta asap juga mencapai lebih dalam pada bagian paru-paru.

4. Penyakit pada Mulut dan Tenggorokan

Merokok mengakibatkan timbulnya masalah bau mulut dan menyebabkan noda pada gigi. Masalah lainnya yang timbul adalah penyakit gusi dan bahkan bisa menyebabkan kerusakan indera perasa.

Adapun penyakit serius akibat merokok ini yaitu risiko kanker pada bibir, lidah, tenggorokan, dan pita suara.

Merokok ataupun penggunaan produk tembakau telah memberikan dampak pada banyak orang dewasa berupa masalah gusi. Merokok membuat risiko berkembangnya penyakit gusi menjadi tinggi.

Penggunaan bahan tembakau bisa menyebabkan terhambatnya aliran darah ke gusi, hal ini mengakibatkan masalah bagi gusi karena terhambatnya asupan nutrisi ke gusi, selain itu asupan oksigen juga terhambat. Kondisi seperti ini menyebabkan gusi beresiko mengalami infeksi.

Merokok bisa menyebabkan kerusakan lapisan tulang dan jaringan pada gigi. Berikut berbagai dampak lainnya yang beresiko dialami para perokok berat:
  • Bau napas menjadi tidak sedap.
  • Kepadatan tulang pada rahang yang menurun.
  • Perubahan warna gigi.
  • Penyakit gusi
  • Penumpukan plak dan karang gigi yang parah.
  • Risiko terjadinya lubang pada gigi.
  • Munculnya bercak-bercak putih di dalam mulut (leukoplakia).
  • Beresiko terkena penyakit sinusitis.
  • Beresiko mengalami peradangan kelenjar ludah.
  • Beresiko terkena penyakit kanker mulut.
  • Beresiko terkena infeksi periodontiti yang menyebabkan kerusakan pada jaringan pendukung gigi karena adnya serangan bakteri pada rongga mulut

Seorang perokok terkena risiko lebih tinggi hingga enam kali lipat terkena kanker mulut dan tenggorokan apabila dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Penelitian telah menunjukan bahwa dengan memutuskan berhenti merokok, maka hal ini sangat bagus karena menurunnya risiko terkena penyakit gusi secara signifikan.

Baik Anda perokok ataupun bukan, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter gigi jika mengalami gejala-gejala berupa: bau mulut yang tidak kunjung hilang, Gusi terasa sangat nyeri disertai dengan bengkak, dan gusi berdarah saat disikat.

5. Kerusakan Tulang

Kandungan zat racun di dalam rokok dapat mengakibatkan masalah yang cukup serius bagi tulang, yaitu mengakibatkan kerusakan tulang dan menghambat fungsi dari sel-sel konstruksi.

Hal ini yang menyebabkan para perokok lebih rentan untuk terkena masalah kerapuhan tulang (seperti osteoporosis).

Selain itu, kandungan zat racun di dalam rokok bisa merusak keseimbangan hormon-hormon yang berfungsi menjaga kekuatan tulang, salah satunya yaitu hormon estrogen.

Pembentukan massa tulang dimulai sejak masa kanak-kanak dan mencapai puncaknya pada saat seseorang berumur 30 tahun. Nah, orang yang memiliki kebiasaan merokok (apalagi sejak berumur muda) akan mengalami pertumbuhan tulang yang tidak optimal.

Hal ini mengakibatkan para pecandu rokok umumnya mempunyai tulang yang lebih kecil dan lebih tipis dibandingkan orang sehat yang tidak merokok.

Adapun pada wanita, ketika berada di masa menopause maka secara alamiah akan mengalami penurunan kadar hormon estrogen, dimana jenis hormon ini bermafaat besar bagi kesehatan dan perkembangan tulang.

Terjadinya penurunan kadar estrogen yang disertai dengan kebiasaan buruk merokok, akan mengakibatkan masalah penipisan tulang akan menjadi semakin cepat.

Dampak dari kandungan zat nikotin dan zat-zat berbahaya lainnya di dalam rokok bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan kekuatan tulang, dampaknya bisa merusak sel-sel pertahanan tubuh yang sangat penting.

Zat berbahaya di dalam sebatang rokok juga akan menganggu keseimbangan hormon (estrogen), yang dampaknya akan memicu terjadinya kerapuhan tulang.

Merokok menyebabkan organ hati justru menghasilkan terlalu banyak enzim penghancur hormon, yang kondisi ini memicu terjadinya penipisan tulang, lebih-lebih lagi bagi wanita yang telah memasuki masa menopause.

Hal lainnya, merokok ternyata dapat meningkatkan kadar hormon kortisol, ini adalah jenis hormon yang bisa mengakibatkan kerusakan tulang.

Bahaya lainnya dari zat nikotin yaitu dapat merusak sel osteoblast, itu merupakan jenis sel yang memiliki fungsi penting dalam membuat sel tulang yang baru.

Hasil sebuah penelitian menemukan bahwa jika seorang perokok terkena masalah patah tulang, maka proses pemulihannya dapat berjalan lebih lambat dibandingkan orang sehat yang tidak merokok.

Semakin banyak seseorang menghisap rokok, maka akan semakin banyak dibutuhkan waktu untuk memperbaiki kesehatan tulang.

Penelitian menunjukan bahwa dengan setahun berhenti merokok, maka para wanita yang sudah dalam masa menopause mengalami perbaikan kepadatan tulang secara signifikan, hal itu jika dibandingkan dengan para wanita yang terus menghisap rokoknya.

loading...

6. Kerusakan Kulit

Para perokok akan mengalami resiko untuk terlihat lebih tua dibandingkan orang-orang yang tidak merokok.

Dampak dari merokok ini yaitu menyebabkan hambatan pengiriman oksigen ke kulit, sehingga terjadi kekurangan asupan oksigen pada kulit.

Kebiasaan merokok meningkatkan resiko penuaan dini, berupa tampilnya kerutan di sekitar mata dan mulut. Pada laman Vemale.com menyebutkan hal-hal apa saja yang terjadi pada kulit jika seseorang memiliki kebiasaan merokok.

Kebiasaan merokok bisa menyebabkan masalah kerutan di wajah, dimana munculnya garis kerutan di wajah ini banyak dialami oleh para perokok berat.

Garis kerutan bisa muncul pada bagian mulut maupun mata, semakin seseorang sering merokok maka garisnya akan semakin kentara. Munculnya garis kerutan tersebut karena kontraksi otot wajah yang tampak akibat sering merokok.

Perubahan warna kulit bisa juga terjadi akibat kebiasaan merokok. Biasanya dampak dari merokok ini menyebabkan kulit menjadi cenderung berwarna kuning keabu-abuan, serta terlihat sedikit pucat.

Dampak lainnya yaitu kulit menjadi cenderung lebih kering dan teksturnya berubah.

Merokok bisa menyebabkan penipisan kulit, dimana bahaya dari merokok ini bisa meyebabkan gangguan pada sirkulasi darah, sehingga suplai darah di dalam tubuh menjadi terhambat.

Kondisi tersebut mengakibatkan bagian-bagian kulit tidak memperoleh asupan oksigen secara optimal, yang akibatnya memicu masalah penipisan kulit.

Asap rokok juga bisa mengakibatkan timbulnya jerawat dan komedo, karena dampaknya yang bisa menghambat pori-pori, sehingga debu dan kotoran yang tinggal di dalamnya. Keadaan seperti ini tidak baik karena membuat kulit sulit bernafas.

Selain itu, kulit wajah juga kehilangan kelembaban karena sering terkena paparan asap rokok. Asap rokok juga memicu kulit mengalami masalah penuaan dini.

Gejala-gejala penuaan dini yang biasa terjadi yaitu kerutan di wajah dan munculnya spot hitam yang semakin terlihat jelas.

Merokok juga menyebabkan masalah serius berupa kanker kulit. Para peneliti telah menemukan bahwa bagian kulit yang banyak dan sering terkena paparan asap rokok secara langsung, akan mengalami bahaya resiko kanker kulit.

Yang cukup sering diserang jenis kanker ini yaitu bagian mulut dan bibir.

7. Gangguan pada Organ Reproduksi

Merokok dapat berdampak menghambat fungsi sistem reproduksi dan menurunkan kesuburan seseorang.

Pria yang merokok dapat terkena resiko impotensi, kualitas maupun kuantitas sperma menjadi menurun, hingga bisa menyebabkan kanker testis.

Bagi wanita yang memiliki kebiasaan merokok maka bisa beresiko pada gangguan kesuburannya. Bahaya lainnya yaitu risiko penyakit kanker serviks.

Hal itu karena zat-zat di dalam rokok memperlemah kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi HPV.

Dari laman DW.com, para Ilmuwan Universitas Saarland Mathias Montenarh, menyatakan bahwa dari hasil penelitian yang mereka lakukan, diketahui adanya perubahan negatif pada membran dan DNA sel sperma perokok.

Dampak dari sering merokok bisa menyebabkan pergerakan sperma di dalam tubuh mengalami hambatan, serta sperma menjadi lebih mudah mati.

Oleh karena itu, para peneliti menghimbau agar para pria yang memang masih ingin mempunyai anak lagi, maka hendaknya menjauhi yang namanya merokok, termasuk menjauhi paparan asap rokok yang berasal dari orang lain.

Di dalam asap rokok terkandung zat kimia yang bisa mempengaruhi kondisi DNA, yang berdampak seseorang tidak bisa lagi membuahi sel telur. Merokok bisa menyebabkan perusahan betuk sperma yang mengakibatkan pembuahan tidak terjadi.

Di dalam cairan sperma dari orang yang memiliki kebiasaan merokok, para peneliti menemukan kotin di dalamnya, dalam kadar yang jauh lebih tinggi dibandingkan pria yang tidak merokok.

Kotin merupakan produk penguraian nikotin, yang dampaknya jika terlalu tinggi kadarnya di dalam sperma, mengakibatkan kemampuan berenang sel sperma menjadi menurun.

Profesor Mohammed Hammadeh menjelaskan bahwa bercak yang terdapat pada sel sperma, itu mengartikan bahwa sel sudah rusak. Adapun kondisi sel sperma yang sehat yaitu tidak bernoda.

Setelah dilakukan tes, diketahui bahwa sel sperma yang telah mengalami kerusakan DNA tidak bisa membuahi sel telur.

8. Memicu Kepikunan Dini

Dari laman CNNindonesia.com, rokok mengandung lebih dari empat ribu zat kimia, diantaranya terdapat zat racun yang berbahaya seperti aesenik, karbonmonoksida, butane, amonia dan metanol.

Berdasarkan hasil studi yang dipublikasikan di jurnal Frontiers in Psychiatry, yang dilakukan oleh para peneliti di Northumbria University, menemukan bahwa dalam jangka panjang paparan zat kimia beracun bisa merusak otak. Kondisi ini mengakibatkan kemampuan belajar dan daya ingat menjadi menurun.

Merokok dalam jangka panjang berdampak pada penurunan fungsi memori otak, termasuk mudah lupa seperti dalam meletakkan barang.

Sehingga sering merokok akan memicu seseorang menjadi mudah pikun, bahkan bisa berpotensi kepikunan terjadi saat usia masih muda.

Dan parahnya, bahaya kepikunan akibat merokok ini tidak hanya mengintai para perokok aktif, namun para perokok pasif bisa terkena dampak kepikunan ini.

Tim peneliti mengungkapkan bahwa orang yang merokok dan juga mengonsumsi banyak minuman beralkohol akan mengalami penurunan memori dalam skala besar. Efek ganda ini sangat buruk bagi para perokok dan peminum akohol.


9. Melemahkan Gen Pelindung Arteri

Dari laman CNNindonesia.com, merokok bisa meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah akibat lemahnya sebuah gen.

Pada sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Circulation, menemukan bahwa merokok berdampak pada bahaya penumpukan plak, yang dapat membuat kaku pembuluh darah, kondisi inilah yang akhirya mengakibatkan penyakit jantung.

Diketahui bahwa satu dari lima kasus penyakit jantung koroner adalah akibat dari kebiasaan merokok, yang dikaitkan dengan 1,6 juta kematian di dunia pada setiap tahunnya. 

10. Memicu Stres

Para perokok ternyata mengalami resiko yang lebih tinggi terkena stres. Sebagian orang yang merokok mungkin menganggap merokok bisa membuat pikiran lebih tenang.

Sehingga tidak jarang yang menilai bahwa kandungan nikotin bisa menenangkan pikiran, namun pada faktanya ini adalah hal yang keliru.

Hal itu karena yang menyebabkan perokok gelisah dan tidak tenang adalah gejala putus obat terhadap nikotin.

Sehingga dengan kata lain, merokok menyebabkan kecanduan terhadap zat nikotin, ketika asupan zat nikotin ini terpenuhi maka perokok “seakan-akan” merasa lebih tenang.

Nikotin dalam rokok mencapai otak hanya dalam waktu 10 detik saja, efek yang katanya menghilangkan stres setelah merokok adalah berkat adanya pelepasan dopamin di otak.

Pelepasan dopamin inilah yang memberikan rangsangan perasaan senang, serta saraf akan ikut bersantai.

Menurut para ilmuwan di University of East London, bahwa adanya efek yang menenangkan pada rokok merupakan bentuk kecanduan secara psikologis saja.

Zat nikotin bekerja dengan mengubah kimia otak, dengan cara mempengaruhi neurotransmitter. Hal tersebut bisa mengubah cara bekerja sel-sel otak (menjadi tidak normal).

Nah, jika perokok tidak lagi memperoleh asupan nikotin, maka membuat kondisi suasana hati menjadi buruk.

Sehingga, orang yang memiliki kebiasaan merokok, sangat bergantung pada zat nikotin. Dan ternyata merokok tidaklah memiliki manfaat mengurangi stres.

Bahkan jika seseorang terus-menerus memompa nikotin dalam darah, maka dampaknya bisa membahayakan kesehatan tubuhnya secara keseluruhan.

Fakta yang ada bahwa dalam jangka panjang, para pecandu rokok mengalami kenaikan resiko tingkat stres yang cukup signifikan.

Jika Anda masih merasa bahwa merokok dapat menghilangkan stres? Ketahuilah bahwa merokok hanya menyembunyikan masalah Anda sementara saja.

Bahkan, penelitian menunjukan bahwa dengan berhenti merokok, maka dapat mengurangi tingkat kecemasan dan stres.

Yang penting, seseorang berhenti merokok, lalu mengalihkan dirinya pada kegiatan yang bermanfaat seperti membaca, olahraga, dll. Sehingga nantinya bisa jauh lebih bahagia dan bebas stres.

Hal Penting Lainnya

Walaupun tidak semua perokok meninggal karena kanker, penyakit jantung, atau pun stroke, namun memasukan zat-zat berbahaya dari sebatang rokok ke dalam tubuh bisa sangat menurunkan kualitas hidup.

Orang yang sering merokok akan sangat rentan terkena batuk-batuk, sesak napas, mudah capek, bahkan merokok membuat sistem kekebalan tubuh melemah.

Dapat dikatakan, bahwa orang yang merokok maka sama saja dirinya sedang menabung racun di dalam tubuh. Jika hal ini berlangsung dalam jangka panjang, maka risiko terkena penyakit berbahaya pun menjadi sangat tinggi di masa tua.

Bahaya merokok ini tidak hanya mengenai Anda, namun orang-orang terdekat bisa sangat berpotensi terkena bahaya dari menghirup asap rokok yang beracun.

Apakah Rokok Elektronik (Vape) Berbahaya?

Rokok Vape

Penggunaan rokok elektrik atau vape pada awalnya bertujuan untuk membantu perokok agar berhenti merokok, atau juga mengurangi penggunaan rokok tembakau.

Sebagian pihak mengklaim bahwa penggunaan rokok elektrik lebih aman jika dibandingkan rokok tembakau. Namun, apakah hal ini benar bahwa bahaya vape tidak ada apa-apanya dibandingkan rokok tembakau?

Vape atau rokok elektrik merupakan salah satu jenis dari penghantar nikotin elektronik. Cairan di dalam tabung rokok elektrik terkandung zat nikotin, gliserin, propilen glikol, dan penambah rasa.

Propilen glikol atau gliserin berfungsi untuk memproduksi uap air. Hasil penelitian menyatakan bahwa menghirup propilen glikol bisa mengakibatkan resiko saluran pernapasan mengalami iritasi.

Dengan demikian, penggunaan rokok elektrik tetap saja memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Rokok elektrik juga memiliki kandungan nikotin sebagai zat adiktif.

Sehingga ketika Anda berhenti menggunakan rokok elektrik, maka akan timbul perasaan dimana Anda ingin selalu menggunakannya lagi, sehingga menimbulkan perasaan negatif seperti gelisah, mudah marah, depresi, dan kecemasan.

Menggunakan rokok elektrik maupun rokok tembakau dalam jangka panjang, maka akan mengakibatkan bahaya kesehatan yang serius.

Beberapa penelitian para ahli kesehatan telah menyatakan bahwa rokok elektrik jauh dari kata tidak berbahaya.

Berdasarkan penjelasan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, menyebutkan tentang bahaya rokok elektrik (vape), bahwa kandungan nikotin di dalam vape bisa sangat membahayakan, terutama bagi anak muda karena nikotin bisa merusak perkembangan otak.

Selain itu, kandungan nikotin di dalam vape sangat membahayakan kesehatan wanita hamil dan janin yang ada dalam kandungannya.

Penelitian lainnya menunjukkan bahwa kandungan zat kimia di dalam rokok elektrik bisa merusak jaringan paru-paru, serta mengakibatkan gangguan pada sel paru-paru dalam menangkal bahaya dari luar seperti kuman dan lainnya.

Pada rokok vape, di dalamnya terdapat zat kimia propylene glycol (PG), zat ini akan menyerap kelembapan pada kulit sensitif di dalam lubang hidung.

Hal tersebut menyebabkan perokok vape yang suka menghembuskan asapnya melalui lubang hidung, mengakibatkan kulit di dalam lubang hidung mengering, bahkan bisa mengakibatkan terjadinya pendarahan hidung. 
Share:

Penyebab Menopause Dini & Cara Mencegahnya (Gejala Menopause)

Menopause adalah sebuah keadaan yang sebenarnya normal (alamiah), dimana kondisi ini akan dialami oleh setiap wanita, ini bukanlah sebuah gangguan medis atau penyakit. Menopause secara sederhananya merupakan kondisi seorang wanita yang tidak adanya periode menstruasi selama 12 bulan.

Menopause dapat dikatakan sebuah masa berakhirnya siklus menstruasi pada wanita, seiring dengan proses penuaan maka semua wanita akan mengalami yang namanya masa menopause.

Kondisi menopause saat fungsi ovarium dari seorang wanita berhenti. Ovarium atau indung telur merupakan bagian dari kelenjar reproduksi wanita.

Ovarium berada di bagian panggul, ada di setiap sisi rahim. Fungsi ovarium bekerja untuk menghasilkan telur (ovum), dan juga menghasilkan hormon kewanitaan seperti progesterone dan estrogen.

Secara sederhana-nya, terjadinya menopause yaitu saat kondisi ovarium tidak lagi bekerja melepaskan telur.

Ovarium memiliki fungsi penting dalam menghasilkan hormon-hormon kewanitaan, serta juga berfungsi dalam perkembangan karakteristik tubuh wanita.

Hormon-hormon yang dihasilkan dari ovarium ini bekerja untuk mengontrol siklus menstruasi dan kehamilan pada seorang wanita.

Adapun hormon estrogen memiliki fungsi penting dalam melindungi tulang. Sehingga hal inilah yang menyebabkan seorang wanita bisa terkena osteoporosis (masalah pengeroposan tulang), karena ovarium tidak lagi bekerja dengan maksimal untuk menghasilkan hormon estrogen yang mencukupi bagi kebutuhan.

Menopause

Usia Wanita Yang Mengalami Menopause
Umumnya usia wanita yang memasuki masa menopause adalah sekitar 51 tahun. Walaupun memang tidak bisa dipastikan kapan seorang wanita memasuki masa menopause.

Kebanyakan menopause terjadi diantara usia 45 dan 55, namun menopause bisa terjadi lebih awal seperti sekitar 40 tahun, atau juga bisa lebih lama pada wanita berumur 60-an tahun.

Yang perlu diingat menopause adalah hal yang normal dan alami. Namun ada wanita yang ternyata mengalami menopause dini. Menopause yang terjadi pada umur 40 ke bawah disebut sebagai menopause dini.


Gejala dan Indikasi Menopause
Biasanya mereka pada wanita yang mulai memasuki masa menopause mengalami sebuah hal yang berbeda, yaitu munculnya perasaan hangat pada tubuh, dimana rasa hangat tiba-tiba menyebar ke tubuh bagian atas, yang baisanya juga memunculkan efek berupa kulit yang berkeringat dan memerah.

Munculnya perasaan ini berlangsung selama beberapa menit saja. Dengan intensitas yang berbeda-beda pada setiap wanita. Beberapa gejala lainnya dari wanita yang mulai memasuki masa menopause, yaitu:
  • Terjadinya perubahan pada siklus menstruasi, berupa mengalami periode menstruasi yang tidak teratur dan volume pendarahan yang sedikit atau justru terlalu banyak.
  • Tubuh mudah sekali lelah.
  • Perasaan atau mood menjadi sangat mudah berubah.
  • Mengalami susah tidur, atau sering terbangun secara tiba-tiba di malam hari.
  • Berkeringat pada malam hari.
  • Rentan mengalami stres, depresi, uring-uringan, sedih, emosi dan semacamnya.
  • Penurunan secara signifikan gairah hubungan seksual.
  • Jantung berdetak dengan cepat.
  • Muncul sensasi rasa panas dan berkeringat yang tidak wajar.
  • Kesulitan untuk berkonsentrasi.
  • Mengalami sakit kepala maupun migrain.
  • Muncul rasa sakit pada otot dan persendian yang kurang wajar penyebabnya.
  • Mengalami masalah pada kontrol kandung kemih.
  • Vagina kering dan kurang elastis, hal terjadi disebabkan adanya penipisan pada jaringan vulva, serviks dan vaginal. Kekeringan pada vagina bisa mengakibatkan rasa gatal atau sakit saat berhubungan intim.
  • Libodo menurun.
  • Rambut yang cenderung menipis.
  • Tubuh lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih.
  • Berat badan meningkat,
  • Metabolisme tubuh lambat.

Tidak semua wanita mempunyai gejala-gejala dan proses menopause yang sama. Dimana tidak semua wanita akan mengalami seluruh gejala menopause tersebut.

Adapun proses menopause biasanya ditandai dengan terjadinya menstruasi yang akan berakhir secara bertahap. Dimana nantinya frekuensi menstruasi akan semakin jarang, hingga akhirnya menstruasi akan berhenti sama sekali.

Disamping itu bahwa tidak menutup kemungkinan siklus menstruasi bisa berakhir secara tiba-tiba. Pada kondisi seperti ini maka biasanya gejala-gejala yang mucul bisa lebih parah daripada wanita yang mengalami berakhirnya siklus menstruasinya secara bertahap.

Disarankan untuk menghubungi dokter ketika Anda mengalami gejala menopause yang terasa cukup parah, contohnya seperti munculnya rasa nyeri atau infeksi karena kondisi vagina yang kering, muncul pendarahan setelah melewati masa menopause, dan tanda-tanda atau kondisi tidak wajar lainnya.

Menopause pada dasarnya tidak memerlukan penanganan yang khusus. Disamping itu gejala-gejalanya juga tidaklah permanen, dimana gejala-gejala akan berkurang bahkan hilang sebagiannya seiring dengan berjalannya waktu.

Anda bisa melakukan perubahan gaya hidup yang menjadi lebih sehat agar bisa mengurangi gejala-gejala itu. Anda hanya perlu menerapkan hal-hal simple, seperti menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang. Disarankan untuk memperbanyak asupan serat seperti makan banyak sayuran dan buah.

Banyak minum air putih dan juga lakukan olahraga sederhana secara rutin. Olahraga bertujuan untuk membuat tubuh bugar, sehat dan mencegah kenaikan berat badan secara siignifikan yang rentan pada masa menopause, selain itu rutin berolahraga juga bermanfaat agar bisa menjaga kekuatan dan kesehatan tulang, sehingga tulang tidak mudah keropos.

Untuk menanggulangi munculnya gejala seperti mudah berkeringat, muncul rasa panas pda tubuh, dan jantung terasa berdebar, maka Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan pakaian yang tipis berbahan katun. Selain itu batasi konsumsi kafein, makanan pedas, minuman yang panas, minuman keras dan hindari stres.

Kemudian pastikan Anda memiliki istirahat yang cukup dalam setiap harinya. Pastikan tidur di malam hari yang cukup, selain itu disarankan tidur siang selama 30 menit.

Penyebab Menopause Dini
Di samping fase alamiah, tenyata ada beberapa hal yang bisa memicu menopause lebih cepat terjadi. Berikut beberapa faktor risiko penyebab menopause dini:

1. Faktor Genetik
Peneliti percaya bahwa usia menopause dari seorang wanita, memiliki keterkaitan dengan genetik. Maksudnya seorang anak perempuan akan memulai masa menopause yang masanya tidak jauh berbeda dengan ibunya ketika mengalami menopause dulu.

Ketika seorang ibu mengalami menopause dini, maka anak perempuannya akan juga mengalami resiko tinggi mengalami menopause dini.

2. Terapi Radiasi dan Kemoterapi
Melakukan pengobatan kanker atau penyakit lainnya yang memakai metode terapi radiasi atau kemoterapi pada bagian sekitar panggul, hal ini bisa mengakibatkan meningkatnya resiko menopause dini.

Pengobatan dengan terapi radiasi pada bagian tubuh sekitar panggul bisa menyebabkan gangguan pada fungsi ovarium.

loading...

3. Tindakan Bedah atau Operasi
Jika seorang wanita menjalani operasi untuk mengangkat ovarium karena penyakit atau masalah tertentu, maka ini memberikan efek samping berupa resiko menopause dini.

4. Kebiasaan Buruk Merokok
Kebiasaan merokok ini sudah umum diketahui memberikan dampak bahaya bagi kesehatan, termasuk juga bisa meningkatkan resiko terjadinya menopause dini pada wanita.

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa para wanita yang merokok umumnya akan mengalami menopause yang lebih cepat dibandingkan wanita yang tidak merokok. Dan secara umum tentunya rokok adalah penyebab utama timbulnya banyak penyakit berbahaya.

5. Kegemukan
Kondisi tubuh yang gemuk pada seorang wanita, menyebabkan kemungkinan estrogen bisa tersimpan di dalam jaringan lemak, kondisi ini kurang baik karena bisa memicu menopause dini.

6. Banyak Pikiran dan Stress
Seringnya berpikir terlalu keras, banyak pikiran, mengalami tekanan,  ataupun stress bisa memicu resiko menopause dini. Terjadinya menopause bisa karena terjadinya ketidakseimbangan hormon akibat stress dan banyak pikiran, yang juga mengakibatkan menstruasi menjadi tidak teratur dan terganggu.

7. Sering Melakukan Masturbasi
Sering masturbasi ternyata bisa mengakibatkan resiko menopause dini pada seorang wanita.
Melakukannya memang sangat menyenangkan bagi wanita, karena bisa mencapai puncak dari nikmatnya, walaupun melakukannya dengan menggunakan alat bantu sex.

Akan tetapi jika terlalu sering, bisa menyebabkan semakin tingginya efek ketagihan untuk melakukan lagi, dan ini kurang baik. Dampak lainnya dari terlalu sering masturbasi yaitu bisa mengakibatkan gangguan kesehatan berupa mudah lelah dan nyeri pada panggul.

8. Malas Melakukan Olahraga
Kurangnya aktivitas olahraga juga bisa mengakibatkan terjadinya menopause dini. Aktivitas olahraga akan bisa menyehatkan tubuh, serta akan memperlancar hormon bermanfaat di dalam tubuh. Sedikitnya aktivitas olahraga bisa menyebabkan pelepasan dan kerja hormon di dalam tubuh menjadi terhambat.

9. Kurangnya Mengonsumsi Asupan Antioksidan
Kekurangan asupan antioksidan mengkibatkan masalah bagi kesehatan tubuh seperti utamanya membuat kekebalan tubuh melamah, termasuk juga dapat beresiko menopause dini pada wanita.

Jika seorang wanita mengonsumsi makanan kurang sehat seperti makanan cepat saji, junk food dan jenis makanan lainnya yang sedikit memiliki nutrisi, dampaknya mengakibatkan metabolisme tubuh menjadi lambat, ketidakseimbangan hormon dan melemahnya sistem imun tubuh.

10. Penyakit
Penyakit kronis yang menahun bisa memicu terjadinya menopause dini. Selain itu, penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis, dan penyakit kelainan kromosom seperti sindrom Turner bisa meningkatkan resiko wanita terkena menopause dini.

Melakukan metode pengobatan kanker seperti kemoterapi dan radioterapi. Kedua metode tersebut bisa menyebabkan meningkatnya resiko menopause dini pada seorang wanita.

Demikian juga wanita yang menjalani prosedur medis berupa operasi pengangkatan rahim atau ovarium akan rentan terkena masalah menopause dini.

11. Faktor Aktivitas
Para wanita yang belum juga menikah dan terlalu sibuk bekerja adalah hal yang kurang baik, karena bisa menjadikan menopause lebih cepat. Hendaknya para wanita segera menikah dan membatasi aktivitas bekerja (bekerja secukupnya), hindari melakukan pekerjaan kantor dan sebagainya yang terlalu berat atau yang memberikan tekanan psikis yang berat.

Cara Mencegah Menopause Dini

1. Beristirahat Yang Cukup
Hendaknya tidur malam yang cukup pada setiap harinya, waktu tidur malam yang cukup adalah antara 6-8 jam. Dengan memiliki tidur yang cukup sangat bermanfaat agar bisa meningkatkan produksi hormon estrogen di dalam tubuh wanita.

2. Gaya Hidup dan Pola Makan Sehat
Ketika memasuki masa menopause, maka umumnya tubuh akan lebih mudah menimbun lemak. Sehingga penting untuk lebih memperhatikan hal ini saat masa menopause, mulailah untuk membatasi konsumsi gula, karein, lemak, tepung, makanan pedas dan garam.

Yang perlu dilakukan adalah memperbanyak asupan serat, Anda disarankan mengonsumsi sayuran hijau, gandum dan makanan kaya omega-3. Selain itu, penuhi juga kebutuhan kalsium.

Hindari atau batasi sebisa mungkin paparan zat kimia yang beresiko masuk dan bersarang di dalam tubuh. Baik itu dari minuman, makanan, make up, sabun mandi, dan lainnya yang bisa memicu gangguan hormonal tubuh yang berujung pada menopause dini.


3. Hindari Makanan Cepat Saji
Makanan cepat saji di dalamnya terkandung gizi yang rendah dan tidak seimbang, disamping itu makanan cepat saji di dalamnya terdapat kandungan kolesterol yang tinggi. Mengonsumsi asupan yang banyak mengandung kolesterol akan berdampak buruk pada terganggunya produksi hormon estrogen.

4. Hindari Rokok (Baik Sebagai Perokok Aktif Maupun Pasif)
Baik itu perokok aktif maupun perokok pasif mengalami dampak bahaya bagi organ jantung dan menyebabkan kanker. Kandungan nikotin di dalam rokok juga berdampak buruk berupa mematikan sel telur. Kondisi inilah yang akhirnya mengakibatkan menopause dini.

Menurut American Society of Reproductive Medicine, menjelaskan bahwa merokok dapat memicu terjadinya menopause usia dini. Kandungan kimia didalamnya berupa nikotin, sianida, dan karbon monoksida berdampak buruk berupa mempercepat tingkat kehilangan sel telur.

5. Kelola Stres
Penting untuk menghindari stres, karena kondisi stres bisa memicu menopause dini. Jaga pikiran agar terhindar dari stres, dengan memiliki kehidupan yang tenang maka Anda bisa lebih terhindar dari stres.

6. Terapi Hormon
Apabila muncul masalah berupa kegagalan ovarium prematur, maka terapi hormon (HRT) menjadi metode yang cuukp baik. Akan tetapi, terapi hormon tersebut tidak dijadikan sebagai solusi awal, hal itu karena adanya resiko berupa penyakit kardiovaskular, stroke dan kanker payudara. Oleh karena itu, penting untuk melakukan konsultasi intensif pada dokter mengenai adanya kemungkinan risiko dari terapi ini.

7. Jangan Minuman Alkohol
Mengosumsi minuman beralkohol dapat berdampak pada menopause dini. Mengonsumsi alkohol akan memangkas kalsium yang ada di dalam tubuh. Menjauhi minuman beralkohol adalah hal yang sangat utama agar bisa mencegah menopause dini.

Konsumsi alkohol juga bisa menurunkan tingkat kesuburan seorang wanita, menimbulkan kecemasan dan membuat susah tidur.

8. Penting Untuk Mengetahui Segala Faktor Risiko
Sherry Ross, M.D, dari Pusat Kesehatan Providence Saint John, Santa Monica, menjelaskan bahwa seorang wanita perlu memperhatikan faktor risiko dari menopause diri. Cermati riwayat genetik pada keluarga, tanyakan kepada ibu Anda kapan dirinya mulai memasuki masa menopause dahulu.

Selain itu, faktir risiko menopause dini lainnya yaitu memiliki kondisi tubuh yang terlalu kurus atau gemuk, memiliki kebiasaan merokok yang panjang, pernah menjalani kemoterapi atau terapi radiasi, mengalami penyakit autoimun, dan epilepsi.

Faktor-faktor tersebut memang umumnya tidak dpat untuk diubah, kecuali pada faktor berat badan dan kebiasaan merokok yang perlu dihilangkan.

9. Berolahraga Tetapi Jangan Berlebihan
Olahraga menjadi suatu yang sangat penting agar bisa mencegah menopause dini. Dengan berolahraga maka tubuh akan menjadi lebih baik dalam mengatur hormon dan juga mencegah penumpukan lemak di dalam tubuh.

Akan tetapi olahraga jangan dilakukan secara berlebihan, karena dampaknya justru membuat ketidakseimbangan hormon, yang akhirnya menimbulkan ovulasi yang tidak teratur. Kondisi ini bisa menyebabkan resiko penipisan hormonal dini.

10. Konsumsi Asupan Yang Mengandung Fitoestrogen
Sebelum menopause, kondisinya wanita tersebut mengalami tingkat estrogen yang rendah, sehingga dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan fitoestrogen, seperti kedelai, gandum biji-bijian, kacang-kacangan, kenari, melon, pepaya, dan biji wijen, mengonsumsinya bermanfaat untuk menghindari menopause dini.

11. Konsumsi Makanan Yang Kaya Akan Antioksidan
Kandungan berupa senyawa antioksidan memiliki fungsi penting dalam mencegah penuaan dini. Dimana menopause adalah tanda penuaan pada tubuh secara keseluruhan. Bagi para wanita sangat disarankan untuk memenuhi asupan yang kaya antioksidan seperti wortel, stroberi, blackberry, raspberry, cranberry, paprika, brokoli, minyak zaitun, dan kacang.

Langkah Penanganan Medis Untuk Gejala Menopause Yang Mengganggu
Tidak semua wanita dapat dengan lancar melewati gejala-gejala menopause yang muncul hanya dengan melakukan cara-cara antisipasi sederhana. Ketika mengalami gejala menopause yang parah, dimana kondisi tersebut menyebabkan rutinitas sehari-hari menjadi tidak bisa berjalan, maka dokter biasanya akan memberikan resep obat untuk mengatasi atau meminimalisir gejala mengganggu yang muncul.

Terapi penggantian hormon adalah salah satu metode penanganan menopause yang sangat sering dilakukan, dimana terapi ini memiliki tingkat keefektifannya yang lumayan tinggi. Adapun obat-obatan dari terapi ini tersedia dari berbagai bentuk seperti tablet, koyo, gel, krim, dan implan.

Manfaat yang diperoleh dari terapi ini selain dapat meminimalisir dampak dari gejala menopause, juga bisa mengurangi risiko osteoporosis dalam jangka panjang terapi.

Melakukan terapi ini tentunya dengan rekomendasi dari ahli kesehatan atau dokter. Kemudian penggunaan obat-obatan terapi ini bisa di-stop sedikit demi sedikit ketika gejala-gejala menopause tidak lagi ada.

Biasanya, durasi gejala menopause yang dialami oleh seorang wanita yaitu selama 4 tahun (kurang lebih) setelah masa menstruasi terakhir.

Selain terapi penggantian hormon, terdapat bentuk penanganan lainnya yang dilakukan dalam mengurangi gejala menopause yang membuat tidak nyaman (mengganggu) yaitu penggunaan obat clonidine (salah satu obat antihipertensi) atau obat antidepresan tertentu yang berfungsi untuk menekan dampak gejala berupa jantung sering berdebar tidak wajar, sering muncul keringat, muncul sensasi rasa panas pada tubuh, serta berkeringat di malam hari yang dingin.

Penggunaan pelumas vagina berguna untuk mengatasi kekeringan pada vagina. Pada setiap metode pengobatan maka berkemungkinan akan memberikan sebuah efek samping.

Sehingga penting untuk rajin berkonsultasi dengan dokter, terutama jika ada hal tidak wajar timbul. Pemeriksaan rutin berguna untuk membantu dokter dalam menilai keefektifan metode pengobatan yang diberikan, serta memantau perkembangannya.
Share:

17 Gejala Kanker Serviks (Pencegahan & Pengobatan Kanker Serviks)

Hal yang sangat penting bagi para wanita untuk memperhatikan setiap perubahan tidak wajar yang terjadi pada tubuhnya. Sehingga gejala kanker serviks dapat dikenal dengan sedini mungkin. Hal ini penting agar bisa memperoleh penanganan yang lebih cepat dan tepat, sehingga peluang keberhasilan untuk sembuh bisa lebih besar.

Kanker serviks merupakan jenis penyakit kanker yang timbul di leher rahim wanita. Fungsi dari leher rahim adalah sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina.

Pada tahap awal, kanker serviks umumnya tidak memperlihatkan tanda-tanda. Tanda-tanda (gejala) kanker serviks yang sering terjadi yaitu pendarahan pada vagina, hal ini bisa terjadi setelah melakukan hubungan seks.

Hanya saja, pendarahan yang terjadi tidak serta merta menjadikan orang yang mengalaminya dipastikan terkena kanker serviks.

Kanker Serviks

Umumnya penyebab kanker serviks adalah karena serangan dari HPV (human papillomavirus). HPV merupakan jenis virus yang dampaknya mengakibatkan kutil di tangan, kaki, dan alat kelamin.

Terdapat banyak jenis virus HPV, yang kebanyakannya tidak memberikan dampak serius. Namun, terdapat segelintir jenis virus HPV yang bisa menyebabkan masalah pada fungsi sel-sel leher rahim. Hal ini menyebabkan ketidaknormalan pada sel-sel rahim, yang dampaknya bisa sangat serius yaitu kanker.

Adapun HPV sendiri bisa ditularkan dengan hubungan seks yang dilakukan. Dua jenis virus HPV yang paling membahayakan yaitu jenis HPV 16 dan HPV 18. Kedua jenis virus ini yang paling sering mengakibatkan timbulnya kanker serviks, yaitu 70% dari kasus yang pernah ada.

Saat tubuh terkena infeksi HPV, maka sistem imun tubuh akan langsung bekerja untuk menangkal virus tersebut melukai rahim. Pada sebagian wanita, keberadaan virus ini di dalam tubuh bisa bertahun-tahun lamanya. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena dapat menyebabkan sel-sel yang ada di bagian permukaan leher rahim bisa terinfeksi dan menimbulkan resiko kanker yang berbahaya.

Gejala Kanker Serviks

1. Pendarahan Tidak Normal Pada Vagina
Gejala kanker serviks yang sangat sering muncul yaitu pendarahan yang tidak normal pada bagian vagina. Jika hal ini terjadi dua kali atau bahkan lebih, maka Anda perlu dengan segera untuk menanyakan hal ini kepada dokter.

Bentuk pendarahan tidak normal pada vagina yang berpotensi hal itu disebabkan oleh kanker serviks, yaitu:
  1. Muncul setelah masa menepause.
  2. Muncul tidak pada periode haid.
  3. Terjadi ketika melakukan berhubungan intim.
  4. Terlihat adanya campuran keputihan di darah.
  5. Lamanya masa haid tidak wajar (terlalu lama dari pada biasanya).

2. Menurunnya Nafsu Makan
Sebenarnya pada banyak jenis kanker (termasuk kanker serviks) akan menyebabkan penderitanya akan kehilangkan nafsu makannya. Hal itu karena munculnya zat-zat toksin (racun) di dalam tubuh yang diproduksi oleh sel-sel kanker.

3. Menstruasi Lebih Lama dari Biasanya
Umumnya lamanya masa haid adalah sekitar 5-7 hari, akan tetapi jika seorang wanita mengalami gangguan pada rahimnya, hal ini bisa menyebabkan menstruasi akan menjadi lebih lama dari biasanya.

4. Darah Menstruasi Lebih Banyak dari Biasanya.
Selain lamanya masa menstruasi, gejala lainnya yaitu darah menstruasi menjadi lebih banyak jumlahnya. Kondisi ini karena terjadinya perubahan pada lapisan rahim. Kondisi ini bisa berpotensi menjadi tanda-tanda kanker serviks.

5. Timbul Masalah Pada Keputihan 
Keputihan merupakan keluarnya cairan selain darah yang keluar dari jalan lahir. Adapun timbulnya keputihan yang tidak seperti biasanya, maksudnya yaitu cairannya terdapat lendir-lendir, bahkan ada yang bercampur dengan nanah, ataupun darah kotor.

6. Mudah Sekali Mengalami Lelah
Munculnya rasa lelah yang berlebihan, sehingga tubuh seringkali merasa lemah untuk beraktivitas. Hal ini disebabkan tubuh mengalami kekurangan darah akibat terjadinya pendarahan (atau keluar banyak darah dari dalam tubuh).

Selain itu, berkemungkinan juga tubuh yang terasa lemah terjadi karena adanya zat beracun di dalam tubuh. Yang zat racun tersebut dihasilkan oleh sel-sel kanker.


7. Nyeri Saat Berhubungan Seksual
Masalah yang mengenai pada jaringan serviks, mengakibatkan terjadinya peradangan atau bahkan kematian sel (nekrosis). Yang menjadikan bagian tersebut lebih sensitif dan terasa nyeri saat tersentuh.

8. Rasa sakit Ketika Berhubungan Intim
Anda perlu berhati-hati ketika megalami kejadian yang agak janggal berupa munculnya rasa sakit ketika berhubungan intim suami istri.

Jika mengalami rasa sakit saat itu tanpa adanya penyebab yang jelas, maka hendaknya berkonsultasi dengan dokter. Hal itu karena munculnya rasa sakit ketika berhubungan intim dapat menjadi gejala kanker serviks.

9. Flek (Pendarahan) Di Luar Waktu Menstruasi
Munculnya bercak darah adalah gejala awal kanker serviks yang cukup umum. Tetapi, tidak semua pendarahan yang terjadi di luar waktu menstruasi dipastikan akibat kanker serviks. Tentunya perlu memperhatikan gejala-gejala lainnya.

Anda hanya perlu curiga dan berhati-hati ketika muncul flek atau pendarahan di luar jadwal menstruasi.

10. Nyeri di Sekitar Panggul
Pada gejala ini berupa munculnya rasa tidak nyaman dan gangguan (bahkan bisa muncul nyeri) pada bagian panggul dan sekitarnya. Munculnya rasa tidak nyaman ataupun rasa sakit di sekitar panggul karena terjadinya masalah peradangan di leher rahim.

11. Berat Badan Turun (Secara Tidak Wajar)
Berat badan yang turun terus menerus tanpa adanya sebab yang jelas, hal ini bisa menjadi gejala kanker, bukan hanya jenis kanker serviks tetapi bisa jenis kanker apa saja. Sehingga berat badan yang turun secara tidak wajar sudah menjdi gejala umum kanker, bukan hanya gejala khusus kanker serviks.

Oleh karena itu, ketika mengalami maslaah berat badan yang terus turun tanpa sebab jelas dan bahkan berat badan turun secara drastis maka perlu diwaspadai. Perhatikan juga gejala-gejala kanker serviks lainnya.

12. Mudah Sekali Terjadi Pendarahan
Masalah yang terjadi pada mulut rahim atau serviks bisa menyebabkan jaringan tersebut akan rapuh, sehingga menjadi mudah berdarah.

Dengan begitu, jika terjadi suatu sentuhan yang biasanya tidak sampai menyebabkan perdarahan (kondisi normal), tapi karena adanya masalah ini ternyata bisa sampai membuat timbulnya pendarahan.

Sentuhan tersebut bisa berbentuk hubungan seksual, douching dan lainnya.

13. Perdarahan Pasca Menopause
Saat wanita telah berada di dalam masa menopause, dengan begitu tidak ada lagi yang namanya darah haid. Sehingga ketika dalam masa menopause ternyata muncul masalah pendarahan, maka perlu hati-hati, karena itu adalah salah satu gejala kanker serviks.

14. Nyeri pada Kaki
Gejala ini muncul saat kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening yang terletak di bagian lipat paha, hal ini menyebabkan munculnya rasa nyeri dan bahkan dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Terjadinya nyeri ataupun pembangkakan pada kaki karena terhambatnya aliran limfatik (getah bening). Umumnya pembengkakan terjadi pada salah satu kaki. Jika gejala ini terjadi, maka segera laporkan ke dokter. Selain itu, kaki bengkak bisa menjadi salah satu gejala gagal ginjal.

loading...

15. Sakit punggung
Gejala sakit punggung ini menandakan kanker telah menyebar ke bagian tulang punggung. Timbulnya rasa nyeri punggung secara tiba-tiba perlu diwaspadai, dikhawatirkan itu adalah gejala kanker serviks.

16. Keluar Cairan Urin atau Feses Dari Jalan Lahir
Munculnya gejala dari kanker serviks ini karena penyebaran sel kanker telah berakibat pada kerusakan sekat yang memisahkan jalan lahir dengan jalan feses. Selain itu, penyebaran kanker bisa juga ke bagian depannya yaitu sekat dengan kandung kemih.

Penyebaran kanker tersebut menyebabkan sekat menjadi rapuh dan bocor. Sehingga urin ataupun feses bisa masuk ke jalan lahir.

17. Rentan Mengalami Patah Tulang
Dimana kondisi tulang yang terkena kanker berakibat kekuatan tulang akan melemah (rapuh), sehingga terjadi peningkatan resiko patah tulang.

Tanda-tanda kanker serviks dijelaskan oleh pakar kesehatan cenderung sulit untuk dideteksi di tahap awal. Sehingga sangat dikhawatirkan jika tanpa diketahui sel kanker telah menyebar dan menginfeksi tubuh.

Sehingga, hal yang perlu dilakukan yaitu melakukan tes secara berkala ketika Anda merasakan kekhawatiran akan kemunculan kanker serviks. Tes perlu dilakukan yang terutama pada orang-orang yang memiliki kebiasaan buruk merokok.

Perlunya Melakukan Screening untuk Mendeteksi Kanker Serviks
Proses terjadinya perubahan pada sel-sel permukaan leher rahim secara perlahan (bertahun-tahun) hingga akhirnya berubah menjadi penyakit kanker yang mengerikan. Perubahan sel di leher rahim dapat dideteksi dari dini.

Dimana melakukan pengobatan saat sel-sel masih dalam tahap ‘pra-kanker’ memiliki tingkat kesuksesan untuk sembuh yang lebih besar. Berbeda halnya jika kanker sudah menyebar.

Screening pada kanker serviks bertujuan guna mendeteksi apabila terdapat sel-sel abnormal yang dikhawatirkan berlanjut menjadi sel kanker. Saat melakukan tes screening maka sample sel diambil dari leher rahim, serta diperiksa di bawah mikroskop.

Perlu diketahui, screening serviks ini tidak bertujuan untuk mendiagnosis kanker serviks, namun bertujuan guna mengecek kondisi kesehatan pada sel-sel di leher rahim. Selain itu, juga untuk melakukan pendeteksian apabila terdapat sel yang abnormal sehingga kemudian akan ditindaklanjuti.

Mengetahui adanya sel yang abnormal sedari awal, maka nantinya akan dilakukan dengan segera pengangkatan sel-sel abnormal tersebut, sehingga penyakit kanker serviks ini bisa dihindari.

Masih ada kemungkinan sel-sel abnormal dapat kembali normal dengan sendirinya. Namun, pada sebagian kejadian yang pernah ada, sel-sel yang bersifat abnormal perlu dilakukan pengangkatan karena dikhawatirkan bisa berkembang menjadi bentuk kanker.

Mengenai tes ini, direkomendasikan bagi para wanita yang berumur 25-49 tahun agar melakukan pemeriksaan ini setiap tiga tahun sekali. Adapun bagi wanita berumur 50-64 tahun disarankan melakukan peeriksaan setiap lima tahun sekali. 

Penyebab Kanker Serviks
Munculnya kanker serviks diawali saat sel-sel yang dalam kondisi sehat mulanya, kemudian mengalami sesuatu yang dinamakan dengan mutasi genetik (perubahan DNA).

Terjadinya mutasi genetik akhirnya mengakibatkan perubahan sel yang awalnya normal menjadi sel yang abnormal (tidak normal).

Sel yang sehat akan berkembang (tumbuh) dengan kecepatan yang standar atau normal, adapun sel kanker tumbuh dengan kecepatan yang tidak terkendali sehingga sangat membahayakan kondisi tubuh.

Nantinya, jumlah sel abnormal yang semakin banyak, akhirnya akan menyebabkan muculnya tumor. Kemudian sel kanker juga akan terus menyerang jaringan atau bagian tubuh yang ada di sekitarnya.

Sel kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya, hal ini dinamakan dengan ‘metastasis’.


Kanker Serviks Akibat HPV (Human papillomavirus)
Penelitian telah menemukan bahwa 99,7% kasus kanker serviks disebabkan oleh HPV. HPV merupakan virus, yang jenisnya ada hingga 100 varian.

Penyebaran virus HPV seringya melalui hubungan seksual. Ada sekitar 15 jenis dari HPV yang bisa mengakibatkan terjadinya kanker serviks. Dari 15 jenis tersebut, terdapat dua jenis yang paling sering sebagai penyebab timbulnya kanker serviks yaitu jenis HPV 16 dan HPV 18.

Jenis HPV yang sangat menghawatirkan yaitu yang rentan untuk bisa dipindahkan dari sel virus ke dalam sel leher rahim, hal ini sangat berbahaya.

Keberadaan HPV akan menyebabkan gangguan pada fungsi sel tubuh, kemudian sel-sel yang awalnya sehat di serviks nantinya akan mulai tumbuh dengan tanpa terkendali.

Kondisi tersebut yang akhirnya akan mengakibatkan timbulnya tumor, yang kemudian menjadi kanker.

Infeksi HPV dapat menghilang tanpa perlu dilakukan penanganan khusus dalam jangka waktu sekitar dua tahun.

Hanya saja, tentunya Anda perlu untuk tetap berhati-hati, sehingga disarankan bagi wanita untuk bisa memperoleh vaksinasi HPV, yang manfaatnya untuk mencegah tubuh terinfeksi virus yang mengakibatkan penyakit kanker.

Proses terjadinya kanker serviks, dimana sel sehat mulai berubah menjadi sel prakanker, hingga akhirnya menjadi sel kanker. Prosenya itu membutuhkan waktu bertahun-tahun, hingga akhirnya menjadi kanker yang berbahaya.

Kondisi sel-sel abnormal, dimana belum berubah menjadi sel kanker. Kondisi ini disebut CIN (cervical intraepithelial neoplasia) yang artinya sederhananya adalah ‘sel prakanker’.

Proses perubahan sel yang awalnya normal, kemudian terinfeksi HPV hingga menjadi CIN, kemudian terus berkembang hingga akhirnya menjadi kanker. Prosesnya sangat lambat, yang bisa berlangsung dalam jangka waktu 10-20 tahun hingga akhirnya menjadi kanker.

Dengan begitu CIN merupakan keadaan pertumbuhan sel yang abnormal, tetapi sebelum menjadi sel kanker.

Pada keadaan ini, pada dasarnya tidak sampai mengancam jiwa seseorang, hanya saja yang dikhawatirkan adalah beresiko bisa menjadi kanker.

Sehingga dokter biasanya akan mengidentifikasi pada tahap ini, tujuannya supaya CIN bisa ditangani dengan segera (untuk diatasi), sebelum akhirnya beresiko menjadi kanker.

Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Serviks:
  1. Kebiasaan buruk merokok, dimana merokok bisa meningkatkan risiko kanker serviks hingga dua kali lipat. Hal itu karena kandungan zat berbahaya yang ada di dalam rokok, menyebabkan masalah pada di leher rahim.
  2. Melemahnya sistem kekebalan tubuh, dimana tubuh menjadi lemah kemampuannya dalam menangkal penyakit.
  3. Minum pil KB lebih dari lima tahun. Hanya saja penelitian kesehatan yang lebih lanjut diperlukan, guna menganalisis penyebabnya.
  4. Perzinahan, yaitu berganti-ganti pasangan seksual, hal ini dapat menyebabkan risiko tinggi terinfeksi HPV.

Penyebaran kanker serviks bisa menyebar ke jaringan tubuh yang di sekitarnya. Kanker bisa menyebar ke bagian vagina dan otot yang berfungsi menopang tulang panggul. Selanjutnya, sel kanker dapat menyebar ke tubuh bagian atasnya.

Kanker bisa terus menyebar ke bagian rektum, kandung kemih, hati, tulang dan paru-paru. Sel kanker juga dapat beresiko terus menyebar ke bagian sistem limfatik.

Pencegahan Kanker Serviks
Tentunya agar dapat mencegah timbulnya kanker serviks, hal utama yang penting dilakukan yaitu mencegah penyebaran virus HPV di dalam tubuh. Hal-hal yang perlu dilakukan sebagai pencegahan penyakit kanker serviks yaitu:

Melakukan hubungan seksual dengan aman
Penularan kanker serviks ini seringkali bermula dari hubungan intim yang kurang baik, Anda harus melakukan hubungan intim secara aman. Hindari melakukan hubungan seksual di luar nikah, yang dampaknya bisa menyebarkan (menularkan) virus HPV yang menyebabkan kanker serviks.

Melakukan screening leher rahim secara rutin
Screening leher rahim dilakukan untuk mendeteksi sel-sel pada leher rahim yang bisa beresiko berkembang menjadi kanker.

Melakukan Suntik Vaksin HPV
Tujuan dilakukannya vaksinasi kanker serviks adalah untuk pencegahan sejak awal. Memberikan vaksinasi secara rutin dianjurkan bagi wanita.

Efek samping dari vaksin HPV adalah demam ringan, nyeri di bagian tubuh yang disuntikkan, rasa gatal, dan muncul bentuk kemerahan pada bagian tubuh yang disuntik.

Hindari Merokok
Merokok menjadi pemicu meningkatknya resiko kanker serviks. Anda harus menghindari rokok, baik menghindari sebagai perokok aktif maupun pasif. Intinya Anda harus menghindari yang namanya asap rokok.

Bahaya rokok mengakibatkan timbulnya banyak jenis penyakit kanker (termasuk kanker serviks). Di dalam rokok terdapat ribuan zat yang berbahaya bagi tubuh.

Hindari Berganti-ganti Pasangan Dalam Hubungan Intim
Pada sebuah penelitian, menyimpulkan hasil penelitianya bahwa wanita yang telah berhubungan intim dengan berganti-ganti pasangan mengalami resiko sangat besar terkena kanker serviks.

Hal itu karena dengan berganti pasangan hubungan intim, berarti akan mengalami resiko tinggi akan penularan virus HPV. Walaupun telah mengenakan kondom saat berhubungan intim, tetapi hal ini tidak banyak membantu, disebabkan penyebaran dapat terjadi dengan sentuhan kulit.

Miliki Gaya Hidup Sehat
Secara umum, sangat penting untuk mengonsumsi makanan sehat. Anda perlu memenuhi asupan penting berupa serat, protein, vitamin, mineral, lemak sehat, dan lainnya secara seimbang. Menjaga kesehatan tubuh agar kondisi fisik menjadi kuat adalah hal yang penting dalam pencegahan kanker serviks.

Tips Lainnya Pencegahan Kanker Serviks:
  • Anda harus mengganti celana secara rutin, setidaknya dua kali dalam sehari.
  • Kalau bisa, jangan pernah membersihkan organ vital di toilet umum, hal itu karena kebersihan air yang  tidak terjamin kualitasnya.
  • Bawa tisu sendiri, sehingga Anda jangan memakai tisu di toilet umum, karena dikhawatirkan sudah tercemar virus.
  • Ketika Anda sedang dalam masa haid, maka gantilah pembalut dengan lebih sering.
  • Pastikan juga kualitas pembalut yang digunakan baik.
  • Jangan mengonsumsi minuman es ketika sedang dalam masa menstruasi
  • Hindari makanan yang memicu timbulnya lendir keputihan secara berlebihan.
  • Jangan menyentuh bagian intim ketika kondisi tangan kotor.

Pengobatan Kanker Serviks
Pengobatan kanker serviks dilakukan dengan tergantung dari faktor yang ada, seperti jenis kaker, stadium kanker, usia pasien, kondisi medis lain yang sedang dihadapi, keinginan untuk memiliki anak, dan faktor-fakor lainnya.

Umumnya kanker serviks ditangani oleh tim yang terdiri dari beberapa dokter yang berasal dari berbagai spesialisasi. Tim inilah yang bekerja untuk mencari metode penngobatan terbaik. Walaupun untuk keputusan akhirnya adalah di tangan Anda sendiri.

Pengobatan penyakit kaker serviks berdasarkan tingkat stadiumnya terdiri dari dua. Yang pertama yaitu mengatasi kanker serviks yang tahap awal, dilakukan dengan operasi pengangkatan sebagian atau seluruh organ rahim, radioterapi, ataupun terkadang memerlukan kombinasi keduanya.

Yang kedua adalah metode untuk mengatasi kanker serviks yang sudah masuk tahap stadium akhir, yaitu dengan melakukan radioterapi atau kemoterapi, atau bahkan keduanya. Selain itu, kadang-kadang tindakan operasi juga diperlukan.

Hal yang sangat baik jika diagnosis kanker serviks sudah mampu diketahui sejak dini. Maka peluang untuk sembuh akan lebih besar.

Tingkat stadium kaker serviks nantinya akan sangat menentukan bentuk pengobatan kanker serviks. Sehingga mengetahui dan peka terhadap gejala muncul sangat penting dilakukan, sehingga akan mendapatkan penanganan dari tim kesehatan sedari dini.

Referensi: Healthline.com, NHS.uk, Cancercenter.com, dan Lainnya
Share:

Angka Kematian Akibat Rokok Menurut Who (Cara Mengurangi Merokok)

Jumlah kematian orang-orang akibat rokok pada setiap tahunnya masih tinggi. Permasalahan ini diaparkan oleh perwakilan WHO (Organisasi kesehatan dunia).

Menurut data WHO, rokok bahkan membunuh enam juta orang per tahun, yang sebagian besarnya adalah orang-orang yang berpenghasilan menengah ke bawah.

Tembakau (Rokok) membunuh sekitar 6 juta orang pada setiap tahunnya. Dimana jumah kematian dari perokok langsung (aktif) adalah lebih dari 5 juta kematian dalam setahun. Adapun jumlah kematian perokok pasif adalah lebih dari 600 000 orang dalam setahun.

Dilarang Merokok
Sumber gambar: Flickr.com

WHO mengungkapkan data bahwa hampir 80% dari 1 miliar perokok yang ada dunia adalah mereka yang tinggal di negara-negara yang berpenghasilan menengah ke bawah.

WHO juga mengungkapkan bahwa ada di beberapa negara, dimana anak-anak yang berasal dari keluarga miskin diperkerjakan di pertanian tembakau.

Hal ini membuat anak-anak tersebut dalam kondisi berbahaya karena beresiko terserang "penyakit tembakau hijau", yang terjadi karena paparan nikotin ke kulit tubuhnya.

WHO: Perokok Pasif Berbahaya
Tidak ada tingkat aman bagi perokok pasif yang terkena paparan asap dari perokok aktif. Bahkan ada yang mengatakan bahwa perokok pasif lebih berbahaya dari perokok aktif.

Pada orang dewasa, perokok pasif beresiko terkena penyakit pernapasan serius, kanker paru-paru, dan penyakit jantung (termasuk jantung koroner). Adapun pada bayi bisa mengakibatkan kematian mendadak.

Bahaya pada wanita hamil bisa mengakibatkan berat badan bayi yang lahir menjadi rendah. Perokok pasif ini mengakibatkan lebih dari 600 000 kematian bayi prematur dalam setahunnya.

Adapun data yang pernah diambil di tahun 2004, menunjukan bahwa anak-anak menyumbang 28% dari total kematian dari kalangan perokok pasif.


WHO mengungkapkan bahwa kecenderungan bisa saja terus meningkat, sehingga total kematian karena penggunaan tembakau bisa meningkat menjadi delapan juta jiwa per tahun di tahun 2030.

Banyak cara dilakukan menekan dampak buruk akibat rokok ini, salah satu cara yang dilakukan di beberapa negara (termasuk Indonesia) yaitu dengan menerbitkan peraturan berupa pemasangan peringatan berupa gambar bahaya akibat rokok di kemasan rokok. Hal ini awalnya digagas oleh WHO.

Selain WHO, lembaga yang juga berusaha untuk meminimalisir angka kematian akibat rokok adalah World Lung Foundation (WLF).

Lembaga ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan untuk meningkatkan kesehatan secara global. Fokus dari lembaga adalah untuk menekan dampak buruk penggunaan tembakau, pengobatan dan pencegahan resiko asma, kesehatan paru-paru anak-anak, dan menekan tingkat kematian pada masa kehamilan.

Berdasarkan laporan WHO, bahwa sekarang ada 2,3 miliar orang dari 92 negara yang memperoleh manfaat dari adanya aturan larangan merokok dan kampanye anti rokok. Dimana angka ini sebenarnya cuma mewakili sepertiga dari populasi dunia saja, yang total populasi dunia adalah 7-8 miliar.

Dalam sejam 46 orang meninggal dunia akibat kebiasaan buruk merokok. Dimana total 1.127 orang meninggal dalam sehari akibat rokok. Hal ini terjadi dalam setiap harinya.

Hal ini diungkapkan oleh Tulus Abadi, seorang Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) yangm mengambil data dari survei Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia di tahun 2007.

Dengan kondisi sekarang di tahun 2017, maka kemungkinan besar jumlah kematian akibat rokok di Indonesia bisa jauh lebih besar lagi angkanya.

Dari angka kematian tersebut, hal yang menjadi ironis adalah bahwa sekitar 14,5 persen dari total kematian akibat rokok tersebut, ternyata adalah mereka yang masih dalam masa usia remaja. Hal ini dikatakan oleh Tulus Abadi.

loading...

Kematian Akibat Merokok, Indonesia Tempati Peringkat Ketiga di Dunia
Indonesia menempati urutan ketiga setelah China dan India, sebagai negara yang memiliki kasus kematian tertinggi akibat rokok.

Yayi Suryo Prabandari, seorang peneliti Pusat Kajian Bioetik dan Perilaku Kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkapkan bahwa dari total kasus kematian akibat rokok di Indonesia, maka Indonesia menempati urutan ketiga di dunia setelah China dan India.

Prof Dr Sunarto yang merupakan seorang peneliti, mengatakan bahwa Indonesia adalah satu-satunya negara di kawasan Asia Pasifik yang ternyata masih belum mengikuti anjuran dari pengaturan penggunaan bahan tembakau berdasarkan aturan FCTC (Framework Convenstion on Tobaco Control).

Konvensi tersebut sudah ditandatangani 160 negara, dimana salah satunya poinnya adalah membuat aturan ketat penggunaan dan produksi bahan tembakau untuk rokok. Selain itu juga mengatur iklan rokok, perlindungan perokok pasif dan aturan ketat pada penggunaanya untuk meninimalisir dampak dari rokok.

Di seperti Thailand dan Singapura, sudah ditetapkan aturan bahwa di dalam bungkus rokok diwajibkan untuk memuat foto korban bahaya rokok dengan jelas. Penelitian menunjukan bahwa cara ini efektif untuk menekan jumlah perokok.

Tips Ampuh Mengurangi Merokok (Bahkan Berhenti Sepenuhnya)

1. Beritahuan bahwa Anda ingin berhenti merokok pada keluarga dan teman-teman Anda. Dengan begitu mereka sedikit-banyak nantinya akan membantu secara psikologis agar Anda sukses untuk menghindari rokok.

2. Carilah kesibukan, terutama saat awal-awal mencoba berhenti merokok. Hal ini untuk mengalihkan keinginan Anda untuk merokok, dialihkan ke hal lainnya. Anda bisa menyibukan diri dengan berolahraga, membaca buku, janan-jalan santai, bersepeda dan aktivitas lainnya.

3. Jangan Begadang. Anda harus mencukupi kebutuhan tidur, serta hindari tidur terlalu larut malam, terutama jangan begadang karena itu nantinya menimbulkan keinginan untuk merokok pada diri Anda.


4. Minum lebih banyak air putih, karena kurang minum air putih akan membuat Anda rentan untuk merokok. Dengan minum air putih yang cukup maka keinginan merokok akan berkurang.

Air putih yang diminum juga membantu menghilangkan racun dari rokok di dalam tubuh hal ini akan mengurangi keinginan untuk merokok.

5. Biasakan untuk menghabiskan waktu berjam-jam dalam sehari di tempat yang tidak diperbolehkan merokok. Contohnya, Anda bisa pergi ke perpustakaan, toko buku, dan lainnya.

6. Buatlah tangan anda sibuk, karena jika tangan Anda tidak memegang sesuatu, dikhawatirkan nanti malah muncul keinginan untuk memegang rokok. Anda bisa memegang pena, secarik kertas atau lainnya, yang penting bukan rokok.

7. Setelah makan, maka hendaknya berdiri segera dari meja makan lalu Anda bisa sikat gigi, jalan-jalan atau lainnya. Hal ini mencegah munculnya godaan untuk merokok setelah makan.

8. Anda bisa menggunakan permen sebagai pengganti nikotin. Jika keinginan untuk merokok muncul, maka lebih baik memilih makan permen karet saja.

9. Jangan berpikir bahwa berhenti merokok adalah siksaan, namun berpikirlah bahwa berhenti merokok berarti Anda akan memperoleh banyak manfaat darinya, baik itu dari sisi ekonomi, kesehatan dan lainnya.

10. Usahakan semampunya untuk menjauhi teman-teman yang sudah ketagihan merokok. Hindari berada di tengah-tengah ‘penggila’ rokok. Karena saat kiri-kanan Anda semuanya merokok, maka sangat dikhawatirkan hal ini membuat Anda akan ikut merokok.

11. Selama ini, mungkin para perokok berpikir bahwa merokok dapat menghilangkan stres berkat kandungan nikotin di dalamnya. Namun, yang terjadi sebenarnya terjadi adalah bahwa perokok sedang dalam kondisi gejala putus obat dari nikotin, sehingga seolah-olah merokok akan terasa menenangkan.

Penting diketahui, efek menenangkan nikotin itu hanya sementara. Nikotin bukanlah obat meredakan stres. Bahkan penelitian menyebutkan bahwa tingkat stres orang yang berhenti merokok akan menurun ketimbang ketika mereka masih merokok.

12. Anda harus mengetahui kengerian akibat merokok, sehingga carilah gambar nyata akibat merokok, lalu simpan gambar tersebut atau letakan pada tempat yang sering Anda lihat.

13. Anda perlu menyiapkan selalu permen. Yang dengan begitu ketika keinginan untuk merokok muncul, maka kunyahlah sesuatu seperti permen. Maka hasrat merokok-pun menjadi hilang.
Share:

Featured Post

Waspada! Gejala Demam Berdarah Dan Cara Pencegahanya

Gejala demam berdarah - Nyamuk Aedes merupakan nyamuk pembawa virus dengue dan biasanya hanya nyamuk betina yang mengigit dengan mengambil ...

Contact Form

Name

Email *

Message *